Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Perbandingan Metode Pembelajaran Pictorial Riddle dengan Modified Free Inqury Terhadap Hasil Belajar Siswa Pada Materi Sistem Pernapasan Manusia Kelas VIII di Mts. Al-Mustaqim 1 Arang Limbung Nur Fitriani
JURNAL BIOEDUCATION Vol 4, No 2 (2017): JURNAL BIOEDUCATION
Publisher : Universitas Muhammadiyah Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (86.8 KB) | DOI: 10.29406/627

Abstract

ABSTRAKHasil belajar siswa kelas VIII di MTs. Al-Mustaqim 1 Arang Limbung pada mata materi sistem pernapasan manusia masih di bawah KKM (<75) dengan persentase ketuntasan 42,60%. Tujuan penelitian ini yaitu 1) untuk melihat perbedaan hasil belajar siswa pada materi Sistem Pernapasan Manusia menggunakan metode pembelajaran Pictorial Riddle dengan Modified Free Inqury di kelas VIII di MTs. Al-Mustaqim 1 Arang Limbung. 2) untuk melihat metode yang paling efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada materi Sistem Pernapasan Manusia kelas VIII MTs. Al-Mustaqim 1 Arang Limbung. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Bentuk penelitian menggunakan quasi experimental research dengan rancangan nonquivalent control group design. Teknik sampling yang digunakan adalah purposive sampling. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik pengukuran dan observasi langsung. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil belajar siswa kelas Pictorial Riddle berbeda dengan kelas Modified Free Inqury berdasarkan hasil uji U-Mann Withney diperoleh nilai signifikasi 0,000< 0,05. Keefektifan penggunaan metode dilihat dari hasil perhitungan N-Gain di kelas Pictorial Riddle sebesar 0,75 dan kelas Modified Free Inqury sebesar 0,62. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat perbedaan hasil belajar siswa menggunakan metode Pictorial Riddle dan Modified Free Inqury. Metode pembelajaran Pictorial Riddle merupakan metode yang lebih efektif ditunjukkan dari nilai perhitungan N-Gain sebesar 0,75 dengan kategori tinggi.viKata Kunci : Hasil belajar, materi sistem pernapasan manusia, Modified Free Inqury, Pictorial Riddle.
PEMANFAATAN KOTORAN BURUNG PUYUH SEBAGAI PAKAN IKAN LELE Alima Bachtiar Abdullahi; Arham Rusli; . Mursida; Nur Fitriani
Jurnal Dinamika Pengabdian (JDP) Vol. 4 No. 2 (2019): JURNAL DINAMIKA PENGABDIAN VOL. 4 NO. 2 MEI 2019
Publisher : Departemen Budidaya Pertanian Fakultas Pertanian UNHAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20956/jdp.v4i2.7418

Abstract

Program diseminasi produk teknologi ke masyarakat merupakan upaya yang lebih komprehensif untuk mengakselerasi proses hilirisasi teknologi hasil penelitian suatu lembaga yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Kegiatan yang dilaksanakan adalah penerapan integrated farming system dengan pemanfaatan kotoran burung puyuh sebagai pakan ikan lele. Mitra kegiatan adalah warga binaan Rutan Kelas IIB Pinrang. Untuk pemanfaatan kotoran puyuh sebagai pakan ikan lele, metode yang digunakan adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan pakan lele dari kotoran burung puyuh. Metode pembuatan pakan lele dengan memanfaatkan kotoran burung puyuh yang dikembangkan melalui beberapa tahap yaitu: pengeringan bahan; pemasakan bahan; penggilingan bahan; pencetakan bahan menjadi butiran pellet dan pendinginan. Selain menggunakan kotoran puyuh kering, pembuatan pakan ikan lele juga dapat menggunakan kotoran burung puyuh fermentasi. Berdasarkan hasil pelaksanaan kegiatan, dapat disimpulkan antara lain: Program Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat sangat membantu PPPM Politani Pangkep dalam mendiseminasikan hasil-hasil penelitian dan pengabdian yang telah dilakukan sebelumnya; terbentuk jaringan yang baik dan kuat antara PPPM Politani Pangkep dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, dalam hal ini Rutan Kelas IIB Pinrang; kotoran puyuh dapat dimanfaatkan sebagai pupuk organik tanaman hortikultura dan sebagai pakan ikan lele; meningkatnya keterampilan warga binaan Rutan Kelas IIB Pinrang dalam hal budidaya puyuh, dan budidaya ikan lele; terbentuknya kemandirian warga binaan Rutan Kelas IIB Pinrang sehingga tujuan dari Program Diseminasi Produk Teknologi ke Masyarakat terwujud yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.Kata kunci: pemanfaatan, kotoran, burung puyuh, pakan ikan lele.
PERANCANGAN GAME MASAKAN SAYURAN INDONESIA Nur Fitriani; Susany Soplanit; Darius Andana
Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi Vol 1, No 1 (2013): Jurnal Ilmu Komputer dan Sistem Informasi
Publisher : Fakultas Teknologi Informasi Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jiksi.v1i1.3085

Abstract

Game Masakan Sayuran Indonesia ini merupakan game edukasi memasak yang dirancang untuk membantu anak remaja mengalami bermacam-macam proses. Game Masakan Sayuran Indonesia memiliki 12 jenis yaitu gameplay merebus, memilih peralatan, menggoreng, memilih sayuran, mencuci sayuran, menumis, mencampur, mengaduk, mengulek, mencacah, memotong, dan mengiris. Game  Masakan Sayuran Indonesia juga mempunyai 25 jenis menu makanan khas Indonesia yang tergolong jenis makanan sayuran yang bermanfaat bagi kesehatan. Game Masakan Sayuran Indonesia dibuat dengan menggunakan Adobe Flash CS6 dengan bahasa ActionScript 3.0.
PENGARUH PEMBERIAN BERBAGAI MACAM PUPUK DAUN TERHADAP PERTUMBUHAN TUNAS AKSILAR UBI JALAR (Ipomoea batatas L.) VARIETAS CILEMBU SECARA IN VITRO Meriyanto .; Miranty Trinawaty; Nur Fitriani
Jurnal Agroekoteknologi Vol 8, No 2 (2016)
Publisher : Jurusan Agroekoteknologi Fakultas Pertanian Untirta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33512/j.agrtek.v8i2.1483

Abstract

Effect of foliar fertilizer on growth of axillary buds of sweet potato (Ipomoea batatas L.) Cilembu Variety as in vitro. This research was aimed to find inexpensive formulations planting medium for the multiplication of sweet potato as in vitro. Research was conducted at the Tissue Culture Laboratory of Faculty of Agriculture, University of Tridinanti Palembang from November 2015 until April 2016. The reseach used Randomized Completely Design (RCD) with 5 treatments and 5 replications, namely: H1 = MS (control), H2 = Hyponex 2 g, H3 = Growmore 2 g , H4 = Gandasil D 2g, H5= MS+Hyponex 2 g, H6 = MS+ Growmore 2g, H7=MS+Gandasil D 2g. Each treatment was repeated five (5) times. Parameter observed were: time formed buds, shoots, number of leaves, the time to form roots, number of roots, root length, and percentage of plantlets life. The result showed that the treatment of foliar fertilizer no significant effect than that of MS to spur the growth of axillary buds explants of sweet potato varieties Cilembu in vitro. In the tabulation of foliar fertilizer Growmore 2 g gave explant growth of axillary buds of sweet potato better.Keyword: Sweet potato, Foliar fertilizer.
Proses Pembelajaran Selama Masa Pandemi Covid-19 (Studi Pelaksanaan PLP Dasar) Aminullah Aminullah; Ikram Ikram; Fachrul Chandra; Nur Fitriani; Wasna Wasna; Misna Misna; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 3 No 1 (2021): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kegiatan PLP dasar merupakan salah satu program kampus Universitas Muhammadiyah Enrekang yang diselenggarakan pada tiap semester ganjil, yang termuat dalam kurikulum semua Program Studi di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Enrekang. Kegiatan PLP Dasar di SDN 5 Pasui terlaksana pada tahun ajaran 2020/2021 yang bertujuan untuk melaksanakan observasi terkait proses pembelajran khususnya proses pembelajaran selama pandemi Covid 19. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan kegiatan dapat disimpulkan bahwa kegiatan pembelajaran selama pandemic Covid 19 dilaksanakan secara daring dan luring. Pelaksanaan pembelajran secara daring dilakukan dengan memanfaatkan sosial media sebagai alat interaksi antara guru dengan peserta didik, media yang digunakan antara lain Whatsapp, youtube, Google dll sedangkan pembelajaran luring dilaksanakan dengan membagi peserta didik dalam beberapa kelompok kecil dengan menyesuaikan waktu dari masing-masing kelompok untuk datang di sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran Dinas Kesehatan dan Pemerintah. Proses pembelajaran di SDN 5 Pasui selama virus corono mewabah tetap dimaksimalkan oleh semua guru, akan tetapi proses pembelajaran tetap mengalami kesulitan misalnya pembelajaran luring yang dilaksanakan tidak seefektif seperti proses pembelajaran tatap muka yang dilaksanakan sebelumnya, begitupun dengan pembelajaran daring yang mengalami kendala dalam hal Pertama, kurang maksimalnya keterlibatan siswa dalam kegiatan pembelajaaran, Kedua, ketersedian fasilitas dalam pembelajaran daring dan Ketiga, keterbatasan guru dalam pemanfaatan teknologi.
Variasi dan Fungsi Ragam Bahasa Pada Iklan dan Slogan Situs Belanja Online Shopee Anisa Dimas Tutik; Nur Fitriani; Elen Inderasari
Imajeri: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol. 2 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/imajeri.v2i2.5089

Abstract

Penelitian ini berjudul “Variasi dan Fungsi Ragam Bahasa Pada Iklan dan Slogan Situs Belanja Online Shopee” bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk variasi dan fungsi ragam bahasa pada iklan dan slogan situs belanja online shopee. Penelitian ini difokuskan pada bentuk variasi iklan dan slogan serta fungsi dan maknanya. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan mendekripsikan setiap penggunaan iklan dan slogan dalam situs belanja online shopee. Teknik dalam analisis data menggunakan teknik dokumentasi berupa foto, teknik baca, dan teknik catat pada iklan dan slogan shopee. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya variasi bahasa asing yang berjumlah 6, variasi bahasa gaul berjumlah 2, dan fungsi bahasa berupa fungsi informational, fungsi direktif, serta fungsi ekspresif.
MERGER ANALYSIS ON GLOBAL AUTOMOTIVE INDUSTRY A CASE STUDY AT DAIMLER-CHRYSLER AUTOMOTIVE COMPANY Nur Fitriani; Syamsu Alam; Muhammad Sobarsyah
Hasanuddin Journal of Applied Business and Entrepreneurship Vol 4 No 1 (2021)
Publisher : Master of Management, Faculty of Economics and Business, Hasanuddin University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26487/hjabe.v4i1.427

Abstract

This research aims to analyze mergers in global automotive industries to find out the causes of merger failure in the global automotive industry. This research used a case study at Daimler-Chrysler automotive company. The decision to committed a merger strategy had an impact on the Daimler-Chrysler company, mainly in cultural differences between Germany and the United States of America, where the Daimler-Benz and Chrysler Corporation originated. This research used a literature study research method by using library research related to the Daimler-Chrysler merger, with qualitative descriptive analysis techniques. The results of this research indicated that the agreement to do a merger strategy between Daimler-Benz and Chrysler Corporation was caused by cultural differences as a new Daimler-Chrysler company. It makes Daimler-Chrysler must be able to collaborate and synergized with each other for merger integration can be successful. However, this was not able to be done by Daimler-Chrysler, so the merger between Daimler-Chrysler was failed in the end.
PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI LIMBAH BIOGAS N Nurjannah; Nurfajriani Arfah; Nur Fitriani
Journal of Chemical Process Engineering Vol 3, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (498.778 KB) | DOI: 10.33536/jcpe.v3i1.194

Abstract

Pada pembuatan biogas, masalah yang selalu terjadi adalah sisa dari kotoran yang telah digunakanselalu menimbulkan aroma yang tidak enak jika dibuang begitu saja tanpa ada pengolahan selanjutnya. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui cara membuat pupuk organik dari ampas biogas dan meningkatkan nilai C dan N nya. Pelaksanaan penelitian dilakukan dalam 3 tahap yakni tahap pertama preparasi sampel dengan cara dipisahkan ampas biogas sehingga didapatkan dalam bentuk padat dan cair. Tahap kedua pengujian sampel untuk mengetahui kandungan N, P, K, dan C dalam ampas biogas tersebut. Dan tahap ketiga penambahan bahan aditif untuk meningkatkan nilai C dan N nya. Dari hasil penelitian di dapatkan bahwa yang terbaik untuk meningkatkan nilai C yakni penambahan ampas tahu dengan nilai 22,33 %, dan untuk hasil terbaik meningkatkan nilai N yakni penambahan urin kambing dengan nilai 1,57 %, masing-masing perbandingan 1:1.
Olahan makanan ringan bernutrisi berupa kerupuk dari bahan Tahu Tempe produksi Desa Pasui Kecamatan Buntu-Batu Kabupaten Enrekang Muh. Burhan; Muhammad Syahril; Muhammad Akbar; Hayyu Bahrul Bambang; A. Juasmin; Nor Aizyah; Nur Fitriani; Sudirman Sudirman; Ikram Ikram; Puji Arisa; Nur Halima Yusuf; Sartika Sartika; Titin Meirani; Elihami Elihami
MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT Vol 4 No 2 (2022): MASPUL JOURNAL OF COMMUNITY EMPOWERMENT
Publisher : LP2M Universitas Muhammadiyah Enrekang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tahu dan tempe merupakan makanan olahan dari kedelai, Tahu terbuat dari susu kedelai yang di gumpal dan di tekan menjadi balok-balok padat putih. Di sisi lain Tempe terbuat dari kedelai yang telah difermentasi dan dipadatkan menjadi padat. Keduanya menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Harganya yang murah dan nutrisinya yang tinggi menjadikan dua bahan makanan wajib di daftar menu mereka. Keduanya menjadi salah satu makanan yang sering dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Harganya yang murah dan nutrisinya yang tinggi menjadikan dua bahan makanan wajib di daftar menu mereka. Di samping itu, makanan yang kaya akan protein nabati ini juga menjadi makanan pengganti daging untuk orang-orang yang memilih menjadi vegetarian. Meskipun terbuat dari bahan baku yang sama, keduanya memiliki kandungan nutrisi, rasa, dan bentuk yang berbeda. kandungan nutrisinya serupa dalam beberapa hal, ada beberapa perbedaan antara keduanya. Karena tempe biasanya dibuat dengan kacang-kacangan atau biji-bijian, tempe secara signifikan lebih kaya kalori, protein, dan serat. Faktanya, hanya 3 ons (85 gram) tempe menyediakan 7 gram serat. Angka ini telah memenuhi 28 persen asupan serat harian. Sementara itu, tahu lebih rendah protein. Namun, tahu memiliki lebih sedikit kalori. Meski begitu, tahu juga menawarkan sejumlah zat besi dan kalium. Tahu juga memiliki kalsium dua kali lebih tinggi daripada tempe. Kedua produk kedelai tersebut umumnya rendah sodium dan bebas kolesterol. Di samping itu, inilah beberapa persamaan antara keduanya dalam hal kandungan nutrisi.
Sosialisasi Bahaya Narkoba Di Desa Tebing Tinggi Agus Anjar; Panggih Nur Adi; Toni Toni; Rohana Rohana; Junita Junita; Suci Wulandari; Ahmad Arif; Nur Fitriani
JURNAL PKM IKA BINA EN PABOLO Vol 2, No 2: PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT | JULI 2022
Publisher : IKA BINA EN PABOLO : PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/ikabinaenpabolo.v2i2.3530

Abstract

Keterpanggilan kami sebagai pengabdi karena melihat kondisi wilayah yang kami jadikan sasaran untuk mengadakan sosialisasi bahaya narkoba berada dalam keadaan terancam dari pengaruh penyalahgunaan narkoba. Dari gejala yang kami tangkap dari informasi yang terdekat dan terpercaya bagi kami untuk lebih cepat mengadakan sosialisasi bagaimana dahsyatnya tingkat kerusakan bagi masa depan generasi muda yang ada di Desa Tebing Tinggi tersebut. Sehingga penyuluhan atau sosialisasi bahaya narkoba harus digalakkan mengingat kasus narkoba yang meningkat terutama generasi muda yang rentan untuk mencoba obat – obatan terlarang. Keterpanggilan kami sebagai pengabdi karena melihat kondisi Di Desa Tebing Tinggi yang kami jadikan sasaran untuk mengadakan sosialisasi bahaya narkoba berada dalam keadaan terancam dari pengaruh penyalahgunaan narkoba.