Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Menara Medika

HUBUNGAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN PERILAKU SISWI DENGAN KANKER PAYUDARA DI SMAN 1 MATUR Yuliza Anggraini
Menara Medika Vol 1, No 1 (2018): Vol 1 No 1 September 2018
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v1i1.2058

Abstract

Latar Belakang : Kanker payudara merupakan satu diantara tiga serangkai keganasan yang menyerang perempuan di Indonesia, yakni kanker payudara, kanker serviks dan kanker kulit. Di Sumatera Barat, angka kejadian kanker payudara adalah 5,6% angka ini lebih tinggi dibandingkan dengan angka kejadian rata-rata Nasional yang hanya sekitar 4,3% sehingga menempatkan Sumatera Barat urutan keenam dari 33 Propinsi di Indonesia. Tujuan : Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan sikap dan perilaku siswi dengan kanker payudara. Metode : Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif dengan desain komparatif. Penelitian komparatif yaitu penelitian yang dilakukan untuk membandingkan nilai antara satu variable dengan variable lainnya. Penelitian ini dilakukan dengan pengumpulan data melalui pertanyaan terstruktur atau kuesioner penelitian. Hasil : penelitian memperoleh ini adalah sebagian repsonden 46 orang (68,7%) memiliki pengetahuan rendah terhadap kanker payudara, 40 responden (59,7%) memiliki sikap yang negatif terhadap kanker payudara, 39 responden ( 58,2%) memiliki perilaku yang kurang baik terhadap kanker payudara. Kesimpulan : penelitian ini rendahnya pengetahuan, sikap dan perilaku siswi terhadap kanker payudara di SMAN 1 Matur.
HUBUNGAN DUKUNGAN SOSIAL KELUARGA DENGAN KONSEP DIRI PASIEN PASCA STROKE DI POLIKLINIK RUMAH SAKIT STROKE NASIONAL BUKITTINGGI Siska Dwi Handayani; Arya Ramadia; Yuliza Anggraini
Menara Medika Vol 2, No 1 (2019): Vol 2 No 1 September 2019
Publisher : Menara Medika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v2i1.2175

Abstract

Dukungan sosial adalah bentuk pertolongan yang dapat berupa materi, emosi, dan informasi yang diberikan oleh orang-orang yang memiliki arti oleh individu yang bersangkutan. Konsep diri adalah citra mental seseorang terhadap dirinya sendiri, mencakup bagaimana mereka melihat kekuatan dan kelemahan pada seluruh aspek kepribadiannya, Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara dukungan sosial keluarga dengan konsep diri pasien pasca stroke di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif korelasi dengan rancangan cross sectional. Teknik Pengambilan Sampel pada penelitian ini yaitu incidental sampling dengan jumlah 68 sampel. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan analisa data menggunakan rank spearman. Hasil univariat berdasarkan dukungan keluarga pada pasien pasca stroke di dapatkan hasil bahwa responden yang memiliki dukungan baik sebanyak 35 orang (51,5%). Hasil analisa univariat berdasarkan konsep didapatkan hasil konsep diri negatif sebanyak 38 oarang (55,9%). Dengan nilai p=0,011.Ada hubungan antara dukungan keluarga dengan konsep diri pasien pasca stroke di Poliklinik Saraf Rumah Sakit Stroke Nasional Bukittinggi tahun 2017. Untuk itu di sarankan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan pengarahan kepada keluarga pasien untuk tetap memberi dukungan dukungan positif untuk lebih giat lagi melakukan pengobatan dalam mencapai kesembuhan mereka.
GAMBARAN FAKTOR PENGETAHUAN PASIEN DALAM PELAYANAN BPJS Adilla Tullah; Yuliza Anggraini; Hendry Wibowo
Menara Medika Vol 5, No 2 (2023): VOL 5 NO 2 MARET 2023
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v5i2.3834

Abstract

Latar Belakang: Pengetahuan merupakan sebuah hasil tahu yang diperoleh setelah melakukan interaksi terhadap suatu objek. Faktor yang berkaitan dengan pengetahuan yaitu umur, tingkat pendidikan, pekerjaan dan sumber informasi. Adanya pasien yang belum memahami bagaimana prosedur dalam pelayanan  BPJS. Tujuan: untuk mengetahui bagaimana distribusi frekuensi faktor yang berkaitan dengan pengetahuan pasien dalam pelayanan BPJS. Metodologi: Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Madina Bukittinggi dengan menggunakan metode Penelitian deskriptif pendekatan kuantitatif, dengan jumlah sampel sebanyak 76 orang dengan menggunakan teknik accidental sampling. Hasil: penelitian menunjukan bahwa lebih dari sebahagian responden dengan pengetahuan rendah yaitu sebesar (51,3%) dengan umur 21-30 dan 41-50 tahun (25%) dengan tingkat pendidikan tinggi (55,3%) serta responden dengan kategori tidak bekerja (36,8%) dan media cetak merupakan kategori sumber informasi yang paling banyak diperoleh oleh responden sebesar (46,1%). Diskusi: Dari penelitian ini adalah masih rendahnya pengetahuan pasien dalam pelayanan BPJS, saran diharapkan kepada pihak rumah sakit untuk memberikan informasi kepada anggota BPJS dengan lebih maksimal, baik secara langsung, media cetak maupun media elektronik.
GAMBARAN PENGETAHUAN IBU SETELAH DIBERIKAN EDUKASI TENTANG PMT BERBASIS KEARIFAN LOKAL Yuliza Anggraini; Aze Renata Fenzelina Zalukhu
Menara Medika Vol 6, No 2 (2024): VOL 6 NO 2 MARET 2024
Publisher : Fakultas Kesehatan Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31869/mm.v6i2.5272

Abstract

Pendahuluan: Masalah gizi menjadi salah satu masalah terpenting yang harus ditangani pemerintah di dunia maupun di Indonesia untuk memperoleh generasi yang baik. Gizipada masa 5 tahun pertama kehidupan akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan balita di masa depan. Dampak yang dapat timbul akibat kekurangan gizi pada lima tahun pertama adalah perkembangan otak dan pertumbuhan. Pemberian Makanan Tambahan berbasis kearifan lokal adalah program pemerintah yang dapat dijadikan sebagai salah satu aternatif untuk mengatasi permasalah tersebut. Program ini bertujuan untuk memulihkan gizi balita dengan memberikan makanan dengan kandungan gizi yang cukup sehingga kebutuhan gizi balita dapat terpenuhi. Tujun Penelitian: Mengetahui gambaran pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal di Kenagarian Balingka. Metode Penelitian : kuantitatif dengan desain  pendekatan deskritif. Populasi adalah ibu balita usia 12-24 bulan sebanyak 68 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 33 orang. Hasil Penelitian : adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal sebesar 24.2%. Kesimpulan dan Saran : adanya peningkatan pengetahuan ibu setelah diberikan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal sebesar 24.8%. Di sarankan setelah mendapatan edukasi tentang PMT berbasis kearifan lokal ini para ibu yang memiliki balita dapat mempraktikkannya setiap hari untuk pemenuhan gizi balita. Kata Kunci : Pengetahuan, PMT, kearifan lokal