Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lembaran Ilmu Kependidikan

MODEL PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PASCA SERTIFIKASI DI KOTA SEMARANG -, Ngabiyanto
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pembinaan profesionalisme guru pasca sertifikasi guru dalam jabatan dan model pembinaannya. Metode penelitian adalah research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PKn SMP/SMA/SMK Negeri di Kota Semarang memiliki katagori penilaian bervariatif dalam ke empat aspek kompetensi, mulai dari nilai tinggi hingga nilai rendah. Ke empat kompetensi itu adalah: (1) kompetensi paedagogik, (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi profesiaonal. Simpulan penelitian menyatakan bahwa guru Pendidikan Kewarganegaraan meskipun telah memperoleh sertifikasi sebagai tanda keprofesionalannya, namun masih terdapat kompetensi yang heterogen dan tidak semua kompetensi tinggi nilainya. This study aimed to gain insight into the professionalism of teachers coaching post-certification of teachers and models of supporting them. The research method is a research and development (R & D). The results showed that the Civics teacher competence SMP / SMA / SMK Negeri Semarang city has varied assessment category in the four aspects of competence, ranging from high value to low value. The four competencies are: (1) paedagogik competence, (2) personal competence, (3) social competence, and (4) competence profesiaonal. Conclusion The study shows that although the Citizenship Education teachers have obtained certification as a sign of professionalism, but there are a heterogeneous competencies and not all competencies highly valued.
MODEL PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PASCA SERTIFIKASI DI KOTA SEMARANG -, Ngabiyanto
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v42i1.2701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pembinaan profesionalisme guru pasca sertifikasi guru dalam jabatan dan model pembinaannya. Metode penelitian adalah research and development (R&D). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PKn SMP/SMA/SMK Negeri di Kota Semarang memiliki katagori penilaian bervariatif dalam ke empat aspek kompetensi, mulai dari nilai tinggi hingga nilai rendah. Ke empat kompetensi itu adalah: (1) kompetensi paedagogik, (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi profesiaonal. Simpulan penelitian menyatakan bahwa guru Pendidikan Kewarganegaraan meskipun telah memperoleh sertifikasi sebagai tanda keprofesionalannya, namun masih terdapat kompetensi yang heterogen dan tidak semua kompetensi tinggi nilainya. This study aimed to gain insight into the professionalism of teachers coaching post-certification of teachers and models of supporting them. The research method is a research and development (R & D). The results showed that the Civics teacher competence SMP / SMA / SMK Negeri Semarang city has varied assessment category in the four aspects of competence, ranging from high value to low value. The four competencies are: (1) paedagogik competence, (2) personal competence, (3) social competence, and (4) competence profesiaonal. Conclusion The study shows that although the Citizenship Education teachers have obtained certification as a sign of professionalism, but there are a heterogeneous competencies and not all competencies highly valued.
MODEL PEMBINAAN GURU PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN PASCA SERTIFIKASI DI KOTA SEMARANG -, Ngabiyanto
Lembaran Ilmu Kependidikan Vol 42, No 1 (2013)
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/lik.v42i1.2701

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang pembinaan profesionalisme guru pasca sertifikasi guru dalam jabatan dan model pembinaannya. Metode penelitian adalah research and development (RD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi guru PKn SMP/SMA/SMK Negeri di Kota Semarang memiliki katagori penilaian bervariatif dalam ke empat aspek kompetensi, mulai dari nilai tinggi hingga nilai rendah. Ke empat kompetensi itu adalah: (1) kompetensi paedagogik, (2) kompetensi kepribadian, (3) kompetensi sosial, dan (4) kompetensi profesiaonal. Simpulan penelitian menyatakan bahwa guru Pendidikan Kewarganegaraan meskipun telah memperoleh sertifikasi sebagai tanda keprofesionalannya, namun masih terdapat kompetensi yang heterogen dan tidak semua kompetensi tinggi nilainya. This study aimed to gain insight into the professionalism of teachers coaching post-certification of teachers and models of supporting them. The research method is a research and development (R D). The results showed that the Civics teacher competence SMP / SMA / SMK Negeri Semarang city has varied assessment category in the four aspects of competence, ranging from high value to low value. The four competencies are: (1) paedagogik competence, (2) personal competence, (3) social competence, and (4) competence profesiaonal. Conclusion The study shows that although the Citizenship Education teachers have obtained certification as a sign of professionalism, but there are a heterogeneous competencies and not all competencies highly valued.