Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : PALASTREN

ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS KISAH PEREMPUAN DALAM ALQURAN Nasir, Amin
PALASTREN Vol 4, No 2 (2011): Jurnal Palastren (Juli - Desember)
Publisher : PALASTREN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stories in the Qur‘an is not just a fairytale story for sheer, but it contains lessons, demands, instructions for humans.. The Qur‘an specifically discuss the types of women according to their deeds. The Qur’an refers to an ideal woman and a bad women, This research analyzed four women stories: Asiyah, Moses mother, the Queen Saba’ and Mrs Nuh dan Mrs Lut. Qur‘an confirms the view of women as a person who fully responsible for her choice, either commendable action or tyranny activity. Women are recognized as an independent person who does not rely on the male figure. A womangetting a reward for what she has does, good and bad. Keywords: Literary Criticism, The Story Of Women In The Qur‘an
KETELADANAN PEREMPUAN DALAM SASTRA QUR’ANI : ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS KISAH PEREMPUAN DALAM AL QURAN Nasir, Amin
PALASTREN Vol 6, No 2 (2013): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerita dalam Al-Qur’an bukan hanya cerita untuk dongeng semata-mata, tapi  juga mengandung pelajaran,tuntutan, dan petunjuk bagi manusia. Al-Qur’an secara khusus membahas jenis perempuan menurut perbuatan mereka. Al-Qur’an mengacu pada seorang wanita sholehah dan wanita yg dzalim. Penelitian ini menganalisis empat cerita wanita, yaitu: Asiyah, ibu Musa, Ratu Saba’,dan istri Nabi Nuh dan Nabi Lut. Qur’an menegaskan pandangan perempuan sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas pilihannya, baik tindakan terpuji atauaktivitas tirani. Perempuan diakui sebagai pribadi yang mandiri yang tidak bergantung pada sosok laki-laki.Orang wanita mendapatkan ganjaran atas apa yang dia lakukan, baik atau buruk.Kata Kunci: Kritik Sastra, Perempuan Teladan, Al-Qur’an. Stories in the Qur’an is not just a fairytale story for sheer,but it also contains lessons, demands, and instructionsfor humans. The Qur’an specifically discuss the types ofwomen according to their deeds. The Qur’an refers to anideal woman and a bad women. This research analyzedfour women stories : Asiyah, Moses mother, the QueenSaba’ and Mrs Nuh dan Mrs Lut. Qur’an confirms theview of women as a person who fully responsible for herchoice, either commendable action or tyranny activity.Women are recognized as an independent person whodoes not rely on the male figure. A woman getting a reward for what she has does, good and bad.Keywords: Literary Criticism, Women  Idols, Al-Qur’an.
KETELADANAN PEREMPUAN DALAM SASTRA QUR’ANI : ANALISIS KRITIK SASTRA FEMINIS KISAH PEREMPUAN DALAM AL QURAN Nasir, Amin
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 6, No 2 (2013): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v6i2.987

Abstract

Cerita dalam Al-Qur’an bukan hanya cerita untuk dongeng semata-mata, tapi  juga mengandung pelajaran,tuntutan, dan petunjuk bagi manusia. Al-Qur’an secara khusus membahas jenis perempuan menurut perbuatan mereka. Al-Qur’an mengacu pada seorang wanita sholehah dan wanita yg dzalim. Penelitian ini menganalisis empat cerita wanita, yaitu: Asiyah, ibu Musa, Ratu Saba’,dan istri Nabi Nuh dan Nabi Lut. Qur’an menegaskan pandangan perempuan sebagai orang yang bertanggung jawab penuh atas pilihannya, baik tindakan terpuji atauaktivitas tirani. Perempuan diakui sebagai pribadi yang mandiri yang tidak bergantung pada sosok laki-laki.Orang wanita mendapatkan ganjaran atas apa yang dia lakukan, baik atau buruk.Kata Kunci: Kritik Sastra, Perempuan Teladan, Al-Qur’an. Stories in the Qur’an is not just a fairytale story for sheer,but it also contains lessons, demands, and instructionsfor humans. The Qur’an specifically discuss the types ofwomen according to their deeds. The Qur’an refers to anideal woman and a bad women. This research analyzedfour women stories : Asiyah, Moses mother, the QueenSaba’ and Mrs Nuh dan Mrs Lut. Qur’an confirms theview of women as a person who fully responsible for herchoice, either commendable action or tyranny activity.Women are recognized as an independent person whodoes not rely on the male figure. A woman getting a reward for what she has does, good and bad.Keywords: Literary Criticism, Women  Idols, Al-Qur’an.