Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

PERANAN KELOMPOK PETERNAK DALAM MENUNJANG KEBERHASILAN USAHA SAPI POTONG DI KABUPATEN BOALEMO Hasnawati, Hasnawati; Fariyanti, Anna; Mulatsih, Sri
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 6 No. 2 (2014)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (378.255 KB) | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v6i2.25107

Abstract

ABSTRACTThis research was carried out in Wonosari District, Boalemo Regency, Gorontalo Province on April – July 2014. This research aimed : (1) to analyze the factors influencing the earnings of the cattle breeders in Boalemo Regency, (2) to analyze the performance of the cattle breeders towards the success of beef cattle business in Boalemo Regency, (3) to formulate the strategy to increase the cattle breeders’ role in supporting the business of beef cattle in Boalemo Regency. This research used the method of purposive sampling, and the criteria of breeders used were group of cattle breeders and non-group of cattle breeders (independent cattle breeders). The number of sample used in the survey was 30 members of cattle breeder group and 20 respondents from non-group of cattle breeders. The analysis instruments used were (1) the analysis of beef cattle business, (2) the analysis of Multiple Linear Regression, (3) the Importance Performance Analysis (IPA).The analysis result of the earning in 3,76 AU (animal unit) scale was Rp 3.010.849 year and non-group in 3,48 AU scale was Rp 3.983.934 year. The factor influencing farmer income are the number of bull, number of cow, and forage consumtion. The result of Importance Performance Analysis showed that the atribute in the first quadrant had the high level of importantance, but low performance, i.e. (1) getting the additional feed/beef cattle business consentrate, (2) the skill of group member, (3) the facility of means and infrastructure supporting the animal husbandary, (4) obtaining the financial for beef cattle business, and (5) the organization establishment of beef cattle group members.Key words: group role, double linear regression, importance performance analysis, policy strategy, Boalemo regency  ABSTRAKPenelitian dilaksanakan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Boalemo Provinsi Gorontalo pada bulan April sampai Juli 2014. Penelitian ini bertujuan : (1) Menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan kelompok peternak sapi potong di Kabupaten Boalemo, (2) Menganalisis kinerja kelompok peternak terhadap keberhasilan usaha sapi potong di Kabupaten Boalemo, (3) Merumuskan strategi untuk meningkatkan peran kelompok peternak dalam menunjang usaha sapi potong di Kabupaten Boalemo. Pengambilan sampel secara purposive sampling,sampel dalam survey terdiri dari 30 anggota kelompok peternak dan 20 peternak non anggota kelompok. Alat analisis yang digunakan yaitu; (1) Analisis pendapatan usaha ternak, (2) Analisis Regresi Linier Berganda, (3) Importance Performance Analysis (IPA). Pendapatan usaha pembibitan sapi potong pada kelompok peternak skala 3,76 ST sebesar Rp 3.010.849 /tahun dan peternak non kelompok skala 3,48 ST sebesar Rp 3.983.934 /tahun. Factor yang mempengaruhi pendapatan peternak adalah jumlah pejantan dan induk sapi yang dimiliki serta pemberian pakan hijauan. Hasil Importance Performance Analysis menujukan bahwa atribut yang berada pada kuadran pertama memiliki tingkat kepentingan yang tinggi namun kinerjanya masih rendah, yaitu (1) memperoleh pakan konsentrat, (2) Keterampilan anggota kelompok, (3) Fasilitas sarana dan prasarana pendukung peternakan, (4) Memperoleh modal usaha beternak sapi potong, dan (5) Pembinaan Kelembagaan Peternak Sapi Potong.Kata Kunci: Peranan Kelompok, Regresi Linier Berganda, Importance Performance Analysis, Strategi Kebijakan,  Kabupaten Boalemo
STRATEGI ALOKASI BELANJA PEMERINTAH DAERAH DALAM MENINGKATKAN IPM DI PROVINSI JAMBI Mulatsih, Sri; -, Fransisco; Firdaus, Muhammad
Jurnal Manajemen Pembangunan Daerah Vol. 8 No. 2 (2016)
Publisher : Program Studi Manajemen Pembangunan Daerah. Fakultas Ekonomi dan Manajemen. IPB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (294.366 KB) | DOI: 10.29244/jurnal_mpd.v8i2.24816

Abstract

The region finances of good management have impact of progressing on a area. This study aimsto develop a strategy of allocating the government expenditure to increase HDI of Regencies andTowns in Jambi province using a GMM (Generalized Method of Moments) regression model. Thevariables used in the study are HDI (Human Development Index as endogenous variable), allocatedspending in the economic sector, housing and public infrastructure, as well as health and education(exogenous variables). The study uses cross-section data of Regencies/Towns in Jambi and time seriesdata of 2010 - 2015. The analysis showed that HDI and the allocated expenditure in the economicsectors, housing and public infrastructure, as well as education had a significant effect on the increasein HDI. The formulated strategy by using AHP (Analytical Hierarchy Process) suggests an allocationpriority in education by improving competence, and in the field of economics and health by providingfacilities and infrastructure.Keyword : AHP, Panel Data, SYS GMM, Jambi ABSTRAKPengelolaan keuangan daerah yang baik akan berpengaruh terhadap kemajuan suatu daerah.Penelitian ini bertujuan menyusun strategi alokasi belanja pemerintah dalam meningkatkan IPMKabupaten dan Kota di Provinsi Jambi menggunakan model regresi GMM (Generalized Method ofMoments). Variabel yang digunakan adalah IPM (variabel endogen), alokasi belanja sektor ekonomi,serta alokasi sektor perumahan dan penyediaan sarana prasarana umum, alokasi belanja sektorkesehatan dan alokasi belanja disektor pendidikan (variabel eksogen). Data yang digunakan ialah crosssection Kabupaten/Kota di Jambi dan time series 2010-2015. Analisis menunjukkan bahwa IPM tahunsebelumnya, alokasi belanja sektor ekonomi tahun sebelumnya, serta alokasi sektor perumahan danpenyediaan sarana prasarana umum dan alokasi belanja sektor pendidikan berpengaruh signifikanterhadap peningkatan IPM. Perumusan strategi dengan menggunakan AHP diperoleh alokasi prioritasdibidang pendidikan melalui peningkatan kompetensi, dibidang ekonomi dan kesehatan melaluipenyediaan sarana dan prasarana.Kata Kunci : AHP, Panel Data, SYS GMM, Jambi
Pemanfaatan Serasah Daun Mangrove sebagai Pakan Cacing Lur (Dendronereis pinnaticiris) Hartanti, Ninik Umi; Mulatsih, Sri; ., Nurjanah
OSEATEK No 08 (2011): April
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (505.064 KB)

Abstract

Polychaeta khususnya cacing lur (Dendronereis pinaticirris) merupakan sumber nutrisi pakan alami yang sangat penting untuk pertumbuhan, sintasan dan mempercepat maturasi udang.  Pohon bakau memiliki serasah (litterfall ) yang berperan aktif sebagai sumber bahan organik terlarut. Serasah mangrove merupakan guguran daun, ranting, kulit batang, bunga, buah dan biji pohon bakau yang dapat menjadi substrat dan pakan bagi biota maupun bakteri disekitarnya. Cacing lur ini belum bisa dibudidayakan secara masal disebabkan masih sangat terbatas penelitian mengenai cacing lur, salah satunya penelitian tentang pakan cacing lur ini belum pernah dilakukan. Kajian pemanfaatan serasah daun mangrove berbentuk flake untuk pakan diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan, dan sintasan serta laju penambahan bobot  tubuh cacing lur. Penelitian dilakukan dengan metode eksperimental menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Percobaan dilakukan dengan 5 (lima) perlakuan yaitu : PO ( tidak diberi pakan ), P1 ( diberi pakan pelet nabati dari pabrikan), P2 (diberi pakan flake serasah daun Avicennia marina), P3 (diberi pakan flake serasah daun Rhizophora stylosa), P4 (diberi pakan campuran keduanya). Tiap perlakuan diulang sebanyak 5 kali.  Pengambilan sampel penambahan berat dan segmen tubuh dilakukan pada awal dan akhir penelitian. Parameter yang diamati berupa sintasan, penambahan berat tubuh, penambahan segmen tubuh, analisis proksimat flake mangrove, analisis asam amino flake mangrove, dan kualitas air. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kadar protein serasah daun A.marina adalah 14,73 % , lebih tinggi dari pada R. stylosa yaitu sebesar 3,39%, sedangkan kandungan lemak R. stylosa 4,25 % berat kering, lebih tinggi dari pada A. marina yaitu sebesar 2,54 % berat Kering. Kandungan serat yang paling tinggi ditemukan pada R. stylosa.  Sintasan P1 (100% ),P2( 100 %), P3 (100%), P4 (100%) dan P0 ( 66,66 %). Jenis pakan yang berbeda mempengaruhi pertambahan bobot tubuh (P< 0.05), yaitu P0 (– 25mg), P1 ( 227 mg), P2 (31 mg), P3 (143 mg) dan P4 (134 mg). Pertambahan jumlah segmen pada P0 ( 17,333), P1 ( 59.867), P2 ( 18,400), P3 ( 48,600) dan P4 ( 34,200).  Pemberian pakan buatan dengan bahan baku serasah daun mangrove meningkatkan pertumbuhan dan tidak menurunkan sintasan cacing lur. Pertumbuhan cacing lur yang diberi pakan flake serasah daun R. stylosa lebih baik dari pada yang diberi pakan flake serasah A. marina dan campuran serasah dari kedua spesies tumbuhan mangrove tersebut Key Word : cacing lur, serasah mangrove, pakan
Faktor - Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Investasi pada Industri Tekstil dan Produk Tekstil (TPT) Indonesia Asmara, Alla; Purnamadewi, Yeti Lis; Mulatsih, Sri; Novianti, Tanti
Jurnal Manajemen Teknologi Vol 12, No 2 (2013)
Publisher : SBM ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3063.645 KB)

Abstract

Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) Indonesia masih menghadapi masalah utama yang terkait dengan produksi dan produktivitas. Struktur industri TPT masih didominasi oleh penggunaan mesin yang relatif tua. Tingkat pertumbuhan investasi yang relatif rendah adalah salah satu faktor utama yang diperkirakan mempengaruhi struktur industri TPT. Tujuan utama dari penelitian ini adalah untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi investasi di industri TPT. Model Panel digunakan untuk menjawab tujuan penelitian. Hasil analisis menunjukkan bahwa perkembangan jumlah perusahaan dalam industri TPT di Indonesia terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Begitu halnya dalam penyerapan tenaga kerja juga semakin meningkat. Namun demikian, perkembangan volume produksi, ekspor, dan impor industri TPT cenderung berfluktuasi. Hasil analisis model panel menunjukkan bahwa biaya bahan baku di dalam negeri, biaya bunga dan produktivitas memiliki pengaruh positif terhadap investasi di industri tekstil dan pakaian. Sementara itu, biaya bahan baku impor, biaya bahan bakar, dan biaya tenaga kerja (upah) berpengaruh negatif terhadap investasi di industri TPT.Kata Kunci: industri tekstil dan produk tekstil, struktur, investasi, model panel, produktivitas
EXPLORING THE INDONESIAN ECONOMIC LANDSCAPE AND STRUCTURAL CHANGE Firdaus, Muhammad; Kurniawan, Budi; Mulatsih, Sri
Journal of Indonesian Economy and Business Vol 27, No 1 (2012): January
Publisher : Journal of Indonesian Economy and Business

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (45.513 KB)

Abstract

In assessing the economic impact of a sector or a group of sectors on a single or multiregional economy, input-output analysis has been proven to be a popular method.This paper explores the degree of structural change of the Indonesian economy using the input-output frame work. It examines how linkages among economic sectors have evolved from 1971-2008 and identifies which economic sectors exhibited the highest inter-sectoral linkages. The study finds that manufacturing consistently becomes the key sector in the Indonesian economy. Indonesian cannot afford to leapfrog the industrialization stage and largely depend on a service-oriented economy when the potential for growth still lies primarily in manufacturing. The graphical presentation of inter-industry relationship through the “Multiplier Product Matrix” (MPM) and its associated “economic landscape” provides a visualization of the Indonesian economic landscape for selected years and how it has changed over time.Keywords: economic landscape, structural change, input output model, key sector
Model Optimasi Pengelolaan Kualitas Lingkungan melalui Peran Biofilter Rumput Laut (Gracilaria sp.) untuk Pengembangan Tambak yang Berkelanjutan Mulatsih, Sri; ,, Nurjanah
OSEATEK Vol 9, No 01 (2015): Juni
Publisher : OSEATEK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (137.614 KB)

Abstract

Kondisi perairan dan lahan tambak di kawasan pesisir Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes mengalami peningkatan kualitas perairan dengan adanya peran biofilter rumput laut dengan hasil penyerapan kandungan nitrogen (N) yaitu 0,08% , kandungan phosphor 0,01 % dan kandungan unsur C organik yang terserap pada rumput laut 0,07 %. Keberadaan budidaya rumput laut di tambak mampu meningkatkan kualitas lingkungan tambak terutama kandungan bahan organik unsur N dan P dibandingkan dengan tambak yang tidak ditanami rumput laut. Perbedaan tersebut tercemin dari kandungan BO, N,P pada akhir penelitian sebesar BO 112,72 %, N 0,34 % dan P 0,02 % untuk tambak rumput laut. Sedangkan tambak yang tidak ditanami rumput laut kandungan BO, N,P adalah : BO 106,20 %, N 0,32 % dan P 0,01 %. Kualitas air selama penelitian menunjukan bahwa kulitas air berada pada kisaran yang layak untuk kegiatan budidayaKata kunci : Model Optimasi, Kualitas Lingkungan,Biofilter, Pengembangan Tambak
Perjalanan Klinis Pasien Leukemia Limfoblastik Akut dengan Kromosom Ph-Positif (Philadelphia Chromosome) Mulatsih, Sri; Ritonga, Serasiamy
Indonesian Journal of Cancer Vol 3, No 4 (2009): Oct - Dec 2009
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.874 KB)

Abstract

Penderita leukemia limfoblastik akut (LLA) dengan kromosom philadelphia secara umum mempunyai luaran terapi yang buruk. Dilaporkan perjalanan klinis penderita LLA anak dengan Ph-positif. Pasien laki-laki usia 6 tahun, datang dengan jumlah leukosit 102.000/ul. Hasil pemeriksaan fusi gena menunjukkan Ph-positif (BCR-ABL tipe LLA), sehingga pasien didiagnosis sebagai LLA risiko tinggi. Pasien berhasil mencapai remisi fase induksi, namun mengalami relaps saat fase reinduksi (minggu 17), sehingga diulang terapi dari awal. Dalam fase rumatan awal, penderita mengalami sepsis, batuk-batuk, dan ada massa di punggung. Diagnosis saat itu adalah adanya keganasan sekunder malignant peripheral nerve sheath tumor, dengan penyebaran ke paru dan hati. Pasien meninggal karena gagal napas akibat metastasis paru.Kata kunci: leukemia, philadelphia, kromosom
Leukemia Myeloblastik Akut: Luaran Terapi di RSUP DR. Sardjito, Yogyakarta, 2004-2008 NURMALASARI, SITI AURELIA; WIDJAJANTO, PUDJO HAGUNG; MULATSIH, SRI; PURWANTO, IGNATIUS
Indonesian Journal of Cancer Vol 6, No 2 (2012): Apr - Jun 2012
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (13.115 KB)

Abstract

Latar belakang: insiden Leukemia Myeloblastik Akut (LMA) anak meningkat dari tahun ke tahun, namun keberhasilan terapi masih rendah. Tujuan: mengetahui overall survival pasien LMA anak dan faktor prognosis yang mempengaruhi luaran terapi di RSUP DR. Sardjito Yogyakarta, Januari 2004 - Desember 2008. Metode: anak usia < 15 tahun dan baru terdiagnosis LMA dimasukkan dalam penelitian ini. Faktor prognosis meliputi jumlah lekosit saat diagnosis dan status gizi. Analisis overall survival menggunakan metode Kaplan-Meier. Faktor prognosis dianalisis menggunakan regresi Cox. Hasil: terdapat 56 (63,6%) pasien menjalani kemoterapi dengan modifikasi protokol NOPHO-AML 93. Didapatkan 19 (33,9%) pasien meninggal, 4 (7%) relaps, 32 (57%) drop out, dan 1 (2%) survive. Median survival 3,05 bulan (10 hari - 2,8 tahun). Overall survival 3 tahun adalah 19 ± 10%. Kesimpulan: prognosis LMA anak di institusi kami masih buruk. Progresivitas penyakit, toksisitas obat, dan belum memadainya supportive care berperan dalam kematian pasien LMA anak.Kata kunci: LMA anak, faktor prognosis, overall survival.
Bagaimana Prognosis Histiocytosis? Sebuah Laporan Kasus Mulatsih, Sri; Lestari, Rini Dwi
Indonesian Journal of Cancer Vol 7, No 1 (2013): Jan - Mar 2013
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2487.516 KB)

Abstract

Penderita histiocytosis dengan keterlibatan multiorgan dan disertai gangguan fungsi organ mempunyai prognosis buruk dan tingkat mortalitas tinggi. Dilaporkan seorang penderita histiocytosis, usia 1 tahun 1 bulan yang datang dengan kelainan di kulit seperti dermatitis seboroik dan gizi buruk. Dalam pemeriksaan ditemukan keterlibatan sistem limfe, paru, hepar, tulang, dan kuku, selain kelainan kulit yang terlihat. Selain itu, juga didapatkan gangguan pada fungsi sumsum tulang yang ditunjukkan dengan adanya anemia dan trombositosis. Saat ini anak masih menjalani pengobatan sesuai protokol histiocytosis dan memasuki minggu ke-12 (fase rumatan) dengan kondisi kelainan kulit, organ, dan gangguan fungsi sumsum tulang yang membaik.Kata kunci: Langerhans cell histiocytosis, keterlibatan multiorgan, gangguan fungsi organ, prognosis 
Nyeri Sebelum Kemoterapi sebagai Prediktor Rendahnya Kualitas Hidup Penderita Leukemia Limfoblastik Akut (LLA) Anak-Anak DANUAJI, RIVAN; MULATSIH, SRI; SUTARNI, SRI
Indonesian Journal of Cancer Vol 4, No 2 (2010): Apr - Jun 2010
Publisher : "Dharmais" Cancer Center Hospital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Chemotherapy and stem cell transplantation are the main therapy in childhood leukemia. Pain is one of symptom that may occur in acute lymphoblastic leukemia (ALL) and may influence quality of life (QOL). The aim of this study is to determine correlation between pain before chemotherapy and the QOL of children with ALL. A cohort retrospective study was conducted. Quality of life was measured by PedsQLTM 3,0 version. Univariate analysis showed 7 factors as predictor of QOL. There were age, father’s and mother’s education, family income, risk’s group, pain after and before chemotherapy. Multivariate analysis showed family income (RR: 1,61; 95% CI: 1.50 – 17.29) and pain after chemotherapy (RR: 3.24, 95% CI: 1.36 – 7.68) were significantly influenced ALL childhood’s QOL. Pain before chemotherapy could be used as a predictor of ALL childhood’s QOL. Family income and pain after chemotherapy was independent predictor.