Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana

POTENSI GEMPA DAN TSUNAMI DI KABUPATEN BANGGAI LAUT, PROVINSI SULAWESI TENGAH Naryanto, Heru Sri
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 12, No 2 (2017)
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.858 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v12i2.1907

Abstract

ABSTRAK : Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah merupakan bagian dari kerangka sistem tektonik Indonesia. Daerah ini terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik, sehingga mengakibatkan tingkat aktivitas kegempaan dan tsunami yang tinggi. Kabupaten Banggai Laut yang terbentuk kepulauan, hampir di semua pantai yang mengelilinginya berpotensi untuk terjadi bencana tsunami. Pantai yang relatif datar banyak dimanfaatkan oleh penduduk untuk permukiman, perkantoran, fasilitas umum/khusus dan segala infrastruktur lainnya, mempunyai potensi tsunami yang tinggi dengan persebaran yang luas. Dengan mempertimbangkan klasifikasi besar intensitas gempabumi (skala MMI) dan klasifikasi besaran goncangan, serta rentang nilai PGA dari USGS, maka Kabupaten Banggai Laut dibagi menjadi 2 klas, yaitu klas zona bahaya gempabumi sedang dengan nilai PGA 0,2 - 0,3 g, klas zona bahaya gempabumi tinggi dengan PGA 0,3-0,4 g. Data dan informasi peta  potensi bahaya gempabumi dan tsunami Kabupaten Banggai Laut sangat diperlukan oleh BPBD Kabupaten Banggai Laut. Peta tersebut menjadi acuan dalam proses pembangunan di Kabupaten Banggai Laut, untuk pengurangan risiko bencana gempabumi dan tsunami yang mungkin terjadi baik jiwa maupun harta. Dengan dibuatnya peta bahaya gempa dan tsunami tersebut, diharapkan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, terpadu, menyeluruh, efisien serta terkoordinasi. Keywords : Banggai Laut, earthquake and tsunami hazard, disaster risk reduction 
POTENSI GEMPA DAN TSUNAMI DI KABUPATEN BANGGAI LAUT, PROVINSI SULAWESI TENGAH Naryanto, Heru Sri
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol 12, No 2 (2017): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (711.858 KB) | DOI: 10.29122/jstmb.v12i2.1907

Abstract

ABSTRAK : Kabupaten Banggai Laut, Sulawesi Tengah merupakan bagian dari kerangka sistem tektonik Indonesia. Daerah ini terletak pada pertemuan tiga lempeng tektonik utama dunia, yaitu Lempeng Indo-Australia, Lempeng Eurasia dan Lempeng Pasifik, sehingga mengakibatkan tingkat aktivitas kegempaan dan tsunami yang tinggi. Kabupaten Banggai Laut yang terbentuk kepulauan, hampir di semua pantai yang mengelilinginya berpotensi untuk terjadi bencana tsunami. Pantai yang relatif datar banyak dimanfaatkan oleh penduduk untuk permukiman, perkantoran, fasilitas umum/khusus dan segala infrastruktur lainnya, mempunyai potensi tsunami yang tinggi dengan persebaran yang luas. Dengan mempertimbangkan klasifikasi besar intensitas gempabumi (skala MMI) dan klasifikasi besaran goncangan, serta rentang nilai PGA dari USGS, maka Kabupaten Banggai Laut dibagi menjadi 2 klas, yaitu klas zona bahaya gempabumi sedang dengan nilai PGA 0,2 - 0,3 g, klas zona bahaya gempabumi tinggi dengan PGA 0,3-0,4 g. Data dan informasi peta  potensi bahaya gempabumi dan tsunami Kabupaten Banggai Laut sangat diperlukan oleh BPBD Kabupaten Banggai Laut. Peta tersebut menjadi acuan dalam proses pembangunan di Kabupaten Banggai Laut, untuk pengurangan risiko bencana gempabumi dan tsunami yang mungkin terjadi baik jiwa maupun harta. Dengan dibuatnya peta bahaya gempa dan tsunami tersebut, diharapkan penanggulangan bencana dapat dilaksanakan dengan lebih terarah, terpadu, menyeluruh, efisien serta terkoordinasi. Keywords : Banggai Laut, earthquake and tsunami hazard, disaster risk reduction 
ANALYSIS OF LANDSLIDES AND THE FORMATION OF WAY ELA NATUAL DAM, NEGERI LIMA, LEIHITU, CENTRAL MALUKU Wisyanto Wisyanto; Heru Sri Naryanto
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol. 16 No. 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmb.v16i2.5391

Abstract

The region of Indonesia is occupied by many volcanoes, both active and inactive. Volcanic products usually form a steep morphology and are often composed of volcanic deposits that are not yet compact or relatively loose. Such natural phenomena are very prone to landslides, and some of them forms natural dams that potential to be a source of flash floods. To find out the cause of the landslide, involving a big volume of landslide material and the formation of a natural dam, a study was conducted on the Way Ela Natural Dam. The research, in addition to using secondary data, also carried out field observations. The results showed that the landslide at Bukit Uluh Hatu involved a very large volume, due to the rock structure that was strongly fractured, the slope was very steep, the influence of the earthquake that enlarged opened layers and the high rainfall reached 360 mm. Meanwhile, the formation of natural dams is not only due to the large volume of landslides, but also due to the narrowing of the valleys which causes bottle necking of the flow of water and landslide material.
ANALYSIS OF LANDING STATION LOCATION DETERMINATION FOR MARINE CABLE-BASED TSUNAMI EARLY WARNING SYSTEM IN CILACAP, CANTRAL JAVA Heru Sri Naryanto; Wisyanto Wisyanto
Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana Vol. 16 No. 2 (2022): Jurnal Sains dan Teknologi Mitigasi Bencana
Publisher : Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29122/jstmb.v16i2.5392

Abstract

Cilacap is located on the southern coast of Central Java, facing the confluence of the Indo-Australian Plate and the Eurasian Plate as well as the Megathrust south of Java, so it has a high chance of an earthquake and tsunami disaster. With the issuance of Presidential Regulation (Perpres) No. 93 of 2019 concerning Strengthening and Development of Earthquake Information Systems and Tsunami Early Warning, mandates the implementation of deep sea level tsunamis (buoys) and Cable-Based Tsunameters (CBT). The development of a tsunami early detection system using InaCBT submarine cable technology is the development of the Advanced Cable Based Tsunameter (AdvCBT). For the implementation of the AdvCBT development activities, a submarine cable route is planned from Krui, Pelabuhan Ratu and Cilacap. The location of the landing station (LS) in the form of a power house (PH), communication tower and beach manhole (BMH) must be determined prior to the construction of the AdvCBT infrastructure. Cilacap is one of the places that will be the location of the landing station of the AdvCBT. Scoring is carried out to obtain the best alternative location by considering: land availability, safe elevation against tsunamis, cable routes that do not cut rivers or roads, GSM signal conditions, electricity availability, soil stability, distance from the beach, social conditions of the community, environmental conditions, and safe from other obstacles. Analysis of eleven alternative landing station locations based on the scoring, the results show that the highest score for the alternative location is ALT-09, and ALT-08, both locations are located in Karangbenda, Kec. Adipala, Cilacap Regency, Central Java. Of the eleven (11) alternative landing station locations as a result of the desktop study, it was found that the highest scores for the alternative landing station locations were ALT-09 and ALT-08, both of which were located in Karangbenda, Kec. Adipala, Cilacap Regency, Central Java.