Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Penggunaan Panduan Teknik Self Instruction Sebagai Media untuk Meningkatkan Disiplin Diri Siswa SMA Rosalia Dewi Nawantara; Laelatul Arofah; Nora Yuniar Setyaputri
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 6 No 2 (2019)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (455.153 KB) | DOI: 10.29407/nor.v6i2.13609

Abstract

Self-discipline is an important attribute that must be possessed by students. The reality at school is that there are students who have low self-discipline. Low self-discipline is characterized by behavior that violates the rules of school until arriving late to school, not using the complete school attributes, and some other violiations. This phenomenon should be of particular concern because low of self-discipline will affect the academic field of students. One technique in counseling services that can be used to improve self-discipline is self instruction technique. Self-instruction techniques focus on positive self-words that can control behavior. The self instruction technique in this research was applied through the media guide. The purpose of this study is to improve the self-discipline of high school students through self-instruction technical guidance. The research method used was an experimental one type pretest-posttest design. The population of this research is the XI grade students of SMAN 1 Srengat. The sampling technique used was purposive sampling. The data collection instrument used was a scale of self-discipline. Data results from these instruments were analyzed using paired sample tests with the help of SPSS for windows with a significance value of 0.004 <0.05. This means that there are differences in the level of student self-discipline before and after the self instruction technique guide is given. The difference shows that the self instruction technique guide is effective for improving the self-discipline of high school students.
Penerapan Solution Focused Brief Counseling untuk Meningkatkan Empati Mahasiswa Bimbingan dan Konseling Sri Panca Setyawati; Laelatul Arofah; Ikke Yuliani Dhian Puspitarini; Santy Andrianie; Marizty Jessica Ratputri David
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 6 No 1 (2019)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (420.859 KB) | DOI: 10.29407/nor.v6i1.13611

Abstract

Seringkali didapati mahasiswa menunjukkan perilaku empati yang rendah. Hal tersebut terlihat dari perilaku yang dilakukan sehari-hari di kampus. Perilaku tersebut seperti acuh terhadap dosen, acuh dengan masalah yang sedang dialami oleh temannya, dan menganggap tugas kelompok tidak penting. Empati menjadi hal yang sangat penting untuk dimiliki oleh calon guru BK, mengingat nantinya akan berhubungan dengan beragam siswa yang memiliki latar belakang budaya dan masalah yang dimiliki. Calon guru BK yang memiliki empati rendah dikhawatirkan akan melanggar norma sosial dan agama. Oleh karena itu sangat dibutuhkan bantuan bagi calon guru BK yang memiliki empati rendah. Salah satu bantuan yang dapat ditawarkan adalah pendekatan SFBC (Solution Focused Brief Counseling). Pendekatan ini dipandang baru dan diharapkan dapat memberikan sumbangsih untuk meningkatkan empati mahasiswa BK UNP Kediri. Tujuan penelitian ini adalah untuk menujukkan keefektifan SFBC untuk meningkatkan empati mahasiswa BK UNP Kediri. Metode yang digunakan adalah pre-experiment dengan jenis one group pretest-posttest design. Berdasarkan hasil data menunjukkan nilai sig. 0,303 yang artinya > 0,05. Apabila nilai signifikansi > 0,05 maka Ho diterima, sehingga Solution Focused Brief Counseling tidak efektif untuk meningkatkan empati mahasiswa BK tingkat II UNP Kediri.
PENYADARAN GENDER SISWA MA MELALUI LAYANAN INFORMASI DENGAN MEDIA KOMIK DALAM PERSPEKTIF ISLAM Laelatul Arofah
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 3 No 1 (2016)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (32.952 KB)

Abstract

ABSTRACTThe aim of this research is obtained a description the acceptance of user over content and form of media, thus produced fragment comic, a guide book, and sheets evaluation students. This research and development use of measures development of Borg and Gall that consists only seven stages. Conclusion this research is obtained a description the acceptance of the user over content and form of media comic, so produces fragment comic, a guide book, and sheets evaluation with criteria very useful/very right/very clear/very interesting. It’s suggested for further researchers to do research on the effectiveness of using comics to increase gender awareness of students at MA, test the field, and develop fragment comic the gender awareness with a message guidance is more specific. Key Words: Comic, Gender Awareness, MA Students.
PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Puspitasari, Arinda Dwi; Nawantara, Rosalia Dewi; Arofah, Laelatul
Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
Skala Kesadaran Gender Untuk Siswa Sekolah Dasar (SKG-SD) Hanggara, Guruh S.; Arofah, Laelatul; Andrianie, Santy
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 6 No 1 (2020): Volume 6 Nomor 1 Tahun 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pn.v6i1.14902

Abstract

Gender awareness is an important competency in the development of elementary students as formulated in the SKKPD. A case of lack of gender awareness can be found in SD Negeri 1 Kolomayan 2 Blitar, where the level of gender awareness cannot be mapped. To be used as a mapping basis, this study aims to produce a Gender Awareness Scale (SKG-SD) for elementary school students that are valid in terms of content and construct. To achieve the desired research objectives, researchers used an instrument development design. The results obtained are SKG-PD with a content validity value of 1.00, which means very feasible. Furthermore, Cronbach's alpha items' analysis succeeded in filtering the SKG-SD items into only 16 items with a final reliability value of 0.879 in a very good and reliable category. Key Word: instruments, gender awareness scale, elementary school students
SKALA KARAKTER RELIGIUS SEBAGAI ALAT UKUR KARAKTER RELIGIUS BAGI SISWA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN Arofah, Laelatul; Andrianie, Santy; Ariyanto, Restu Dwi
PINUS: Jurnal Penelitian Inovasi Pembelajaran Vol 6 No 2 (2021): Volume 6 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/pn.v6i2.14992

Abstract

A great nation is not determined by the natural wealth and technology possessed by a nation, but because of the strong character of the nation. Based on this statement, strengthening character education needs to be implemented to support the strengthening of the character of the nation's next generation. Based on a preliminary study conducted in vocational high schools, it is found that many students have low religious character. This is necessary to remember the importance of religious character as a balance to other characters. The final goal to be realized in this study is to develop an android application innovation to strengthen the religious character of Vocational High School students that can be accepted theoretically and practically so that it can be widely used in educational settings as one of the guidance media that aims to overcome the problem of religious character in student classes. The development model used in this study was adapted from the development research model of Borg & Gall (1983). Currently the research process is in stage 3, namely the initial development of the wrong product design, namely developing a scale instrument for religious character. The scale of religious character consists of 28 statement items whose development is based on the religious dimensions of Glock and Strak (1974), namely dimensional beliefs, dimensions of religious practice, dimensions of appreciation, and dimensions of loss and experience. In this article we will build on the validity and reliability of the statement items on the religious character scale. The validity results obtained were in the form of 24 statement items that were declared valid and the instruments were declared valid for use, as evidenced by the reliability value of 0.971 or in the very high category. Based on the results of the validity and reliability, the scale of religious character can be used to measure the religious character of vocational school students Keyword: religious character, validity, reliability
PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Arofah, Laelatul; Nawantara, Rosalia Dewi; Puspitasari, Arinda Dwi
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol 2, No 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
Validitas Dan Reliabilitas Skala Displin Diri Untuk Siswa Sekolah Menengah Pertama Laelatul Arofah
Nusantara of Research : Jurnal Hasil-hasil Penelitian Universitas Nusantara PGRI Kediri Vol 8 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/nor.v8i1.15873

Abstract

Self-discipline is one of the characters that must be mastered by students. Individuals who have self-discipline will easily organize, direct, and control everything they do to achieve the desired goals. Conversely, individuals who lack self-discipline will have an impact on students' academic problems. To be able to find out how much self-discipline each individual has, an instrument in the form of a psychological scale of self-discipline is needed. Through this self-discipline scale it is expected to map how high the level of self-discipline of junior high school students is. This study aims to determine the validity and reliability of junior high school students' self-discipline scale. The development of a self-discipline scale uses the steps of arranging an instrument from Riduwan (2013: 32) which consists of six steps. Based on calculations using product moment correlation and alpha cronbach, it was found that 61 items were valid with a reliability of 0.949. This shows in the very high category. It is hoped that BK teachers can use this scale to map the level of self-discipline of junior high school students who are in the high, medium, and low categories.
PENGEMBANGAN PANDUAN SOLUTION FOCUSED BRIEF COUNSELING UNTUK GURU BK SEKOLAH MENENGAH PERTAMA NEGERI (SMPN) 1 KOTA KEDIRI Laelatul Arofah; Rosalia Dewi Nawantara; Arinda Dwi Puspitasari
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 2 No. 1 (2018): Volume 2 Nomer 1, Mei 2018
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v2n1.p100-104

Abstract

Salah satu bentuk profesionalisme guru BK dalam praktik konseling yaitu melakukan konseling dengan tahapan yang sesuai dengan pendekatan yang dilakukan. Berbagai pendekatan dalam konseling cukup beragam, dan salah satunya adalah SFBC (Solution Focused Brief Counseling) atau sering dikenal dengan konseling ringkas berfokus solusi. Konseling ini memfokuskan pada solusi yang dibangun oleh konseli, bukan pada masalahnya. Konseli diajak untuk membangun solusinya sendiri dengan berpegang pada kemampuan yang dimiliki konseli. Akan tetapi kenyataan yang terjadi dilapangan menunjukkan bahwa para guru BK di sekolah belum mengenal pendekatan SFBC ini. Sehingga peneliti tertarik untuk mengembangkan panduan SFBC untuk siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tujuan agar guru BK memiliki tambahan pengetahuan seputar pendekatan konseling. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian research and development. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tujuh tahap yaitu 1) tahap pengumpulan data; 2) tahap perencanaan; 3) mengembangkan produk awal; 4) uji coba terhadap ahli materi BK dan media; 5) revisi media; 6) uji calon pengguna produk; dan 7) revisi tahap akhir. Berdasarkan hasil penilaian uji ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk, maka diperoleh deskripsi penerimaan pemakai atas bentuk dan isi dari panduan konseling SFBC untuk guru BK SMPN 1 Kota Kediri. Beberapa aspek yang menujukkan keberterimaan panduan Solution Focused Brief Counseling dari ahli materi BK, ahli media, dan calon pengguna produk meliputi aspek ketepatan, kesesuaian, kejelasan, dan kemenarikan. Tiap aspek tersebut dinilai oleh para ahli dan calon pengguna produk yang secara keseluruhan menunjukkan kategori sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PERMAINAN SIMULASI ULAR KAKTUN (KARAKTER SANTUN) UNTUK MENINGKATKAN KARAKTER SOPAN SANTUN SISWA SMA KELAS X Ula Azizah Santy Andrianie, Laelatul Arofah
Jurnal Bikotetik (Bimbingan dan Konseling: Teori dan Praktik) Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5 Nomer 2, November 2021
Publisher : Jurusan Bimbingan dan Konseling

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/bikotetik.v5n2.p47-59

Abstract

Menurunnya sopan santun yang ditunjukkan generasi muda merupakan indikasi menurunnya karakter. Kecerdasan akademis tidak akan bermakna jika tidak dibarengi dengan karakter yang baik pada diri individu. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan rancangan media untuk meningkatkan sopan santun siswa melalui pemanfaatan modifikasi permainan tradisional ular tangga. Metode pengembangan yang digunakan adalah model Borg & Gall yang dimodifikasi. Media permainan simulasi ular kaktun adalah media yang dimodifikasi dari permainan ular tangga dengan memasukkan sentuhan teknologi didalmnya. Selain memanfaatkan teknologi dalam modernisasi permainan ular tangga, permainan ular kaktun juga memuat konten-konten penanaman sopan santun sebagai upaya untuk meningkatkan perilaku sopan santun di kalangan siswa. Kata Kunci: karakter, sopan santun, ular kaktun