Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Effect of Import Tariff Policy on Indonesian Soybean Consumption and Production Irada Sinta, Hasnah, Dwi Yuzaria
International Journal of Agricultural Sciences Vol 1, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ijasc.1.2.26-32.2017

Abstract

This study aims to determine the factors affecting consumption and production ofnational soybean and the effect of soybean import tariff on domestic soybeanconsumption and production. This research was conducted in March - April 2017.The data used in this study is a secondary data in form of annual with a time seriesof 30 years ranged from 1986-2015. The result shows that the import quantity ofsoybean is affected by the variable of exchange rate; soybean consumption andimport tariff. The price of imported soybean and exchange rate significantly affectdomestic soybean price. While domestic soybean price and population significantlyinfluence soybean consumption where a soybean productivity is highly responsiveto wage rates. The simulation result shows that the quantity of imported soybean andsoybean consumption increase with the tariff exemption (T = 0%) compared tocondition when it is applied. Whereas, the domestic soybean price decreases at theexemption of tariffs compared to a condition when it is applied. Our study revealsthat the application of tariffs had no effect on soybean production and productivity.The result of forecasting without alternative tariff imports, which has been analysedduring the next 7 years, shows that in the next few years, Indonesia will not be ableto achieve the self-sufficiency of soybeans.
ANALISIS RISIKO PASCA PANEN TANDAN BUAH SEGAR (TBS) KELAPA SAWIT DI KABUPATEN DHARMASRAYA Yulistriani, .; Paloma, Cindy; Hasnah, .
Agrifo : Jurnal Agribisnis Universitas Malikussaleh Vol 3, No 1 (2018): April 2018
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/ag.v3i1.676

Abstract

One of the risks often faced by palm oil agribusiness is the post harvest risk of losing fresh fruit bunches (FFB) from each post-harvest chain (loss post-harvest). Palm oil which is a mainstay of plantation crops Dharmasraya region, its production from year to year is always the largest compared with other commodities. However, in 2015 palm oil production was decrease compared to the previous year. This study aims to analyze farmers' management capability in palm oil management, analyze the large loss of FFB yields in each chain from farmer (harvest) to final processing plant, analyze the probability and impact of post-harvest loss FFB and post-harvest post-harvest status in each post-harvest chain (stage). The large percentage of production losses to the total production of FFB produced is 3.85% for the land, 0.05% for the process of crude FFB checking (TPH), and 5.5% in the factory sorting (PKS). The impact of losses resulting from post-harvest loss of FFB in total per hectare of land is Rp 2,848,528,41 at factory sorting, and is the biggest loss compared to other chains.
Tantangan Pengembangan Agribisnis Kopi Di Sumatera Barat Afrianingsih Putri; Rahmat Syahni; Hasnah Hasnah; Alfan Miko
Jurnal Pembangunan Nagari Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Badan Penelitian and Pengembangan (Balitbang), Padang, West Sumatra, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30559/jpn.v16i01.240

Abstract

Kopi adalah komoditas yang permintaannya terus dilirik pasar. Kondisi ini seiring dengan meningkatnya konsumsi masyarakat kopi di dunia termasuk Indonesia. Permintaan yang terus meningkat tersebut, perlu didukung oleh ketersediaan produk untuk memenuhi pasar. Sumatera Barat adalah daerah penghasil kopi yang terus melakukan pengembangan untuk meningkatkan produksi kopi. Kopi menjadi komoditi perkebunan yang berkontribusi terhadap perekonomian Sumatera Barat. Tujuan tulisan ini untuk mendeskripsikan perkembangan kopi Sumatera Barat dan menganalisis tantangan agribisnis yang dihadapi untuk pengembangan komoditi tersebut. Metode penelitian menggunakan desk study dengan deskriptif kualitatif data sekunder dan kajian literature review penelitian terdahulu. Hasil analisis menunjukkan selama kurun waktu 15 tahun (2005-2019) perkembangan produktivitas kopi di Sumatera Barat belum menunjukkan adanya peningkatan. Tantangan pengembangan agribisnis kopi terkait dengan semua aspek subsistem pada agribisnis dari hulu hingga hilir (mulai dari input produksi, aspek petani dalam kegiatan produksi dan pengolahan, pemasaran serta lembaga penunjang dan kebijakan). Untuk bisa menjadikan kopi sebagai komoditas unggulan di Sumatera Barat, maka perlu sinkronisasi dan peran pemerintah dalam membuat kebijakan berkelanjutan dalam konsep agribisnis.
Analisis Efisiensi Teknis Usahatani Kelapa Sawit: Analisis Stochastic Frontier Fildza Arief Syuhada; Hasnah Hasnah; Rusda Khairati
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2022.006.01.24

Abstract

Penelitian ini untuk menganalisis fungsi produksi usahatani kelapa sawit di Pasaman Barat, menganalisis tingkat efisiensi teknis usahatani kelapa sawit, serta menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi efisiensi teknis usahatani kelapa sawit. Penelitian dilakukan di Kabupaten Pasaman Barat pada tahun 2019. Data dianalisis menggunakan fungsi produksi stochastic frontier Cobb Douglas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Faktor pupuk kandang, pupuk NPK, pestisida, dan herbisida berdampak positif terhadap produktivitas kelapa sawit, sementara penggunaan pupuk KCL, jumlah tenaga kerja dan umur tanaman berdampak negatif terhadap produktivitas kelapa sawit. Pada analisis tingkat efisiensi teknis usahatani kelapa sawit rata-rata tingkat efisiensi teknisnya adalah 0,70. Angka ini menunjukkan bahwa rata-rata petani sudah efisien secara teknis. Efisiensi teknis usahatani kelapa sawit dipengaruhi secara signifikan pada taraf α 5 persen dan positif oleh faktor status pengelolaan lahan yang digunakan petani. Kemudian bibit berpengaruh secara negatif dan signifikan terhadap efisiensi.Kata kunci: produktivitas, efisiensi teknis, stochastic frontier. Cobb Douglas, Pasaman Barat.
The risk of smoking with stroke in Asia : meta-analysis Fadhilatul Hasnah; Yuniar Lestari; Abdiana Abdiana
Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 14, No 1 (2020): Jurnal Profesi Medika : Jurnal Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Fakultas Kedokteran UPN Veteran Jakarta Kerja Sama KNPT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33533/jpm.v14i1.1597

Abstract

This study uses a systematic method of review and meta-analysis to look at the risk of smoking with stroke in Asia. Further analysis based on the stroke subtype (ischemic stroke and haemorrhagic stroke was also carried out. Literature search was carried out in the PubMed, EBSCO and Google Scholar databases. Q tests were performed to determine the heterogeneity of included studies. Funnel plot, Egger regression test and trim and fill methods were used to identified publication bias and with the transformation of the model between the fixed effect model and the random effect model for sensitivity analysis A total of 12 articles were included consisting of 9 studies with case control design studies and 3 studies with cohort designs. The meta-analysis results showed that people who smoke have risks pooled OR 2.04 times (95% CI 1.57-2.65) for having a stroke Analysis of the type of stroke, smokers had 2.3 times the risk of having an ischemic stroke or 2.77 times for having a haemorrhagic stroke. Eggers test showed no influence of publication bias on the meta-analysis of smoking with stroke to. From this meta-analysis, it can be concluded that smoking increasing risk for stroke. This study found the risk of smokers to have a haemorrhagic stroke is higher than ischemic stroke.
Perilaku Konsumen dalam Membeli Kopi di Masa Pandemi Covid-19 pada Coffee Shop Kota Padang Afrianingsih Putri; Hasnah Hasnah; Cindy Paloma; Yusmarni Yusmarni
Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis Vol 5, No 4 (2021)
Publisher : Department of Agricultural Social Economics, Faculty of Agriculture, Brawijaya University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jepa.2021.005.04.32

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 berdampak terhadap perilaku konsumen penggemar kopi, terutama konsumen yang  melakukan pembelian di coffee shop. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi motivasi konsumen dalam membeli kopi dan mengidentifikasi proses pengambilan keputusan konsumen dalam membeli kopi pada  coffee shop di Kota Padang selama masa pandemi. Metode yang digunakan adalah metode survei terhadap 100 konsumen kopi di 10 coffee shop (Coffee Shop Janji Jiwa, Kopi Rasa, Kopi dari Hati, Kupi Batigo, Rimbun Espresso & Brew Bar, Kubik Koffie, Bacarito Kopi, Dua Pintu Coffee, Lalito Coffe Bar, V Coffee) di Kota Padang. Variabel  yang digunakan adalah motivasi membeli serta tahapan proses pengambilan keputusan ( pengenalan kebutuhan, pencarian informasi, evaluasi alternatif, proses pembelian dan pasca pembelian).  Data dianalisis menggunakan statistika deskriptif dari hasil tabel distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan motivasi konsumen untuk membeli karena suasana yang nyaman, menghilangkan kejenuhan dan rasa kopi dengan jenis kopi yang banyak dibeli yakni espresso based jenis latte (47%) dan manual brew jenis cold brew (29%). Dalam proses pengambilan keputusan pembelian pada tahap pengenalan kebutuhan,manfaat yang dominan dicari konsumen adalah rasa enak (60%). Pada tahap pencarian informasi, pembelian kopi hampir sebagian besar berdasarkan info dari teman (63%) dan adanya pengaruh media sosial (67%). Tahap evaluasi  alternatif, konsumen memilih pertimbangan kenyamanan tempat (53%). Pada tahap proses pembelian, konsumen memilih rasa produk yang enak, tempat yang nyaman dengan memperhatikan protocol kesehatan. Tahap pasca pembelian sebagian besar merasa puas terhadap kopi yang dibeli dan 92% responden akan membeli lagi.Kata kunci : perilaku konsumen, coffee shop, motivasi
SINERGITAS KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM PENANGANAN KEMISKINAN BERBASIS PEMBERDAYAAN MASYARAKAT Rima Putri Martias; Osmet Osmet; Hasnah Hasnah
Menara Ilmu Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3246

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kelembagaan serta kebijakan yang mendukung program penanganan kemiskinan di tingkat kelurahan di Kota Padang serta menganalisis wujud dan bentuk sinergi pada implementasi program penanganan kemiskinan yang berbasis pemberdayaan masyarakat. Penelitian dilakukan dengan metode deksriptif kulialitatif. Hasil dari penelitian ini mengemukakan bahwa Untuk membangun sinergi dalam penanggulangan kemiskinan dikota padang, sudah ada dukungan berupa : 1) Program-program penanggulangan kemiskinan yang terdiri kluster bantuan sosial, kluster pemberdayaan masyarakat, 2) Kebijakan terkait kelembagaan dan strategi penanggulangan kemiskinan yang mengedepankan model kolaborasi. Di Kota Padang sudah terbentuk Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kota Padang. 3) Mekanisme Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbangkel-Musrenbangkot) yang dapat dimanfaatkan sebagai forum sinkronisasi dan sinergi kebijakan penanggulangan kemiskinan. Pada tataran praktis dikembangkan sinergi program, sinergi kegiatan antar program, dan sinergi pelaku (pelaksana program) yang diikuti sharing dan kombinasi sumber daya yang dimiliki. Program Pengembangan RTLH dan Program Pemberdayaan KUBE Model ini dapat dikembangkan sebagai Model Penanggulangan Kemiskinan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat pada kelompok sasaran komunitas miskinKata Kunci: Sinergitas, Kemiskinan, Pemberdayaan Masyarakat
Technical Efficiency of Lampai Kuning Rice in Sijunjung, West Sumatra Hasnah Hasnah; Riva Hendriani
International Journal of Agricultural Sciences Vol 2, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/ijasc.2.2.72-78.2018

Abstract

This study aims to assess the performance of farming practices of Lampai Kuning rice as an improved variety. Data were collected using survey method that relied upon primary data generated during the 2016/2017 production season. Data were collected through the use of a set of structured questionnaire administered on thirty farmers in Nagari Aie Angek, Sijunjung Regency. Stata version 12 was used to test the stochastic frontier model to measure the efficiency of Lampai Kuning rice.The results showed that the use of manure and Urea had negative effect on the Lampai Kuning rice, while the use of NPK had positive effect. The level of technical efficiency of Lampai Kuning rice was very low at the 0,55 level. The study reveals that large land size led to high Lampai Kuning rice production. Farmers could double their rice production by using factor of production appropriately.
PENGARUH AKSESIBILITAS PEMBIAYAAN TERHADAP PENDAPATAN PETANI KOPI DI LEMBAH GUMANTI, KABUPATEN SOLOK Cindy Paloma; Yusmarni Yusmarni; Ami Sukma Utami; Hasnah Hasnah
Jurnal AGRISEP JURNAL AGRISEP VOL 19 NO 02 2020
Publisher : Badan Penerbitan Fakultas Pertanian, Universitas Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31186/jagrisep.19.2.301-314

Abstract

Capital is one of the most important factors for increasing coffee production. Coffee farmers accessibility to resources financing is still limited. Farmers are considered not bankable by financial institutions.This condition hampering them to manage and develope coffee farm. This study aims to : 1) analyze the characteristics of coffee farmer in the Lembah Gumanti District , 2) analyze factors that influence coffee farmers income in Lembah Gumanti District. The study was conducted in Solok Regency which is the largest coffee production in West Sumatra. This study using 30 samples of coffee farmers selected by simple random sampling method. Descriptive analysis and multiple regression analysis are used to answer the research question. Based on the results of descriptive analysis, the characteristics of coffee farmers is: farmer who in productive age with a low level of education, have family members ranged from 2-6 people, 90% of coffee farmer have experience under 5 years, 93% of coffe farmer capital comes from own capital and 3% of coffe farmer capital from loan. Based on the multiple regression output, access to financial institutions , labor, farming experience, age, education, productivity, cost of farming, capital source, coffee bean prices and plants age variabels, simultaneously affected and significant to coffee farmers income. In Partial test, labor, number of trees, cost of farming and source of capital have a significant effect on coffee farmer income. The labor factor, the number of trees and the source of capital have a positive effect while the cost of farming has a negative effect. Farmer access to financial institutions is negative and not significant to income, because 63% of coffee farmers dont have access to financial institutions, and 36% of farmers who have access to financial institutions not using loan funds for farming, but for other needs, such as household consumption.
ANALISIS PELAKSANAAN PEREMAJAAN KELAPA SAWIT DI KECAMATAN PULAU PUNJUNG KABUPATEN DHARMASRAYA (STUDI KASUS PETANI PENERIMA DAN BADAN PENGELOLA DANA PERKEBUNAN KELAPA SAWIT (BPDP-KS) Rio Maha Putra; Ira Wahyuni Syarfi; Hasnah Hasnah
Menara Ilmu Vol 16, No 1 (2022): VOL. XVI NO.1 APRIL 2022
Publisher : LPPM Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mi.v16i1.3247

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) mendeskripsikan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit dana BPDP-KS di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya; 2) menganalisasi persepsi petani terhadap peremajaan kelapa sawit dana BPDP-KS; dan 3) mengidentifikasi strategi petani dalam menghadapi kendala pada peremajaan kelapa sawit danan BPDP-KS. Metode penelitian adalah metode survey dengan instrumen penelitian berupa kuisioner dan wawancara (interview). Hasil penelitian menunjukan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit dana BPDP-KS di Kecamatan Pulau Punjung Kabupaten Dharmasraya telah terlaksana mulai dari pengusulan sampai dengan pelaksanaan lapangan. Persepsi petani terhadap peremajaan kelapa sawit BPDP-KS dengan sistem tumbang serempak (konvensional) sangat positif baik dari aspek tingkat keuntungan relatif (88,33%), tingkat kompabilitas (71,67%), tingkat kompleksitas (68,33%), tingkat triabilitas (36,67%) maupun tingkat observabilitas (71,67%).  Peremajaan dinilai memberikan keuntungan, mudah secara teknis, sesuai dengan keinginan petani dan dapat diamati proses dan hasilnya. Sebagian besar anggota kelompok tani (90,00%) yang melaksanakan peremajaan kelapa sawit dengan dana BPDP-KS memiliki aset kebun selain yang diremajakan dan memiliki pekerjaan/pendapatan lain. Petani yang memiliki pekerjaan dan kebun lain cendrung lebih siap menghadapi peremajaan dibandingkan petani yang belum memiliki usaha lain.Kata kunci: BPDP-KS, replanting, persepsi.