Claim Missing Document
Check
Articles

Hubungan self efficacy, self esteem dan perilaku prokrastinasi siswa madrasah aliyah negeri di Malang Raya Putrisari, Friska; Hambali, IM; Handarini, Dany M
TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling Vol 1, No 1 (2017): TERAPUTIK: Jurnal Bimbingan dan Konseling
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta & Ikatan Konselor Indonesia (IKI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26539/1112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self efficacy dan self esteem dengan perilaku prokrastinasi siswa Madrasah Aliyah Negeri di Malang Raya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yaitu korelasi regresi berganda. Analisis data menggunakan bantuan program SPSS 23.0 for windows. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hubungan antara self efficacy dan self esteem memiliki hubungan secara signifikan dengan nilai p = ,000. Hubungan antar variabel termasuk kedalam kriteria sedang dengan nilai R = ,432.Self efficacy dan self esteem menyumbang sebesar 18,7% pengaruh terhadap perilaku prokrastinasi. Perhitungan secara parsial didapatkan hasil yaitu hubungan antara self efficacy dengan prokrastinasi memiliki hubungan yang sangat signifikan dengan nilai p = ,015. Hubungan keduanya masuk kedalam kriteria rendah dengan nilai r = -2,443. Sedangkan antara self esteem dengan prokrastinasi memiliki hubungan sangat signifikan dengan nilai p = ,000. Hubungan keduanya termasuk dalam kriteria tinggi dengan nilai r = -8,056.
Kontribusi pola asuh orang tua demokratis, kontrol diri, konsep diri terhadap motivasi belajar siswa Komsi, Dwi Noviana; Hambali, IM; Ramli, M
Psychology, Evaluation, and Technology in Educational Research Vol 1, No 1 (2018)
Publisher : Research and Social Study Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.829 KB) | DOI: 10.33292/petier.v1i1.21

Abstract

Penelitian ini berdasarkan fenomena motivasi belajar siswa yang masuk pada kategori rendah yang dipengaruhi oleh bebrapa faktor seperti; pola asuh orang  tua, konsep diri, serta kontrol diri. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan desain ex-post facto. Sampel dalam penelitian berjumlah 313 siswa yang diambil dari tiga SMA Negeri di Kota Malang (SMA Negeri 4, SMA Negeri 7, SMA Negeri 10) dengan menggunakan  teknik sampel multistage cluster random sampling. Penelitian ini menggunakan analisis data multiple linear /regresi linier berganda. Hasil penelitian ini adalah adanya kontribusi  yang signifikan variabel pola asuh orang tua dan kontrol diri terhadap motivasi belajar. Namun variabel konsep diri tidak berkontribusi secara parsial terhadap motivasi belajar. The contribution of democratic parenting pattern, self-control and self-concept on the students' learning motivationAbstractThis study is based on the phenomenon of student learning motivation that entered in the low category influenced by several factors such as; parenting patterns, self-concept, and self-control. This research uses quantitative research design with ex-post facto design. Samples in the study amounted to 313 students taken from three SMA Negeri in Malang (SMA Negeri 4, SMA Negeri 7, SMA Negeri 10) by using multistage cluster random sampling technique. This study uses multiple linear data analysis / multiple linear regression. The result of this research is the existence of significant contribution of parenting pattern of parents and self control to motivation learn. However, self concept variables do not contribute partially to the motivation to learn.
Media Sinema Komedi untuk Meningkatkan Sikap Respek Siswa SMP Anggrian, Riki; Radjah, Carolina L.; Hambali, Im.
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 5: MEI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i5.14571

Abstract

Abstract: Comedy cinema media is an audio-visual media with comedy content that is fun but meaningful for students. This comedy cinema media is used in educational cinema techniques as a stimulant for student learning to increase respect. This study aims to develop a guidance product with educational cinema techniques providing comedy cinema to increase the respect of junior high school students, which is developed through a research and development model. The resulting product gets a very high score from expert tests and potential product users based on its acceptability criteria. So that this development product can be used by counselors to increase the attitude of respect for junior high school students.Abstrak: Media sinema komedi merupakan media dalam bentuk audio-visual dengan konten komedi yang menggembirakan namun bermakna bagi peserta didik. Media sinema komedi ini digunakan dalam teknik sinema edukasi sebagai stimulan belajar siswa untuk meningkatkan sikap respek. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan produk panduan bimbingan dengan teknik sinema edukasi bermediakan sinema komedi untuk meningkatkan sikap respek Siswa SMP, yang dikembangkan melalui model penelitian dan pengembangan. Produk yang dihasilkan mendapatkan skor sangat tinggi  dari uji ahli dan calon pengguna produk berdasarkan kriteria akseptabilitasnya. Sehingga produk pengembangan ini dapat digunakan oleh konselor untuk meningkatkan sikap respek siswa SMP.
Adopsi Nilai Etika Pappaseng Bugis sebagai Konten Bibliokonseling dalam Langkah Konseling KIPAS Sudirman, M. Yunus; -AT, Andi Mappiare; Hambali, Im
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 8: AGUSTUS 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i8.14672

Abstract

Abstract: Pappaseng Bugis (the message of Bugis parents) is used as a way of life and social control because it contains content full of good meaning that can shape student behavior for the better. The purpose of this study is to describe the ethical values of Bugis pappaseng. The value of the results of this study was adopted as bibliocounseling content in the KIPAS model counseling step to improve the social skills of high school students. Research and development (R&D) research method with analysis of expert test data and prospective users through interrater agreement model. Based on data analysis, the ethical values found: sipakatau, sipakalebbi', and sipakainge' cultures are used as bibliocounseling content in the KIPAS counseling step. The implementation process follows the KIPAS steps, namely Good News, Data Integration and Internalization, Action Planning, Action Actualization, and Celebration.Abstrak: Pappaseng Bugis (pesan orang tua Bugis) digunakan sebagai pedoman hidup dan kontrol sosial karena berisi konten penuh makna kebaikan yang dapat membentuk perilaku siswa menjadi lebih baik. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai-nilai etika pappaseng Bugis. Nilai dari hasil penelitian ini diadopsi sebagai konten bibliokonseling dalam langkah konseling model KIPAS untuk meningkatkan kecakapan sosial siswa SMA. Metode penelitian research and development (R&D) dengan analisis data uji ahli dan calon pengguna melalui interrater agreement model. Berdasarkan analisis data, nilai etika yang ditemukan: budaya sipakatau, sipakalebbi’, dan sipakainge’ yang dijadikan sebagai konten bibliokonseling dalam Langkah konseling KIPAS. Proses pelaksanaannya mengikuti langkah KIPAS yaitu Kabar gembira, Integrasi data dan internalisasi, Perencanaan tindakan, Aktualisasi tindakan, dan Selebrasi.
Problem Focused Coping Skill untuk Mereduksi Stress Akademik Mahasiswa Kresnawan, Jemi Dadang; Hambali, Im.; Hidayah, Nur
Jurnal Pendidikan: Teori, Penelitian, dan Pengembangan Vol 6, No 6: JUNI 2021
Publisher : Graduate School of Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/jptpp.v6i6.14583

Abstract

Abstract: This study aims to determine and reduce the level of academic stress of students through counseling with the Problem Focused Coping Skill technique. The theory used refers to the theory of Lazarus & Folkman which explains the Coping Strategy. The research subject is a final student at the State Islamic University of Maulana Malik Ibrahim Malang. This research and development uses the stages proposed by Borg & Gall which only reaches the sixth stage, namely the final product stage. Problem Focused Coping Skill guide products to reduce student academic stress get high scores from expert tests and prospective product users based on the development of acceptability criteria. So that the development of this product can be used by counselors to reduce academic stress experienced by students. The results from the experts showed a very high index value, so that the product of this research was seen from the point of view of acceptability, accuracy, and high accuracy.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menurunkan tingkat stress akademik mahasiswa melalui konseling dengan teknik Problem Focused Coping Skill. Teori yang digunakan mengacu pada teorinya Lazarus & Folkman yang menjelaskan tentang Strategi Coping. Subjek penelitian yaitu mahasiswa akhir di Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan tahapan yang dikemukakan oleh Borg & Gall yang mana peneliti hanya sampai pada tahapan ke enam, yaitu tahapan produk akhir. Pengembangan produk panduan Problem Focused Coping Skill untuk mereduksi stress akademik mahasiswa mendapatkan skor sangat tinggi dari uji ahli dan calon pengguna produk berdasarkan kriteria akseptabilitasnya. Sehingga produk pengembangan ini dapat digunakan oleh konselor untuk menurunkan stress akademik yang dialami mahasiswa. Hasil dari uji ahli menunjukkan nilai indeks yang sangat tinggi, sehingga produk penelitian ini dilihat dari segi keberterimaan, ketepatan, dan kelayakan sangat tinggi.
The Role of Demographic Characteristics and Spiritual Dimensions in Predicting Empathy: A Study in Muslim Pre-Service Teachers Fitriyah, Fifi Khoirul; Hidayah, Nur; Muslihati, Muslihati; Hambali, Im; Ibad, Mursyidul
Islamic Guidance and Counseling Journal Vol 4 No 2 (2021): Islamic Guidance and Counseling Journal
Publisher : Institut Agama Islam Ma'arif NU (IAIMNU) Metro Lampung in collaboration with Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia (ABKIN)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25217/igcj.v4i2.1553

Abstract

Although many studies have examined the relationship between spirituality and empathy, very few studies have focused on demographic and spiritual dimensions in influencing empathy for pre-service teachers. This study analyzes the effect of gender, age, and years of formal education on spirituality and empathy and analyzes the influence of the spiritual dimensions on empathy. This research is a cross-sectional study, with 319 Muslim pre-service teachers as respondents. The data collection technique used an online questionnaire adapted from the Spirituality Assessment Scale (SAS) and the Interpersonal Reactivity Index (IRI). The results show that age affects spirituality, while empathy is influenced by age and gender. One unanticipated finding was that years of formal education had no effect on either spirituality or empathy. The most important finding of this study is the higher the level of innerness, the more likely it is to have high empathy. This study's findings are useful as an assessment material and creating counseling designs to increase empathy for pre-service teachers. This is a part of forming the ideal profile of counselors in schools later. Integrating Islamic values ​​is also an essential alternative in counseling for Muslims.
KEBERDAYAAN MASYARAKAT DESA HUTAN DALAM PELAKSANAAN PENGELOLAAN SUMBERDAYA HUTAN BERSAMA MASYARAKAT (PHBM) Endah Setiyowati; Imam Hambali; Edi Widianto
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 11, No 2 (2016): September 2016
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (303.212 KB) | DOI: 10.17977/um041v11i2p105-111

Abstract

Keberdayaan Masyarakat Desa Hutan Dalam Pelaksanaan Pengelolaan Sumberdaya Hutan Bersama Masyarakat (PHBM ). Penelitian bertujuan mendeskripsikan keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM. keberdayaan tersebut meliputi 4 (empat) yakni : kesadaran kritis, akses informasi dan sumberdaya, partisipasi dan kesejahteraan. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan rancangan studi kasus. Hasil dari penelitian diketahui bahwa keberdayaan masyarakat desa hutan dalam pelaksanaan PHBM memiliki perbedaan. Seperti kesadaran kritis sudah cukup baik pada kalangan tertentu saja. Kemudian akses informasi dan sumberdaya yang dimiliki cukup terbatas namun merata diantara pihak yang terlibat. Partisipasi dalam pengelolaan lahan hutan sudah baik namun dalam pengambilan keputusan masih kurang. Kesejahteraan telah didapatkan dari sumberdaya hutan yang dikelola dengan optimal
ANALISIS KEPUASAN PESERTA TERHADAP KUALITAS PELAYANAN WIDYAISWARA PADA DTSS PENGADAAN BARANG/JASA DI BDK MALANG Wayan Nugroho; M.A Prawoto; imam hambali
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 12, No 2 (2017): September 2017
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (752.586 KB) | DOI: 10.17977/um041v12i2p62-76

Abstract

Tujuan penelitian: (1) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi tangibles (X1), (2) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi reliability (X2), (3) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi responsiveness (X3),  (4) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi assurance (X4), (5) mendeskripsikan kepuasan peserta terhadap kualitas pelayanan widyaiswara atas dimensi empathy (X5). Dari kelima dimensi tersebut diperoleh nilai rata-rata sebesar 3,53. Analisis kelima dimensi kualitas pelayanan menunjukan kepuasan peserta sudah tercapai, namun hendaknya meningkatkan dimensi reliability dan dimensi responsiveness yang memiliki nilai terendah dibandingkan dimensi lainnya
Komunitas Kampung Sinau Sebagai Wahana Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Cemorokandang Kecamatan Kedungkandang Kota Malang Ainul Bariroh; Imam Hambali; Nurhadi Nurhadi
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 15, No 1 (2020): Maret
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (428.022 KB) | DOI: 10.17977/um041v15i1p1 - 19

Abstract

Pendidikan merupakan suatu proses kehidupan dalam mengembangkan diri tiap individu untuk dapat hidup dan melangsungkan kehidupan. Pendidikan selalu dihadapkan pada masalah-masalah baru, masalah yang dihadapi dunia pendidikan sangat luas, salah satunya yaitu banyak anak-anak yang tidak bisa sekolah. Berdasarkan masalah-masalah yang dihadapi dalam masyarakat banyak pemecahan masalah yang dihadapi oleh kelompok sosial yang memiliki kepedulian terhadap pendidikan saat ini untuk meningkatkan pendidikan masyarakat. Pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pendidikan formal tetapi pendidikan juga bisa dilakukan melalui pendidikan nonformal. Salah satu bentuk pendidikan nonformal yaitu organisasi kepemudaan yang mendirikan sebuah komunitas Kampung Sinau, komunitas ini merupakan sebuah komunitas sosial sebagai bentuk pendidikan nonformal yang dapat memberdayakan masyarakat melalui kegiatan-kegiatan yang diadakannya. Tujuan dari penulisan artikel ini untuk mengetahui tahap-tahap pemberdayaan masyarakat melalui Komunitas Kampung Sinau. Metode yang digunakan oleh peneliti dalam penelitian ini adalah menggunakan metode kualitatif dengan jenis pendekatan studi kasus. Penelitian ini dimulai dengan pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian data yang telah dikumpulkan dicatat dan diberi kode klasifikasi. Setelah itu data yang direduksi disajikan kemudian dilakukan pengecekan keabsahan temuan dilakukan dengan triangulasi sumber dan triangulasi cara. Setelah keseluruhan data terkumpul kemudian dilakukan analisis taksonomi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa tahapan dalam pemberdayaan masyarakat, diantaranya; 1) tahap mengetahui permasalahan, 2) menyadari permasalahan, 3) mengadakan kegiatan-kegiatan sederhana, 4) membangun jaringan atau kerjasama, 5) tahap melaksanakan kegiatan
Kemandirian Peternak Sapi Perah dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat Pedesaan Anjar Susilowati; Imam Hambali; Sri Wahyuni
Jurnal Pendidikan Nonformal Vol 14, No 2 (2019): September 2019
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan-Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.967 KB) | DOI: 10.17977/um041v14i2p76-84

Abstract

Abstract: The purpose of this study is to describe the independence of dairy farmers in community empowerment efforts. This type of research is quantitative with descriptive design. The population of this study was 44 dairy farmers in Pait Village, Kasembon Subdistrict, as well as samples. Data collection techniques used were structured interviews. Data analysis in this research is percentage analysis. The results of this study indicate that as many as 69% of breeders have been able to take the initiative, as many as 44% of breeders are able to overcome the problem, as much as 72% of breeders are able to foster perseverance, as much as 48% of breeders have gained satisfaction, as many as 60% of breeders have self-confidence. Based on these data, it was concluded that the independence of dairy farmers in community empowerment efforts was in the quite independent category. Suggestions for this research are spesific studies areneededon the factors that cause the independence of dairy farmersAbstrak: Tujuan penelitian ini untuk mendeskripsikan profil kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan. Jenis penelitian yang digunakan adalah kuantitaif dengan rancangan deskriptif. Populasi penelitian ini peternak sapi perah di Desa Pait Kecamatan Kasembon sebanyak 44 orang yang sekaligus sebagai sampel. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara terstruktur. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis persentase. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sebanyak 69% peternak sudah mampu berinisiatif, sebanyak 44% peternak mampu mengatasi masalah, sebanyak 72% peternak mampu menumbuhkan ketekunan, sebanyak  48% peternak sudah  memperoleh rasa puas,  sebanyak 60%  peternak yang mempunyai rasa percaya diri. Berdasarkan data tersebut  diperoleh kesimpulan bahwa kemandirian peternak sapi perah dalam upaya pemberdayaan masyarakat pedesaan berada pada kategori cukup mandiri. Saran untuk penelitian ini adalah diperlukan kajian  secara spesifik tentang faktor-faktor yang menyebabkan kemandirian peternak sapi perah