p-Index From 2017 - 2022
4.883
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Tadulako Journal Sport Sciences And Physical Education Katalogis Jurnal MEKANIKAL LEX PRIVATUM BERKALA FISIKA SAINS DAN MATEMATIKA Humanis : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA) Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Jurnal Filsafat Jurnal KALAM Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Jurnal Analisis Al-Ulum Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB PASAI Journal of Humanity Jurnal Media Hukum Kanz Philosophia A Journal for Islamic Philosophy and Mysticism JURNAL IPTEKS PEMANFAATAN SUMBERDAYA PERIKANAN Al-Adyan Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Health Notions Jurnal Keperawatan el Buhuth: Borneo Journal of Islamic Studies Jurnal Office Jurnal Teknik Industri : Jurnal Hasil Penelitian dan Karya Ilmiah dalam Bidang Teknik Industri Varia Justicia Journal of Islamic Medicine OISAA Journal of Indonesia Emas KALPATARU Jurnal Penelitian Arkeologi Papua dan Papua Barat SPORTIVE: Journal Of Physical Education, Sport and Recreation JURNAL ECONOMIC RESOURCE Specta Journal of Technology Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran Kuriositas: Media Komunikasi Sosial dan Keagamaan Airman Al-Fikru: Jurnal Ilmiah EDUCASIA : Jurnal Pendidikan, Pengajaran, dan Pembelajaran Makara Journal of Science
Claim Missing Document
Check
Articles

THE ELECTRIC FIELD FORMULATIONS IN THE PLANE-KNIFE CONFIGURATIONS Yoyo Wardaya, Asep; Nur, Muhammad
BERKALA FISIKA Vol 14, No 2 (2011): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (199.705 KB)

Abstract

In this paper, we calculate enormous electric field produced by the plane-knife configuration of the plasma generator. The value of electric field is calculated by two ways of configurations, the first is the almost perpendicular form of the Capasitor plates and second the perpendicular one. The result of calculation is the plates perpendicular form will produce higher electric fields than the almost perpendicular case. Key words : Plasma generator,  plane-knife configuration , electric field.
Koreksi Tekanan Gas Ideal untuk Plasma sebagai Materi Fase ke empat dan Penerapannya pada plasma Argon Nur, Muhammad
BERKALA FISIKA Vol 12, No 4 (2009): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.72 KB)

Abstract

Pehitungan secara analitik telah dilakukan untuk memperoleh perumusan tekanan pada plasma. Perhitungan dengan pendekatan non kuantum ini megunakan fungsi-fungsi termodinamika dalam gas seperti entropi, entalpi, energi bebas  Helmholtz, energi bebas Gibs dan fungsi-fungsi partisi partikel dalam Plasma. Perumusan yang diperoleh digunakan untuk menentukan tekanan pada plasma korona Argon densitas tinggi dan plasma Argon gelombang  mikro pada tekanan gas awal 1 atmosfer. Hasil pehitungan tekanan diperoleh perbedaan dantara tekanan gas panas dengan tekanan kondisi plasma sebesar ΔPplasma1/24π Pgas dimana tekanan pada kondisi plasma lebih kecil dari tekanan gas panas. Penerapan terhadap plasma korona argon densitas tinggi, ditemukan bahwa tekanan plasma berubah secara parabolik terhadap perubahan densitas dan tekanan plasma berubah secara linear terhadap temperatur.   Key words:Plasma. gas panas, tekanan, termodinamika, energi bebas, argon, densitas, temperatur
Disain Peredam Suara Berbahan Dasar Sabut Kelapa dan Pengukuran Koefisien Penyerapan Bunyinya Khuriati, Ainie; Komaruddin, Eko; Nur, Muhammad
BERKALA FISIKA Vol 9, No 1 (2006): Berkala Fisika
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (923.598 KB)

Abstract

research aims to determine sound absorption of absorber materials making from coconut coir composites. Absorber material have been made with different composition from coconut coir composites.             Twelve samples have been made. One of samples is natural coconut coir and the other are made from coco fiber and coco peat with certain compositions. From 12 samples, 10 samples have been tested. Absorption coefficients was measured by impedance tube method with ASTM E-1050:1990 standardization.              The experiment results show that coconut coir is up to standard for absorber material according to ISO 11654 , that is with weigthed absorption (aw) over 0,15.  Weigthed absorption of samples are, A:0,30; B:0,44;C:0,27;D:0,44; E:0,51; F:0,44; G :0,47; H:0,49; I:0,31;J:0,41.  So samples A,B,D,E,F,G,H,I and J can be classified in class-D while sample C in class-E.   Absorber materials that have been made are also compatible with marketed products.  The best composition for absorber was mixture of coco dust and coco fiber.  Improving amount of coco fiber improve maximum absorption.  Adding air cavity between samples and wall improve absorption.  Improving mass density of sample making with similar total mass of composition and similar glue improve absorption in low frequency.   Keyword: coconut coir, coco fiber, coco peat, sound absorber, impedance tube, absorption coefficient, pore.
Studi Analisis Echo Train Length dalam K-Space Serta Pengaruhnya Terhadap Kualitas Citra Pembobotan T2 FSE pada MRI 1.5 T Simanjuntak, Josepa ND; Nur, Muhammad; Hidayanto, Eko
BERKALA FISIKA 2014: Berkala Fisika Vol. 17 No. 1 Tahun 2014
Publisher : BERKALA FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (122.709 KB)

Abstract

The influence of echo train length (ETL) toward image quality of sagital lumbal on MRI using T2-weighted FSE was analyzed on 20 images from four patients. Quantitative data analysis was performed using ROI two methods: image processing method on MRI’s computer and using matlab software, then conducted the statistical test. The result of SNR from these two methods obtained the highest value of SNR at CSF tissue and the highest value of CNR at CSF-corpus tissue and CSF-medulla spinalis with ETL=16. From statistical test of SNR result directly from MRI’s computer image was obtained the significant value at corpus tissue = 0.603, CSF = 0.082, and Fat = 0.213 (P > 0,05), discus = 0.022, Medulla Spinalis (MS) = 0.010 (P < 0.05), and for CNR result of CSF-corpus tissue has significant value = 0,023, corpus-MS = 0.011 (P < 0.05). By using matlab programming method obtained significant SNR result at corpus tissue = 0.000, CSF = 0,000, Fat = 0,000, discus = 0,000, Medulla spinalis = 0,000 (P < 0,05), and for the CNR result of Dicus-corpus tissue has significant value = 0.044, Dicus-MS= 0.045 (P , 0.05). These results pointed out that ETL and T2 weighted influence the Image quality of MRI, which are the image contrast at FSE and software ability of matlab to analyze the image quality of MRI. SNR and contrast are important aspect in the process of image optimization, the higher SNR value provide the better image in giving diagnose information. Keywords : MRI, Echo train length (ETL), K-space, Fast spin echo, Contras to noise ratio, Signal to noise ratio.
PENGARUH PENAMBAHAN OZON SELAMA PENYIMPANAN DINGIN TERHADAP KADAR ASAM LEMAK BEBAS IKAN NILA MERAH (Oreochromis niloticus) Rahmahidayati, Ikfi; Agustini, Tri Winarni; Nur, Muhammad
Jurnal Pengolahan dan Bioteknologi Hasil Perikanan Volume 3, Nomor 3, Tahun 2014
Publisher : Jurusan Perikanan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (243.02 KB)

Abstract

Sistem penyimpanan dingin ikan yang umum digunakan belum optimal dalam memperpanjang daya simpannya. Suatu bahan seperti ozon dapat ditambahkan pada sistem ini sebagai alternatif dalam mempertahankan mutu ikan dengan aman. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penambahan ozon pada penyimpanan dingin terhadap kadar asam lemak bebas ikan Nila Merah dan efektivitas ozon dalam pengawetan ikan. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah ikan Nila Merah utuh, ozon dan es slurry. Metode penelitian yang digunakan adalah experimental laboratories dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola terbagi oleh waktu ”Split Plot in Time”. Faktor konsentrasi ozon (0 ppm dan 3,5 ppm) sebagai sub plot dan lama penyimpanan (hari ke-0, 4, 8, 12 dan 16) sebagai main plot. Data nilai uji organoleptik dianalisis dengan uji Kruskal Wallis, sedangkan uji asam lemak bebas (FFA), pH dan Aw dianalisis menggunakan uji ANOVA. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan konsentrasi ozon dan lama penyimpanan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap nilai organoleptik, FFA dan Aw, namun tidak memberikan pengaruh yang nyata terhadap nilai pH (P>0,05). Berdasarkan hasil penelitian didapatkan nilai organoleptik berkisar antara 6,78 – 8,47; nilai FFA antara 0,340% – 0,865%; nilai pH antara 6,59 – 7,47; nilai Aw 0,894 – 0,992. Ikan Nila Merah dengan perlakuan ozon dapat diterima secara organoleptik hingga hari ke-16, namun perlakuan kontrol hanya bertahan hingga hari ke-12. Nilai FFA dengan perlakuan ozon lebih rendah daripada perlakuan kontrol.  Generally, chilling system of fish is not optimum to extending the shelflife. The substance such as ozone can be added to this system as an alternative method to maintain freshness quality of fish safely. This research was aimed to observe the effect of ozone addition on chilling system to free fatty acid of red tilapia and effectiveness of ozone for fish preservation. The material used were whole red tilapia, ozone and slurry ice. The method used in the research was experimental laboratories using Split Plot in Time Design. The factors consists of ozone concentration (0 ppm and 3.5 ppm) as sub plot and length of storage (0, 4, 8, 12 and 16 days) as main plot. The data of organoleptic value was analyzed by Kruskal Wallis, however free fatty acid (FFA), pH and Aw were analyzed by ANOVA. The result showed that different ozone concentration and length of storage gave significant effect (P < 0.05) to organoleptic value, FFA and Aw, but no significant effect on pH value (P > 0,05). Based on the results obtained organoleptic value range between 6.78 – 8.47; FFA value between 0.340% – 0.865%; pH value between 6.59 – 7.47; Aw value between 0.894 – 0.992. Organoleptic quality of red tilapia with ozone treatment can be accepted up to 16 days, but control treatment only lasted up to 12 days. FFA values with ozone treatment was also lower than control treatment.
KONSEP PERLAKUAN KHUSUS DAN BERBEDA SETELAH KONFERENSI BUENOS AIRES DAN DAMPAKNYA BAGI PERIKANAN SKALA KECIL DI INDONESIA Susanto, M.Hajir; Nur, Muhammad
Varia Justicia Vol 15 No 2 (2019): Vol 15 No 2 (2019)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.238 KB) | DOI: 10.31603/variajusticia.v15i2.3083

Abstract

The WTO Conference held in Hong Kong in 2005 agreed that subsidies must be immediately abolished by each WTO member country. But the decision was not approved by many countries, especially developing countries and less developed countries, so the concept of Special and Differential Treatment appears. The purpose of this paper is to analyze the extent of this idea's impact on the small-scale fisheries in Indonesia after the Buenos Aires Conference. a normative juridical research method is used by authors that examining library materials and other secondary materials. The author uses the data collection method by the literature study. Documents in the form of primary legal materials, secondary legal materials, and non-legal materials are used in this paper. At the Ministerial Meeting in Buenos Aires in 2017 Special and Differential Treatment Concept was discussed. The result of this study found that regarding of conclusion in the 11th Ministerial Conference in Buenos Aires, Indonesia has a chance to protect their small-scale fisheries interest to continue to provide subsidies in the field of fisheries. However, Indonesia still has a lot of work to be done to develop disciplines of fisheries subsidies within the framework of cooperation at the WTO and prevent the misuse of subsidies provided.
Ragam Hias pada Makam di Komplek Mesjid Makam Turikale di Maros Sulawesi Selatan. Nur, Muhammad; Mulyadi, Yadi
KALPATARU Vol 26, No 1 (2017)
Publisher : Pusat Penelitian Arkeologi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (3026.587 KB) | DOI: 10.24832/kpt.v26i1.222

Abstract

Ragam hias merupakan salah satu atribut pada makam Islam yang memiliki makna budaya dan menjadi objek kajian arkeologi Islam. Keberadaan ragam hias ditemukan juga pada makam di Komplek Mesjid Makam Turikale di Maros. Mesjid Turikale ini merupakan mesjid kuno dengan tipe mesjid makam, dimana arsitektur mesjid dengan arsitektur makam merupakan satu rangkaian bangunan secara utuh. Semua artefak kaligrafi pada makam di Komplek Mesjid Makam Turikale dapat digolongkan ke dalam aliran Tsulus atau Khat Tsulus. Tidak ada kaligrafi di komplek makam ini yang meniru atau memanipulasi bentuk makhluk hidup apalagi anthropomorphic. Gejala ini berbeda dengan beberapa komplek makam di Sulawesi Selatan. Adapun ragam hias pada bangunan makam, menganut paham representative art dan menghindari aktivitas pengkultusan pada sosok selain Allah. Sulur-suluran dan bunga ditampakkan sangat vulgar dengan kelopak bunga yang menengadah, yang dalam falsafah Bugis-Makassar, menyimbolkan pandangan hidup yang terbuka dan progressif. Abstract. Ornament is one of the attributes in the Islamic cemetery that has cultural significance and become the object of Islamic archaeological study. The existence of ornament were also found in the tomb at the Tomb Mosque Complex in Turikale in Maros. Mosque of Turikale is an ancient mosque by mosque-type tombs, where the architecture of the mosque with the tomb architecture is a series of buildings in their entirety. All artifacts calligraphy on a tomb in the Tomb Mosque Complex in Turikale can be classified into Khat Tsulus. No calligraphy in this tomb complex that mimics or manipulate living things especially anthropomorphic form. These symptoms differ with some graveyard in South Sulawesi. The ornaments on the tomb building, adopts representative art and avoid the cult activity on the figure besides Allah. Tendrils and flowers revealed a very vulgar with upturned petals, which in philosophy Bugis-Makassar, symbolizes a view of life that is open and progressive.
KEDUDUKAN HARTA BERSAMA DALAM PERKAWINAN MENURUT PERSPEKTIF HUKUM ISLAM Nur, Muhammad
LEX PRIVATUM Vol 1, No 3 (2013): Lex Privatum
Publisher : Universitas Sam Ratulangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkawinan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Itu adalah bagian normal dari kehidupan.Seiring dengan kemajuan zaman dan di era globalisasi tidak selamanya perkawinan dalam keluargadan masyarakat berjalan dengan baik. Ditengah-tengah masyarakat banyak timbul masalah-masalah dalam perkawinan yang memerlukan penyelesaian,salah satu diantaranya adalah masalah harta bersama dalam perkawinan. Permasalahan timbul atau berkembang menjadi suatu kasus setelah adanya perceraian atau kematian salah satu pihak atau kedua-duanya. Kalau persoalan harta bersama bisa diselesaikan secara musyawarah atau kekeluargaan akan menjadi hal yang baik, tetapi bila timbul ketidaksesuaian pendapat maka persoalan harta bersama ini bisa menjadi besar bahkan sampai ke Pengadilan untuk penyelesaiannya.  Oleh karena ruang lingkup penelitian ini adalah pada disiplin Ilmu Hukum, maka dalam penelitian ini penulis menggunakan penelitian hukum normatif yang merupakan salah satu jenis penelitian yang dikenal umum dalam kajian ilmu hukum.Penelitian ini merupakan bagian dari penelitian kepustakaan yakni dengan cara meneliti bahan pustaka atau yang dinamakan penelitian hukum normatif.  Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa keabsahan suatu perkawinan merupakan suatu hal yang sangat prinsipil, karena berkaitan erat dengan akibat-akibat perkawinan, baik yang menyangkut dengan anak (keturunan) maupun yang berkaitan dengan harta. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan telah merumuskan kriteria keabsahan suatu perkawinan, yang diatur di dalampasal 2, sedangkan tentang kedudukan harta bersama, Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tidak menjelaskannya secara terperinci namun pengaturan harta bersama yang lebih lengkap dapat kita temukan didalam Kompilasi Hukum Islam. Kata Kunci : Perspektif
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MIND MAPPING UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS V SD NEGERI 59 SEBANGAR KECAMATAN MANDAU Nur, Muhammad; Noviana, Eddy; Syahrilfuddin, Syahrilfuddin
Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan Vol 4, No 1 (2017): Wisuda Februari 2017
Publisher : Jurnal Online Mahasiswa (JOM) Bidang Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract: This research is motivated by the low learning outcomes Civics class V students of SD Negeri 59 Sebangar District of Saber, with an average grade 57.92. While the value of minimum completeness criteria (KKM) Civics is 70, among the students who totaled 24 people only 7 people who reach KKM. This research is a classroom action research (PTK) by applying cooperative learning model Mind Mapping. This thesis presents the results of studying the data obtained from the average results of study before action 57.92 increased to 64.79 in Cycle I. In the second cycle increased to 76.7. The activities of teachers in the first cycle of the first meeting of the percentage gain of 54.2% to the category, please, at the meeting of the two has increased roughly 75% of both categories. Furthermore, the first meeting of the second cycle activities of teachers also mengelami 79.2% increase in the percentage of both categories, and the second meeting of the second cycle increased by a percentage of 87.5% is very good category. Activity of students in the first cycle of the first meeting of the percentage of 58.3% enough category, at a second meeting has increased by 70.8% percentage of both categories, the first meeting with a percentage of 79.2% meniingkat both categories. At the second meeting of two cycles has increased with the percentage of 83.3% is very good category. Research in class V SD Negeri 59 Sebangar District of Saber Two proves that the implementation of cooperative learning model Mind Mapping can improve learning outcomes Elementary School fifth grade students Mandau sub 59 SebangarKey words: Model Cooperative Learning Mind Mapping,Learning Outcomes PKn
MASYARAKAT IDEAL DALAM PANDANGAN AKBAR S. AHMED Nur, Muhammad
Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam) Vol 8, No 2 (2012): Jurnal TAPIs 2 (2012)
Publisher : Jurnal TAPIs (Teropong Aspirasi Politik Islam)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakKonsep Islam mengenai masyarakat, sejarah, dan politik diterapkan dalam struktur dan organisasi masyarakat. Kadangkala konsep tersebut berjalan mulus, tetapi kadang kala bertentangan dengan sistem sosial budaya tertentu. Di pelbagai tempat yang jauh dari pusat pengembangan Islam, seringkali terjadi konflik antara cara pandang makro Islam dengan nilai-nilai dengan kehidupan sehari-hari. Dalam menganalisa berbagai persoalan atau permasalahan Islam dan masyarakat muslim, Akbar menggunakan metode historis-interpretatif. Dalam Islam yang dijadikan acuan dalam berbagai aspek kehidupan adalah al-Qur’an dan as-Sunnah. Akbar menggunakan landasan teori muslim ideal dan masyarakat muslim ideal yang dirujukkan pada Nabi Muhammad dan kehidupan masyarakat muslim abad ke-7. Titik tolak ini akan membantu upaya memahami masyarakat dan sejarah muslim dari masa lahirnya Islam hingga masa kini.Kata Kunci: Islam, Masyarakat Ideal, Akbar S. Ahmed
Co-Authors Agus Setyawan Agus Subagio Ahmad Suseno Ainie Khuriati R.S. Andi Wibowo Kinandana, Andi Wibowo Anggorowati Anggorowati, Anggorowati Annas Pyriadi, Annas Aris Supriati Asep Yoyo Wardaya Awal Syahrani Betri Arisa Bukit Yuta Wirawan Choirul Anam AM Diponegoro Dadang Priyanto Dian Arif Rachman Djalal Er Riyanto Dyah Hari Setyaningrum Eddy Noviana Eko Hidayanto Eko Komaruddin Endang Kusdiyantini Filky Rihwanul Ayub, Muh Fithriatus Shalihah Gede Wiratma Jaya, Gede Wiratma Gunawan Gunawan Hariani, Lilik Sri Hasmyati, Hasmyati I Gusti Ngurah Antaryama Ika Indah Selawanti Ikfi Rahmahidayati Irfan Wahyu Nugroho Irvan Irvan Iskhaq Iskandar J. Wasiq Jatmiko Endro Suseno Joeharnani Tresnati Josepa ND Simanjuntak Kamaruddin, Ilham Kermani , Thuba Khakim, Mokhamad Yusup Nur Kouhsari, Sayyed Hosseini Kusuma, Willy Anta LatifNitrogen ions have been generated in the air by corona glow discharge plasma. The, Sjafrul Lestrai, Deni Okta M. Khoiru Rusydi Maryam Restiwijaya Melaniani, Soernarnatalina Metungku, Nofrita Angelina Moch. Abdul Mukid Moh Tauhid Umar, Moh Tauhid Mohammad Munir Much. Azam Muchammad Azam, Muchammad Muh Arifin Dahlan, Muh Arifin Muhammad Yasir Muniroh, Muflihatul Mustafid Mustafid Nasrudin Nasrudin Nasution, Mutiara nfn Hasanuddin, nfn Nintya Setiari Pandji Triadyaksa Ratna Wulan Sutanti Redemtus Heru Tjahjana Rika Subarniati Ririh Yudhastuti Ririn Sulpiani Rosita, Andriani Satriyo Adhy Septiani, Bernadeta Novita Seyyed Ahmad Fazeli Sharifuddin Bin Andy Omar, Sharifuddin Bin Sosiawati Teke Sri Rahayu Sudarno Sudarno Sumariyah Sumariyah Suraidin, S Susanto, M.Hajir Syahri, Alfi Syahrilfuddin Syahrilfuddin, Syahrilfuddin Syamsu Nujum Taat Guswantoro, Taat Temu, Sri Tri A Winarni Tri Winarni Agustini Udi Harmoko Ujang Sumarwan Untung Sujianto Vincencius Gunawan, Vincencius Wahyu Adi Wijaya Wulandary Oktiyana Yadi Mulyadi Yulia Tristin, Lia Yundari, Yundari Zaenul Muchlisin Zaenul Muhlisin Zahar, Intan Zain, Alfatihatuz Zulfah Zulhelmi Zulhelmi, Zulhelmi