I Ketut Mulyadi
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Orbital rhabdomyosarcoma I Putu Wijana; Ida Bagus Mudita; I Nyoman Golden; Agus Kusumajaya; I Ketut Mulyadi
Paediatrica Indonesiana Vol 43 No 3 (2003): May 2003
Publisher : Indonesian Pediatric Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1130.094 KB) | DOI: 10.14238/pi43.3.2003.99-103

Abstract

we report a case of orbital rhabdomyosa-rcoma in a 2.5 year-old female child.
Ekspresi Ki-67 dan HER-2/neu Berhubungan dengan Derajat Histopatologik Karsinoma Payudara Invasif No Special Type (NST) Sanggam B Hutagalung; I Ketut Mulyadi; I Gusti Alit Artha
Majalah Patologi Indonesia Vol 23 No 2 (2014): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.438 KB)

Abstract

Background The role of Ki-67 and HER-2 /neu protein as a prognostic and predictive factor in invasive ductal breast carcinoma of no special type has been studied since the last decade. The aim of this study was to evaluate correlation between expression of Ki-67 and HER-2/neu with histopathological grade of invasive carcinoma of no special type breast. Methods This study was a cross-sectional study, which performed on paraffin embedded tissue of patients with invasive breast carcinoma of no special type who were diagnosed between Juli 2012 to September 2013. Histopathological grade was investigated by hematoxillin eosin and immunohistochemistry stain were made for Ki-67 and HER2/neu. Then the correlation between Ki-67 and HER-2/neu overexpression with histopathological grade tested by Spearman Correlation. Results We found 60 samples, mean age was 55 years old (range 28-71 years). According to histopathological grade of the tumor, we found cases of low grade were 29 cases (48.3%) and high grade were 31 cases (51.7%). There was significant positive correlation between Ki-67 overexpression and high histopathological grade of tumor r=0.650; p=0.000). There was significant correlation between HER-2/neu overexpression and high histopatho-logical grade of tumor (r=0.311; p=0.016). Conclusion It was concluded that the expression of Ki-67 and HER-2/neu have significant correlation with histopathological grade of invasive ductal breast carcinoma of no special type. Key words: HER-2/neu, histopathological grade, invasive ductal breast carcinoma no special type, Ki-67.
Ekspresi Matriks Metaloproteinase 9 pada Infiltrasi Karsinoma Tiroid Papiler Klasik dan Varian Folikuler Ni Wayan Armerinayanti; I Ketut Mulyadi; Luh Putu Iin Indrayani Maker
Majalah Patologi Indonesia Vol 26 No 2 (2017): MPI
Publisher : Perhimpunan Dokter Spesialis Patologi Indonesia (IAPI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1163.195 KB)

Abstract

Latar belakangKarsinoma tiroid papiler (KTP) merupakan 80% dari seluruh karsinoma tiroid berdiferensiasi baik dengan 2 tipe paling sering yaitu KTP klasik dan KTP varian folikuler (KTPVF). Agresivitas antara kedua tipe KTP ini masih kontroversi dalam berbagai aspek klinikopatologik. Matriks metaloproteinase 9 (MMP-9) merupakan marka relevan dalam memprediksi agresivitas tumor karena mempengaruhi proses invasi dan metastasis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ekspresi MMP-9 dalam mempengaruhi luas infiltrasi KTP sehingga berkaitan dengan agresivitas KTP.MetodePenelitian ini menggunakan metode analitik potong lintang dengan jumlah sampel sebanyak 40 sediaan blok parafin pasien KTP Klasik dan KTPVF yang diperiksa secara histopatologi di Bagian Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana/RSUP Sanglah Denpasar sejak tanggal 1 Januari 2011 sampai 30 Juni 2014. Sampel terdiri dari 10 KTP klasik intrakompartemen, 10 KTP klasik ekstrakompartemen, 10 KTPVF intra-kompartemen dan 10 KTPVF ekstrakompartemen. Selanjutnya dilakukan pulasan imunohistokimia MMP-9 pada seluruh sampel. Hasil penelitian dianalisis dengan uji one way anova dan regresi multipel ANCOVA dengan kemaknaan p<0,05.HasilTerdapat perbedaan rerata skor ekspresi MMP-9 antar keempat kelompok, di mana rerata skor ekspresi MMP-9 KTP klasik intrakompartemen 2,60±1,77; KTP klasik ekstrakompartemen 7,80 ±1,54; KTPVF intra-kompartemen 3,70±1,74 dan KTPVF ekstrakompartemen 7,00±1,80. Melalui uji one way anova terdapat perbedaan yang bermakna antara KTP intrakompartemen dengan KTP ekstrakompartemen (p<0,001). Uji regresi ANCOVA menunjukkan tidak terdapat pengaruh usia, jenis kelamin dan ukuran tumor terhadap skor ekspresi MMP-9 (p>0,05).KesimpulanPeningkatan maupun penurunan ekspresi MMP-9 mempengaruhi luas infiltrasi KTP sehingga ekspresi MMP-9 berkaitan dengan agresivitas KTP.