Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Studi Penerapan Intelligent Transportation System(ITS) Di Kabupaten Seram Bagian Barat Hanok Mandaku; Marcus Tukan
ARIKA Vol 4 No 1 (2010)
Publisher : Industrial Engineering Study Program, Pattimura University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.795 KB)

Abstract

Transportation is a business transfer of cargo from point of origin to the point of destination with a conveyance or modes. In practice, transportation rarely use only one mode. The goal is to improve the effectiveness and efficiency of transport services. Because it involves more than one mode, then the exchange of information between the modes become very crucial point which is generally a weak implementation of a reliable transport and highly capable. West Seram regency (SBB) today has become "the gate" of Ceram island. In order to spur development of the region, then the function must be set up with good transportation. Therefore, the Intelligent Transportation System (ITS) as one of implementation of Information and Communication Technology (ICT) in the transport sector, should be formed or in the format became the standard, to support the implementation of development activities. Results from this study indicate that the priority of the application of ITS in SBB more focused on economic aspects. From here then prepared road map policy of application of ITS
AKSES TRANSPORTASI DALAM PENURUNAN BIAYA LOGISTIK KEPULAUAN BERBASIS KOMODITI UNGGULAN LOKAL Marcus Tukan; Hozairi Hozairi; Billy J. Camerling
ALE Proceeding Vol 4 (2021): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.4.2021.89-95

Abstract

Smooth access to ships and ports can reduce logistics costs, therefore transportation is seen as the lifeblood of the regional economy. The decrease in logistics costs (B_L) is a function of ship visits (Call) with available loading and unloading capacity (Q_bongkar), unloading performance (K_B/M) is the ability and efficiency of the use of loading and unloading labor (TKBM) at the port including loading and unloading equipment. loading at a port in an area, the efficiency of logisticBL logistics transport costs can improve the transportation performance of the archipelago and this condition will have a derivative impact on the purchasing power of the people in the islands. The results of the study obtained parameters 0 = -1.102, 1 = 0.001046, 2 = 0.00005, 4 = + 08970, 4 = 0.000000 where the increase in logistics costs can affect Call, Q_bongkar, Performance_B/M, GRDP_unggulan, if B_L increases by 1% will have an impact also for all existing parameters. if performance_B/M = + 08970. then B_L has a fairly good correlation with improved loading and unloading performance at the port and has a significant effect on cargo which has a strong impact on price declines in encouraging purchasing power and economic growth
OPTIMALISASI DIMENSI TRANSPORTASI LAUT BERBASIS POTENSI EKONOMI WILAYAH PULAU Marcus Tukan
ALE Proceeding Vol 4 (2021): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN TERHADAP JASA ANTAR BARANG DI PT JNE KANTOR CABANG UTAMA AMBON DENGAN METODE SERVQUAL Ayu Putri Saraz Qur'aini; Marcus Tukan; Alfredo Tutuhatunewa
i tabaos Vol 2 No 1 (2022)
Publisher : Teknik Industri Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.042 KB) | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.1.35-43

Abstract

Persaingan bisnis jasa pengiriman barang yang semakin tinggi mengakibatkan setiap perusahaan harus menyediakan pelayanan yang berkualitas untuk memberikan kepuasan kepada pelanggannya. PT JNE Cabang Utama Ambon, yang merupakan penyedia jasa pengiriman barang di kota Ambon, juga dituntut untuk senantiasa memberikan layanan berkualitas. Masalah keterlambatan pengiriman barang, kondisi barang yang rusak saat diterima, hingga terjadinya kesalahan komunikasi antara kurir dengan pelanggan, merupakan hal yang sering dikeluhkan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan pelanggan terhadap jasa pengiriman barang PT JNE Kantor Cabang Utama Ambon. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara terstruktur dan penyebaran kuesioner bagi para pelanggan yang pernah menggunakan jasa pengiriman barang PT JNE Kantor Cabang Utama Ambon. Metode analisis data yang digunakan adalah SERVQUAL, yang didasarkan atas 5 dimensi, yakni tangible, reliability, responsiveness, assurance, dan empathy. Hasil penelitian menunjukkan gap 5 secara keseluruhan bernilai negatif, yaitu sebesar -0,105. Sejalan dengan itu, nilai gap 5 untuk masing-masing dimensi juga negatif, yakni tangible sebesar -0,065, reliability sebesar -0,138, responsiveness sebesar -0,104, assurance sebesar -0,130, dan empathy sebesar -0,062. Berdasarkan hal tersebut dapat disimpulkan bahwa tingkat kepuasan pelanggan terhadap jasa pengiriman barang PT JNE Kantor Cabang Utama Ambon masih rendah, karena kondisi aktual yang dirasakan lebih rendah dari ekspektasi pelanggan.
ANALISIS EFEKTIVITAS PERAWATAN MESIN PEMBANGKIT PADA PLTD SANANA DENGAN MENGGUNAKAN METODE OVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) DAN OVERALL RESOURCE EFFECTIVENESS (ORE) Mega Cahyuni Umasugi; Marcus Tukan; Marcy L. Pattiapon
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Teknik Industri Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.153-158

Abstract

Dalam mengoperasikan tenaga listrik terdapat berbagai permasalahan antara lain pemakaian karena tenaga listrik selalu berubah dari waktu kewaktu, gangguan jaringan, kondisi alam dan lingkungan. Hal tersebut menyebabkan terjadinya downtime. Downtime merupakan waktu ketika mesin tidak dapat beroperasi dalam jangka waktu tertentu. Downtime yang terjadi mengakibatkan pemadaman listrik selama mesin dalam perbaikan dan berdampak pada produktivitas mesin. Produktivitas yang baik dapat dilihat dari kinerja mesin yang baik pula. Hal ini dapat ditandai dengan tingginya nilai efektivitas mesin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui efektivitas mesin dengan mengunakan metode Overall Equipment Effectiveness (OEE) dan Overall Resource Effectiveness (ORE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa, rata-rata nilai OEE sebesar 52.05% dan nilai ORE sebesar 51.91%. Kedua nilai efektivitas mesin ini berada dibawah standar JIPM (Japan Institute of Plant Maintenance) yaitu 85%. Rendahnya nilai OEE dan ORE lebih dominan disebabkan oleh faktor performance effeciency.
ANALISIS SISTEM PENANGANAN PETI KEMAS PADA CONTAINER YARD DI PT. PELINDO (PERSERO) CABANG AMBON Ceril Malurny Usman; Marcus Tukan; Dian Pratiwi Sahar
i tabaos Vol 2 No 3 (2022)
Publisher : Teknik Industri Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2022.2.3.175-180

Abstract

PT. PELABUHAN INDONESIA (PERSERO) Cabang Ambon adalah perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa yang melayani dan menyediakan fasilitas dalam kepelabuhanan. Lapangan penumpukan merupakan salah satu fasilitas utama pada PT. PELINDO (Persero) Cabang Ambon yang digunakan untuk menumpuk peti kemas dan mencegah resiko delay kapal yang mengakibatkan produksi bongkar muat menurun. Jumlah arus peti kemas yang semakin meningkat setiap tahunnya, sedangkan luas lapangan penumpukan peti kemas masih tetap sama. Untuk itu, tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui sistem penanganan yang digunakan untuk mengatur penumpukan peti kemas dan menganalisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode regresi linier dan YOR. Analisis data yang dilakukan pada penelitian ini yaitu analisis kapasitas lapangan penumpukan, analisis sistem penanganan lapangan penumpukan, analisis metode regresi linear menggunakan Microsoft excel dan analisis tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan. Dari penelitian ini diketahui luas lapangan penumpukan sebesar 49700 m2, rata-rata lama penumpukan 5 hari dan sistem penanganan yang digunakan adalah sistem Rubber Tyred Gantry Crane. Pada analisis tahun 2022, nilai YOR di PT. PELINDO (Persero) Cabang Ambon sebesar 47,82% yang dimana Standar Kinerja Pelayanan Operasional Pelabuhan Direktur Jendral Perhubungan Laut yang telah ditetapkan sebesar 80%, sehingga di tahun 2022 tingkat pemanfaatan lapangan penumpukan masih rendah. Sedangkan untuk proyeksi 10 tahun kedepan yaitu tahun 2031 nilai YOR menunjukkan persentase sebesar 80,44% yang telah mencapai standar yang telah ditetapkan.
Forecasting Number of Legal Violations in Indonesian Sea Using the Fuzzy Double Exponential Smoothing Method Hozairi; Syariful Alim; Marcus Tukan
JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences) Vol. 5 No. 2 (2020): JEECS (Journal of Electrical Engineering and Computer Sciences)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Bhayangkara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.725 KB) | DOI: 10.54732/jeecs.v5i2.97

Abstract

Maritime security in Indonesia is an indicator of the success of the Government in managing the sovereignty of the State because two-thirds of Indonesia is sea, so Indonesia is called a maritime country. This study aims to predict the number of law violations in Indonesian seas. Predicting events is a strategic step to set the next security operation strategy. The method used to predict violations of law at sea in Indonesia is Fuzzy Double Exponential Smoothing, the Fuzzy method is used to normalize violation data and the Double Exponential Smoothing method is used to predict future events, a combination of fuzzy and double exponential smoothing methods was developed to improve some previous research which only use exponential smoothing only in making predictions. The data processed is data on violations of law at sea in Indonesia from 1996 to 2019 from the Indonesian Maritime Security Agency. The results obtained from this study are the data smoothing constant value (α = 0.81), the trend smoothing value (γ = 0.08), the mean absolute percentage error value (MAPE = 21.78%) and the root mean value average error (RMSE = 60.72). The results of this study predict that the number of violations of law at sea in Indonesia in 2020 will decrease to 98 cases, this is due to several factors, including the focus of the Government on carrying out security operations in Indonesian seas in an integrated manner involving many institutions. The research contribution can be considered by Indonesian Maritime Security Agency to improve Indonesia's maritime security by involving institutions that have legal authority in Indonesian seas
APLIKASI METODE STRUCTURAL EQUATION MODELING DALAM MENGANALISIS VARIABEL-VARIABEL YANG MEMENGARUHI LOYALITAS PELANGGAN PRODUK KEBAB TURKI Halim Salamun; Marcus Tukan; Alfredo Tutuhatunewa
i tabaos Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Teknik Industri Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2023.3.1.31-42

Abstract

Istanbul Kebab Turki adalah salah satu bentuk usaha franchise atau waralaba yang bergerak di bidang makanan siap saji (fast food) dengan kebab sebagai produk utamanya. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, tercatat bahwa omset penjualan kebab turki pada outlet Wailela bergerak fluktuatif cenderung menurun setiap bulannya dalam periode penjualan bulan Desember 2020 - Agustus 2021. Kondisi tersebut membuat perusahaan dituntut untuk menentukan strategi yang tepat guna mempertahankan loyalitas pelanggan sehingga dapat meningkatkan omset penjualan kebab Turki. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh kualitas layanan, citra, dan kepuasan pelanggan terhadap loyalitas pelanggan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Structural Equation Modeling (SEM) dengan menggunakan program AMOS 22. SEM merupakan teknik statistik yang digunakan untuk menguji dan mengestimasi hubungan kausal (sebab-akibat) menggunakan kombinasi data statistik. Dari hasil analisis SEM berdasarkan data kuesioner yang disebarkan kepada 100 responden pelanggan kebab Turki, diketahui bahwa variabel kualitas layanan, citra, dan kepuasan pelanggan masing-masing mempunyai pengaruh signifikan terhadap variabel loyalitas pelanggan. Hasil ini mengindikasikan bahwa semakin baik kualitas layanan, citra, dan kepuasan pelanggan maka loyalitas pelanggan akan semakin meningkat.
ANALISIS PENGUKURAN KINERJA SUPPLY CHAIN MANAGEMENT PADA PT. CAHAYA BINTANG MANISE MENGGUNAKAN INTEGRASI SCOR DAN FUZZY AHP Jufri Jufri; Marcus Tukan; Dian Pratiwi Sahar
i tabaos Vol 3 No 1 (2023)
Publisher : Teknik Industri Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/i-tabaos.2023.3.1.43-48

Abstract

PT Cahaya Bintang Manise merupakan perusahaan mebel yang mulai beroperasi pada tahun 2017. PT Cahaya Bintang Manise mengalami beberapa kendala yaitu adalah adanya Perubahan permintaan dari custumer secara mendadak sehingga mempengaruhi perubahan jumlah permintaan bahan baku kepada supplier, bahan baku yang dikirimkan dari supplier cacat, terjadi penumpukan bahan baku dan barang jadi di gudang, yang berdampak pada pemberhentian kegiatan produksi, terjadi keterlambatan pengiriman produk ke distributor dan custumer, dan adanya keluhan dari costumer mengenai kecacatan produk dari perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk Menganalisis kinerja Supply Chain Management dan mengetahui indikator kinerja supply chain yang memerlukan perbaikan pada PT Cahaya Bintang Manise. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan Integrasi SCOR, fuzzy analytical hierarchy process AHP. Berdasarkan hasil perhitungan Pembobotan dengan 6 responden. Source merupakan prioritas pertama dengan bobot sebesar 0,303, Prioritas kedua adalah plan dengan bobot sebesar 0,232, Prioritas ketiga adalah Enable dengan bobot sebesar 0,187, Prioritas keempat adalah Return dengan bobot sebesar 0,155, Prioritas kelima adalah deliver dengan bobot sebesar 0,117, dan Prioritas keenam adalah Make mempunyai nilai terendah yaitu 0,107
ANALISA KELAYAKAN WILAYAH UNTUK PEMBANGUNAN FLOATING DOCK SEBAGAI DOK ALTERNATIF DI KEPULAUAN MALUKU MENGGUNAKAN FAHP-TOPSIS Marcus Tukan; Billy Jhones Camerling; Mohammad Thezar Afifudin; Hozairi Hozairi
NJCA (Nusantara Journal of Computers and Its Applications) Vol 4, No 2 (2019): Desember 2019
Publisher : Computer Society of Nahdlatul Ulama (CSNU) Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36564/njca.v4i2.167

Abstract

Galangan kapal berfungsi sebagai tempat untuk mereparasi, merawat dan membangun kapal sesuai kebutuhan pemiliknya. Ketersediaan fasilitas di wilayah Maluku cukup beragam tergantung bobot kapal yang dapat dilayani. Jumlah galangan kapal yang bisa melakukan pekerjaan pemeliharaan dan perbaikan kapal di wilayah Propinsi Maluku sangat sedikit, sehingga menyebabkan antrian kapal yang mau docking, akibatnya banyak perusahaan terpaksa memilih lokasi docking diluar propinsi Maluku. Untuk menyelesaikan permasalahan keterbatasan kemampuan docking kapal di wilayah Maluku, maka sistem floating dock dipilih sebagai alternative docking untuk dikembangkan karena lebih murah dan sangat fleksibel untuk dipindah-pindah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa aspek yang mempengaruhi pembangunan floating dock serta menentukan lokasi yang tepat untuk pembangunan floating docking di Maluku. Penelitian ini menggunakan kombinasi dua metode yaitu Fuzzy AHP-TOPSIS. FAHP digunakan untuk menentukan tingkat kepentingan antara kriteria kelayakan pembangunan floating dock yang terdiri dari (aspek metereologi, geografi, osenonografi, lingkungan,  penduduk, ekonomi dan sarana dan prasarana). Hasil analisa perhitungan dengan metode FAHP-TOPSIS memberikan nilai prioritas keputusan pertama adalah wilayah Dobo (0.41), kedua adalah wilayah Saumlaki (0.31), ketiga adalah wilayah Tual (0.26), dan keempat adalah wilayah Tiakor (0.02). Penelitian ini telah memberikan kontribusi keputusan kepada Pemerintah atau swasta bahwa wilayah yang paling baik untuk dikembangkan pembangunan floating dock adalah wilayah dobo dengan prioritas nilai 41% dibanding tiga wilayah yang lain.