Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal CENDEKIA Jaya

IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PUGAR TERHADAP KESEJAHTERAN PETANI GARAM DI PESISIR PANTAI KABUPATEN CIREBON Erna Erna; Ria Adriyani
CENDEKIA Jaya Vol 1 No 1 (2019): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (466.224 KB) | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v1i1.7

Abstract

Pemerintah Indonesia mencanangkan Kebijakan berupa Program Pemberdayaan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) bertujuan memberdayakan petani garam untuk kesejahteraan dengan mengoptimalkan produksi garam dari sisi kualitas maupun kuantitas di tingkat lokal dan nasional. Masuknnya garam import yang berkualitas lebih baik menjadi ancaman bagi masyarakat pesisir pantai yang menggantungkan hidup dari produksi garam. Sebagai upaya menanggulangi dampak krisis garam yang berpengaruh terhadap tingkat kesejahteraan masyarakat pesisir pantai maka menjadi penting untuk mendeskripsikan dan menganalisis kesejahteraan petani garam program PUGAR di Pesisir Pantai Utara Kabupaten Cirebon yang dikaji melalui Implementasi pada model Kebijakan Grindle yang terdiri dari isi kebijakan(contents of Policy) danpelaksanaan kebijakan(contexts of policy). PUGAR merupakan program pemberdayaan yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan bagi petani garam, serta peningkatan produksi dan kualitas produk garam. Isi Kebijakan(contents of Policy)PUGAR yang telah ditetapkan melalui Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 41 tahun 2011 tentang Pedoman Pelaksanaan Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Kelautan dan Perikanan yang dilakukan oleh petani garam pesisir Kab Cirebon. Pada Pelaksanaan kebijakan (Context of Policy) PUGAR,yang telah dilakukan oleh kelompok di lokasi lahan tambak garam wilayah pesisir pantai Kabupaten Cirebon ternyata produk garam yang dihasilkan Program PUGAR belum dapat mensejahterakan masyarakat disebabkan belum meratanya program PUGAR diterima oleh petani garam sehingga garam yang diproduksi belum memenuhi standar yang ditetapkan industri. Hasil penelitian Dampak Kebijakan Program PUGAR terhadap kesejahteraan petani garam di pesisir pantai kabupaten Cirebon dengan metode penelitian deskiptif analisis dan analisis data dengan statistik menunjukan pengaruh positip yang signifikan yaitu koofesien korelasi 0,845 dan koofesien determinasi 71,40 % yang artinya besarnya pengaruh implementasi kebijakan PUGAR terhadap kesejahteraan adalah 71,40 sedangkan 28,6 dipengaruhi faktor lain selain kebijakan PUGAR, dan hipotesis terbukti yaitu hasil t hitung 15,558 ˃ dari t tabel 1,661.
IMPLEMENTASI PROGRAM JAMINAN KESEHATAN NASIONAL KARTU INDONESIA SEHAT (JKN KIS) DALAM UPAYA MENINGKATKAN KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN MASYARAKAT MISKIN Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya; Erna Erna; Sumaryono Sumaryono
CENDEKIA Jaya Vol 2 No 2 (2020): Edisi Juli
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (327.276 KB) | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v2i2.75

Abstract

Penelitian dilaksanakan sebagai kajian terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan di Puskesmas Panguragan Kabupaten Cirebon yang melaksanakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS).Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Implementasi Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) dan untuk menganalisis faktor-faktor yang menghambat dan upaya mengatasi hambatan dalam Implementasi Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat Terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan masyarakat miskin. Metode penelitian didasarkan Deskriptif Kuantitatif dengan teknik pengumpulan data menggunakan Observasi, Angket/Kuesioner dan Wawancara.Analisis data yang digunakan adalah analisis data kuantitatif dengan teknik pengambilan sempel dalam penelitian ini yaitu Simple Random Sampling, analisis data dengan menggunakan Skala Likert ke dalam kriteria penilaian presentase dan nilai jenjang. Hasil penelitian menunjukan bahwa, Implementasi Kebijakan Program JKN KIS sebagai Variabel (X) berada pada katagori Baik dengan Skor 4473 dan Kualitas Pelayanan Kesehatan sebagai Variabel (Y) berada pada katagori Baik dengan Skor 5100. Hal ini menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Program Jaminan Kesehatan Kartu Indonesia Sehat (JKN KIS) berperan terhadap Kualitas Pelayanan Kesehatan karena kedua Variabel tersebut dinyatakan Baik.
KUALITAS PELAYANAN IJIN USAHA PERDAGANGAN ONLINE TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MENINGKATKAN INVESTASI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU DI KABUPATEN CIREBON Pengelola Jurnal CENDEKIA Jaya; Erna Erna
CENDEKIA Jaya Vol 3 No 1 (2021): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (584.852 KB) | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v3i1.132

Abstract

Pelayanan Pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan Online merupakan suatu kebutuhan bagi masyarakat saat ini sebagai upaya meningkatkan investasi, maka dari itu Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Cirebon (DPMPTSP) berupaya memperbaiki kualitas pelayanan yang akan memberikan kepuasan kepada masyarakat. Pembuatan SIUP secara online belum optimal, disebabkan ada permasalahan krusial terutama ketersediaan internet sebagai media utama, sering mengalami gangguan jaringan. Kegiatan sosialisasi dan edukasi terkait prosedur pembuatan Surat Izin Usaha Perdagangan online masih minim, khususnya cara mengakses maupun modul dan vitur yang ada laman tersebut tidak dipahami, dan kemampuan sumber daya manusia masih kurang memadai, mengakibatkan pelayanan tidak efektif dan efisien. Metode penelitian menggunakan deskriptif analisis, teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan kualitas pelayanan pembuatan SIUP Online terhadap tingkat kepuasan masyarakat pada DPMPTSP Kabupaten Cirebon sudah menerapkan dimensi kualitas pelayanan dengan baik walaupun belum sepenuhnya, disebabkan kurangnya sosialisasi terutama tentang modul dan vitur yang ada di laman tersebut sehingga masyarakat kesulitan dalam mengakses pelayanan SIUP secara online karena banyak yang menggunakan laman tersebut, sehingga pelayanan yang diberikan belum sesuai harapan masyarakat. Adapun upaya yang dilakukan mengatasi permasalahan adalah mengadakan sosialisasi dan mengedukasi kepada masyarakat bagaimana mengatasi kesulitan akses dan modul serta vitur pada laman tersebut. Demi meningkatkan pelayanan SIUP online disarankan menyediakan tempat bimbingan dan konsultasi agar masyarakat tidak kesulitan dalam mengakses data pada laman tersebut, meningkatkan kapasitas internet yang ada, melakukan evaluasi bulanan terhadap kinerja pegawai dalam memberikan pelayanan, membuat kotak saran, dan menyebarkan kuesioner kepada masyarakat pengguna jasa untuk mengetahui kepuasan masyarakat pengguna jasa.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA BERENCANA TERHADAP PARTISIPASI MASYARAKAT DI KABUPATEN CIREBON (STUDI KASUS DI KECAMATAN DUKUH PUNTANG) Erna Erna
CENDEKIA Jaya Vol 5 No 1 (2023): Edisi Februari
Publisher : FISIP UNTAG Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47685/cendekia-jaya.v5i1.459

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana dampak implementasi program Keluarga Berencana terhadap partisipasi masyarakat di Kecamatan Dukuh Puntang Kabupaten Cirebon. Ada beberapa pfaktor yang mempengaruhi ketidaksertaan masyarakat mengikui program KB seperti faktor agama, budaya, kurangnya wawasan dari masyarakat tentang mengatur jarak kekahiran, dan kurangnya penyuluhan dari penyelengara program. Berdasarkan permasalahna tersebut dapat dirumuskan masalah seberapa besar dampak Implementasi Kebijakan program Keluarga Berencana terhadap partisipasi masyarakat di kecamatan Dukuh Puntang Kabupaten Cirebon. Hipotesis yang diajukan Implementasi kebijakan Program Keluarga Berencana berpengaruh terhadap Partisipasi Masyarakat di Kecamatan Dukupuntang Kabupaten Cirebon. Metode penelitian yang digunakan metode deskriptif dengan analisis data dalam penelitian dengan program SPSS for window 16,0 dan analisis kuantitatif dengan rumus korelasi pearson. Hasil dari penelitian adalah Implementasi kebijakan mempunyaai pengaruh yang kuat terhadap partisipasi masyarakat dalam mengitu program keluarga berencana di Kecamatan Dukuhpuntang Kabupaten Cirebon. Hal ini dibuktikan dengan hasil perhitungan koofesien korelasai sebesar 0,760. Sedangkan besarnya pengaruh implementasi kebijakan terhadap partisipasi masyarakat dalam mengikuti program keluarga berencana adalah 57,8% dan sisanya sebesar 42,2 % dipengaruhi faktor lain yang tidak diteliti.