Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pengkajian Penerapan Teknik Budidaya Rhizophora mucronata dengan Stek Hipokotil Neni Mulyani; Cecep Kusmana; S Supriyanto
Jurnal Manajemen Hutan Tropika Vol. 5 No. 1 (1999)
Publisher : Institut Pertanian Bogor (IPB University)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (100.291 KB)

Abstract

Research on the vegetative propagation of Rhizophora mucronata using hypocotyl cutting sistem was carried out at Faculty of Forestry, Bogor Agricultural University. Histological analysis of adventitous shoot was done at Biotechnology and Tree Breeding Laboratory, SEAMEO-BIOTROP. Three types of hypocotyl cutting (complete hypocotyl, top part of cut-hypocotyl and bottom part of cut-hypocotyl) were induced using 6-BAP hormones at 0 and 500 ppm. Adventitous shoot of bottom part of cut-hypocotyl appeared 140 days after planting. Shoot from complete hypocotyl and top part of cut-hypocotyl grew earlier than adventitous shoot from bottom part of cut-hypocotyl. Hystologycal analysis of adventitous shoot showed the existance of primary meristem, stipule and leaf primordia. The growth of complete hipocotyl was higher than both of top part of cut-hypocotyl and bottom part of cut-hypocotyl. There was no effect of hormone induction on the shoot growth of them.
PELATIHAN PERANCANGAN AMPLIFIER 12 VOLT PADA SMK NEGERI 5 KOTA TANJUNG BALAI Amin, Muhammad; Mulyani, Neni; Hasanah, Uswatun
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 1, No 2 (2018): Juli 2018
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (263.775 KB) | DOI: 10.33330/jurdimas.v1i2.112

Abstract

Abstract: The design of the 12 V amplifier module which was held at SMK Negeri 5 in the city of Tanjungbalai, received from 80 students whose dedication was conducted, more than 75 students successfully completed the 12 V amplifier assembly project and the category was successful, and 3 students were only able to reinforce the transfer project. but it can not be lit and 2 more students can not finish to the end. The 12 V amplifier module design training aims to increase the capacity to increase the skills in the practicum field, especially in the field of audio video engineering which is pursued according to the existing majors. The subject matter in service at SMK 5 Tanjungblai, discussing the 12 volt amplifier work system, schematic designer to PCB board, testing electronic components using digital multitester and testing amplifiers using input from the mobile jack and oscilloscope.Keywords: 12 Volt Amplifier, Service, SMK 5 TanjungbalaiAbstrak: Perancangan modul amplifier 12 Volt yang diadakan di SMK Negeri 5 kota tanjungbalai, mendapatai dari 80 siswa yang mengikuti pengabdian yang dilakukan, lebih dari 75 siswa berhasil menyelesikan project perakitan amplifier 12 V dan tergologn kategori berhasil, dan 3 siswa hanya mampu menyelesaikan project amplifier, tetapi tidak bisa menyala dan 2 siswa lagi tidak bisa menyelesaikan sampai akhir. Pelatihan perancangan modul amplifier 12 V, ini bertujuan untuk menambah kompetensi siswa untuk meningkatkan hardskill dibidang praktikum, khususnya dibidang produktif jurusan teknik audio video yang ditekuni sesuai jurusan yang diambil. Pokok bahasan dalam pengabdian di SMK Negeri 5 Tanjungblai, membahas tentang sistem kerja amplifier 12 volt, perancangan scematik ke board PCB , pengujian komponen elektronik dengan menggunakan multitester digital dan pengujian amplifier dengan menggunakan input dari jack handphone dan oscilloscope. Kata Kunci: Amplifier 12 Volt, Pengabdian, SMK Negeri 5 Tanjungbalai
PERANCANGAN PROSES PRA PRODUKSI FILM ANIMASI 3D LEGENDA PUTRI MERAK JINGGA Mulyani, Neni
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 5, No 2 (2019): Juni 2019
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.171 KB) | DOI: 10.33330/jurteksi.v5i2.361

Abstract

Abstrack:To produce a 3D animated film requires a long process flow so that the processing time of manufacture is also prolonged. This is a constraint in the development of the local animation film in Indonesia for a long time will lead to high production costs making it difficult to compete commercially with animated films from abroad who have abundant funds and the support of various parties in the country. Therefore, efforts to improve the competitiveness of local animated film and one of these efforts is by analyzing the stages of the manufacturing process and apply it to the process of making the actual 3D animated film.In general there are three stages of the filmmaking process, namely the 3D animation pre-production, production and post-production. Although this time the animation industry in Indonesia has not been detailed separates each of these stages, but still be important for designing detail the activities of these stages, in order to see the strengths and weaknesses of each process that existed at that stage. Therefore, this study was conducted with the hope to provide recommendations to improve the local animation industry. Keywords: 3D Animation, Animation Film Pre-Production Stage, Princess Peacock Orange  Abstak: Untuk menghasilkan sebuah film animasi 3D membutuhkan alur proses yang panjang sehingga waktu pembuatannya juga berlangsung lama. Ini yang menjadi kendala dalam perkembangan film animasi lokal di Indonesia karena waktu yang yang panjang akan mengakibatkan tingginya cost production sehingga sulit untuk bersaing secara komersial dengan film animasi dari luar negeri yang memiliki dana berlimpah dan dukungan dari berbagai pihak di negaranya. Untuk itu diperlukan upaya untuk meningkatkan daya saing film animasi lokal dan salah satu upaya tersebut adalah dengan menganalisa tahapan-tahapan proses pembuatan dan menerapkannya pada proses pembuatan film animasi 3D yang sebenarnya.Secara umum ada 3 tahapan proses pembuatan film   animasi 3D yaitu  pra produksi, produksi dan paska produksi. Meskipun saat ini industri animasi di Indonesia belum secara detail memisahkan setiap tahapan tersebut, namun tetap menjadi penting untuk merancang detail aktifitas dari tahapan tersebut, dengan tujuan untuk melihat kekuatan dan kelemahan dari setiap proses yang ada pada tahapan tersebut. Kata Kunci: Animasi 3D, Tahap Pra Produksi Film Animasi, Putri Merak Jingga 
PELATIHAN APLIKASI MICROSOFT POWERPOINT BAGI GURU DAN STAF SD NEGERI 010240 PEMATANG CENGKRING KECAMATAN MEDANG DERAS Hutahaean, Jeperson; Azhar, Zulfi; Mulyani, Neni
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 3, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v3i2.516

Abstract

Abstract: Teachers And Staff Of Elementary School 010240 Pematang Cengkring, Medang Deras Subdistrict are required to be dynamic towards the development of technology that is developing so rapidly that their students are able to develop by using applications that are already available such as Powerpoint applications. In using the Microsoft Powerpoint application by using a sliding percentage at SD Negeri 010240 Pematang Cengkring, Medang Deras District, this is not optimal due to the lack of teachers and staff's ability to present presentations using media presentations. This is from the STMIK Royal Kisaran Community Service Team (PKM) providing training to teachers and staff as an addition to the deepening of Microsoft Powerpoint material in order to provide skills to this application. This activity is carried out by preparing material, ensuring the place and supporting facilities, explaining theories about the material by way of direct practice, making student learning media, and also this activity is carried out in the form of lectures, discussions, and questions and answers in the classroom.Keywords: computers; microsoft power points;  presentations; teachers and staff;  training    Abstrak: Guru Dan Staf SD Negeri 010240 Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras dituntut bersifat dinamis terhadap perkembangan teknologi yang sangat berkembang pesat agar peserta didiknya mampu berkembang dengan menggunakan aplikasi yang sudah tersedia seperti aplikasi powerpoint. Dalam penggunaan aplikasi microsoft powerpoint dengan menggunakan slide presentase di SD Negeri 010240 Pematang Cengkring Kecamatan Medang Deras  ini  belum optimal dengan kurangnya kemampuan guru dan staf dalam menyajikan presentasi dengan menggunakan media presentasi.  Hal ini dari Tim Pengabdian kepada masyarakat (PKM) STMIK Royal Kisaran memberikan pelatihan kepada guru dan staf tersebut sebagai penambahan pendalaman materi microsoft powerpoint agar memberikan skill pada aplikasi ini. Kegiatan ini  dilakukan dengan mempersiapkan materi,  memastikan tempat dan fasilitas pendukung,  menjelaskan teori tentang materi dengan cara praktek langsung, pembuatan media pembelajaran siswa dan juga kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk ceramah, diskusi serta tanya jawab di ruangan kelas.Kata kunci: guru dan staf; komputer; microsoft powerpoint; pelatihan; presentasi
PELATIHAN PENYAJIAN PEMBELAJARAN DENGAN BERBASIS DARING BAGI GURU - GURU DI RA AL-FARIQ Azhar, Zulfi; Hutahaean, Jeperson; Mulyani, Neni
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 3 (2021): Juni
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i3.4585

Abstract

Abstrak: Para guru di Sekolah Taman Kanak Kanak  RA Al-Fariq, Sei Silau Timur, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan  merasakan keterbatasan informasi dalam aplikasi dan tidak tersedianya pula media pembelajaran dan kemampuan serta skill dalam membuat media pembelajaran. Akibatnya siswa merasa jenuh dan mengalami kesulitan dalam memahami materi yang diajarkan oleh guru dan tujuan pembelajaran tidak bisa tercapai sesuai dengan target pada kurikulum yang berlaku di sekolah tersebut. Dalam hal ini maka dilaksanakan pelatihan oleh tim kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh STMIK Royal Kisaran, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan skill dalam membuat media pembelajaran yang dapat meningkatkan motivasi dan prestasi belajar siswa sehingga kemampuan para guru dalam pembuatan media pembelajaran menjadi meningkat. Metode yang dilaksanakan dengan praktek dan pendampingan berupa pengoperasionalisasian program google classroom sesuai dengan materi ajarnya masing-masing. Tahapan pelaksanaan yang dilakukan dengan melakukan tahapan awal dengan mengidentifikasi kondisi sekolah dan guru dalam menetapkan bentuk kegiatan yang akan dilakukan, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan pemanfaatan google classroom dan evaluasi pencapaian dan manfaat pelatihan. Semua peserta dapat mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Dari jumlah 25 peserta yang ikut yang mampu menyelesaikan sesuai dengan kriteria yang diharapkan dari kegiatan ini adalah 22 orang peserta dengan persentase keberhasilan sekitar  90%. Abstract: Teachers at RA Al-Fariq Kindergarten School, East Sei Silau, Buntu Pane District, Asahan District feel that there is limited information in the application and the unavailability of learning media and the ability and skills to make learning media. As a result, students feel bored and have difficulty understanding the material taught by the teacher and learning objectives cannot be achieved in accordance with the targets in the curriculum applicable at the school. In this case, training was carried out by the community service activity team by STMIK Royal Kisaran, which aims to provide understanding and skills in making learning media that can increase student motivation and learning achievement so that the ability of teachers in making learning media increases. The method is carried out with practice and assistance in the form of operationalizing the google classroom program in accordance with the respective teaching materials. The implementation stages are carried out by carrying out the initial stages by identifying the conditions of the school and teachers in determining the form of activities to be carried out, implementing training and mentoring the use of google classrooms and evaluating the achievements and benefits of training. All participants can follow this activity until it's finished. Of the 25 participants who took part who were able to complete according to the expected criteria of this activity were 22 participants with a success percentage of around 90%. 
PELATIHAN PADA PENGELOLAAN ADMINISTRASI MENGGUNAKAN MICROSOFT OFFICE BAGI STAF DESA PERKEBUNAN LIMAU MANIS Hutahaean, Jeperson; Mulyani, Neni; Azhar, Zulfi
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 5, No 4 (2021): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v5i4.4702

Abstract

Abstrak: Perkembangan teknologi terus berkembang namun di desa Limau Manis masih tertinggal dalam hal teknologi khususnya dalam penggunaan komputer. Selain itu tempat kawasan desa jauh dari perkotaan yang masih banyak kekurangan, terutama untuk kawasan yang ada di desa Limau Manis. Beberapa masalah yang dihadapi staf desa di desa limau manis adalah kurang memanfaatkan teknologi perangkat lunak yang ada dalam program komputer. Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah meningkatkan kemampuan perangkat desa dalam menggunakan Microsoft Office dengan baik dan meningkatkan ketrampilan dalam melakukan pelayanan masyarakat menggunakan Microsoft Office. Metode pelatihan yang dilaksanakan dengan cara diskusi dan interaktif untuk menyampaikan pengetahuan kepada peserta pelatihan. Kegiatan ini menggunakan pengetahuan secara teori dan praktek di kelas.  Keberhasilan kegiatan pelatihan ini diukur dengan hasil penilaian peserta melalui tes tertulis. Pelatihan ini berhasil memberikan pemahaman dan pengetahuan yang dapat diimplementasikan di tempat pekerjaan para peserta pelatihan. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam peningkatan kemampuan administrasi aparat desa yang sangat membantu dalam penyelesaian tugas-tugas administrasi di desanya. Peserta yang ikut dalam kegiatan ini ada berjumlah 20 orang, semua peserta mengikuti kegiatan ini sampai selesai. Hasil penilaian dalam mengikuti kegiatan menggunakan pretest dan posttest.  Para peserta  sudah mampu memahami materi yang disampaikan berdasarkan hasil angka penilaian  untuk hasil pretest mulai 45 sampai 65 dengan nilai rata-ratanya 55,5,  sementara hasil posttest nilainya mulai dari 70 sampai 95 dengan nilai rata-ratanya 86,5.  Abstract: The development of technology continues to develop, but in Limau Manis village, it is still behind in terms of technology, especially in the use of computers. In addition, the location of rural areas far from urban areas is still a lot of shortcomings, especially for the area in the village of Limau Manis. Some of the problems faced by village staff in the village of limau manis were not utilizing the existing software technology in the Computer program. The purpose of this community service activity is to improve the ability of village officials to use Microsoft Office properly. And improving services to the community with the skills to use Microsoft Office. The training method is carried out by means of discussion and interactive ways to convey knowledge to training participants. This activity uses theoretical and practical knowledge in the classroom. The success of this training activity is measured by the results of the participant's assessment through written tests. This training has succeeded in providing understanding and knowledge that can be implemented in the workplaces of the training participants. This knowledge is expected to contribute to improving the administrative capacity of village officials who are very helpful in completing administrative tasks in the village. There were 20 participants who took part in this activity, all participants participated in this activity until it was finished. The results of the assessment in participating in the activities used a pretest and posttest. The participants were able to understand the material presented based on the results of the assessment scores for the pretest results ranging from 45 to 65 with an average score of 55.5, while the posttest results ranged from 70 to 95 with an average score of 86.5.
Metode SAW dalam Penentuan Pemberian Kredit Calon Konsumen pada PT. Interyasa Mitra Mandiri Prasetio, Agung; Mulyani, Neni; Yuma, Febby Madonna
J-Com (Journal of Computer) Vol 1, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (620.288 KB) | DOI: 10.33330/j-com.v1i1.1090

Abstract

Abstract: PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran is a company whose products are engaged in trade that sells electronics and furniture in cash or credit. Granting crdit can provide relief to consumers, giving rise to the level of consumer interest in buying, which means the company’s sales turnover is higher and the company’s cash receipts will increase. Determining which consumers deserve credit is not easy. Companies need a Decision Support System (DSS) that can help determine the creditwhorthiness of potential customers. The decision making calculation method used in this study is a simple additive weighting method with 5 criteria, namely discipline, down payment, monthly income, credit guarantee, and residence of status. The system was built using the PHP MySQL language and Sublime Text as the programming code. And the object-oriented system modeling language used is UML (Unifed Modelling Language). By using this SAW Method, it is hoped that the final result will be obtained as a tool to determine the credit extension to potential consumers who are eligible to be given. Keywords :Credit, DSS, Simple Additive Weighting (SAW), UML.  Abstrak :PT. Interyasa Mitra Mandiri Kisaran merupakan perusahaan yang produknya bergerak di bidang perdagangan yang menjual barang elektronik dan furniture secara cash maupun kredit. Pemberian kredit dapat memberikan keringanan kepada konsumen, sehingga menimbulkan besarnya minat konsumen untuk membeli, yang berarti omset penjualan perusahaan menjadi lebih tinggi dan penerimaan kas perusahaan akan meningkat. Menentukan konsumen yang layak diberikan kredit bukanlah hal yang mudah.Perusahaan membutuhkan sebuah Sistem Pendukung Keputusan (SPK) yang dapat membantu dalam menentukan kelayakan pemberian kredit untuk calon konsumen. Metode perhitungan pengambilan keputusan yang digunakan pada penelitian ini adalah Metode Simple Additive Weighting (SAW) dengan 5 kriteria yaitu kedisiplinan, uang muka, penghasilan perbulan, jaminan kredit dan status tempat tinggal. Sistem ini dibangun menggunakan bahasa PHP MySQL dan Sublime Text sebagai koding pemrogramannya.Serta bahasa pemodelan sistem berorientasi objek yang digunakan adalah UML (Unifed Modelling Language). Dengan menggunakan metode SAW ini, diharapkan mendapatkan hasil akhir sebagai alat bantu untuk menentukan pemberian kredit kepada calon konsumen yang layak diberikan. Kata Kunci :Kredit, SPK, Simple Additive Weighting (SAW), UML. 
Penerapan Metode SMA (Single Moving Average) dalam Penggunaan Bahan Baku Kue dan Roti pada Momy’s Cake And Bread Nurhidayanti, Nurhidayanti; Mulyani, Neni; Apridonal, Yori
J-Com (Journal of Computer) Vol 1, No 3 (2021): November 2021
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (785.561 KB) | DOI: 10.33330/j-com.v1i3.1375

Abstract

Abstract: Momy's Cake and Bread is one of the businesses engaged in the bakery and cake food industry that produces various types of bread, and cakes, ranging from Korean garlic bread, toasted brownise and others. All products have the same raw materials such as wheat flour, sugar, eggs, bananas, butter and others. There are times when there is excess raw material, but sometimes it is also lacking, a shortage of raw material supplies that a little will have an impact on the production process stopping which results in losing customers because they cannot meet their needs. Forecasting is a technique that aims to predict what will happen next based on pre-existing data. With this forecasting technique, it can provide predictions so that users can take effective steps that can be taken next. The ingredients to be predicted are wheat flour, sugar, eggs, bananas, coconut, white butter, cocoa, almonds, cocoa powder, vanilla. So that getting the forecast value in July 2021, the results Mean Absolute Deviation (MAD) = 9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 and Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, will be designed and built using the language PHP and MySQL programming so that it can be accessed using the internet and the system is based on a website. Keyword:Forecasting; Single Moving Average; Cake and Bread Raw Materials; Momy's  Cake And Bread.  Abstrak: Momy’s Cake and Bread merupakan salah satu usaha yang bergerak di bidang industri makanan roti dan kue yang memproduksi berbagai jenis roti, dan kue, mulai dari roti korean garlic, brownise panggang dan lain-lain. Semua produk memiliki bahan baku yang sama seperti tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, mentega dan lain-lain. Ada kalanya bahan baku berlebih, namun terkadang juga kurang, kekurangan persediaan bahan baku yang sedikit akan berdampak pada proses produksi yang berhenti yang berakibat kehilangan pelanggan karena tidak dapat memenuhi kebutuhannya. Peramalan merupakan sebuah teknik yang bertujuan untuk melakukan prediksi mengenai apa yang akan terjadi selanjutnya berdasarkan data-data yang telah ada sebelumnya. Dengan teknik peramalan tersebut dapat memberikan prediksi sehingga penggunanya dapat melakukan langkah-langkah efektif yang dapat dilakukan selanjutnya. Bahan yang akan diramalkan adalah bahan tepung terigu, gula pasir, telur, pisang, kelapa, mentega putih, coklat, kacang almond, coklat bubuk, vanili. Sehingga mendapatkan nilai peramalan pada bulan juli 2021di dapat hasil Mean Absolute Deviation (MAD) =  9,5874, Mean Square Error (MSE) = 18225,39162 dan Mean Absolute Perentage Error (MAPE) = 30%, akan dirancang dan dibangun dengan menggunakan bahasa pemrograman PHP dan MySQL sehingga dapat diakses dengan menggunakan internet dan sistem tersebut berbasis website. Kata Kunci : Peramalan; Single Moving Average; Bahan Baku Kue dan Roti; Momy’s Cake And Bread.