Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

PENDIDIKAN HAK ASASI MANUSIA (HAM) Aminullah Aminullah
JUPE : Jurnal Pendidikan Mandala Vol 3, No 3 (2018)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (335.41 KB) | DOI: 10.36312/jupe.v3i3.513

Abstract

HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM-nya terpenuhi, tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa Jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain.Dalam kehidupan bernegara HAM diatur dan dilindungi oleh perundang-undangan RI, dimana setiap bentuk pelanggaran HAM baik yang dilakukan oleh seseorang, kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu Negara akan diadili dalam pelaksanaan peradilan HAM, pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melalui hukum acara peradilan HAM sebagaimana terdapat dalam Undang-Undang pengadilan HAM. Tuntutan untuk menegakkan HAM kini sudah sedemikian kuat, baik dari dalam negeri maupun melalui tekanan dari dunia internasional, namun masih banyak tantangan yang harus dihadapi.Untuk itu perlu adanya dukungan dari semua pihak, seperti masyarakat, politisi, akademisi, tokoh masyarakat, dan pers, agar upaya penegakan HAM bergerak ke arah positif sesuai harapan kita bersama. Penghormatan dan penegakan terhadap HAM merupakan suatu keharusan dan tidak perlu ada tekanan dari pihak mana pun untuk melaksanakannya.Pembangunan bangsa dan negara pada dasarnya juga ditujukan untuk memenuhi hak-hak asasi warga negaranya. Diperlukan niat dan kemauan yang serius dari pemerintah, aparat penegak hukum, dan para elite politik agar penegakan HAM berjalan sesuai dengan apa yang dicita-citakan dan memastikan bahwa hak asasi warga negaranya dapat terwujud dan terpenuhi dengan baik. Dan sudah menjadi kewajiban bersama segenap komponen bangsa untuk mencegah agar pelanggaran HAM di masa lalu tidak terulang kembali di masa kini dan masa yang akan datang.
Teknologi Kimia Terapan Pembuatan Sabun Cair Cuci Piring sebagai upaya peningkatan efektivitas dan Peluang Wirausaha Ekajayanti Kining; Rista Astari Rusdin; Wilda Widiawati; Aminullah Aminullah; Ismaya Ismaya; Ilham Assidiq
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 1 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Mencari pekerjaan sudah semakin sulit untuk ibu-ibu, sedangkan kebutuhan mencukupi kebutuhan sehari-hari mengharuskan pengeluaran yang semakin meningkat. Pengembangan kewirausahaan perempuan merupakan bagian dari upaya nasional yang berkelanjutan untuk mengentaskan kemiskinan di negara berkembang dalam kaitannya dengan Millennium Development Goals. Sabun dan deterjen merupakan sebuah komoditas yang tidak bisa dilepaskan dari kebutuhan rumah tangga. Sabun dibutuhkan oleh semua orang untuk menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh. Konsumsi sabun yang terus menerus setiap harinya, menyebabkan kebutuhan pengadaan sabun yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Metode pendekatan untuk dapat menyelesaikan permasalahan dalam kegiatan ini menggunakan metode Participatory Action Research (PAR). Solusi yang ditawarkan pada kegiatan kewirausahaan pada masyarakat ini berupa pemberian penyuluhan dengan materi yang telah ditentukan. Hasil angket memperlihatkan bahwa mitra sangat setuju dengan kegiatan pengabdian ini karena mitra belum pernah mendapatkan penyuluhan dan pelatihan tentang peluang usaha rumahan berupa sabun cuci piring, materi penyuluhan dan pelatihan yang disampaikan mudah dimengerti dan mudah dipraktekan sendiri, bahan dan alat dalam pembuatan sabun dan deterjen mudah didapatkan, waktu pelaksanaan kegiatan tidak mengganggu kegiatan rumah tangga. Disamping itu peserta juga termotivasi dan tertarik untuk mengembangkan lebih lanjut sehingga dapat berwirausaha mandiri.
Pembuatan JASUKE di Masa Pandemi Covid-19 Melalui E-KKN Tematik Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Enrekang Husnul khatimah; Pratiwi Riski; Nur Asmawati Nurdin; Panitra. A; Sitti Fatimah; Syamsuddin Syamsuddin; Hasmiwarni Hasmiwarni; Ulfa Aulia; Nurliana Sari; Selicha Putri; Asriani alimuddin; Nurul fazirah; Muh. Tamrin; Aminullah Aminullah; Hasan Hasan; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 1 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin meningkatnya penyebaran Virus Corona yang mempengaruhi sektor ekonomi Kabupaten Enrekang. KKN Tematik Kewirausaan menjadi salah satu prioritas program pemberdayaan masyrakat dalam meningkatkan sektor ekonomi masyarakat. Oleh karena itu mempunyai dampak positif yang luar biasa, karena adanya kegiatan kewirausahaan pembuatan Jasuke sebagai alternatif pertumbuhan ekonomi dalam hal kuiner dan lainnya. Berdasarkan analisis tersebut maka kegiatan pengabdian masyarakat ini perlu dilakukan dengan tujuan dapat meningkatkan perekonomian masyarakat Kabupaten Enrekang khususnya masyarakat pegunungan. Berdasarkan hasil evaluasi tindak lanjut juga terekam, beberapa manfaat praktis yang diperoleh oleh Ibu-ibu di Desa Kabupaten Enrekang, yaitu mereka mendapatkan informasi yang jelas dan utuh mengenai hakekat pemberdayaan masyarakat dari segi pengetahuan dan keterampilan. Bermakna untuk menciptakan lapangan pekerjaan baru yang sifatnya inovatif dari pengembangan industri rumah tanggga, ibu-ibu yang menjadi peserta pelatihan memperoleh gambaran yang jelas mengenai langkah pengembangan iklim usaha dengan memanfaatkan pembuatan Jasuke, peserta pelatihan juga mendapatkan gambaran yang jelas dan utuh tentang manfaat Sumber Daya Alam jika dikelola dengan baik. Rencana tahapan berikutnya adalah Pendampingan pengolahan produk sehingga didapatkan standar mutu baik kualitas maupun kuantitas yang standar dan bermutu dari produk serta evaluasi program untuk melihat seberapa jauh program ini bermanfaat bagi Ibu-ibu di Desa Kabupaten Enrekang.
Peradilan Administrasi Bukti Indonesia Sebagai Negara Hukum (Sebuah pendalaman materi perkuliahan Pendidikan Kewarganegaraan) Herman Saputra S; Aminullah Aminullah
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 3, No 1 (2019): JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan
Publisher : Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (129.143 KB) | DOI: 10.36312/jisip.v3i1.641

Abstract

Sistem pemerintahan negara Indonesia dilaksanakan berdasarkan hukum, tidak berdasarkan atas kekuasan belaka (machstaat) yang bersifat absolutisme. Dengan demikian negara hukum menurut Undang-Undang Dasar Negara RI Tahun 1945 adalah dengan sistem konstitusional yang bertujuan menjaga supaya terhindar dari pemerintahan yang sewenang-wenang (willekeur) terhadap rakyatnya. Dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan, badan atau pejabat tata usaha negara acapkali menerbitkan keputusan tata usaha negara yang ditujukan kepada seseorang atau badan hukum perdata.  Badan atau Pejabat Tata Usaha Negara seringkali pula mengelak dan bersikap diam untuk tidak menerbitkan keputusan tata usaha negara yang dimohon oleh seseorang atau badan hukum perdata dengan motif tertentu. Mengingat semakin kompleksnya urusan pemerintahan dapat berdampak pula pada saling kait mengkaitnya kewenangan satu dengan yang lainnya badan atau pejabat tata usaha negara pada satu persoalan tertentu atau masalah hukum yang sama, sehingga melahirkan pula sejumlah keputusan tata usaha negara terkait dengan persoalan hukum yang sama. Terbitnya sejumlah keputusan tata usaha negara terkait dengan masalah hukum yang sama jika dapat menimbulkan kerugian terhadap seseorang atau badan hukum perdata dapat menjadi objek keberatan atau sengketa tata usaha negara. Maka peradilan Administrasi sebagai pembuktian bahwa Negara Indonesia adalah Negara yang berdasarkan hukum, hukum sebagai pedoman pelaksaan pemerintahan, hukum sebagai prinsip, hukum sebagai penyeimbang antara pelaksanaan hak dan kewajiban pemerintah, mengingat hak dan kewajiban dalam pelaksanaannya harus seperti satu tarikan nafas yang tidak bisa dipisahkan
STUDY OF GUAR GUM, ALUM, AND WATER ADDITION ON PHYSICAL CHARACTERISTICS OF EXTRUDED WET CORN NOODLE Aminullah Aminullah; Tjahja Muhandri
Jurnal Pertanian Vol. 10 No. 1 (2019): APRIL
Publisher : Universitas Djuanda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2621.224 KB) | DOI: 10.30997/jp.v10i1.1622

Abstract

Corn noodle was a form of food diversification, especially food that usually used wheat flour as its raw material. The objective of this research was to study the effects of guar gum, alum, and water addition on physical properties of extruded wet corn noodle. It was made by mixing wet and dried flours, steaming dough, pressing it using an paste extruder, and steaming the noodles. The alum, guar gum, and water concentrations were 0% and 0.01%; 0%, 1%, and 2%; and 60%, 70%, and 80%, respectively. The physical analysis of wet corn noodle were color, elongation, hardness, adhesiveness, and cooking loss analysis. The analysis showed that wet corn noodles have a reddish yellow color with °Hue of 83.21° - 86.42°. The statistical analysis showed that the higher the guar gum concentration led to the lower the hardness and cooking loss of wet corn noodle, while the greater the elongation. Alum addition increased the hardness and elongation of wet corn noodles, while it decreased the adhesiveness.
Sosialisasi Keselamatan Kerja Elektronika Rumah Tangga di Desa Boiya Kecamatan Maiwa Kabupaten Enrekang Hasan Hasan; Aminullah Aminullah; Elihami Elihami; Sadapotto Sadapotto
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 2 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang sangat berarti bagi warga masyarakat khususnya diwilayah desa Boiya kabupaten enrekang mendapat sambutan yang sangat baik dan antusiasme yang tinggi. Sosialisasi keselamatan kerjaperalatan elektronika rumah tangga yang dilaksanakan di Kabupaten Subang ini merupakan salah satu cara untuk mencegah terjadinya kecelakaan kerja, sehingga diharapkan dengan sosialiasi ini dapat dijadikan sebagai langkah awal untuk mencegah perilaku yang tidak aman dan memperbaiki kondisi lingkungan yang tidak aman pula, serta untuk mencegah resiko terjadinya kecelakaan yang dapat merusakkan peralatan bahkan hilangnya jiwa seseorang. Seperti akhir-akhir ini banyak terdapat pemberitaan rentetan insiden elpiji 3 kilogram, yang mengakibatkan kerugian material bahkan sampai hilangnya nyawa seseorang. Beberapa faktor pendukung kegiatan tersebut antara lain: Para peserta sosialisasi memeliki kemauan yang besar untuk mendapatkan informasi dan pengetahuan mengenai keselamatan kerja peralatan elektronika rumah tangga, mengetahui cara kerja dan penggunaan yang aman setrika listrik, kompor listrik, televisi dan peralatan listrik lainnya. Serta cara penggunaan elpiji 3kg yang aman. Beberapa kendala yang dihadapi pada saat sosialisasi keselamatan kerja peralatan elektronika rumah tangga dan sosialisasi penggunaan elpiji 3kg yang aman. (1) Adanya keterbatasan dalam fasilitas pendukung untuk melakukan sosialisasi dan presentasi, diantaranya tidak adanya LCD proyektor. (2) Kegiatan pelatihan yang direncanakan berjalan 2 hari tidak dapat terealisasi dikarenakan terbentur dengan aktivitas para peserta yang kebanyakan adalah petani, dimana aktivitas mereka dimulai dari pagi-sore. Sehingga tim sosialisasi agak repot untuk menyesuaikan waktu yang cocok.
Proses Pembelajaran Selama Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pelaksanaan PLP Dasar) Aminullah Aminullah; Ikram Ikram; Fachrul Chandra; Nur Fitriani; Wasna Wasna; Misna Misna; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 1 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PLP dasar merupakan salah satu program kampus Universitas Muhammadiyah Enrekang yang diselenggarakan pada tiap semester ganjil, yang termuat dalam kurikulum semua Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Kegiatan PLP Dasar di SDN 5 Pasui terlaksana pada tahun ajaran 2020/2021 yang bertujuan untuk melaksanakan observasi terkait proses pembelajran khususnya proses pembelajaran selama pandemi Covid 19. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran selama pandemic Covid 19 dilaksanakan secara daring dan luring. Pelaksanaan pembelajran secara daring dilakukan dengan memanfaatkan sosial media sebagai alat interaksi antara guru dengan peserta didik, media yang digunakan antara lain Whatsapp, youtube, Google dll sedangkan pembelajaran luring dilaksanakan dengan membagi peserta didik dalam beberapa kelompok kecil dengan menyesuaikan waktu dari masing-masing kelompok untuk datang di sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran Dinas Kesehatan dan Pemerintah. Proses pembelajaran di SDN 5 Pasui selama virus corono mewabah tetap dimaksimalkan oleh semua guru, akan tetapi proses pembelajaran tetap mengalami kesulitan misalnya pembelajaran luring yang dilaksanakan tidak seefektif seperti proses pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan sebelumnya, begitupun dengan pembelajaran daring yang mengalami kendala dalam hal Pertama, kurang maksimalnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaaran, Kedua, ketersedian fasilitas dalam pembelajaran daring dan Ketiga, keterbatasan guru dalam pemanfaatan teknologi.
PENGARUH PENAMBAHAN PENGAKU VERTIKAL TERHADAP KUAT LENTUR BALOK BAJA PROFIL I Aminullah Aminullah
Jurnal Teknologi Berkelanjutan Vol 3 No 02 (2014): Vol 03 No. 02
Publisher : Lambung Mangkurat University Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (744.71 KB)

Abstract

Sejumlah bangunan seperti aula dan jembatan memerlukan ruangan yang luas tanpa tersekat oleh kolom yang rapat. Hal ini dapat dilayani salah satunya dengan penggunaan balok girder hybrid yang bisa divariasikan tidak hanya dalam hal mutu, tetapi juga ketebalan masing-masing komponen penyusunnya. Girder hybrid rawan terhadap tekuk, tetapi hal ini bisa diatasi dengan pengaku. Pemasangan yang tepat akan menghindarkan kegagalan struktur akibat tekuk, sekaligus diprediksi meningkatkan kemampuan menahan beban secara signifikan. Perbandingan ketebalan antar elemen, kombinasi mutu, dan pengaturan spasi antar pengaku adalah isu-isu penting dalam bahasan pemasangan pengaku. Untuk mempelajari lebih dalam tentang topik-topik tersebut, dikembangkan model balok girder hybrid dengan panjang 7000 mm dan tinggi 900 mm. Variasi model dianalisis dengan Finite Element Analysis (FEA) menggunakan ANSYS Ed.9.0. dengan pilihan plastic shell elemen SHELL143. Elemen baja menggunakan mutu yang dipakai dalam pengujian eksperimental, yaitu baja S570 dan baja SM400. Mutu baja balok kemudian divariasikan dengan menggunakan jenis S690 dan S355. Pembebanan dilakukan hingga kondisi softening dimana beban puncak telah dilewati. Perilaku balok akibat pembebanan diteliti untuk menghasilkan rencana kombinasi mutu dan geometri yang efisien. Sejumlah rekomendasi didapatkan berdasar pola-pola yang ditunjukkan hasil pengujian model. Dalam kombinasi mutu, balok girder hybrid dengan sayap dan badan dibuat dari bahan yang memiliki mutu yang relative besar perbedaannya. Berbagai variasi telah menunjukkan mutu S570 berpasangan dengan SM400 sebagai yang paling baik. Hal ini sesuai dengan yang dipakai dalam pengujian eksperimental. Adapun ketebalan sayap (15 mm) yang tetap tidak bervariasi ternyata cukup diimbangi dengan badan balok dengan tebal setengahnya, ketebalan badan balok dibuat sama dengan ketebalan pengaku. Plat pengaku ternyata hanya sangat diperlukan pada lokasi pembebanan dan perletakan. Jarak antar pengaku yang efektif sebesar tiga kali tinggi balok. Hasil yang didapatkan pada kondisi softening memperlihatkan perilaku yang relative stabi ldengan tidak adanya rapture secara mendadak.
Budidaya Ikan Nila pada Kolam Tanah Hasan Hasan; Nurul Afifa; Iksan Maulana; Elihami Elihami; Aminullah Aminullah
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 2 No 2 (2020): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komoditi perikanan yang mempunyai peluang besar untuk dibuat suatu rencana bisnis adalah ikan nila (Oreochromis niloticus). Nila memiliki beberapa keunggulan jika dibandingkan dengan jenis ikan lainnya. Parameter yang diukur pada usaha budidaya nila dengan penekanan pada aspek pemasaran, teknis, finansial, manajemen, sosial ekonomi, kelembagaan dan pengembangan usaha. Aspek pasar cukup luas dilihat dari permintaan masih lebih besar dibandingkan penawaran dan tiap tahun permintaan selalu meningkat. Aspek teknis usaha budidaya nila menggunakan sistem semi-intensif (madya). Aspek finansial sudah layak dalam pelaksanaannya, baik jangka pendek maupun panjang. Dari segi hukum, usaha tersebut hanya mempunyai surat terdaftar dari kantor Sub-Dinas Perikanan. Aspek kelembagaan usaha cukup bagus karena peran lembaga penyedia sarana produksi, lembaga penyuluhan meskipun dari belum ada perhatian dari lembaga penyedia dana. Aspek sosial ekonomi cukup baik, dapat memberikan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. Usaha kegiatan ini memberikan dampak positif dari segi lingkungan karena tidak menghasilkan limbah berbahaya bagi lingkungan baik perairan maupun kesehatan masyarakat.
Applying ELSA Speak Software in the Pronunciation Class: Students’ Perception Ita Sarmita Samad; Aminullah Aminullah
Edumaspul: Jurnal Pendidikan Vol 3 No 1 (2019): Edumaspul: Jurnal Pendidikan
Publisher : Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1040.596 KB) | DOI: 10.33487/edumaspul.v3i1.85

Abstract

This study aims at finding out the students’ perception towards the application of ELSA Speak software in their pronunciation class. A total number of 12 students are involved in this present study. Descriptive quantitative research design is applied in this study. It utilizes questionnaire to collect data and Likert-Scale to analyze the data. The result shows that students consider that the software is very good to be applied in learning pronunciation.