Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.186 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6037

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan payudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandang filariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis ini berupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasis di wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwa semua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkan diri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis. Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.
Pendampingan Pemanfaatan Taman Herbal Bejo Kelurahan Batununggal Kota Bandung sebagai Sarana Literasi Informasi Kesehatan Tradisional Mulyani, Henny Sri; Zubair, Feliza; Setianti, Yanti; Zulfan, Ipit
Wikrama Parahita : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Serang Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30656/jpmwp.v4i2.1830

Abstract

Tujuan kegiatan pengabdian pemanfaatan "Taman Herbal Bejo" Kelurahan Batununggal Kota Bandung adalah memberikan informasi tentang pemanfaatan taman herbal di lingkungan warga sebagai sarana literasi informasi kesehatan tradisional. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui ceramah dan diskusi. Kelompok sasaran Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah ibu-ibu warga di sekitar "taman herbal Bejo" Kelurahan Batununggal Kecamatan Bandung Wetan Kota Bandung. Manfaat kegiatan ini adalah: pertama, meningkatkan keterampilan warga dalam memanfaatkan pekarangan rumah dengan tanaman obat keluarga atau herbal, khususnya jahe merah sebagai salah satu tanaman obat keluarga; kedua, memfungsikan "taman herbal bejo" sebagai media literasi informasi kesehatan tradisional; ketiga, menata kembali fungsi taman dengan pemberian label nama untuk setiap tanaman obat keluarga yang sudah ada. Hasil evaluasi menunjukkan, peserta pelatihan yang tinggal di sekitar "taman herbal bejo" mulai mengetahui manfaat beberapa tanaman herbal dan tertarik untuk membudidayakannya. Namun, dalam hal budidaya masih perlu diadakan pelatihan lebih lanjut. Secara keseluruhan, kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat "taman herbal Bejo" Kelurahan Batununggal berjalan lancar dan mendapat respon positif.
STRATEGI KOMUNIKASI MENGATASI RENDAHNYA INTEGRITAS SATPOL PP DALAM PENERTIBAN PEDAGANG KAKI LIMA DI JALAN KEPATIHAN BANDUNG (Studi Kasus Strategi Komunikasi Politik Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam Mengatasi Rendahnya Integritas Satpol PP Kota Bandu Basith, Achmad Abdul; Mulyani, Henny Sri
PROSIDING KOMUNIKASI PROSIDING : AKSELERSI PEMBANGUNAN MASYARAKAT LOKAL MELALUI KOMUNIKASI DAN TEKNOLOGI INFORMASI (BUKU
Publisher : PROSIDING KOMUNIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (493.647 KB)

Abstract

Penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) menjadi masalah hampir di setiap kota besar. Pendekatan yang tidak tepat, mampu menyulut bentrokan antara pedagang dengan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Perlu ada strategi komunikasi politik yang tepat agar penertiban berjalan lancar. Jokowi, Tri Rismaharini, dan Ridwan Kamil punya pendekatan yang berbeda dalam melakukan penertiban PKL di daerahnya masing-masing. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui strategi komunikasi politik Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dalam menertibkan PKL di Jalan Kepatihan Bandung, khususnya soal rendahnya integritas petugas Satpol PP, yang selama ini menjadi salah satu penyebab selalu gagalnya penertiban. Metode yang digunakan dari penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan wawancara mendalam, observasi, studi dukumentasi, dan studi pustaka. Dalam penelitian ini peneliti mewawancarai Walikota Bandung Ridwan Kamil, Kepala Satpol PP Kota Bandung Ferdi Ligaswara, Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung Haru Suandharu, Koordinator PKL Kepatihan Muhammad Taufik, dan beberapa perwakilan masyarakat Kota Bandung. Hasil daripenelitian menunjukkan bahwa strategi Walikota Bandung Ridwan Kamil dalam penertiban PKL, khususnya masalah rendahnya integritas Satpol PP efektif, yaitu melalui penegakan aturan dengan melakukan pemecatan kepada oknum Satpol PP yang kedapatan melakukan pungli, penyitaan HP personil Satpol PP sebelum melakukan penertiban, serta tidak menyampaikan rencana penertiban kepada anggota sebelum hari pelaksanaan. Kata kunci: Kota Bandung, Pedagang Kaki Lima, Penertiban PKL, Ridwan Kamil, Satpol PP
Profil Penyandang Filariasis di Kabupaten Bandung Hadisiwi, Purwanti; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Kajian Komunikasi Vol 1, No 2 (2013)
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (688.186 KB) | DOI: 10.24198/jkk.v1i2.6037

Abstract

Filariasis (kaki gajah) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh cacing filaria yang ditularkan oleh berbagai jenis nyamuk. Filariasis dapat menimbulkan cacat menetap berupa pembesaran kaki, lengan dan payudara serta alat kelamin, baik pada laki-laki maupun pada perempuan. Cacat menetap pada penyandang filariasis menyebabkan hambatan sosiologis dan fisiologis. Penelitian dengan pendekatan fenomenologis ini berupaya mengungkap profil penyandang filariasis yang meliputi usia, jenis kelamin, tingkat pendidikan, pekerjaan, status perkawinan dan status penyakitnya. Dengan melibatkan 10 orang penyandang filariasis di wilayah Kabupaten Bandung dan melalui wawancara mendalam yang telah dilakukan terungkap bahwa semua penyandang filariasis mengalami cacat bengkak yang menetap, yang berimplikasi pada kesempatanannya memperoleh pendidikan dan pekerjaan. Dalam interaksinya dengan orang lain, ada yang menampilkan diri apa adanya, namun ada juga yang berdramaturgi dan ada yang menolak disebut sakit filariasis. Sedangkan penyandang filariasis perempuan sulit mendapatkan pasangan hidup atau mengalami perceraian.
Eco Learning Camp, Wisata Pendidikan Berbasis Lingkungan Hidup Susanti, Santi; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Common Vol 3 No 2 (2019)
Publisher : Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Komputer Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (621.107 KB) | DOI: 10.34010/common.v3i2.2594

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk memaparkan upaya Eco Learning Camp dalam membangun kesadaran individu untuk peduli pada lingkungan hidup melalui pendidikan nilai berbasis lingkungan hidup. Upaya membangun kesadaran peduli lingkungan hdiup penting dilakukan, mengingat kondisi lingkungan hidup saat ini sudah menunjukkan penurunan kualitas yang cukup signifikan. Dampak yang paling dirasakan adalah perubahan suhu yang ekstrem dan pemanasan global. Banyak cara yang dapat dilakukan untuk menanamkan kesadaran tersebut. Salah satunya melalui jalur pendidikan nilai, yang ditempuh oleh Eco Learning Camp atau rumah belajar lingkungan hidup yang dikelola oleh Yayasan Sahabat Lingkungan Hidup. Melalui metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus, pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan informan, observasi dan kajian literatur. Hasil penelitian menunjukkan, melalui serangkaian aktifitas yang dirancangnya, Eco Camp memberikan pengetahuan tentang lingkungan hidup dalam bentuk pendidikan informal praktis sehingga peserta merasakan langsung seperti apa kegiatan yang dilakukan. Kegiatan yang dilaksanakan antara lain pola hidup ekologis, permainan kelompok, membangun motivasi, bercocok tanam, serta aktifitas lainnya, yang dilakukan secara menyenangkan dengan bantuan pemandu. Simpulan dari penelitian ini adalah wisata pendidikan di Eco Camp berupa pendidikan nilai berbasiskan lingkungan hidup memberikan dampak secara kognitif, afeksi dan psikomotorik pada diri peserta, terutama anak-anak yang mengikuti pendidikan. Penanaman kebiasaan hidup ekologis, terinternalisasi dalam diri peserta termotivasi untuk melakukan aktifitas yang berkaitan dengan gaya hidup ekologis, seperti tidak membuang sampah sembarangan atau membawa air minum dalam botol minum sendiri ke sekolah daripada membawa air minum dalam kemasan.
PENGGUNAAN MEDIA KOMUNIKASI DALAM SOSIALISASI PROGRAM URBAN FARMING DI KOTA SURABAYA Mulyani, Henny Sri; Agustin, Herlina
Jurnal Ilmu Komunikasi Acta Diurna Vol 14 No 1 (2018)
Publisher : Jurusan Ilmu Komunkasi Unsoed

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Communication media is a source of power, a control tool that can be utilized as a substitute for poweror other resources, besides the media is a vehicle that plays a role to socialize the events of communitylife both individually and collectively. To provide food availability independently and sustainably itneeds a breakthrough program through the concept of gardening in the yard of the house or the use ofempty land for planting productive crops. The purpose of research to find out how the background ofmedia usage, type of media used and the form of presentation of messages used in the socialization ofurban farming program in the city of Surabaya. The research method used is descriptive qualitativewith data collection interview, observation and literature study. The results showed that the delivery ofagricultural messages in urban areas from the Surabaya City Agriculture Office to poor families(Gakin) scattered in 31 sub-districts did not use mass media on the grounds that the gakin communityrarely mengengan radio, see television and read the print media so generally the delivery of directmessages done facilitator in this case PPL to poor community society by direct way of technicalguidance in the form of group. Media used more to media antarpersona communication. Messagedelivered on how to do urban farming activities for vegetables with a short harvest period ofapproximately one month, the use of narrow land in the yard so as to support household-scale foodsecurity and add green or green open space.
PENGARUH PERSONAL TRAITS PEGAWAI TERHADAP KEPUASAN KERJA WORK FROM HOME (WFH) SAAT PANDEMI COVID-19 Tinekaningrum, Yuniasih; Wibowo, Kunto Adi; Mulyani, Henny Sri
Jurnal Sosioteknologi Vol. 20 No. 1 (2021): April
Publisher : Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5614/sostek.itbj.2021.20.1.12

Abstract

Social Distancing has been imposed almost in all countries affected by Covid-19 including Indonesia, causing almost all companies to urge their employees to work from home (WFH). Teleworking in pandemic conditions is not a person’s choice, but a compulsion. This research is aimed at finding the relationship between personal traits and job satisfaction towards WFH. This study employed the big five personality and demography variables such as sex, age, ranks, and duration of work as control variables. This research uses a quantitative method, through a survey of 129 administration staff (Tendik) at the Institut Teknologi Bandung (Bandung Institute of Technology). The results of this study have demonstrated that there is a positive influence from the personal traits toward job satisfaction in WFH. Another finding is there is a negative influence from the rank of workers toward their job satisfaction in WFH setting, while other demography variables such as sex, age, and work duration have not significantly predicted job satisfaction towards WFH. Technological and cultural aspects of workspace communication are further discussed as a contributing factor that is not directly measured in this research.
PENGGUNAAN BOTOL AIR MINUM PENUNJANG PROTOKOL KESEHATAN DI MASA ADAPTASI KEBIASAAN BARU MELALUI FACEBOOK Mulyani, Henny Sri; Kusmayadi, Ika Merdekawati; Basith, Achmad Abdul
JE (Journal of Empowerment) Vol 2, No 1 (2021): JUNI
Publisher : Uiversitas Suryakancana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35194/je.v2i1.1259

Abstract

ABSTRAK Pandemi COVID-19 membuat perubahan dalam kehidupan manusia. Pembatasan kegiatan bertatap muka, menjalankan aktivitas dari rumah, dan melaksanakan pola hidup sehat, sebagai upaya penanggulangan penyebaran. Upaya ini melahirkan kebijakan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB). Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat, Dosen dan Mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKNM) Integratif dilaksanakan secara daring selama satu bulan. Pengabdian Pada Masyarakat ini menggunakan metode kampanye penggunaan botol air minum sebagai penunjang protokol kesehatan dan pengurangan sampah plastik pada masa AKB melalui Facebook. Pesan kampanye bertema kesehatan dan pelestarian lingkungan dirancang dalam bentuk infografis agar komunikatif dan mudah dipahami. Dalam pelaksanaannya beberapa mahasiswa memanfaatkan akun Facebook pribadi serta bekerjasama dengan berbagai komunitas, seperti komunitas Greenpeace Indonesia, Himpunan Matematika Unpad, Membersihkan Indonesia Community, komunitas bersepeda, BEM Unpad, dan Unpad Hejo. Melalui kampanye ini literasi informasi dan kesadaran masyarakat meningkat akan pentingnya membawa botol air minum di masa AKB guna menunjang kesehatan dan lingkungan, sesuai dengan yang diharapkan. ABSTRACTThe COVID-19 pandemic is making changes in human life. Social distancing, working from home, healthy lifestyle, are an act to prevent virus spread; it creates New Habit Adaptation (AKB) policy. An Integrative Community Service (KKNM) lecturer-students have been carried out online. This KKNM applied a campaign method to use water bottles to support health protocols, and reduce plastic waste during the AKB period through Facebook. The messages on health and environmental preservation are designed in infographics, so it can be easily understood. In its implementation, several students use personal Facebook accounts and collaborate with various communities, such as the Greenpeace Indonesia community, the Unpad Mathematical Association, Membersihkan Indonesia Community, the cycling community, BEM Unpad, and Unpad Hejo. This campaign is expected to act as information literacy and increase public awareness of the importance of carrying bottles of drinking water during the AKB period to support health and the environment.