Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PENGARUH SUHU TERHADAP MODULUS ELASTISITAS DAN ANGKA POISSON BETON ASPAL LAPIS AUS (AC-WC) DENGAN KAPUR SEBAGAI FILLER Wiyono, Arselina Wood Ward; Setiawan, Arief; Nurhidayat, Nurhidayat
Jurnal REKAYASA dan MANAJEMEN TRANSPORTASI Vol 2, No 2 (2012)
Publisher : Jurnal REKAYASA dan MANAJEMEN TRANSPORTASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (415.096 KB)

Abstract

Today the use filler in asphalt concrete mixes such as AC-WC has done much to improve durability. hydrated lime is the only one.The purpose of this reasearch was to determine theeffect of temperature variation of the modulus of elasticity and Poisson ratio figures asphalt contred wearing course (AC-WC) using hydrated lime as a filler. Variations hydrated lime used inthis reasearch is a variation of the levels of hydrated lime: dust filer 0%, 25% and 50%, and the temperature variation is 20°C, 30°C, 40°C, 50°C, 60°C. The results showed that the higher the test temperature, the diminishing value of modulus of elasticity, but inversely proportional to the number poisson where the higher the test temperature, the higher the number poissonnya, causing the mixture to become more flexible when the load is given. The results showed that the greater the level of lime, the diminishing value of modulus of elasticity, but inversely proportional to the number poisson where greater levels of calcium, the higher the number poissonnya, causing the mixture to become more flexible when the load is given.Keyword:  Temperature, Asphalt Concrete wearing course, HydratedLime, Indirect Tensile Strength (IDT-Strength), Modulus of Elasticity, Poisson ratio.
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI MAGELANG NOMOR 26 TAHUN 2014 TENTANG USAHA PERTAMBANGAN PADA KAWASAN GUNUNG MERAPI DI KABUPATEN MAGELANG (STUDI KASUS DI DESA KENINGAR, BANYUDONO, DAN NGARGOMULYO) Nurhidayat, Nurhidayat; Adriantini Sintha Dewi, Dyah
Varia Justicia Vol 11 No 2 (2015): Vol 11 No. 2 Oktober 2015
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.952 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam melaksanakan pemerintahan, dibentuk pemerintah daerah. Pemerintah Daerah dibagi atas daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota, berdasarkan asas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan, untuk menjalankan kewenangan dari pemerintah pusat, salah satunya yaitu tentang pembuatan kebijakan, untuk mengatur segala urusan dan wewenang daerah di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota. Kegiatan pertambangan di kawasan Gunung Merapi berdampak pada kerusakan alam, Pemerintah Kabupaten Magelang mengeluarkan kebijakan berupa PERBUB Magelang Nomor 26 Tahun 2014 Tentang Usaha Pertambangan Pada Kawasan Gunung Merapi Di Kabupaten Magelang. Dari penelitian di Desa Keningar, Banyudono, dan Ngargomulyo, dengan metode Yuridis Sosiologis bahwa kegiatan pertambangan disana tidak memiliki izin. Faktor pendukung penegakannya yaitu masyarakat setuju pelarangan penggunaan alat berat sehingga masyarakat dapat bekerja sebagai penambang manual dan bisa menekan kerusakan alam. Faktor penghambatnya yaitu setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, pengelolaan sumber daya alam menjadi wewenang Pemerintah Provinsi, sehingga kedudukan PERBUB tidak mempunyai kekuatan hukum, perizinan menjadi wewenang Pemerintahan Provinsi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu Pemerintah Provinsi melakukan penyesuaian peraturan teknis pelaksanaannya, koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten mengatur pertambangan, dan peran Pemerintah Desa untuk melakukan sosialisasi  menjaga kelestarian alam agar dapat mengendalikan kegiatan pertambangan.
Tekanan Darah pada Pasien Pasca Serangan Stroke Waluyo, Endrian Mulyady Justitia; Risdayanti, Firdha; Nurhidayat, Nurhidayat
Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Vol 16 No 2: July 2016
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit stroke diakibatkan oleh penyempitan pembuluh darah ke otak banyak disebakan oleh beberapa faktor risiko salah satunya hipertensi. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran tekanan darah pada pasien stroke di Rumah Sakit Umum Daerah kabupaten Ciamis tahun 2016. Desain penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif. Populasi dalam penelitian ini adalah semua pasien stroke di RSUD kabupaten Ciamis. Pengambilan sampel menggunakan accidental sampling yaitu sebanyak 47 orang yang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Hasil penelitian frekuensi tertinggi yaitu bahwa jenis kelamin berhubungan dengan tekanan darah dengan nilai P = 0.000, usia memiliki hubungan dengan tekanan darah dengan P = 0,000, sebanyak 27 orang (57,5%) berkategori  tekanan  darah tinggi. Disimpulkan bahwa jenis kelamin dan usia memiliki hubungan dengan tekanan darah pada pasien pasca stroke, ratarata pasien pasca stroke memiliki tekanan darah yang tinggi.Stroke disease caused by narrowing of the arteries to the brain, caused by the many one of several risk factors of hypertension. The purpose of this study to describe blood pressure in stroke patients in hospitals Ciamis Regency Year 2016. The design of this research use descriptive research. The population in this study were all stroke patients in hospitals Ciamis District. Sampling using accidental sampling as many as 47 people who fit the criteria of inclusion and exclusion. The highest frequency of research results is that the sexes are associated with blood pressure values P value 0.000, age has a relationship with blood pressure with a P value of 0.000, as many as 27 people (57.5%) categorized as high blood pressure. In conclusion gender and age have a relationship with blood pressure in post-stroke patients, the average post-stroke patients have high blood pressure.
Konvergensi Dakwah dan Marketing dalam Bisnis Wisata Lokal Tegal Waru Ciampea Bogor Nurhidayat, Nurhidayat
Zhafir | Journal of Islamic Economics, Finance, and Banking Vol 1 No 1 (2019): Zhafir | Journal of Islamic, Economics, Finance, and Banking
Publisher : Kopertais Wilayah I DKI Jakarta dan Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51275/zhafir.v1i1.130

Abstract

Tulisan ini menggambarkan bagaimana konvergensi dakwah dan marketing yang diterapkan dalam Pengembang Bisnis Wisata Lokal Tegal Waru Bogor. Pengembangan Bisnis Lokal Tegal Waru melalui pendekatan dakwah dan marketing jelas terlihat dari dari seluruh guide perempuan menggunakan hijab dan pakain sopan menutup aurat. Semua kalangan masyarakat yang ikut mengembangkan bisnis ini merupakan masyarakat muslim. Selain itu ketika waktu sholat semua wirausahawan wajib mengambil waktu istirahat untuk melaksanakan kewajiban sebagai umat muslim yang ta’at beribadah kepada Allah Swt. Bisnis lokal Tegal Waru ini pun menjadi salah satu upaya yang menjadikan masyarakat lokal memiliki kegiatan yang bermanfaat, yaitu salah satunya menghasilkan pendapatan, membantu ekonomi keluarga terutama bagi remaja yang tidak memiliki pendidikan tinggi agar tidak terkontaminasi dengan pergaulan yang negative. Konvergensi dakwah dan marketing memiliki pengaruh dalam pengembangan Bisnis Wisata Lokal Tegal Waru. Sistem marketing yang dilakukan selalu mengalami inovasi sesuai dengan perkembangan dan tuntan bisnis. Sistem dakwah yang dilakukan selalu meningkat agar terciptanya wirausahawan yang selalu ta’at dan patuh pada agamanya. Dakwah dan marketing memiliki nilai-nilai persamaan baik secara konseptual maupun aplikasi pada bisnis, dakawah secara bahasa mengajak, marketing juga diartikan memengaruhi orang. Konvergensi dakwah dan mareking sangat cocok pada pengembangan bisnis apapun apalagi kalau hal tersebut diterapkan pada bisnis yang produknya berbasis syariah.
Kurikulum Integratif Dan Ppengaruhnya Terhadap Kompetensi Lulusan : Studi Pada Fakultas Ekonomi International Islamic University Malaysia Nurhidayat, Nurhidayat; Sadari, Sadari
MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah Vol 3, No 2 (2018): Misykat: Jurnal ilmu-ilmu Al-Quran, Hadits, Syariah dan Tarbiyah
Publisher : Pascasarjana Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.166 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v3n2.157-184

Abstract

This article discusses the integrative curriculum and its influence on graduate competencies, studies at the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics. In accordance with the 1986 Memorandum of Degree Recognition, the curriculum and teaching method approach was developed by the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics that is a comparative and integrative approach. That is, students are taught to master conventional and Islamic theories at once, and understand how to process the Islamization of conventional sciences that have developed today. Furthermore, if you look at the curriculum structure at the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics, the existing courses can be divided into four categories. First, university compulsory courses (17 credits), compulsory faculties (36 credits), compulsory department courses (36 credits) and elective courses (36 credits). At present in IIUM four concentrations have been developed, namely Islamic economics, finance, international economics, and development economics. With the integrative curriculum developed by the International Islamic University Malaysia Faculty of Economics, it produces graduates who are professional, knowledgeable who are inspired by Islamic values and ethics that will develop Muslims and achieve progress in harmony with the ideals of Islam.
ANALISIS POTENSI AIR TANAH BERDASARKAN PENGUKURAN GEOLISTRIK 2D DI DAERAH KAPUAS, PROVINSI KALIMANTAN TENGAH Naryanto, Heru Sri; nurhidayat, nurhidayat
Jurnal Air Indonesia Vol. 7 No. 1 (2014): Jurnal Air Indonesia
Publisher : Center for Environmental Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (345.465 KB) | DOI: 10.29122/jai.v7i1.2401

Abstract

Groundwater is water that occurs naturally in the subsurface, and is contained in the aquifer. Groundwater is the water source of the most widely used by the public for purposes of clean water. To determine the condition of the aquifer configuration one of the methods that can be used is the 2D electrical resistivity. Exploration drilling is one effective way to determine directly the presence of groundwater, but to determine the location of the drilling necessary geophysical approach to describe subsurface conditions prior to drilling. 2D electrical resistivity method is a geophysical method that utilizes dynamic electrical properties of the media path. 2D electrical resistivity measurements have been carried out in Kapuas, Central Kalimantan using Wenner configuration, the distance between the electrodes 10 meters, penetration depth reaches 80 meters, and and measuring some 21 track. Water potential zones were identified based on having resistivity range 15-25 ohm.m, contained in the sandstone layer, which is covered in a layer of impermeable mudstone layers. Location that has a high potential for groundwater recommended drilling done on the track P-07 and P-13, with an estimated depth of the aquifer between 25 meters and 30 meters. The highest groundwater potential lies between the drilling data PH-23 and PH-24, with the resistivity at that point reaches 300 ohm.m. Keywords : Groundwater, aquifer, sandstone, 2D electrical resistivity, resistivity, Kapuas
PENGGUNAAN GAYA BAHASA SIMILE DALAM AL-QUR’AN Nurhidayat, Nurhidayat
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2016): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (342.084 KB) | DOI: 10.1161/mhj.v4i2.153

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penggunaan bahasa smile dalam menjembatani rasio manusia yang terbatas dengan bahasa al-qur;an yang serba tidak terbatas. Metode penelitian yang disgunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memperhatikan aspek sastra dan hermeunetik (tafsir), karena berupaya memahami redaksi teks ayat-ayat al-Qur’an dari berbagai aspeknya termasuk asbabunnuzul (sebab-sebab turunnya ayat). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan gaya bahasa simile dalam bentuk penggambaran yang luas (perumpamaan) yang terdapat dalam al-Qur’an sebanyak 25 buah.
PENGGUNAAN GAYA BAHASA SIMILE DALAM AL-QUR’AN Nurhidayat, Nurhidayat
Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol 6, No 3 (2017): Manhaj: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.752 KB) | DOI: 10.1161/.v5i3.759

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan penggunaan bahasa smile dalam menjembatani rasio manusia yang terbatas dengan bahasa al-qur;an yang serba tidak terbatas. Metode penelitian yang disgunakan adalah pendekatan kualitatif dengan memperhatikan aspek sastra dan hermeunetik (tafsir), karena berupaya memahami redaksi teks ayat-ayat al-Qur’an dari berbagai aspeknya termasuk asbabunnuzul (sebab-sebab turunnya ayat). Hasil penelitian menunjukkan penggunaan gaya bahasa simile dalam bentuk penggambaran yang luas (perumpamaan) yang terdapat dalam al-Qur’an sebanyak 25 buah. Kata Kunci: Al-Qur’an, bahasa simile dalam Al-Qur’an
IMPLEMENTASI PERATURAN BUPATI MAGELANG NOMOR 26 TAHUN 2014 TENTANG USAHA PERTAMBANGAN PADA KAWASAN GUNUNG MERAPI DI KABUPATEN MAGELANG (STUDI KASUS DI DESA KENINGAR, BANYUDONO, DAN NGARGOMULYO) Nurhidayat, Nurhidayat; Adriantini Sintha Dewi, Dyah
Varia Justicia Vol 11 No 2 (2015): Vol 11 No. 2 Oktober 2015
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (176.952 KB)

Abstract

Negara Kesatuan Republik Indonesia dalam melaksanakan pemerintahan, dibentuk pemerintah daerah. Pemerintah Daerah dibagi atas daerah provinsi dan daerah kabupaten/kota, berdasarkan asas desentralisasi, dekonsentrasi dan tugas pembantuan, untuk menjalankan kewenangan dari pemerintah pusat, salah satunya yaitu tentang pembuatan kebijakan, untuk mengatur segala urusan dan wewenang daerah di tingkat provinsi maupun tingkat kabupaten/kota. Kegiatan pertambangan di kawasan Gunung Merapi berdampak pada kerusakan alam, Pemerintah Kabupaten Magelang mengeluarkan kebijakan berupa PERBUB Magelang Nomor 26 Tahun 2014 Tentang Usaha Pertambangan Pada Kawasan Gunung Merapi Di Kabupaten Magelang. Dari penelitian di Desa Keningar, Banyudono, dan Ngargomulyo, dengan metode Yuridis Sosiologis bahwa kegiatan pertambangan disana tidak memiliki izin. Faktor pendukung penegakannya yaitu masyarakat setuju pelarangan penggunaan alat berat sehingga masyarakat dapat bekerja sebagai penambang manual dan bisa menekan kerusakan alam. Faktor penghambatnya yaitu setelah berlakunya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintah Daerah, pengelolaan sumber daya alam menjadi wewenang Pemerintah Provinsi, sehingga kedudukan PERBUB tidak mempunyai kekuatan hukum, perizinan menjadi wewenang Pemerintahan Provinsi. Upaya yang dapat dilakukan yaitu Pemerintah Provinsi melakukan penyesuaian peraturan teknis pelaksanaannya, koordinasi antara Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten mengatur pertambangan, dan peran Pemerintah Desa untuk melakukan sosialisasi  menjaga kelestarian alam agar dapat mengendalikan kegiatan pertambangan.
Optimalisasi Ekonomi Syariah Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat Dalam Pengentasan Kemiskinan Mewujudkan Goodgovernance Sadari, Sadari; Nurhidayat, Nurhidayat; Rafiqah, Rafiqah
MISYKAT Jurnal Ilmu-ilmu Al-Quran Hadist Syari ah dan Tarbiyah Vol 4, No 1 (2019): Misykat: Jurnal ilmu-ilmu Al-Quran, Hadits, Syariah dan Tarbiyah
Publisher : Pascasarjana Institut Ilmu Al Quran (IIQ) Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (824.943 KB) | DOI: 10.33511/misykat.v4n1.19-54

Abstract

Humanisme religius telah mengantarkan pada era kesadaran bahwa peradaban manusia harus memiliki dua arus yang saling menunjang. Selama ini arus balik dalam bidang ekonomi hanya menonjolkan arus balik vertikal atas kebawah (model top down) yang didominasi oleh sistem ekonomi kapitalis dan sosialis, sedangkan di sisi lain mengesampingkan arus balik vertikal dari bawah ke atas (model bottom up) yang didominasi oleh sistem ekonomi syariah, sehingga dampaknya adalah adanya kesenjangan ekonomi yang sangat tajam. Paper ini mewujudkan peran penting, yakni menghubungkan dua arus tersebut secara timbal-balik, yakni mempertemukan arus pertama dengan arus balik kedua, sehingga akan menghasilkan dampak yang positif, progresif, kreatif dan produktif, kemudian pada akhirnya akan dapat meng-optomal-kan ekonomi syariah untuk menciptakan goodgovernance, post goodgovernance secara berkelanjutan, tentunya dengan bantuan peran media kontemporer yang kian update. Ekonomi syariah juga merupakan pilar dan nilai dasar, dari sikap keyakinan dan sikap rasionalitas untuk sanggup menciptakan terwujudnya pemberdayaan dan kesejahteraan sekaligus pengentasan kemiskinan dalam masyarakat di Indonesia.