I Nyoman Bagiarata
Universitas Pendidikan Ganesha

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KOMPARASI LITERASI SAINS ANTARA SISWA YANG DIBELAJARKAN DENGAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGATION) DAN MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERBIMBING (GUIDED INQUIRY) DITINJAU DARI MOTIVASI BERPRESTASI SISWA SMP I Nyoman Bagiarata; I Wayan Karyasa; I Nyoman Suardana
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia Vol 8, No 1 (2018)
Publisher : Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran IPA Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (178.779 KB)

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan:(1) Mendiskripsikan perbedaan literasi sains antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI (A1) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran  inkuiri terbimbing (A2), (2) Mendiskripsikan pengaruh interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap literasi sains siswa, (3) Mendiskripsikan  perbedaan  kemampuan literasi sains antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang mengikuti model pembelajaran  inkuiri terbimbing untuk kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi tinggi, (4) Mendiskripsikan perbedaan  kemampuan literasi sains antara siswa yang mengikuti model pembelajaran kooperatif tipe GI dan siswa yang mengikuti model pembelajaran  inkuiri terbimbing untuk kelompok siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen The Posttest-Only Control Group Design dan rancangan analisis faktorial 2x2. Populasi dalam penelitian ini adalah kelas VII SMP Negeri 2 Banjarangkan tahun pelajaran 2014/2015 yang berjumlah 174 siswa, dengan sampel 116 siswa ditentukan dengan tehnik Simple Random Sampling terhadap kelas.  Data motivasi berprestasi siswa dikumpulkan dengan kuesioner motivasi berprestasi dan data literasi sains siswa dikumpulkan dengan menggunakan tes literasi sains. Data yang dikumpulkan dianalisis dengan analisis varians (Anava) dua jalur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) terdapat perbedaan signifikan literasi sains antara kelompok siswa yang mengikuti model pembelajaran koop[eratif tipe GI (A1) dan siswa yang mengikuti model pembelajaran  inkuiri terbimbing (A2), harga FA hitung = 12,198 (p<0,05), dimana mean kelompok  A1 = 75,78 dengan kategori tinggi, sedangkan mean kelompok A2=68,28 dengan kategori sedang. (2) terdapat interaksi antara model pembelajaran dan motivasi berprestasi terhadap literasi sains, Fhitung sebesar 4,151 (p<0,05). (3) tidak terdapat perbedaan yang signifikan literasi sains antara kelompok siswa yang mengikuti A1 dan A2 pada siswa yang memilliki motivasi berprestasi tinggi, harga thitung = 1,026 < ttabel = 2,000, dimana mean A1B1= 76,50 dengan kategori tinggi dan mean A2B1=73,38 dengan kategori tinggi. (4) terdapat perbedaan yang signifikan  literasi sains antara kelompok siswa yang mengikuti A1 dan A2 pada siswa yang memilliki motivasi berprestasi rendah. harga thitung = 3,905 > ttabel= 2,000, dimana mean A1B2= 75,06 dengan kategori tinggi sedangkan mean A2B2=63,18 dengan kategori sedang. Kata kunci: Model Pembelajaran, Motivasi Berprestasi, dan Literasi Sains. ABSTRACT This study aims to: (1) Describing the difference between the scientific literacy of students who take cooperative learning model GI (A1) and students who take the guided inquiry learning model (A2), (2) To describe the effect of the interaction between the model of learning and achievement motivation toward science literacy students, (3) describe the differences in the ability of science literacy among students who take the GI cooperative learning model and students who take the guided inquiry learning model for a group of students who have high achievement motivation, (4) To describe the differences in the ability of science literacy between students who follow learning model GI cooperative and students who take the guided inquiry learning model for a group of students who have low achievement motivation. This research uses experimental design The Posttest-Only Control Group Design and 2x2 factorial design analysis. Population in this research was class VII SMP Negeri 2 Banjarangkan school year 2014/2015, amounting to 174 students, with a sample of 116 students was determined by Simple Random Sampling technique to the class. Data collected by student achievement motivation achievement motivation questionnaire and data collected by the scientific literacy of students using science literacy test. The data collected were analyzed by analysis of variance (ANOVA) two lanes. The results showed that: (1) there was a significant difference in scientific literacy among students who follow the group learning model Koop [eratif GI type (A1) and students who take the guided inquiry learning model (A2), the price of FA count = 12.198 (p <0, 05), wherein the A1 group mean = 75.78 with the high category, while the A2 group mean = 68.28 with medium category. (2) there was an interaction between the model of learning and achievement motivation toward science literacy, Fhitung amounted to 4.151 (p <0.05). (3) there was no significant difference in scientific literacy among the group of students who take the A1 and A2 on the student who has a high achievement motivation, price t = 1.026 <table = 2.000, which mean A1B1 = 76.50 with high category and mean A2B1 = 73 , 38 with high category. (4) there was a significant difference in scientific literacy among the group of students who take the A1 and A2 on the student who has a low achievement motivation. price t = 3.905> t table = 2.000, which mean A1B2 = 75.06 with high category, while the mean A2B2 = 63.18 with medium category. Keywords: Model of Learning, Achievement Motivation, and Science Literacy.