Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

ANALISIS KINERJA JARINGAN HYBRID KOOPERATIF DEVICE-TO-DEVICE 5G MENGGUNAKAN TEKNIK PEMILIHAN RELAY REAKTIF AZMI, MUHAMMAD RAUDHI; MELINDA, MELINDA; NASARUDDIN, NASARUDDIN
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 8, No 1 (2020): ELKOMIKA
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v8i1.178

Abstract

ABSTRAK Sistem komunikasi kooperatif device-to-device (D2D) merupakan salah satu strategi peningkatan kecepatan data dan efisiensi energi. Pada sistem kooperatif, mekanisme relay merupakan faktor penting dalam meneruskan informasi. Model jaringan merupakan isu penting untuk meningkatkan kecepatan, kinerja dan efisiensi energi pada sistem. Oleh sebab itu, makalah ini menganalisis kinerja jaringan hybrid kooperatif D2D pada teknologi 5G menggunakan teknik pemilihan relay reaktif atau reactive relay selection (RRS). Beberapa parameter kinerja penting telah simulasikan, seperti model jaringan, SNR, BER dan throughput. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jaringan kooperatif hybrid-relay dengan RRS menghasilkan nilai BER yang lebih kecil dan throughput yang lebih tinggi dibandingkan model multi-relay dan multi-hop relay. Dengan demikian, jaringan hybrid-relay dengan pemilihan relay lebih efisien dibandingkan jaringan lainnya. Kata kunci: sistem komunikasi kooperatif, pemilihan relay reaktif, multi-hop, multi-relay, hybrid-relay. ABSTRACT A device-to-device (D2D) cooperative communication system is one of the strategies to increase data speed and energy efficiency. In a cooperative system, the relay mechanism is an important factor in forwarding information. A network model is an important issue to increase the speed, performance and energy efficiency of the system. Therefore, this paper analyzes the performance of D2D cooperative hybrid networks on 5G technology using reactive relay selection (RRS) techniques. Some important performance parameters have been simulated, such as network models, SNR, BER and throughput. Simulation results show that hybridrelay cooperative networks with RRS produce smaller BER values and higher throughput compared to multi-relay and multi-hop relay models. Thus, hybridrelay networks with relay selection are more efficient than other networks. Keywords: cooperative communication system, reactive relay selection, multihop, multi-relay, hybrid-relay.
Desain dan Simulasi Encoder-Decoder Berbasis Angka Sembilan Untuk Transmisi Informasi Digital Yuhanda, Bobby; Nasaruddin, Nasaruddin; Syahrial, Syahrial
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.217 KB)

Abstract

Abstract. The development of information and communication technology is growing rapidly, particularly in the transmission of digital information. The process of transmitting digital information through the communication channel will be interferenced by noise, distortion and multipath fading so that the information is likely to experience an error or incorrect detection at the receiver, which can decrease the system performance. This research proposes the design and simulation of encoder-decoder based on the number nine to transmit digital information reliably and precisely. The goal of this research is to design and simulate the encoder decoder as a scheme of error detection and correction and to reduce bit error rate that occurs during the process of transmitting digital information. The research method uses design and computer simulation where the encoder-decoder is modeled mathematically, design is structured and a computer simulation is developed for the performance of encoder-decoder based on the number nine in the transmission of digital information. The result of this research shows that the proposed encoder-decoder can detect the errors transmission and correct the errors at receiver.Keywords: Digital information, encoder-decoder, coding scheme, and transmission information. Abstrak. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini sangat pesat, khususnya dalam teknologi transmisi informasi digital. Proses transmisi informasi digital melalui kanal komunikasi akan mendapat gangguan seperti noise, distorsi, interferensi dan multipath fading. Sehingga informasi yang dikirim kemungkinan akan terjadi kesalahan atau salah deteksi pada penerima, yang menyebabkan penurunan kinerja dari sistem. Penelitian ini mengusulkan suatu desain dan simulasi encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital, yang mampu bekerja secara handal dan tepat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mensimulasikan encoder-decoder berbasis angka Sembilan sebagai skema deteksi dan koreksi kesalahan serta mengurangi bit error rate yang terjadi pada saat proses transmisi informasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah perancangan dan simulasi komputer, dimana prosesnya adalah pemodelan secara matematis, perancangan encoder-decoder, pembuatan simulasi kinerja encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa encoder-decoder yang diusulkan dapat mendeteksi kesalahan transmisi dan mengoreksi kesalahan pada penerima.Kata Kunci: Informasi digital, encoder-decoder, pengkodean kanal, transmisi informasi.
Desain dan Simulasi Encoder-Decoder Berbasis Angka Sembilan Untuk Transmisi Informasi Digital Yuhanda, Bobby; Nasaruddin, Nasaruddin; Syahrial, Syahrial
Jurnal Buana Informatika Vol 6, No 3 (2015): Jurnal Buana Informatika Volume 6 Nomor 3 Juli 2015
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (726.217 KB) | DOI: 10.24002/jbi.v6i3.438

Abstract

Abstract. The development of information and communication technology is growing rapidly, particularly in the transmission of digital information. The process of transmitting digital information through the communication channel will be interferenced by noise, distortion and multipath fading so that the information is likely to experience an error or incorrect detection at the receiver, which can decrease the system performance. This research proposes the design and simulation of encoder-decoder based on the number nine to transmit digital information reliably and precisely. The goal of this research is to design and simulate the encoder decoder as a scheme of error detection and correction and to reduce bit error rate that occurs during the process of transmitting digital information. The research method uses design and computer simulation where the encoder-decoder is modeled mathematically, design is structured and a computer simulation is developed for the performance of encoder-decoder based on the number nine in the transmission of digital information. The result of this research shows that the proposed encoder-decoder can detect the errors transmission and correct the errors at receiver.Keywords: Digital information, encoder-decoder, coding scheme, and transmission information. Abstrak. Perkembangan teknologi komunikasi dan informasi saat ini sangat pesat, khususnya dalam teknologi transmisi informasi digital. Proses transmisi informasi digital melalui kanal komunikasi akan mendapat gangguan seperti noise, distorsi, interferensi dan multipath fading. Sehingga informasi yang dikirim kemungkinan akan terjadi kesalahan atau salah deteksi pada penerima, yang menyebabkan penurunan kinerja dari sistem. Penelitian ini mengusulkan suatu desain dan simulasi encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital, yang mampu bekerja secara handal dan tepat. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk merancang dan mensimulasikan encoder-decoder berbasis angka Sembilan sebagai skema deteksi dan koreksi kesalahan serta mengurangi bit error rate yang terjadi pada saat proses transmisi informasi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah perancangan dan simulasi komputer, dimana prosesnya adalah pemodelan secara matematis, perancangan encoder-decoder, pembuatan simulasi kinerja encoder-decoder berbasis angka sembilan untuk transmisi informasi digital. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa encoder-decoder yang diusulkan dapat mendeteksi kesalahan transmisi dan mengoreksi kesalahan pada penerima.Kata Kunci: Informasi digital, encoder-decoder, pengkodean kanal, transmisi informasi.
A Model to Investigate Performance of Orthogonal Frequency Code Division Multiplexing Syafie, Nasaruddin; Melinda, Melinda; Fitria Sari, Ellsa
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 10, No 3: July 2012
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

OFCDM is an attractive multiple access scheme for high data rate application in Fourth-generation (4G) wireless communication system. Previously, several researches were only investigated the performance of OFCDM based on variable spreading factor. However, there are several system parameters may affected the performance of OFCDM. Therefore, this paper investigates the impact of several parameters on the performance system of OFCDMA over Rayleigh Fading channel as a realistic channel in wireless communications.The simulation system model of OFCDM is introduced. The computer simulation is developed by using MATLAB programming in order to show the impact of several parameters for OFCDM’s performance including number of carriers, size of symbol, symbol rate, bit rate, size of guard interval and spreading factor. The simulation results show that the higher number of carriers, larger size of symbol, higher symbol rate, higher bit rate and larger spreading factor are giving the better system’s performance in terms of Bit Error Rate (BER). However, the larger guard interval is giving the worst system’s performance.So all the parameters should be considered in the implementation of OFCDM for the 4G wireless communication system. DOI: http://dx.doi.org/10.11591/telkomnika.v10i3.621
Optimized Power Allocation for Cooperative Amplify-and-Forward with Convolutional Codes Nasaruddin, N; Melinda, M; Elizar, E
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 12, No 8: August 2014
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v12.i8.pp6243-6253

Abstract

Future wireless communications technology should fulfill the demands of multimedia applications, interactive internet service, high data rates and power efficiency. However, wireless channel is affected by multipath fading that can degrade the system performance. To overcome the problem, cooperative communication has been introduced to be an efficient diversity technique to combat the multipath fading, to improve capacity and the system performance, and to reduce the energy comsumption by using power allocation technique in the network. This paper proposes an optimized power allocation (OPA) for cooperative amplify-and-forward (AF) protocol with convolutional codes (CC). A computer simulation model for the proposed system is developed using Matlab programming.  Then, performance of the system is evaluated in terms of the system throughput, bit error rate and amplification coeficient for power allocation. Furthermore, the different rates of CC are also considered in the network. Simulation results show that multi-relay AF network can provide a higher throughput and lower bit error rate. Moreover, the performance of OPA system is better than that of non-OPA system. The using lower rate of CC in the OPA system provides coding gain for multi-relay cooperative AF network. Finally, the different amplification coeficients among relays give a significant improvement to optimize the system performance.
Information System for Rapid Assessment of Emergency Responses Based on Android Applications for BPBD of Aceh Barat Kusuma, Muchtar; Nizamuddin, Nizamuddin; Nasaruddin, Nasaruddin
JEPIN (Jurnal Edukasi dan Penelitian Informatika) Vol 6, No 2 (2020): Volume 6 No 2
Publisher : Program Studi Informatika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jp.v6i2.41081

Abstract

Rapid assessment is part of disaster emergency response that are covering quick and precise assessments to the calamity place, casualties and damaged building. So far, rapid assessment in BPBD Aceh Barat is still conducted manually without an information system within its management of disaster emergency response. To support a successful result in emergency response activity, designing an android based rapid assessment application system is demanded to facilitate the public users (community/volunteer) and trained users (TRC Team) of BPBD Aceh Barat. Research methods of the study was based on Perka BNPB and previous studies. Then, continued by building prototype, and users System Usability Scale test. This research result is an android based rapid assessment application. The procedure is by inputting data by user via Android application that contained disaster info, casualties, refugee data, building damage, volunteer and humanitarian logistic. Then validated at www.tdb-aceh.com. Users can access to news and information, BNPB regulations, important dials, and TRC BPBD members on application. SUS test results showed that public users of 12 respondents average score is 68,95 and trained users of 3 respondents average score is 67,5. Analysis to both respondents group showed that the application is well-integrated, user friendly, and easy to understand.
Identifikasi Kesulitan Fungsional Siswa SDN Peresak Bebuak Kecamatan Kopang Kabupaten Lombok Tengah Oktaviyanti, Itsna; Nasaruddin, Nasaruddin; Setiawan, Heri; Jiwandono, Ilham Syahrul
Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan Vol 6, No 1 (2021): May
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jipp.v6i1.131

Abstract

Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu provinsi dengan jumlah masyarakat yang mengalami kesulitan fungsional cukup tinggi di Indonesia. Salah satu wilayah yang menjadi sorotan adalah di Kabupaten Lombok Tengah. Diperlukan identifikasi serta penanganan yang serius agar angka tersebut turun. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui ragam jenis kesulitan fungsional yang dialami oleh siswa di Kabupaten Lombok Tengah, khususnya di SDN Peresak Bebuak. Metode penelitian menggunakan deskriptif kualitatif. Lokasi penelitian di SDN Peresak Bebuak, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah. Waktu pelaksanaan penelitian yaitu semester ganjil tahun pelajaran 2020/2021. Subjek penelitian ini ialah seluruh siswa kelas  IV  SD di  SDN Peresak Bebuak sebanyak 27 siswa. Penelitian ini menggunakan 3 bentuk instrumen yaitu; pertama, Profil Belajar Siswa (PBS), kedua, pedoman wawancara dengan guru dan orang tua, ketiga, dokumen pendukung seperti hasil belajar siswa, hasil karya siswa, catatan pribadi siswa, ataupu catatan riwayat kesehatan siswa. Validasi data menggunakan informant review atau umpan balik dari informan. Analisis data menggunakan reduksi data, sajian data, dan penarikan kesimpulan atau verivikasi. Hasil penelitian ini. Berdasar hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi diperoleh data bahwa 8 (4,5%) siswa SDN Peresak Bebuak masuk kategori siswa dengan kesulitan fungsional. 7 diantaranya masuk kategori kesulitan intelektual baik ringan maupun sedang. 1 siswa masuk kategori kesulitan belajar spesifik. Hasil penelitian hanya sebatas pendataan dengan PBS dan hasil wawancara saja, sehingga perlu ditindaklanjuti dengan asesmen lanjutan oleh ahli baik dari dokter, psikolog, maupun guru SLB dan praktisi lain yang berkompeten di bidang siswa berkebutuhan khusus.
PEMILIHAN KEPALA DAERAH DAN DISHARMONISASI KELUARGA (Studi Kasus Pada Pilkada Kabupaten Muna Barat Tahun 2017) Nasaruddin, Nasaruddin; Bahtiar, Bahtiar; Upe, Ambo
Jurnal Neo Societal Vol 3, No 1 (2018): Edisi Januari
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (236.908 KB) | DOI: 10.52423/jns.v3i1.3506

Abstract

Disharmonisasi keluarga pasca proses pemilihan kepala daerah dan faktor-faktor yang menyebabkan disharmonisasi keluarga pasca proses pemilihan kepala daerah di Kabupaten Muna Barat 15 Februari 2017. Metode penelitian yang digunakan adalah metode analisis deskriptif kualitatif dengan jumlah informan penelitian sebanyak 17 keluarga. Dalam melakukan pengumpulan data dilakukan melalui teknik observasi  (pengamatan dan wawancara).  Hasil penelitian dalam penelitian ini menunjukan bahwa dampak atau akibat yang ditimbulkan dalam pemilihan kepala daerah di Kabupaten Muna Barat tahun 2017 terhadap masyarakat di Kecamatan Barangka ternyata muncul disharmonisasi keluarga dalam hal ini tidak ada kerjasama antara anggota keluarga, tidak adanya komunikasi atau dialog didalam keluarga, kurangnya kasih sayang antara anggota keluarga dan kurangnya saling pengertian sesama anggota keluarga, serta faktor internal yakni wawasan pikiran yang kurang luas, orang tua tidak dewasa dalam berpikir, rumah tangga dengan landasan keimanan yang tidak kuat dan masalah keuangan dalam keluarga serta faktor eksternal yakni keluarga dan masyarakat. 
PENGARUH KOMPETENSI KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOAH TERHADAP PENINGKATAN PROFESIONALISME GURU DI SDN 20 WATANG SAWITTO Nasaruddin, Nasaruddin
DIKDAS MATAPPA: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Vol 1, No 2 (2018): SEPTEMBER
Publisher : STKIP Andi Matappa Pangkep

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31100/dikdas.v1i2.245

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kompetensi kepemimpinan kepala sekolah, profesionalisme guru dan untuk mengetahui pengaruh kompetensi kepala sekolah terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto.Penelitian ini merupakan penelitian verifikatif dengan populasi penelitian adalah seluruh guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang sebanyak 20 orang, sehingga penelitian ini adalah penelitian populasi. Pengumpulan data dengan teknik observasi, wawancara, angket, dan dokumentasi, sedangkan teknik analisis data adalah analisis statistik deskriptif dan statistik inferensial dengan uji normalitas data, productmoment, analisis regresi linier dan uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) secara umum kompetensi kepemimpinan kepala masih SDN 20Watang Sawitto kategori cukup tinggi (55,00%), walaupun masih perlu untuk melakukan peningkatan kompetensi kepemimpinan kepala sekolah khususnya pada prakarsa yang tinggi dan hasrat melayani bahawahn sehingga kompetensi yang dimiliki semakin tinggi nantinya akan mempengaruhi terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, (2) Guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang memiliki profesionalismeberada pada kategori cukup tinggi (55,00%),walaupun masih ada sebagain kecil masih ada guru yang meiiki profesionalisme yang rendah, dan (3) Ada pengaruh kompetensi kepemimpinan kepala sekolah terhadap peningkatan profesionalisme guru SDN 20 Watang Sawitto Kabupaten Pinrang, artinya semakin tinggi kompetensi kepemimpinan yang dimiliki oleh kepaa sekolah akan berpengaruh positif terhadap peningkatan profesinalisme.
Faktor Penyebab Kesulitan Siswa Dalam Pelaksanaan Pembelajaran Daring: Survei di SDN 2 Mapin Kebak Nopitasari, Nopitasari; Nasaruddin, Nasaruddin; Setiawan, Heri; Karma, I Nyoman
Journal of Science Instruction and Technology Vol. 1 No. 1 (2021): JSIT
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Samawa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (314.563 KB)

Abstract

This study aims to determine the level of factors that cause student difficulties in implementing online learning at SDN 2 Mapin Kebak in the 2020/2021 school year. The subjects in this study were classes II, III, IV and V, totaling 89 students, while the object was the students' difficulties in online learning. The data collection technique uses a questionnaire with a survey method. The data analysis technique used is descriptive quantitative with percentages. The results of the study generally show the level of factors that cause student difficulties in implementing online learning at SDN 2 Mapin Kebak for the 2020/2021 school year in the "Very High" category of 0% (0 students), the "High" category 31.46% (28 students), the "Medium" category was 44.94% (40 students), the "Low" category was 13.48% (12 students), and the "Very Low" category was 10.11% (9 students). The principal can form a quality control team to monitor so that the online learning process can be carried out optimally. Teachers can also be given training related to the use of information technology in online learning. Furthermore, socialization to parents of students about their roles and responsibilities during the implementation of online learning. This is done to reduce the level of difficulty of the students, whether it is caused by factors from teachers, technology, and students themselves.