p-Index From 2019 - 2024
4.121
P-Index
Claim Missing Document
Check
Articles

FILSAFAT HUKUM ISLAM AKAD KOMPILASI HUKUM EKONOMI SYARIAH NURHADI, NURHADI
Al-Amwal Vol 6 No 2 (2017): Jurnal Volume 6, Nomor 2, Desember 2017
Publisher : STEI Iqra Annisa Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (473.216 KB)

Abstract

Hukum akad dalam ilmu hukum, merupakan aspek urgen dalam pelaksanaan hukum privat (perjanjian), karena itu Hukum Perdata Islam mempunyai peluang besar untuk diterapkan di Indonesia. Persoalan yang muncul dalam praktik akad ekonomi Islam di lembaga keuangan Islam adalah perbebatan konseptual seputar legalitas normatif suatu akad dan basis filosofis yang mendasarinya. Hukum yang sudah di jadikan aturan resmi, telah memiliki nilai yuridis, filosofis dan sosiologis melalui tinjauan akademis. Lalu bagaimana tinjauan filsafat hukum Islam (maqashid syariah) akad dalam KHES. Penelitian ini menggunakan konsep kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatif secara in-concreto dan singkronisasi hukum, sedangkan jenis penelitian library research (kepustakaan), metode pengumpulan datanya menggunakan data primer dan sekunder dan teknis analisis datanya memakai metode contents analisis dengan alat ukurnya kemaslahatan (maqashid syariah). Tinjauan filasafat hukum Islam (KHES) akad  tertuang dalam asas-asas akad Bab II Pasal 21, yaitu al-Ikhtiyari (sukarela), al-Amanah (menepati janji), al-Ikhtiyati (kehati-hatian), al-Luzum (tidak berubah), saling menguntungkan, al-Taswiyah (kesetaraan), transparaansi, kemampuan, al-Taysir (kemudahan), iktikad baik, sebab yang halal, al-Hurriyah (kebebasan berkontrak, al-Kitabah (tertulis), ibadah, konsensualisme dan kemaslahatan  yaitu Jalbul al-Mashalih wa Dar’ul al-Mafasid (bertransaksi untuk kemaslahatan umat dan menolak kemudratan) yiatu saling menguntungkan (antaradhim) saling rela dan ridho.
Analysis of the Pop Up Market in Islamic Economics Business Perspective: Lesson Learned in Pekanbaru Nurhadi, Nurhadi
Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance Vol 2 No 1 (2019): Indonesian Journal of Islamic Economics and Finance
Publisher : Department of Islamic Economics, Postgraduate Program, IAIN Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The market phenomenon in Pekanbaru in the last decade is enlivened by the existence of the pop-up market. By utilizing idle land around the settlement, the sellers provide goods for daily needs. This study is a mixed research model, which uses qualitative descriptive methods and direct observation. The research shows that the pop-up market just a momentary event that occurs when there is a crowd. It can be categorized as a traditional market with basic goods and carried out on mobile. According to a business economics perspective, the pop-up market plays an important role in fostering economic development, which leads to the welfare of society. Further, the existence of the pop-up market also in accordance with the principles of Islamic business economics which give attention to the micro and small enterprises due to the target of the pop-up market in Pekanbaru is the middle and lower classes. Keywords: Islamic Economics, Islamic Business, Pop Up Market  
STUDI KELAYAKAN BISNIS PRODUKSI & PEMASARAN CAKE DI KOTA BANDUNG (KASUS DI CV. YEYE GROUP) Nasution, Andri Rachmat Kumalasian; Nurhadi, Nurhadi
Jurnal Teknik: Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik Vol 18 No 1 (2019): Jurnal Teknik - Media Pengembangan Ilmu dan Aplikasi Teknik
Publisher : Fakultas Teknik - Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.671 KB) | DOI: 10.26874/jt.vol18no1.95

Abstract

CV. Yeye group merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang usaha kuliner produksi dan penjualan makanan cepat saji dengan membuka beberapa usaha yang antara lain mie ramen, batagor, baso, ayam bakar, dan lain-lain. Untuk mengembangkan usaha kulinernya maka perusahaan berencana untuk mengalokasikan modal yang dimilikinya untuk membuka usaha baru di bidang usaha makanan dengan jenis yang berbeda dari jenis usaha sebelumnya dengan tujuan untuk menjama konsumen yang lebih luas dan mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Usaha baru yang di rencanakan oleh perusahaan adalah membuat pabrik dan memasarkan kue. Untuk mengetahui besar kebutuhan modal usaha yang diperlukan untuk mendirikan bisnis, mengetahui besar potensi pasar yang dapat dikuasai dan mengetahui tingkat kelayakan usaha apabila direalisasikan maka perlu dilakukan studi kelayakan bisnis berdasarkan aspek pasar & pemasaran, aspek teknis & tekonologi, aspek organisasi & manajemen, dan aspek keuangan. Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis usaha berdasarkan nilai PI, PP, ROI, NPV,IRR, dan analisis risiko. Hasil analisis kelayakan menunjukan usaha ini layak untuk direalisasikan, hal tersebut salah satunya ditunjukan dengan analisa aspek keuangan yang menghasilkan nilai PI yang lebih dari 1, nilai PP yang kurang dari 3 tahun.
Ideologi Konstitusi Piagam Madinah dan Relevansinya dengan Ideologi Pancasila Nurhadi, Nurhadi
Volksgeist: Jurnal Ilmu Hukum dan Konstitusi Vol 2 No 1 (2019)
Publisher : Faculty of Sharia, State Institute of Islamic Studies (IAIN) Purwokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.203 KB) | DOI: 10.24090/volksgeist.v2i1.1778

Abstract

The Medina Charter as the first constitutional document in Islam, has  relationship with Pancasila in the Jakarta Charter as religious ideology. It shows that the Medina Charter has relevance to the philosophical values of Pancasila as the ideology of the Indonesia. This paper presents the relationship between the Medina Charter abbd Pancasia from normative and philosophical point of view in order to prove that the Constitution's Ideology of the Medina Charter is very relevant to the Jakarta Charter with the Philosophical values of Pancasila. The first principle (or Sila) of Pancasila Belief in one supreme being is in line with article in the Medina Charter about monotheism and aqedah. The second Sila  of Pncasila Just and Civilized Humanitarism is in relation with the Articles about Human Rights in the Medina Charter. The third Sila of Pancasila about the comitment to the unity of Indonesia is also stated in Articles of Medina Charter about unity and brotherhood. The forth principle about the idea of people led or governed by wise politics in line with the Articles about deliberation and agreement. The last principle about the commitment to Social Justice for All Indonesian People is similar with the law of human rights in the Medina Charter.
Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 Tentang Pernikahan (Perkawinan) di Tinjau dari Maqashid Syariah Nurhadi, Nurhadi
UIR Law Review Vol 2 No 02 (2018): UIR Law Review, Oktober 2018
Publisher : UIR Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (9.114 KB) | DOI: 10.25299/uirlrev.2018.vol2(02).1841

Abstract

Abstrak Zaman modern serta globalisasi digitalisasi mengantarkan manusia pada era baru, sehingga godaan demi godaan yang datang sebagai ujian dan kadang malapetaka bagi pelaku pernikahan. Sehingga tujuan pernikahan dalam Islam saat sekarang adalah sebagai upaya prefentif agar terpelihara dari perbuatan melanggar hukum (zina dan perbuatan keji).  Kelangsungan kehidupan manusia yang sehat sehingga rumah tangga dipenuhi kasih sayang serta saling membantu keduanya untuk kemashlahatan  dunia dan akhirat, juga upaya memelihara keutuhan manusia dari kerusakan akhlak dan moral (hifzh al-Nasl) dalam menjalani hidup saling berpasang sesuai fitrahnya. Peraturan hukum yang menentukan prosedur yang dilalui, juga ketentuan hukum dan akibat hukumnya disebut hukum perkawinan. Lalu bagaimana UU No.1 tahun 1974 tentang Perkawinan di tinjau dari maqashid syariah. Metode Penelitian ini menggunakan konsep kualitatif, dengan pendekatan yuridis normatif secara in-concreto dan singkronisasi hukum, dengan memakai metode contents analisis serta alat ukurnya kemaslahatan (maqasid syariah). Maqashid syariah UUP memuat tiga subtansi yaitu: 1). Maqashid al-Ammah: Tujuan perkawinan membentuk keluarga bahagia (samara) berdasar Ketuhanan Maha Esa (Allah) dan perlunya pencatatan maqashidnya li hifzu al-Din wa al-Nasl wa al-Kitabah wa al-Mashlahah (memlihara agama, keturunan dan tercacat demi kemaslahatan). 2). Maqashid al-Khassah: Fungsinya li al-Bayan al-Shahah fi al-Aqdi fi syiasyah al-Dauliyah (penegasan legalitas akad perkawinan secara hukum kenegaraan). 3). Maqashid al-Juziyah: Keadilanya li al-Adalati wa al-Hukmi baina al-Nas wa al-Khusus fi al-Muslim (keadilan semua umat khususnya muslim). Maqashid Kulliyah li hifzi al-Din (agama) wa al-Nafsi (jiwa) wa al-Aqli (akal) wa al-Nasl (keturunan) wa al-Mall (harta) wa al-'ardh (harga diri) dan al-'adl (keadilan) disempurnakan dengan al-kitabah (tertulis atau tercatat) supaya al-Ikhtiyari (sukarela), al-Amanah (menepati janji), al-Ikhtiyati (kehati-hatian), al-Luzum (tidak berubah), al-Taswiyah (kesetaraan), transparaansi, al-Taysir (kemudahan) dan iktikad baik dalam akad perkawinan serta konsensualisme, tujuan akhirnya untuk ibadah dan kemaslahatan  yaitu Jalbul al-Mashalih wa Dar’ul al-Mafasid (menegakkan kemaslahatan dan menolak kemudratan).
PRESTASI MANAJER JURNALIS PEREMPUAN DI RIAU TELEVISI DALAM PERSEPKTIF KESETARAAN GENDER nurhadi, nurhadi
PALASTREN Jurnal Studi Gender Vol 12, No 2 (2019): PALASTREN
Publisher : STAIN Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21043/palastren.v12i2.5643

Abstract

Televisi merupakan media massa elektronik yang menjadi salah satu media paling bergengsi bagi para pejuang karir, tanpa terkecuali bagi seorang perempuan.Ada beberapa perempuan yang menempati posisi manajer di Riau Televisi.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui posisi kesetaraan gender jurnalis perempuan di Riau Televisi.Manajemen Riau Televisi memiliki 12 posisi kepemimpinan divisi. Dari beberapa divisi tersebut, hanya empat perempuanyang diposisikan sebagai manejer. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data observasi dan wawancara. Data yang terkumpul dikaji dengan teori glass ceiling sebagai alat analisisnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor sosial dan kompetensi sangat menentukan mereka meraih prestasi sebagai manajer jurnalis di Riau Televisi.Dengan demikian prestasi sebagai menejer tak lagi ditentukan oleh jenis kelamin tetapi faktor kecerdasan sosial dan kompetensi lebih menentukan daripada yang lainnya.Penjelasan ini mematahkan anggapan bahwa Riau TV diskriminasi terhadap perempuan.
PENANAMAN NILAI-NILAI SHODAQOH MELALUI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMP NEGERI 1 BOYOLANGU TULUNGAGUNG Nurhadi, Nurhadi
EKSYAR: Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam Vol 3 No 1 (2016): Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam
Publisher : LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstractThe purpose of this study is to find out how the implementation of planting values of faith, sincerity value and social value to learners through Islamic Education. Results of the study are: planting is done with the values of faith bilhal (behavior), and practical. The development of value investment is able to enter into self-learners, the proof is diligent student worship and bershodaqoh; Planting the value of sincerity is done by applying or familiarize the learners to bershodaqoh; Social value Planting is done by holding social events that the students are trained to look at the condition of the society and the individual. In addition, so that students are able to apply in the midst of society.
Penerapan Metode Praktek dalam Pembiasaan Sholat Pada Mata Pelajaran Fiqih Nurhadi, Nurhadi
EKSYAR: Jurnal Ekonomi Syari'ah & Bisnis Islam Vol 3 No 2 (2016): Jurnal Ekonomi syari'ah & bisnis islam
Publisher : LIPI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Prayer is a pillar of religion, one part of the pillars of Islam. Good and bad human status in the world or in akherat sourced from good and bad prayer. Therefore learning habituation to worship worship should be inculcated early on. One indicator of the lack of prayer habituation especially in the third grade students in SDI Science and Tahfizh Imam Syafi'i Tulungagun today is less active students in following the learning activities. This is coupled with the fact that the learning process applied still apply the old paradigm. Namely lectures, frequently asked questions and assignments. To enable students in the learning process, the use of practice method is very appropriate, because this method can encourage cooperation and activeness of students to improve the obligatory prayers 5 times. The implementation process itself includes: (1) Planning (planning), (2) Implementing action (acting), (3) Observation (observing) and (4) Reflection (reflection).
Analisa Pemilihan Propeller Tipe B-Series pada Kapal Feri Ro-Ro 600 GT dengan Menggunakan Aplikasi Matchpro Habibi, Habibi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 10, No 2 (2016)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (312.057 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v10i2.2643

Abstract

Kondisi perairan Indonesia yang terdiri dari ribuan gugusan pulau memberikan tantangan untuk mendesain alat transportasi yang efisien dari segi pengoperasiannya. Kapal Feri Ro-Ro merupakan salah satu alternatif yang dipakai. Namun dari beberapa kasus didapatkan bahwa kapal tidak memenuhi kecepatan sesuai perencanaan. Salah satu penyebabnya adalah turunnya efisiensi dari propeller. Turunnya efisiensi propeller ini dipengaruhi oleh beberapa faktor diantaranya terjadinya kavitasi pada propeller, ketidak sesuaian mesin dan propeller yang digunakan pada saat operasional, sehingga diperlukan suatu metode engine propeller matching. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tipe propeller B-series yang tepat untuk kapal Feri Ro-Ro 600 GT dengan menggunakan aplikasi Matchpro dengan database propeller dan mesin penggerak yang digunakan. Dari hasil penelitian diketahui bahwa tipe propeller B-Series yang paling efisien dipasang pada Kapal Feri Ro-Ro 600 GT adalah tipe B335.
Studi Pengembangan Skeg Terkontrol untuk Meningkatkan Kinerja Maneuverability pada Kapal Cepat Nurhadi, Nurhadi
Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim Vol 9, No 2 (2015)
Publisher : Wave: Jurnal Ilmiah Teknologi Maritim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (510.055 KB) | DOI: 10.29122/jurnalwave.v9i2.2660

Abstract

Sebuah kapal patroli harus dirancang cepat, handal, kuat serta mempunyai stabilitas yang tinggi, disamping aspek-aspek ekonomis, keselamatan, kenyamanan dan persenjataan, agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik. Dalam hal peningkatan stabilitas kapal cepat penggunaan skeg pada buritan kapal disamping mempunyai efek posistif juga mempunyai efek negatif yang berhubungan dengan turning ability dari kapal cepat, dimana skeg mengakibatkan semakin bertambah besarnya tactical diameter yang dibutuhkan untuk kapal melakukan gerak memutar sehingga kondisi ini sangat merugikan. Serangkaian studi dilakukan untuk mengkaji pengembangan skeg terkontrol untuk meningkatkan kinerja turning ability dari kapal cepat yang menggunakan skeg. Studi dilakukan dengan melakukan serangkaian percobaan turning dengan memvariasikan defleksi sudut skeg. Dari hasil penelitian diketahui bahwa skeg terkontrol mampu meningkatkan kinerja turning ability sebesar 17.4 % pada sudut defleksi skeg 15 deg, 20.3 % pada sudut 20 deg dan 23.7 % pada sudut 25 deg.