Claim Missing Document
Check
Articles

Found 32 Documents
Search

Pengaruh Pengaturan Terhadap Posisi Status Kesehatan pada Anak dengan Pneumoia: Telaah Literatur Novita Agustina; Nani Nurhaeni
Dunia Keperawatan Vol 8, No 2 (2020): July 2020
Publisher : School of Nursing, Faculty of Medicine, Lambung Mangkurat University.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/dk.v8i2.7776

Abstract

Kematian balita disebabkan salah satunya oleh pneumonia setiap tahunnya di dunia dan Indonesia. Pneumonia menyebabkan gangguan pernapasan yang memengaruhi saturasi oksigen. Jika tidak tertangani dengan baik menyebabkan kecacatan dan kematian, maka dibutuhkan intervensi berupa pengaturan posisi yang dapat meningkatkan status kesehatan anak. Tujuan: mengidentifikasi artikel penelitian tentang pengaturan posisi terhadap peningkatan status kesehatan anak pneumonia. Metodenya tinjauan pustaka, yang menganalisis artikel ilmiah dari 3 database: Science Direct, Whiley Online dan Ebscohost. Kata kunci pneumonia, position*, dan oxygenation. Kriteria inklusi research article, tahun 2014-2019 dan bahasa Inggris. Didapatkan 9 jurnal dengan menggunakan perumusan PICO. Hasil: pengaturan posisi semirecumbent, prone, fowler, dan lateral dapat meningkatkan saturasi oksigen, mencegah kejadianVAP dan menstabilkan hemodinamik. Kesimpulan: pengaturan posisi yang tepat adalah posisi semirecumbent, prone, fowler, dan lateral. Dibutuhkan penelitian mengenai efektivitas dari masing-masing posisi terhadap status kesehatan anak dengan pneumonia yang bermanfaat dan dapat diimplementasikan  dalam asuhan keperawatan pada anak pneumonia di rumah sakit.   
PENGARUH DURASI MENYUSUI TERHADAP KEJADIAN PNEUMONIA PADA BALITA: A SYSTEMATIC REVIEW: Effect of Breastfeeding Durationof Pneumonia in Children Under Five Years: A Systematic Review Medya Aprilia Astuti; Nani Nurhaeni
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 5 No. 2 (2019): JIKep | September 2019
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (422.417 KB) | DOI: 10.33023/jikep.v5i2.240

Abstract

Latar belakang: Pneumonia merupakan salah satu penyakit infeksi saluran pernapasan yang menjadi penyebab utama kematian pada balita. Salah satu faktor risiko yang dapat meningkatkan terjadinya pneumonia adalah riwayat ibu menyusui. Tujuan: untuk mengeksporasi hubungan menyusui dengan kejadian pneumonia. Metode: kami melakukan tinjauan secara sistematis dengan menelusuri artikel melalui database Taylor & Francis, Sciencedirect, Wiley Online Library, Springer Link, Oxford dan EBSCOhost dimulai dari 10 Oktober sampai 4 November 2018. Kriteria inklusi yang ditetapkan untuk penelusuran artikel adalah 1) berbahasa Inggris, 2) artikel dipublikasikan pada 10 tahun terakhir yaitu 2009-2018 dan 3) Usia anak dibawah 5 tahun dengan pneumonia. Hasil: Dari sejumlah 2812 artikel didapatkan hasil 8 artikel yang terpilih. Dari 8 artikel tersebut, terdapat 3 artikel yang menyampaikan mengenai hubungan pemberian ASI dengan kejadian pneumonia. Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelusuran dan pembahasan maka dapat disimpulkan bahwa menyusui dapat mempengaruhi kejadian pneumonia baik itu menurunkan atau meningkatkan yang tergantung dari lamanya ASI diberikan.
HUBUNGAN CARING PERAWAT DENGAN PROSES INHALASI PADA BALITA Iqomah, Muhammad Khabib Burhanuddin; Nurhaeni, Nani; Waluyanti, Fajar Tri
Jurnal Ilmiah Permas: Jurnal Ilmiah STIKES Kendal Vol 6 No 1 (2016): April
Publisher : LPPM STIKES KENDAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (202.803 KB) | DOI: 10.32583/pskm.6.1.2016.28-36

Abstract

ABSTRAK Pendahuluan: Peneumonia menjadi  masalah utama di indonesia. Angka kematian akibat infeksi pernapasan akut masih tinggi. Inefektif bersihan jalan napas merupakan masalah keperawatan yang muncul. Tindakan membebaskan jalan napas dari sumbatan adalah dengan tindakan inhalasi. Metode: Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan caring perawat dengan keberhasilan inhalasi pada balita. Desain penelitian menggunakan descriptive correlation dengan pendekatan cross sectional dengan menggunakan 142 sampel. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan antara caring perawat dengan keberhasilan proses inhalasi pada anak balita (p=0,000). Diskusi: Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya untuk melihat jenis alat inhalasi yang digunakan dengan keberhasilan inhalasi.   Kata kunci: Inhalasi, caring perawat.   RELATIONSHIP NURSING CARING WITH SUCCES INHALATION PROCCES IN EARLY CHILDHOOD   ABSTRACT Introduction: Pneumonia is still major problem in Indonesia. Death rates from acute respiratory infections are still high.inefektif airway clearance is an emerging nursing problem.  treatment to clear the airway is with inhalation. Methods: The aim in this study to know relation nursing caring with succes inhaltion procces in childhood. The design use descriptive correlation with cross sectional approach wirh 142 sample. Results: The results showed there was a relationship between caring nurses with successful inhalation process in childhood (p = 0.000). Discussion: Recommendations for future research to see the type of inhalation tool used with inhalation success.   Keywords: Inhalation , nursing caring    
PENGARUH PERAWATAN KULIT BERDASARKAN SKOR SKALA BRADEN Q TERHADAP KEJADIAN LUKA TEKAN ANAK DI PEDIATRIC INTENSIVE CARE UNIT (PICU) RS. TUGUREJO DAN RS. ROEMANI SEMARANG Dera Alfiyanti; Nani Nurhaeni; Tris Eryando
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2012: SEMINAR NASIONAL HASIL PENELITIAN 2012
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Skala Braden Q digunakan untuk memprediksi risiko luka tekan pada anak sekaligus sebagai baselineuntuk menentukan tindakan pencegahan. Penelitian ini bertujuan membahas pengaruh perawatan kulitberdasarkan skor Skala Braden Q terhadap kejadian luka tekan. Design penelitian adalah kuasieksperimen dengan post test only design with control group. Hasil penelitian secara statistik tidak adapengaruh antara perawatan kulit berdasarkan skor Skala Braden Q dengan kejadian luka tekan anak diPICU RSUD Tugurejo dan RS. Roemani Semarang (p=0,60 ; α=0,05). Trend analysis denganpendekatan kualitatif menunjukkan perawatan kulit berdasarkan skor Skala Braden Q efektif untukmencegah luka tekan dan kerusakan kulit lebih lanjut. Hasil penelitian menyarankan agar institusipelayanan keperawatan mengadopsi Skala Braden Q untuk memprediksi risiko luka tekan, melakukanintervensi sesuai kategori risiko luka tekan; serta penelitian selanjutnya untuk menambah jumlahsampel, memperpanjang waktu pengamatan, dan mempertimbangkan indikator mikroskopik lukatekan.
Perbedaan Kepedulian Maternal Antara Ibu Primipara dan Ibu Multipara Pada Awal Periode Post Partum Yati Afiyanti; Imami Nur Rachmawati; Nani Nurhaeni
Jurnal Keperawatan Indonesia Vol 10, No 2 (2006): September
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.7454/jki.v10i2.174

Abstract

AbstrakPengetahuan tentang kepedulian maternal sangat penting bagi perawat maternitas dalam memberikan dukungan informasi pada para ibu nifas. Program persiapan pemulangan berdasarkan apa yang menjadi kepedulian ibu nifas dapat dijadikan cara yang efektif dalam memberikan asuhan keperawatan pada ibu dan keluarganya. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengidentifikasi kepedulian maternal para ibu nifas di Indonesia pada awal pasca melahirkan baik pada ibu primi maupun multipara dan mengidentifikasi perbedaan kepedulian maternal pada dua kelompok ibu nifas tersebut. Rancangan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Metode pemilihan sampel menggunakan total sampel selama 3 bulan berturut-turut. Instrumen yang digunakan ada tiga jenis yang dikembangkan berdasarkan penelusuran literatur. Data dianalisis menggunakan uji statistik univariat Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepedulian maternal ibu primipara dan multipara meliputi yang aspek keluarga, diri sendiri, dan bayi terdapat perbedaan bermakna diantara kedua tersebut. Hasil studi bisa digeneralisasi bila dilakukan replikasi dan menggunakan jumlah sampel yang lebih besar. AbstractMaternal concerns knowledge is very important for a maternity nurse in providing information support for all post partum mothers. A discharge planning preparation program that based on maternal concerns can be a good effective way to give nursing care for post partum mothers and families. The purpose of this study is to identify maternal concerns for post partum Indonesian mothers including prime and multi porous and to identify the differences of maternal concerns between these groups. This study used cross sectional design. The total sample was chosen as a strategy for sample selection during three months. In this study, data were collected using three instruments developed based upon a review literature. Univariat statistic was used to analyze the data. The result of this study indicated that maternal concerns for the prime and multi porous mothers for three aspects (self, baby, and family) were significant difference. The result from this study can be generalized by using a big sample in next replication study.
The Effectiveness of Health Education using Mobile Phone-based Audiovisual on Knowledge and Attitude among Mother in Treating Toddler with Pneumonia La Saudi; Nani Nurhaeni; Happy Hayati
International Journal of Nursing and Health Services (IJNHS) Vol. 3 No. 2 (2020): International Journal of Nursing and Health Services (IJHNS)
Publisher : Alta Dharma Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (439.038 KB) | DOI: 10.35654/ijnhs.v3i2.305

Abstract

Mothers who have good knowledge will support the acceleration of pneumonia recovery of toddlers. The study aimed to examine the effectiveness of mobile phone-based audiovisual education on increasing knowledge and attitudes among mothers in treating toddlers with pneumonia. The quasi-experimental study, pre-test, and post-test design with the non-equivalent control group were applied in this study. Forty-six samples collected using consecutive sampling with questionnaires analyzed by the Fisher Exact Test. There are differences in the knowledge and attitudes of mothers in the intervention group before and after health education (knowledge: p= 0.017; attitude: p= 0.003). But in the control group, it is only knowledge that is significantly different (p= 0.030). Knowledge and attitudes in the intervention and control groups have different statistical values ??after health education (knowledge: p= 0.018; attitude: p= 0.384). Conclusion: There is a correlation between education and experience with knowledge of mothers in treating toddlers with pneumonia, but there is no difference in mothers' attitudes. Concerning age, family income, and information, there is no difference in mothers' knowledge and attitudes. Using audiovisuals in health education activities to improve mothers' knowledge and attitudes
APLIKASI TEORI COMFORT KOLCABA DALAM MENGATASI NYERI PADA ANAK PASCA PEMBEDAHAN LAPARATOMI DI RUANG BCH RSUPN DR. CIPTO MANGUNKUSUMO JAKARTA Ilmiasih, Reni; Nurhaeni, Nani; Tri Waluyanti, Fajar
Jurnal Keperawatan Vol 6, No 1 (2015): Januari
Publisher : University of Muhammadiyah Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (48.03 KB) | DOI: 10.22219/jk.v6i1.2849

Abstract

Pasien yang dilakukan pembedahan hampir seluruhnya mengalami nyeri. Nyeri yang dialami oleh pasien pasca pembedahan dapat mempengaruhi kestabilan hemodinamik dan dapat mssenurunkan imunitas tubuh sehingga mengganggu proses penyembuhan. Tujuan dari karya akhir ilmiah ini adalah untuk memberikan gambaran penerapan teori keperawatan Comfort Kolcaba dan pendekatan Family Centered Care dalam mengatasi nyeri pada anak pasca pembedahan laparatomi. Penerapan teori comfort dalam melakukan asuhan keperawatan pada pasien pasca pembedahan dapat meningkatkan kepuasan keluarga dan efektif menurunkan nyeri pada pasien nyeri yang dipengaruhi faktor kecemasan. Aplikasi teori comfort yang ada belum menggunakan ceklist comfort karena perawatan difokuskan pada masalah nyeri sehingga evaluasi yang dipilih menggunakan skala nyeri FLACC dan VAS. Teori comfort dapat diaplikasikan terutamapada pasien yang mengalami nyeri ringan dan pasien dengan peningkatan skala nyeri yang dipengaruhi kecemasan.
APLIKASI THEORY OF UNPLEASANT SYMPTOMS (TOUS) PADA ANAK YANG MENGALAMI MUAL AKIBAT KEMOTERAPI DI RUANG RAWAT NON INFEKSI RSCM JAKARTA Andin Sefrina; Nani Nurhaeni; Happy Hayati
PROSIDING SEMINAR NASIONAL & INTERNASIONAL 2014: PROSIDING SEMINAR NASIONAL KEPERAWATAN
Publisher : Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (72.951 KB)

Abstract

Anak yang sedang menjalani kemoterapi sering mengalami gangguan rasa nyaman mual sebagai efek samping pemberian obat kemoterapi. Mual yang dialami oleh anak dapat mengganggu pemenuhan kebutuhan dasarnya terutama kebutuhan nutrisi dan cairan. Oleh karena itu, asuhankeperawatan serta manajemen gejala mual yang tepat sangat dibutuhkan agar tidak terjadi gangguan yang lebih parah pada anak. Karya Ilmiah ini disusun dengan tujuan untuk menggambarkan aplikasi Theory of Unpleasant Symptoms (TOUS) pada anak yang mengalami mual akibat kemoterapi serta menganalisis keefektifannya. TOUS memiliki tiga komponen yaitu gejala, faktor yang mempengaruhi dan penampilan akhir klien. Ketiga komponen tersebut saling berhubungan serta dapat diintegrasikan dalam asuhan keperawatan anak. Proses aplikasi teoridimulai dengan analisis teori, penyusunan format asuhan keperawatan dari pengkajian hingga evaluasi, pelaksanaan aplikasi teori pada tiga orang klien dan melakukan analisis keefektifan penggunaan teori. Hasil pelaksanaan aplikasi teori yaitu TOUS dapat diaplikasikan pada asuhankeperawatan anak yang mengalami mual akibat kemoterapi karena melalui manajemen gejala berbasis TOUS, kebutuhan rasa nyaman anak akan terpenuhi meski mual masih masih muncul selama kemoterapi berlangsung. Aplikasi TOUS pada asuhan keperawatan anak hendaknyamemperhatikan aspek tumbuh kembang dan psikologis anak. Kedua aspek tersebut terbukti dapat mempengaruhi bentuk manajemen gejala mual dan dapat mempengaruhi pelaksanaan asuhan keperawatan secara umum.Keywords: Theory of Unpleasant Symptoms, aplikasi TOUS, mual pada anak dengan kemoterapi
Aplikasi Model Konservasi Levine Pada Anak Kanker Dengan Masalah Nutrisi Anggraeni, Lina Dewi; Nurhaeni, Nani; Hayati, Happy
Jurnal Keperawatan Anak Vol 2, No 1 (2014): Jurnal Keperawatan Anak
Publisher : Jurnal Keperawatan Anak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah nutrisi merupakan permasalahan yang sering dihadapi oleh anak kanker. Tujuan penelitian ini adalah memberikan gambaran tentang aplikasi Model Konservasi Levine pada anak dengan kanker yang mengalami masalah nutrisi. Metode penelitian ini adalah studi kasus terhadap lima anak kanker yang mengalami masalah nutrisi dengan pendekatan proses keperawatan. Proses keperawatan menurut Model Konservasi Levine berfokus pada peningkatan kemampuan adaptasi tubuh melalui prinsip konservasi, yakni konservasi energi, konservasi integritas struktural, konservasi integritas personal dan konservasi integritas sosial. Aplikasi Model Konservasi Levine tertuang dalam lima kasus terpilih, dimana trophicognosis umum yang ditemukan adalah ketidakseimbangan nutrisi kurang atau lebih dari kebutuhan tubuh. Adapun masalah keperawatan lainnya adalah ketidakefektifan bersihan jalan nafas, risiko kekurangan volume cairan, ketidakseimbangan elektrolit, risiko cedera akibat profil darah abnormal, risiko infeksi, kerusakan mukositis oral, risiko keterlambatan pertumbuhan dan perkembangan, dan gangguan proses keluarga. Masalah-masalah tersebut dapat menghambat proses adaptasi anak kanker terhadap tantangan penyakit dan efek samping pengobatan dalam mencapai integritas diri
MENURUNKAN FREKUENSI BATUK MALAM HARI DAN MENINGKATKAN KUALITAS TIDUR BALITA PNEUMONIA DENGAN MADU Rokhaidah, Rokhaidah; Nurhaeni, Nani; Agustini, Nur
Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia Vol 2, No 1 (2015): Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1367.63 KB)

Abstract

Gejala umum yang sering dirasakan balita pneumonia adalah batuk. Intervensi keperawatan mandiri yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah batuk malam hari dan kualitas tidur anak di antaranya adalah dengan memberikan terapi komplementer madu. Madu sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung antibiotik alami, anti inflamasi, dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi efektiitas pemberian madu terhadap batuk malam hari dan kualitas tidur balita dengan pneumonia. Desain penelitian ini menggunakan quasi eksperimen pretest posttest design with non equivalent control group dengan 36 responden  yang diambil secara consecutive sampling. Hasil analisis data menggunakan independent t test menunjukkan perbedaan penurunan skor batuk (p<0,001; CI 95% 1,82-3,37) dan peningkatan kualitas tidur yang signifikan (p<0,001; CI 95% 0,66-1,67) saat post test pada kelompok yang mendapatkan madu dibandingkan dengan kelompok kontrol. Peneliti merekomendasikan pemberian madu bagi balita pneumonia sebagai terapi alternatif yang aman untuk mengatasi batuk