Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Tantangan dan Peluang Pembelajaran Sejarah Lisan pada Mahasiswa Pendidikan Sejarah di FKIP Universitas Tadulako Nuraedah, Nuraedah
Historia: Jurnal Pendidik dan Peneliti Sejarah Vol 1, No 1 (2017): Pembelajaran Sejarah lokal
Publisher : Prodi. Pendidikan Sejarah FPIPS UPI dan APPS (Asosiasi peneliti dan Pendidik Sejarah)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (102.045 KB) | DOI: 10.17509/historia.v1i1.7005

Abstract

Sejarah lisan dapat menganalisa dan mengevaluasi sifat dari proses memori sejarah. Bagaimana seseorang mampu mengaktualisasikan masa lalunya, bagaimana menghubungkan pengalaman seseorang dalam konteks sosialnya, dan bagaimana orang menggunakan sumber-sumber lisan untuk menginterpretasikan kehidupan mereka sebagai bagian masa lalu dan menjadi masa kini.Sejarah lisan diperlukan untuk merekonstruksi sejarah Indonesia kontemporer, penggunaan teknik sejarah lisan sangat penting. Sebab para pelaku sejarah yang masih hidup, dapat melengkapi khasanah sumber- sumber sejarah sebagai modal bagi penulisan sejarah dan penelusuran sumber sejarah.
Quadratic Support Vector Machine For The Bomba Traditional Textile Motif Classification Nuraedah, Nuraedah; Bakri, Muhammad; Kasim, Anita Ahmad
Indonesian Journal of Electrical Engineering and Computer Science Vol 11, No 3: September 2018
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/ijeecs.v11.i3.pp1004-1014

Abstract

The Bomba textile is one of the textile fabrics in Indonesia used in a province called Sulawesi Tengah. Bomba Textile has a unique pattern and has a philosophical meaning in human life in Sulawesi Tengah. Bomba Textile has many motif patterns and varied colors. The problem in this research is the difficulty in classifying every The Bomba textile motif in each class. Data classification is needed to recognize the motif of each Bomba textile pattern and to cluster it into the appropriate class. The features used to classify the Bomba textile motif is the textural feature. Texture features obtained from Gray-Level Co-occurrence matrices (GLCM) method consisting of energy, contrast, homogeneity and correlation with four angles 0°, 45°, 90°, and 135°. This research will implement Quadratic Vector Machine (QSVM) method with texture feature on Bomba textile pattern. The use of a single texture feature with angles 90° has an accuracy of 90.3%. The incorporation of texture features by involving all features at all angles can improve the accuracy of the classification model. This research produces a model of motif classification on the Bomba textile which has the classification accuracy of 94.6% and error rate of 5.4%.
Upaya Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran IPS Melalui Metode Diskusi Kelompok Pada Siswa Kelas IV SDK Siendeng Kecamatan Bolano Lambunu Rahayu, Evi Puji; Nuraedah, Nuraedah; Jamaludin, Jamaludin
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 4, No 5 (2016): Junal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalah dalam penelitian ini adalah dalam pembelajaran IPS  terlihat bahwa siswa kurang terlatih membentuk diskusi kelompok, kreativitas siswa dalam membuat dan menyampaikan ide-idenya masih sangat rendah, kurangnya inisiatif siswa dalam menjaga ketertiban di kelas dan siswa belum terbiasa secara aktif dalam diskusi kelompok. Penelitian ini bertujuan meningkatkan hasil belajar IPS melalui metode diskusi kelompok pada siswa kelas IV SDK Siendeng Kecamatan Bolano Lambunu. Subyek penelitian ini adalah siswa kelas IV Tahun Pelajaran 2014/2015 dengan jumlah 16 siswa yang terdiri dari 5 siswa laki-laki dan 11 siswi perempuan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang terdiri dari empat tahap yaitu, Rencana, Tindakan, Observasi dan Refleksi, Penelitian ini dilaksanakan sebanyak II siklus. Setiap siklus terdiri dari dua pertemuan. Berdasarkan data yang diperoleh, skor persentase rata-rata siswa disetiap siklus mengalami peningkatan. Pada hasil tes kemampuan awal nilai rata-rata adalah 58. Adapun hasil belajar siklus pertama pertemuan pertama nilai rata-rata adalah 63, sedangkan hasil belajar  siklus pertama pertemuan kedua nilai rata-rata menjadi 68. Pada hasil belajar siklus kedua pertemuan pertama nilai rata-rata adalah 75, sedangkan hasil belajar siklus kedua pertemuan kedua meningkat menjadi 82. Dengan demikian penelitian ini dicukupkan pada siklus kedua karena sudah mencapai keberhasilan dengan kategori “Tinggi”. Dikatakan demikian karena sudah sesuai dengan standar KKM di SDK Siendeng yaitu (80). Kata Kunci: Hasil Belajar; Diskusi Kelompok; Pembelajaran IPS
Gaya Komunikasi Dosen dalam Pembelajaran Mahasiswa Mutawakkil, Mutawakkil; Nuraedah, Nuraedah
Communicatus: Jurnal Ilmu komunikasi Vol 3, No 2 (2019): Communicatus: Jurnal Ilmu Komunikasi
Publisher : Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15575/cjik.v3i2.5765

Abstract

The research aims to analyze the communication style to overcome the boredom of students’ learning in the social history course at History Education Program Study, Faculty of Teacher Training and Education, Tadulako University". This research uses qualitative research approach by examining 1 lecturer and 45 students in class A. Data analysis uses qualitative analysis, with three stages which include: data reduction, data presentation, and data verification.  The results of the research show that the communication style of lecturers to reduce boredom of learning, as follows: Develop an active communication style while still emphasizing assertiveness, taking full social initiative so that students can imitate and apply the communication style in their social environment, and they are able to express opinions with controlled emotions, communication style must be done in two-ways that is by sending full information attentively, communication style by commanding but showing the way, so that students become maximally measured in doing their tasks, there is reflection after evaluation, and communication style of the listener, being attentive in conveying information, making decisions by considering all parties.Penelitian bertujuan untuk menganalisis gaya komunikasi mengatasi kejenuhan Belajar pada matakuliah Sejarah Sosial Mahasiswa Pendidikan Sejarah Untad”. Dalam penelitian ini peneliti menekankan pada pendekatan kualitatif dengan meneliti 1 orang dosen dengan populasi mahasiswa 45 orang di kelas A. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis secara kualitatif, dengan tiga jenis meliputi: Reduksi Data, Penyajian data, serta Verifikasi data. Hasil peneitian menunjukkan: gaya komunikasi dosen untuk mengurangi kejenuhan belajar, sebagai berikut; mengembangkan gaya komunikasi aktif namun tetap mengedepankan ketegasan, mengambil secara penuh inisiatif sosial agar mahasiswa meniru di lingkungan sosialnya, serta mampu menyatakan pendapat dengan emosional yang terkontrol; gaya komunikasi harus dua arah dengan mengirim informasi secara full dengan penuh perhatian; gaya komunikasi dengan memerintah tapi menunjukkan caranya, sehingga mahasiswa menjadi terukur secara maksimal dapat mengerjakan tugas, ada refleksi ketika evaluasi, dan gaya komunikasi  pendengar, penuh perhatian dalam menyampaikan informasi, membuat keputusan dengan mempertimbangkan semua pihak.
Peranan Metode PQ4R Dalam Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas VIID SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto Nuraedah, Nuraedah; Martawijaya, M Agus; Khaeruddin, Khaeruddin
JURNAL PENDIDIKAN FISIKA Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : JURNAL PENDIDIKAN FISIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (64.77 KB)

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian  Pra-Eksperimen dengan desain One-Shoot  Case Study yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diajar dengan metode PQ4R Tahun Ajaran 2012/2013. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika yaitu penilaian aspek kognitif diberi tes pada pertemuan keempat, aspek afektif diberi angket tentang pernyataan untuk mengukur motivasi dan minat peserta didik serta aspek psikomotorik diperoleh dari pengamatan tentang aktivitas belajar setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek kognitif menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 26 0rang (93%). Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek afektif menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori sangat baik dan baik. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 20 (71%). Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala Tahun Ajaran 2012/2013.Kata kunci: Metode Pembelajaran PQ4R, PsikomotorikThis research is a kind of study Pre-Experiment with design One-Shoot Case Study aimed to find out the results of learning physics class VII SMP Negeri 2 Bangkala terms of cognitive, affective, and psychomotor PQ4R method taught by Academic Year 2012/2013. Research subjects in this study were all students of class VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala many as 28 students. Collecting data in this study were drawn from the data are the results of learning physics aspects of cognitive assessment tests are given at the fourth meeting, the affective aspect of the statement given questionnaires to measure the motivations and interests of learners and psychomotor aspects derived from observations on learning activities every meeting. The collected data were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the cognitive aspects of physics shows that the number of students who have mastery learning 0rang was 26 (93%). The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the affective aspect of physics shows that learners are in the category of very good and excellent. The results of the descriptive analysis of the results of the psychomotor aspects of learning physics shows that the number of students who have mastery learning is the 20 (71%). From the analysis above, it can be concluded that through PQ4R method can improve learning outcomes physics class VII students of SMP Negeri 2 Bangkala Academic Year 2012/2013.Keywords: Learning Methods PQ4R, Psychomotor
PERBANDINGAN HASI BELAJAR DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH DAN TIPE TALKING STICK DI KELAS X AP SMK NEGERI 2 PALU Mirawati, Ni Wayan; Hasan, Hasan; Nuraedah, Nuraedah
Katalogis Vol 6, No 7 (2018)
Publisher : Katalogis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (457.188 KB)

Abstract

Purpose this research is to describe the differences in student learning outcomes given the model of cooperative learning type Make a Match and students who are given cooperative learning model type Talking Stick. This research was conducted in SMK Negeri 2 Palu using experimental method. Cooperative learning model is divided into two factors, the model of cooperative learning type Make a Match and cooperative learning model type Talking Stick. Data analysis used is t-scheffe test analysis with 5% significant level, obtained thitung = -0,084 < ttabel = 2,01, then H0 accepted, The result of research indicate that there is no difference of learning result of student's history given model of Make a Match and the students who are given the Talking Stick model and the learning outcomes of cooperative learning model Talking Stick type is higher than the Make a Match type in the class X AP SMK Negeri 2 Palu.
MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS IV SDN 3 PALASA PADA PEMBELAJARAN IPS TENTANG SUMBER DAYA ALAM MELALUI METODE PENGAMATAN Salha, Salha; Nuraedah, Nuraedah; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah dilakukan penelitian ini adalah motivasi belajar siswa kelas IV SDN 3 Palasa kurang dalam pembelajaran IPS tentang sumber daya alam hal ini dikarenakan metode pembelajaran yang digunakan belum tepat yaitu hanya menggunakan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan metode pengamatan dalam pembelajaran dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Peningkatan motivasi belajar dapat dilihat dari hasil observasi aktivitas guru dan siswa serta hasil analisis penilaian motivasi belajar disetiap siklus, pada siklus I hasil observasi aktivitas guru 75% (kriteria cukup), aktivitas siswa 66% (kriteria cukup) dan hasil analisis penilaian motivasi belajar yakni dari 44% (kriteria kurang) di pra tindakan menjadi 65% (cukup) setelah tindakan. Pada siklus II, skor observasi aktivitas guru yang diperoleh adalah 100% dengan kriteria sangat baik dan skor aktivitas siswa yang diperoleh 91% dengan kriteria sangat baik serta hasil analisis penilaian motivasi yang diperoleh adalah 93% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa metode pengamatan dapat meningkatkan motivasi belajar siswa kelas IV SDN 3 Palasa. Kata kunci    : Metode Pengamatan; Motivasi Belajar; Sumber Daya Alam  
Peranan Metode PQ4R Dalam Pembelajaran Fisika Pada Siswa Kelas VIID SMP Negeri 2 Bangkala Kabupaten Jeneponto Nuraedah, Nuraedah; Martawijaya, M Agus; Khaeruddin, Khaeruddin
Jurnal Pendidikan Fisika Vol 2, No 3 (2014): PENDIDIKAN FISIKA
Publisher : Universitas Muhammadiyah Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26618/jpf.v2i3.236

Abstract

Penelitian ini adalah jenis penelitian  Pra-Eksperimen dengan desain One-Shoot  Case Study yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar fisika siswa kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala ditinjau dari aspek kognitif, afektif, dan psikomotorik yang diajar dengan metode PQ4R Tahun Ajaran 2012/2013. Subjek penelitian dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala sebanyak 28 siswa. Pengumpulan data pada penelitian ini diambil dari data hasil belajar fisika yaitu penilaian aspek kognitif diberi tes pada pertemuan keempat, aspek afektif diberi angket tentang pernyataan untuk mengukur motivasi dan minat peserta didik serta aspek psikomotorik diperoleh dari pengamatan tentang aktivitas belajar setiap pertemuan. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek kognitif menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 26 0rang (93%). Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek afektif menunjukkan bahwa peserta didik berada pada kategori sangat baik dan baik. Hasil analisis deskriptif hasil belajar fisika pada aspek psikomotorik menunjukkan bahwa jumlah peserta didik yang mengalami ketuntasan belajar adalah 20 (71%). Dari hasil analisis di atas dapat disimpulkan bahwa melalui metode PQ4R dapat meningkatkan hasil belajar fisika peserta didik kelas VII SMP Negeri 2 Bangkala Tahun Ajaran 2012/2013.Kata kunci: Metode Pembelajaran PQ4R, PsikomotorikThis research is a kind of study Pre-Experiment with design One-Shoot Case Study aimed to find out the results of learning physics class VII SMP Negeri 2 Bangkala terms of cognitive, affective, and psychomotor PQ4R method taught by Academic Year 2012/2013. Research subjects in this study were all students of class VII SMP SMP Negeri 2 Bangkala many as 28 students. Collecting data in this study were drawn from the data are the results of learning physics aspects of cognitive assessment tests are given at the fourth meeting, the affective aspect of the statement given questionnaires to measure the motivations and interests of learners and psychomotor aspects derived from observations on learning activities every meeting. The collected data were analyzed descriptively. The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the cognitive aspects of physics shows that the number of students who have mastery learning 0rang was 26 (93%). The results of the descriptive analysis of learning outcomes in the affective aspect of physics shows that learners are in the category of very good and excellent. The results of the descriptive analysis of the results of the psychomotor aspects of learning physics shows that the number of students who have mastery learning is the 20 (71%). From the analysis above, it can be concluded that through PQ4R method can improve learning outcomes physics class VII students of SMP Negeri 2 Bangkala Academic Year 2012/2013.Keywords: Learning Methods PQ4R, Psychomotor
Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Pembelajaran IPS Tentang Letak Suatu Tempat Dengan Media Gambar Di Kelas 1 Sekolah Dasar Kecil (SDK) Ogomojolo Ratni, Ratni; Nuraedah, Nuraedah; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah dalam penelitian adalah hasil belajar siswa kelas 1 SDK Ogomojolo masih sangat rendah dalam memahami mata pelajaran IPS tentang letak suatu tempat. Rumusan masalah dalam penelitian tindakan kelas yaitu’’Apakah dengan menggunakan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat di kelas 1 Sekolah Dasar Kecil (SDK) Ogomojolo? Hal tersebut dapat dilihat dari hasil tes awal dimana siswa yang tuntas hanya 6 orang dari 15 orang siswa. Rendahnya hasil belajar menjadi indikator penelitian tindakan kelas ini karena guru masih menggunakan metode ceramah, tanya jawab, pemberian tugas dan tanpa menggunakan media. Oleh karena itu peneliti terdorong melakukan perbaikan melalui media gambar terhadap proses pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat agar meningkatkan hasil belajar siswa. Penelitian ini dilaksanakan di SDK Ogomojolo dengan jumlah siswa 15 orang. Metode penelitian ini terdiri dari 4 fase yaitu (1) perencanaan (2) tindakan (3) observasi (4) refleksi dan terdiri dari 2 siklus serta teknik pengumpulan data menggunakan (1) tes evaluasi untuk mendapatkan data hasil belajar (2) observasi untuk mengetahui aktivitas belajar siswa dan guru pada saat dilakukan tindakan. Jenis data dalam penelitian ini (1) data kualitatif berupa data aktivitas guru dan siswa dalam proses pembelajaran (2) data kuantitatif berupa data hasil belajar dalam mengerjakan tes yaitu tes awal dan tes akhir. Peningkatan hasil belajar dengan menggunakan media gambar dapat dilihat dari nilai ketuntasan individu dan ketuntasan klasikal di setiap siklus, Pada siklus I ketuntasan individu mencapai 63% dan ketuntasan klasikal mencapai 67%, Pada siklus II ketuntasan individu mencapai 85% dan ketuntasan klasikal mencapai 100%. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penggunaan media gambar dapat meningkatkan hasil belajar siswa di kelas 1 SDK Ogomojolo pada pembelajaran IPS tentang letak suatu tempat. Kata kunci : Media Gambar, Hasil Belajar, Letak Suatu Tempat
MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA TENTANG PERISTIWA SEKITAR PROKLAMASI MELALUI METODE BERMAIN PERAN (ROLE PLAYING) DI KELAS V SD INPRES 2 TERPENCIL LOMBOK KECAMATAN TINOMBO KABUPATEN PARIGI MOUTONG Luande, Hadmin; Nuraedah, Nuraedah; Nurvita, Nurvita
Jurnal Kreatif Tadulako Online Vol 6, No 8 (2018): Jurnal Kreatif Tadulako Online
Publisher : Jurnal Kreatif Tadulako Online

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Terpencil Lombok pada mata pelajaran IPS khususnya pada materi peristiwa sekitar proklamasi. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, maka dilakukan penelitian tindakan kelas dengan menggunakan metode pembelajaran bermain peran yang diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada materi IPS secara umum dan materi peristiwa sekitar proklamasi pada khususnya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa dengan menggunakan metode bermain peran (Role Playing). Penelitian ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing siklus terdiri dari perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi, serta refleksi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada siklus I persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 55,56%. Rata-rata aktivitas siswa siklus I 63,3% dengan kategori baik. Selanjutnya, pada siklus II mengalami peningkatan yakni persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 83,33%. Rata-rata aktivitas siswa Siklus II 86,87% dengan kategori sangat baik. Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa metode bermain peran (role playing) dapat meningkatkan hasil belajar siswa kelas V SD Inpres 2 Terpencil Lombok. Kata Kunci     : Bermain Peran (Role Playing), Hasil Belajar