Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search
Journal : Journal Zetroem

Analisis Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Metode Pengukuran Matematis dan Alat Ukur Berbasis Mikrokontroller: Analisis Kekuatan Pukulan Atlet Beladiri Menggunakan Metode Pengukuran Matematis dan Alat Ukur Berbasis Mikrokontroller Ratna Mustika Yasi; Mohammad Nurcholis
ZETROEM Vol 1 No 2 (2019): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v1i2.1255

Abstract

The research aims to compare the value of the strike strength of martial arts athletes mathematically and by using measuring instruments. This measuring tool is used to measure the strength of a martial arts athlete that is read by the system. This research was conducted in several steps, namely: literature study, tool testing, results, analysis and discussion, and conclusions. The measuring instrument of the athlete's stroke strength was carried out by a prototype performance test by 8 martial arts athletes with 5 strokes using a front or straight punch with a predetermined target distance. Furthermore, the data will be tabulated and calculated based on a predetermined formula. Based on the results of the study, it can be concluded that the ADC data with the calculated data mathematically have physical similarities. So based on the analysis of the sensors used to capture the incoming pressure on the microcontroller has a patterned value that is the same as the mathematical calculation data. Where the stroke power is calculated mathematically influenced by the mass of the fist, kinetic energy, target distance, time, and force. Whereas the work method of measuring the strength of a martial arts athlete, the FSR sensor receives the incoming pressure in the form of a blow, then the data is sent to the ATmega328 microcotroller for processing, then the data is sent to the seven segment to bring up the incoming pressure value in the form of numbers.
Pengaruh Tegangan Terhadap Besar Kuat Arus Listrik Pada Persamaan Hukum Ohm Ratna Mustika Yasi; Charis Fathul Hadi
ZETROEM Vol 3 No 1 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i1.1331

Abstract

George Simon Ohm (1789-1854) merumuskan hubungan antara kuat aruslistrik (I), hambatan (R) dan beda potensial (V) yang kemudian dikenal dengan hukum Ohm. Hubungan antara tegangan, arus dan hambatan dalam rangkaian dinyataan oleh V = I.R persamaan disamping adalah hokum ohm. Dalam penelitian ini menggunakan metode eksperimen sebagian percobaan pengujian teori hokum ohm. Pada bagian hasil penelitian yang diperoleh melalui hasil uji simulasi menggunakan software proteus. Dari hasil percobaan dan perhitungan diatas bahwa hasil yang di dapat keduanya sama. Dari pengukuran dapat dianalisa sesuai dengan hokum ohm yaitu besarnya arus listrik berbanding terbalik dengan resistansi. Diketahui ketika variable tegangan naik dengan resistansi konstan maka arus juga naik, sebaliknya jika tegangan konstan dan variable resistansi naik maka arus semakin turun.
Rancang Bangun Function Generator Berbasis Digital to Analog Converter Muchlis Abdi; Untung Suryadhianto; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 3 No 2 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i2.1498

Abstract

Abstract - Facts in the field show that many function generator instruments are composed of analog components. Based on the size of its dimensions, this type of function generator has a large size so that it cannot be implemented on small-scale devices. To optimize electronic devices, it is necessary to implement a digital system. Based on this, this research intends to produce a digital to analog converter-based digital function generator using AT-Mega16, LCD2x16 and DAC0808 to determine the frequency and waveform that can be measured directly using an oscilloscope. The use of the C programming language by utilizing the VSM Studio and ProgISP software as commands for AT-Mega16. This research produces a function generator with a frequency range of 30.53 Hz - 20 Khz. The resulting waveforms include sine, checkerboard and ramp/ sawtooth. The function generator is 100% accurate at a frequency of 33 Hz – 200 Hz and the measurement difference appears at a frequency of more than 200 Hz and tends to increase up to a frequency of 20 Khz. In addition to the difference in frequency, there are also waveform defects at frequencies above 2 Khz. Placement of DAC-based function generator oscillation programming commands in sub programs can cause waveform defects. The waveform defect is assumed to be the lag time of the microcontroller when it will perform looping of approximately 12.9 μs. This can add to the difference in the resulting period. The use of commands and variable readings in microcontroller programming requires a time lag so that the difference between the input period and the resulting period is 140 μs, this can be seen in the experimental measurement period from 50 μs to 500 μs. Keywords — Function Generator, Digital to Analog Converter, Microcontroller Abstrak— Fakta di lapangan menunjukkan bahwa instrumen function generator banyak yang tersusun atas komponen analog. Berdasarkan ukuran dimensinya function generator tipe tersebut memiliki ukuran besar sehingga tidak dapat diimplementasikan pada perangkat skala kecil. Untuk mengoptimalkan divice elektronik dibutuhkan implementasi sistem digital. Berdasarkan hal tersebut penelitian ini bermaksud menghasilkan function generator digital berbasis digital to analog converter dengan memanfaatkan AT-Mega16, LCD2x16 dan DAC0808 untuk mengetahui frekuensi dan bentuk gelombang yang dapat diukur secara langsung dengan menggunakan oscilloscope. Penggunan bahasa pemrogaman C dengan memanfaatkan software VSM Studio dan ProgISP sebagai perintah untuk AT-Mega16. Penelitian ini menghasilkan function generator dengan range frekuensi 30,53 Hz - 20 KHz. Bentuk gelombang yang dihasilkan antara lain sinus, kotak-kotak dan ramp/ gigi gergaji. Function generator akurat 100% pada frekuensi 33 Hz – 200 Hz dan muncul selisih pengukuran pada frekuensi lebih dari 200Hz dan cenderung naik sampai pada frekuensi 20 KHz. Selain selisih frekuensi juga terdapat cacat bentuk gelombang pada frekuensi diatas 2 KHz. Penempatan perintah pemrograman osilasi function generator berbasis DAC pada sub progam dapat menyebabkan cacat bentuk gelombang. Cacat bentuk gelombang tersebut diasumsikan sebagai jeda waktu microcontroller ketika akan melakukan looping sebesar kurang lebih 12,9 μs. Hal tersebut dapat menambah selisih periode yang dihasilkan. Penggunaan perintah-perintah dan pembacaan variabel pada pemrograman microcontroller membutuhkan jeda waktu sehingga didapatkan selisih antara periode yang diinput dengan periode yang dihasilkan sebesar 140 μs hal tersebut terlihat pada percobaan pengukuran periode 50 μs sampai dengan periode 500 μs.
PENGEMBANGAM ALAT KONTROLPENGISIAN AIR OTOMATIS PADA TANDON Andy Sugeng Cahyono; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 1 No 1 (2019): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v1i1.315

Abstract

Dengan kemajuan teknologi seperti sekarang penulis membuat alat yang berfungsi untuk mempermudah manusia dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. TRC945 penulis mencoba membuat miniatur pengisian air otomatis yang berbasis. Sistem ini dapat memberikan kemudahan dalam pengisian air dengan sensor air yang akan mendeteksi ketinggian dan kerendaham air pada tandon secara otomatis Sistem ini terdiri atas dan perangkat keras. perangkat keras terdiri dari transistor dan 2PC945 komponen lainnya pada rangkaian driver. memberikan informasi berupa karakter tentang tulisan sapaan kepada orang yang akan memberi ini formasi jika ada gagal sistem pada sensor sebagai langkah keamanan Kata kunci: Air, Teknologi, TRC945
PENGARUH PEMBACAAN SENSOR GAS MQ136 TERHADAP PERSEBARAN DAN PERUBAHAN KECEPATAN UDARA: PENGARUH PEMBACAAN SENSOR GAS MQ136 TERHADAP PERSEBARAN DAN PERUBAHAN KECEPATAN UDARA Fellian Helmi Pristianto; Muhammad Arifin Ardi; Muhammad Nurkahfi; Ratna Mustika Yasi
ZETROEM Vol 1 No 2 (2019): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v1i2.597

Abstract

Sensor gas MQ-136 merupakan sensor yang dapat mendeteksi fenomena fisis konsentrasi gas belerang dengan rentang pembacaan antara 1 sampai dengan 100 PPM (Parts Per Million). Terjadinya perubahan kecepatan udara pada gas menyebabkan konsentrasi gas juga ikut berubah, hasil estimasi perubahan kecepatan udara yang mengenai gas dan diduga akan mempengaruhi kemmapuan pembacaan data oleh sensor. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan analisis perubahan kecepatan udara terhadap pembacaan sensor gas MQ136. Sensor ditempatkan pada beberapa titik dengan pola aliran udara yang dikondisikan. Hasil penelitian menunjukkan terdapat pengaruh perubahan nilai konsentrasi gas SO2 terhadap laju perubahan kecepatan alir udara. Performa pembacaan sensor gas MQ136 dengan selisih pembacaan sebesar 0,3 Ppm.
Rancang Bangun Score Board Digital pada Olahraga Bola Voli Varied Agus Wahyu Triyanto; Ratna Mustika Yasi; Charis Fathul Hadi
ZETROEM Vol 3 No 2 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i2.1477

Abstract

Abstract - The scoreboard is a tool that can provide values ​​or numbers in a match, to show the results of a match in the field of volleyball. Scoreboards that still use conventional technology are very inefficient in changing scores or scores. Therefore, a digital scoreboard was created that uses an android application that is sent via a bluetooth connection which is displayed on the screen. The digital scoreboard displays the score with an LED screen display that can make it easier for the audience to see clearly. Design and build a digital score board in volleyball using Arduino Uno which is connected to several components, by connecting the P10 Panel to the Arduino Uno, then Bluetooth is connected to the Arduino Uno, with the main brain using the Atmega328P-PU IC programmed using the Arduino IDE. The digital score board design has an average device transmission speed of 16 bits per second while the transmission efficiency is 7.69%. In the trial of data retrieval, the transmission speed at a distance of 9 meters, the device could not send a signal due to the disconnection from the smartphone and the scoreboard. This is due to the distance factor that affects the process of sending data by bluetooth and writing coding in programming languages ​​at a distance of 9 meters. Keywords — score board, android, blueooth Abstrak—Papan score board merupakan sebuah alat yang dapat memberikan nilai atau angka di sebuah pertandingan, untuk menunjukan hasil sebuah pertandingan di bidang olahraga bola voli. Papan score yang masih mengunkan teknologi konvesional sangatlah kurang efisien dalam merubah score ataupun nilai. Maka dari itu diciptakanlah papan score board digital yang mengunakan aplikasi android yang dikirimkan melalui koneksi bluetooth yang ditampilkan di layar. Papan score board digital menampilkan score dengan tampilan layar LED yang dapat memudahkan penonton melihat dengan jelas. Rancang bangun score board digital pada olahraga bola voli menggunakan arduino uno yang disambungkan dengan beberapa komponen, dengan cara mengkoneksikan Panel P10 disambungkan ke Arduino Uno, kemudian bluetooth disambungkan dengan Arduino Uno, dengan otak utama menggunakan IC Atmega328P-PU yang diprogram menggunakan Arduino IDE. Rancang bangun score board digital memiliki kecepatan transmisi alat rata rata 16 bit per second sedangkan untuk efisiensi transmisi sebesar 7,69%. Pada uji coba pengambilan data kecepatan transmisi pada jarak 9 meter alat tidak bisa mengirimkan sinyal dikarenakan terputusnya koneksi dari smartphone dan papan score board. Hal ini dikarenakan faktor jarak yang berpengaruh dalam proses pengiriman data oleh bluetooth dan penulisan koding dalam bahasa pemrograman pada jarak 9 meter. Kata Kunci—score board; android; bluetooth.
Rancang Bangun Alat Presensi Fingerprint Berbasis Website Menggunakan NodeMCU Esp8266 Di SMK NU Darussalam Bangun Setyawan; Ratna Mustika Yasi; Untung Suryadhianto
ZETROEM Vol 3 No 2 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i2.1478

Abstract

Abstract - The purpose of designing a website-based fingerprint attendance device using the NodeMCU ESP8266 microcontroller was to utilize digitalization technology that could be a solution to minimize errors or fraud and forgery in the process of recording attendance. Vocational School SMK NU Darussalam Srono was a Vocational School that still applied conventional attendance recording by recording student attendance on the attendance book, so it was urgent to apply computerized recording by apply website-based concepts that were more efficient and facilitated the administrative process. This study used the NodeMCU ESP8266 microcontroller as the control center, the R307 fingerprint sensor and a website-based configuration interface. The process of reporting attendance results were in the form of archive document files that could be downloaded on the website. Based on the implementation of the test, the total average time used to record attendance was 1.2288 seconds while the registration time was 5.496 seconds. Keywords: Attendance System, NodeMCU ESP8266, Website
Rancang Bangun Monitor Dan Aktuator Kandang Ayam Menggunakan NodeMCU ESP8266 Mokhamad Yani; Ratna Mustika Yasi; Charis Fathul Hadi
ZETROEM Vol 3 No 2 (2021): ZETROEM
Publisher : Prodi Teknik Elektro Universitas PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36526/ztr.v3i2.1487

Abstract

Abstrak - Pada dasarnya metode monitor dan kontrol kondisi kandang ayam dengan menggunakan tenaga manusia sepenuhnya sudah berjalan dari dulu. Tapi hal itu dirasa kurang praktis dan efisien dalam segi waktu dan tenaga dari manusia secara langsung, terutama terhadap pemilik kandang. Sehingga perlu dibuatkan alat yang dapat meminimalisir hal tersebut menggunakan teknologi praktis. Pada penelitian ini dibuatlah sebuah alat yang dapat digunakan di peternakan sebagai salah satu solusi agar peternakan dapat dikelola dengan efisien. Alat tersebut memanfaatkan Wireless Sensor Network berbasis microcontroller NodeMCU ESP8266. Dalam hal ini kita akan melakukan penelitian terlebih dahulu dalam bentuk prototipe. Pada prototipe akan dipasang sensor suhu dan kelembaban DHT22 dan beberapa aktuator dalam bentuk relay untuk mengontrol perangkat kandang seperti kipas angin dan lampu. Perangkat tersebut akan dihubungkan dengan internet sehingga monitoring dan kontrol perangkat dapat dilakukan dengan menggunakan website secara online. Hasil dari pengujian sistem berdasarkan tingkat akurasi dan kecepatan pengiriman data yang dilakukan selama 10 kali pengambilan data didapatkan hasil bahwa semua data dapat terkirim tanpa satupun kehilangan data serta dengan kecepatan pengiriman antara software ke hardware dengan kecepatan 1,4 detik dengan kecepatan akses internet sebesar 2,8 Mbps serta kecepatan pengiriman data dari hardware ke software berada pada 3 detik. Kata kunci : DHT22, NodeMCU ESP8266, Wireless Abstract - Basically, the method of monitoring and controlling the condition of the chicken coop by using fully human power has been running for a long time. But it is considered less practical and efficient in terms of time and energy from humans directly, especially to the owner of the cage. So it is necessary to make tools that can minimize this using practical technology. In this research, a tool that can be used on farms is made as a solution so that farms can be managed efficiently. The tool utilizes a Wireless Sensor Network based on the NodeMCU ESP8266 microcontroller. In this case we will do research first in the form of a prototipe. The prototipe will install a DHT22 temperature and humidity sensor and several actuators in the form of a relay to control enclosure devices such as fans and lights. The device will be connected to the internet so that monitoring and control of the device can be done using an online website. The results of system testing based on the level of accuracy and speed of data transmission carried out for 10 times of data retrieval showed that all data could be sent without any data loss and with the speed of sending between software to hardware at a speed of 1.4 seconds with an internet access speed of 2, 8 Mbps and the speed of data transmission from hardware to software is 3 seconds. Keywords: Attendance System, NodeMCU ESP8266, Website