Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

POLA ASUH MEMPENGARUHI STATUS GIZI BALITA Relationship of Parenting Pattern and Toddlers’ Nutrititional Status Munawaroh, Siti
Jurnal Keperawatan Vol 6, No 1 (2015): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (47.646 KB) | DOI: 10.22219/jk.v6i1.2851

Abstract

Pola asuh orang tua terhadap anak tidakbisa diremehkan karena akan mempengaruhi status gizi.Pola asuh dalam memberikan makanan sehari-hari penting untuk menunjang pertumbuhan balita. Anak akan mermpunyai pertumbuhan yang baik meskipun dalam kondisi miskin.jika ibu memberikan pola asuh yang baik dalam pemberian makanan sehari-hari. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif korelatif dengan populasinya adalah seluruh ibu balita gizi kurang di wilayah Puskesmas Sukorejo Kabupaten Ponorogo dengan sampel yang memenuhi kriteria penelitian yaitu ibu yang mengasuh anaknya sendiri, balita yang mempunyai KMS (Kartu Menuju Sehat) , datang ke posyandu saat penelitian. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling dengan jumlah sampel 51 responden. Uji statistik menggunakan chi-square dengan alfa 0.05. Hasil penelitian didapatkan bahwaibu yang memberikan pola asuh baik baik dan status gizi kurus ada sebanyak 29 (90,6%), sedangkan ibu yang mempunyai pola asuh kurang baik, ada 11 (47,9%) balita kurus. Berdasarkan chi-square tes diperoleh nilai pvalue 0,012. Kesimpulan dari penelitian ini: adalah ada hubungan pola asuh dengan status gizi balita. Sebaiknya peneliti selanjutnya memperdalam penelitian tentang pola pemberian makanan mulai dari pemberian ASI ekslusif sampai pola pemberian MPASI yang secara langsung dapat mempengaruhi pertumbuhan balita.
PENGARUH GAME BOARD TERHADAP KEMAMPUAN MENGENAL LAMBANG BILANGAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN DI TK ISLAM FATIMAH KECAMATAN TAMPAN KOTA PEKANBARU Munawaroh, Siti; Novianti, Ria; Solfiah, Yeni
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan VOL 6 : EDISI 2 JULI - DESEMBER 2019
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: Based on field observations, it can be seen that the ability to recognize the symbol of numbers in children aged 4-5 years has not developed optimally. So it is necessary to apply game board. This study aims to determine the effect of game board on the ability to recognize the symbol of numbers in children aged 4-5 years in Fatimah Islamic Kindergarten, Tampan District, Pekanbaru City. This study used an experimental method with one-group pretest-posttest design. The population in this study were children aged 4-5 years. The sample in this study was group A totaling 15 children. The data collection technique used is observation. The data analysis technique in this study used the t-test. The results of this research hypothesis test were obtained t = 11,635 with (Sig. 2- tailed) = 0.00 <0.05, which means that there was a significant increase after using the labyrinth game during the learning process. The influence given by the use of game board games on the ability to recognize the symbol of numbers in children aged 4-5 years in the Fatimah Islamic Kindergarten in Pekanbaru is 55.88% in the medium categoryKey Words: Board, Number Symbol
PERSPEKTIF GENDER DALAM NOVEL CINTA DI DALAM GELAS KARYA ANDREA HIRATA KAJIAN FEMINISME Munawaroh, Siti
Jurnal Sastra Aksara Vol 7 No 1 (2019): Jurnal Sastra Aksara
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia STKIP-PGRI Bangkalan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31597/jsa.v7i1.233

Abstract

The problems discussed in this preparation are about gender perspective in the novel Cinta Di Dalam Gelas by Andrea Hirata. While the purpose of this study was to describe a gender perspective in the novel Cinta Di Dalam Gelas by Andrea Hirata. Hirata uses feminism analysis. In describing the image and the constructing role in this novel, reading and note-taking techniques are used. Reading technique is a technique used to obtain data by reading the entire text. Reading techniques are used to read the novel Cinta Di Dalam Gelas by Andrea Hirata. Note technique is used to record things related to the analysis of feminism in the novel Cinta Di Dalam Gelas by Andrea Hirata. Then outlines the existing data so that it becomes a meaningful meaning. The results of this arrangement are to discuss the image of women based on a gender perspective and the role of women based on a gender perspective which is portrayed in the novel with daily character activities as well as social values ​​which are a real reflection of human life. The image and role in this novel take more from the first players like Maryamah from the main character called Enong a woman who can match men. While the images and roles depicted in this novel are flat, all characters have their own image and role. That is about how to behave correctly, to behave properly. Also the wrong behavior and attitude as learning that the behavior is wrong. Mutual respect is expressed intelligently in this novel. The depiction of the image and role in this novel is to make learning for the community and prospective society. and struggling how to fight for equality with men.
SENGKETA TANAH MANDIKU: STUDI KASUS TUNTUTAN MASYARAKAT ATAS HAK MILIK TANAH DI KECAMATAN TEMPUREJO KABUPATEN JEMBER, 2007-2010 (MANDIKU LAND DISPUTES: A CASE STUDY OF DEMANDS UPON THE PROPERTY RIGHTS OF LAND IN THE DISTRICT OF JEMBER REGENCY TEMPUREJO, 2 Munawaroh, Siti; Burhan, Edy; Sasmita, Nurhadi
Publika Budaya Vol 2, No 3 (2014): Nopember
Publisher : Publika Budaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (157.873 KB)

Abstract

Demands of the farmers in the village Mandigu Sidodadi and Rural Pondokrejo become one of the cases that arise in the reform era, starting with the installation of the boundaries a by Perhutani and the claim of Perhutani that the land occupied by the Residents Pondokrejo and Mandigu were owned by Perhutani. The farmers had the notion that the land has a meaning as an economic resource. Through Struggle Farmers, the farmers of Mandigu Sidodadi and Pondokrejo tried to fight for their land rights claimed by Perum Perhutani. It employed a qualitative approach with interviews and documentation as data collection efforts, and take the subject of social and political movements performed by Farmers Struggle. This study describes the socio-political movements performed by Struggle Farmers. With a focus on three main issues, namely land status, demands of the Struggle Farmers and Resistance Action conducted from 2007 to 2010. The conclusion is that the demand of the farmers was no longer result exploitative relations but also because of the openness of the system that provides opportunities for farming from to launch the movement. Keywords: land conflicts, political and social movements, demands of farmers, Farmers Struggle. ABSTRAK Tuntutan petani di Mandiku Desa Sidodadi dan Desa Pondokrejo menjadi salah satu kasus yang muncul di era reformasi. diawali dengan masalah pemasangan patok batas yang dilakukan Perhutani dan Pengakuan Perhutani bahwa tanah yang ditempati oleh Warga Mandiku dan Warga Pondokrejo merupakan kawasan Hutan yang dimiliki Perhutani. Petani memiliki anggapan bahwa tanah memiliki arti sebagai sumber ekonomi petani. Melalui wadah Petani Perjuangan, para petani di Mandiku Desa Sidodadi dan Desa Pondokrejo berusaha memperjuangkan hak atas tanah mereka yang telah diakui oleh Perum Perhutani. Melalui pendekatan kualitatif dengan wawancara dan dokumentasi sebagai upaya pengumpulan data, serta mengambil subyek gerakan sosial politik yang dilakukan oleh Petani Perjuangan. Penelitian ini mendeskripsikan gerakan sosial politik yang dilakukan oleh Perjuangan Petani. Dengan fokus pada tiga permasalahan utama yaitu Status tanah, Tuntutan Petani Perjuangan dan Aksi Perlawanan dilakukan dalam batasan tahun 2007 hingga 2010. Kesimpulan yang dapat diperoleh, Tuntutan Petani bukan lagi diakibatkan hubungan ekploitatif tapi juga karena adanya keterbukaan sistem yang memberikan peluang kepada petani untuk melakukan pergerakan. Kata kunci: konflik tanah, gerakan sosial politik, Tuntutan petani, Perjuangan Petani.
KEEFEKTIFAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE CIRC DENGAN PENILAIAN PRODUK BERBASIS CHEMO-ENTREPRENEURSHIP Munawaroh, Siti; Saputro, Subiyanto Hadi
Jurnal Inovasi Pendidikan Kimia Vol 9, No 1 (2015): January 2015
Publisher : Jurusan Kimia, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah model pembelajaran kooperatif tipe CIRC dengan evaluasi pada produk berbasis Chemo-Entrepreneurship pada materi sistem koloid dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik dan apakah model tersebut efektif diterapkan. Populasi penelitian ini adalah kelas XI IPA suatu sekolah menengah atas di Magelang tahun ajaran 2013/2014. Sampel pada penelitian ini adalah kelas XI IPA 1 sebagai kelas eksperimen dan kelas XI IPA 2 sebagai kelas kontrol, teknik sampling dilakukan dengan subjek sampel. Rata-rata hasil belajar pada kelas eksperimen 79,28 dan kelas kontrol sebesar 71,10. Uji ketuntasan belajar menunjukan bahwa kelas eksperimen telah mencapai ketuntasan belajar (baik individual maupun klasikal) sedangkan kelas kontrol belum mencapai ketuntasan klasikal. Hasil dari uji perbedaan rata-rata pada dua kelas menunjukan adanya perbedaan antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Nilai t-hitung hasil posttest menunjukan 3,948 sementara pada t-kritis 1,998. Uji pada perbedaan rata-rata dua kelas menunjukan terdapat perbedaan rata-rata antara kelas eksperimen dan kelas kontrol. Uji perbedaan rata-rata satu pihak (pihak kanan) menunjukan bahwa nilai t-hitung adalah 3,95, sementara t-kritis adalah 1,998 sehingga bisa disimpulkan bahwa hasil belajar peserta didik kelas eksperimen lebih baik dibandingkan kelas kontrol. The purpose of this study was to determine whether the type of cooperative learning model CIRC with the evaluation based products Chemo-Entrepreneurship on the material colloidal systems can improve student learning outcomes and whether the model is effectively applied. The study population was a class XI IPA a high school in Magelang academic year 2013/2014. Samples in this research is class XI IPA 1 as an experimental class and class XI IPA 2 as the control class, sampling techniques performed with the subject sample. The average learning outcomes in experimental class and control class 79.28 for 71.10. Test completeness study showed that the experimental class have achieved mastery learning (either individually or classical) while the control group had not reached the classical completeness. Results of the test the average difference in the two classes shows the difference between the experimental class and control class. Value t-test results showed 3.948 posttest while on tcritical 1,998. Test on the difference in average there are two classes showed an average difference between the experimental class and control class. Test average difference one side (right side) shows that the value of t-test was 3.95, while the t-critical was 1,998 so it can be concluded that the results of the experimental class students learn better than the control class.
PERANAN LEMBAGA PENGEMBANGAN MASYARAKAT AMUNGME DAN KAMORO (LPMAK) DALAM PELAKSANAAN PROGRAM KEWIRAUSAHAAN DI KABUPATEN MIMIKA PAPUA Munawaroh, Siti; Johnly Pio, Riane; Tumbel, Tinneke M.
JURNAL ADMINISTRASI BISNIS (JAB) Vol 5, No 003 (2017): JURNAL ADMINISTRASI BISNIS UNSRAT
Publisher : Sam Ratulangi University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35797/jab.5.003.2017.16719.%p

Abstract

This study aims to determine the role of the Amungme and Kamoro Community Development Institution (LPMAK) in the implementation of the Entrepreneurship Program and the welfare of indigenous peoples following the development of entrepreneurship carried out by LPMAK. This research was conducted at LPMAK office located in Mimika Papua Regency. The method used in this research is qualitative method. Sources of data used in this study are secondary data classified into two kinds, namely secondary external data and secondary internal data. The results of this study indicate that the role of LPMAK in community development ranging from training to financing productive economic enterprises carried out well in accordance with the target, the decline in the last few years due to PT Freeport Indonesia unstable which became the largest contributor of funds, resulting in a 40% cut of funds. Welfare can not be achieved thoroughly because society has not been able to change for the better so many solutions provided by LPMAK but few want to receive. With this community will be more active role to develop the entrepreneurial potential managed by LPMAK in order to achieve overall welfare.  Keyword: Role, LPMAK, Entrepreneurship
IbM Puskesmas di Kabupaten Demak: Pengembangan Sistem Informasi Puskesmas dalam Usaha Peningkatan Pelayanan Bidang Kesehatan Masyarakat Munawaroh, Siti
Publikasi Eksternal 2013
Publisher : Publikasi Eksternal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1014.581 KB)

Abstract

Puskesmas merupakan garda terdepan dalam kesehatan masyarakat, khususnya Puskesmas yang ada di Kabupaten Demak yaitu Puskesmas Mranggen II dan III. Puskesmas Mranggen II dan III terdapat beberapa bagian, antara lain bagian Balai Pengobatan (BP) yang khusus menangani orang sakit biasa, bagian Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang khusus menangani bayi dan ibu hamil, bagian Gigi yang khusus menangani kesehatan gigi dan mulut, dan masih banyak lagi bagian lainnnya. Tujuan dari Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) ini adalah memberikan pelatihan dan pendampingan tentang Simpuskesmas, instalasi Simpuskesmas dan Manajemen operasi layanan pasien dan pemeliharaan hardware dan software untuk Simpuskesmas. Metode yang digunakan adalah dengan memberikan pelatihan dan pendampingan pada staff administrasi di Puskesmas tentang Sistem Informasi Manajemen Puskesmas dengan menggunakan Sistem informasi Manajemen Puskesmas berbasis komputer yang dilaksanakan di puskesmas Mranggen II dan III Kabupaten Demak. IbM juga memberikan penjelasan tentang manajemen operasionallayanan pasien dan pembuatan instalasi Simpuskesmas. Hasil dari IbM ini adalah meningkatnya manajemen layanan pasien, meningkatnya produktifitas SDM yang terdapat di Puskesmas dan meningkatnya sistem administrasi dari sisi kecepatan proses dan pelaporan.
IBM PUSKESMAS DI KABUPATEN DEMAK: PENGEMBANGAN SISTEM INFORMASI PUSKKSMAS DALAM USAHA PENIGKATAN PELAVANAN BLDANG ICFSE HATAN MASYARAKAT Munawaroh, Siti
Proceeding Fakultas Ekonomi 2013: 2013
Publisher : Proceeding Fakultas Ekonomi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (753.937 KB)

Abstract

Puske-mas incrupakan garda tcrdcpan dalam kechatan masyarakat k1iu,usnya Puskesmas yang ada di Kahiipatcn Dcmak yailu Puskesma Mranggcn II dan IlL Puskesmas Mranggcn IT dan LII tcrdapat bcbcrapa bilgian, antara lain bagian 1.3aIai Pengobacan (BP) yang khwu! menangani orang saldi biasa, bagiun Kcsehatau thu dan Anak (KIA) yang k.husu !ncruu1glni hays dan thu hainil, bagian Gigi yang khusus menangani keschaian gigi dan mulut., dan masih banyak lagi bagian Iimnnya. Tujuiin diii lpicks Bagi Masyaraka (IbM) mi adalab mauberikan pelatihan dan pcndiunpingan ternang Simpuskc!mas, insialasi Simpu%kesmas dan Manajernen opeu.i laytirum paicn din pcmeliharaan hardware dan software untuk Simpuskesmas. Metode yang digu.nakan adalah dcnga.n mcmbcrikan pebtihan dan pcndampingan pada staff adrninistrasi dl Puskesmas tentang Sisicm lnfonnasi Manajmen Pu.qkcsmM dcngan mcnggunakan Sistem infnrrna.ci Manajcnen Puskesmas berbasis komputer yang dilak’makan di puskesmas Mrwiggm II dan III Kabupacen Dernak. IbM juga memberikan penjcla.can tentang manajeinen opcrasinnal layanan pasica dan pembuatan instalasi Simpuskesnia. Hasil dan IbM ml ad.alah mcningkamya manajerncn layanan pasien, meningkamya produktilitas SDM yang (erdapat dl PUSkCSmaS dan mcningkamya sistem administrasi dan sisi kccepatan proses dan pelaporan.
ANALISIS PENERAPAN METODE PENYUSUTAN AKTIVA TETAP DAN PENGARUHNYA TERHADAP LABA CV. AL- GAZALI DI KABUPATEN BERAU MUNAWAROH, SITI
AKUNTIA JURNAL Jurnal Akuntansi, Terpercaya, Menginspirasi dan Asli Vol 1 No 01 (2017): Vol 01 No 1 (2017): Accountia Journal Volume 1 No 1 April 2017
Publisher : ACCOUNTING STUDY PROGRAM, STIE MUHAMMADIYAH TANJUNG REDEB

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (211.794 KB)

Abstract

Analysis of Application of Depreciation Method of Fixed Assets to Profit CV. Al-Gazali In the District of Berau. The purpose of this study is to find out how much profit from each method on the CV. Al-Gazali. The data obtained is a breakdown of the budget cost from the year of development that is 2014-2015 which is used as a reference in determining the factors of the method depreciation. With the above purposes, the analytical instrument used in this study are the Method of Depreciation of Fixed Assets, balance sheet and Income Statement. Depreciation Cost of Standard of Fixed Assets as a whole by 2014 According to CV. AlGazali in Berau District is&nbsp; amount Rp. 57.775.000, - with accumulated depreciation of&nbsp; amount Rp. 617.825.000, -. Thus, a budget &nbsp;of that company that is setting &nbsp;in accordance with the current economic situation, Therefore, the sales results can increase production well and direct the workforce in order to perform their duties more effectively and efficiently.
KONSENSUS PAKAR ANATOMI INDONESIA MENGENAI MATERI INTI ANATOMI SISTEM PENCERNAAN Hermasari, Bulan K.; Kartikasari, M. Nur D.; Munawaroh, Siti
JURNAL BIOMEDIK : JBM Vol 10, No 1 (2018): JURNAL BIOMEDIK : JBM
Publisher : UNIVERSITAS SAM RATULANGI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35790/jbm.10.1.2018.18994

Abstract

Abstract: Anatomy is a basic science which plays an important role in physical examination, confirming diagnosis, and understanding the condition of a patient. Well understanding of anatomy is a great help in any medical practice. Albeit, due to overwhelming anatomical materials, they have to be securely and thoroughly sorted and selected to obtain the effective materials for medical students. This study was aimed to achieve the consensus of anatomy experts about the core anatomical materials of the digestive tract. This was a qualitative study using the Delphi method. Panel, chosen by using purposive sampling, consisted of 20 anatomy lecturers from several medical faculties in Indonesia. The Delphi test was performed in two cycles and the concensus had to obtain 80%. The results showed that the core anatomical material of digestive tract consisted of 117 topics in the first quetionnaire (1st Delphi cycle), and then 9 topics was added and became 126 topics. Of the 126 topics, the experts agreed that there were 87 topics (69%) that had to be studied by the medical students (2nd Delphi cycle). Conclusion: The Indonesian anatomical experts agreed that there were 69% of the core anatomical materials of the digestive tract had to be studied by the medical students.Keywords: anatomical material, digestive tract, expert consensusAbstrak: Anatomi merupakan ilmu dasar yang berguna untuk menjadi landasan bagi dokter dalam melakukan pemeriksaan fisik, diagnosis dan juga memahami kondisi penyakit pasien. Pemahaman anatomi yang baik akan membantu dokter agar bisa berpraktek dengan aman dan efisien. Materi anatomi yang begitu banyak perlu dipilah dan dipilih agar bisa benar-benar efektif untuk dipelajari oleh mahasiswa kedokteran. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan konsensus dari pakar anatomi di Indonesia mengenai materi inti anatomi sistem pencernaan. Jenis penelitian ialah kualitatif dengan menggunakan metode Delphi. Panel dipilih dengan purposive sampling sejumlah 20 orang dosen anatomi dari berbagai Fakultas Kedokteran di Indonesia. Delphi dilaksanakan dalam dua putaran. Besar konsensus yang ditetapkan ialah 80%. Hasil penelitian memperlihatkan materi inti anatomi sistem pencernaan sejumlah 117 topik pada kuesioner awal (Delphi putaran pertama) menjadi bertambah 9 materi menjadi 126 topik. Dari 126 topik ini para ahli sepakat terdapat 87 topik (69%) yang harus dipelajari oleh mahasiswa kedokteran (Delphi putaran kedua). Simpulan: Konsensus pakar anatomi Indonesia sepakat bahwa sebanyak 69% materi inti dari seluruh materi anatomi sistem pencernaan perlu dipelajari oleh mahasiswa pendidikan dokter.Kata kunci: materi anatomi, sistem pencernaan, konsensus pakar