Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH BEBAN KERJA DAN STRESS KERJA MELALUI KELELAHAN KERJA TERHADAP KINERJA PERAWAT DI RUANG RAWAT INAP RUMAH SAKIT ISLAM FAISAL MAKASSAR Malawat, Ratna; Abdullah, Rasyidin; Nurlinda, Andi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 3 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (515.463 KB) | DOI: 10.35892/jikd.v14i3.246

Abstract

Masalah beban kerja, stress kerja dan kelelahan kerja yang tinggi sangat berhubungan dengan kesehatan kerja dan produktivitas kerja pada perawat. Pembenahan rasio perawat dan pengkajian ulang masalah beban kerja perawat merupakan suatu strategi bagi Rumah Sakit sebagai organisasi kesehatan untuk mengatur tentang tugas pokok utama perawat secara jelas agar mengurangi beban kerja yang tinggi dan efek kelelahan pada perawat serta meningkatkan keselamatan pasien dan perawat, dikarenakan kinerja perawat berhubungan dengan mutu pelayanan keperawatan yang berpengaruh terhadap kepuasan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban kerja dan stress kerja melalui kelelahan kerja terhadap kinerja perawat di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Islam Faisal Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analisis jalur (path analysis). Sampelnya adalah 76 orang responden. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara melalui kuesioner. Hasil penelitian menyimpulkan ada pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap kelelahan kerja dengan nilai p = 0,019 <0,05, stress kerja terhadap kelelahan kerja dengan nilai p = 0,000 < 0,05, kelelahan kerja terhadap kinerja dengan nilai p = 0,000 < 0,05, beban kerja terhadap kinerja perawat dengan nilai  p = 0,001 < 0,05, ada pengaruh yang signifikan antara beban kerja terhadap kinerja perawat melalui kelelahan kerja dengan nilai signifikansi beban kerja sebesar p = 0,001 dan tidak ada pengaruh yang signifikan antara stress kerja terhadap kinerja dengan nilai p = 0,185 > 0,0. Pihak  manajemen Rumah Sakit Islam Faisal perlu memperhatikan dan mengatur kembali faktor ? faktor  seperti beban kerja, stress kerja dan kelelahan kerja dengan baik serta faktor lingkungan dan sarana prasarana Rumah Sakit yang membuat para perawat merasa nyaman saat bekerja.
PENGARUH KONSUMSI BUAH NAGA TERHADAP PERUBAHAN TRIGLISERIDA DAN HDL PADA GURU SEKOLAH MENENGAH DI MAKASSAR Ihsan, Nur Fitri; Jafar, Nurhaedar; Nurlinda, Andi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 14 No 2 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (529.037 KB) | DOI: 10.35892/jikd.v14i2.154

Abstract

Peningkatan kolesterol dan lipid darah yang tidak normal meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh konsumsi buah naga terhadap perubahan trigliserida dan HDL pada guru sekolahmemngah di Makassar. Penelitian ini merupakan jenis penelitian quasi eksperimen dengan rancangan pertest dan posttest control grup ?Two group pretest-posttest, jumlah sampel sebanyak 13 orang yang di bagi 2 kelompok. Instrumen yang digunakan adalah buah naga, timbangan buah, pemeriksaan trigliserida dan HDL oleh Lab Prodia, lembar kuesioner dan Foof recall. Buah naga yang diberikan untuk dikonsumsi 150-250gram dan dikonsumsi 1 kali perhari. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan uji stastistik Wilcoxon Signed Ranks Test, uji Independent test dan uji mann whitney tingkat kemaknaan ? Value < 0,05. Berdasarkan hasil analisis perubahan HDL pada laki-laki sebelum dan sesudah konsumsi buah naga diperoleh nilai ?= 0,255 sedangkan HDL perempuan ?= 1,00 tidak ada perubahan signifikan antara HDL laki-laki dan perempuan sebelum dan setelah perlakuan. Perubahan pada variable Trigliserida nilai p= 0,717 berarti tidak ada perbedaan yang signifikan sebelum dan setelah perlakuan. Sedangkan pada uji perbandingan variable HDL pretest kelompok intervensi dan control diperoleh nilai ?= 0,088 dan posttest diperoleh nilai ?= 0,077 tidak ada perbedaan yang signifikan antara kelompok intervensi dan control. Sedangkan pada variable Trigliserida pretest diperoleh nilai ?= 0,965 dan post test diperoleh nilai ?= 0,689 berarti tidak ada perbedaan yang signifikan kelompok intervensi dan control. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah tidak ada perubahan yang signifikan terhadap HDL dan Trigliserida pada kelompok intervensi sebelum dan sesudah konsumsi buah naga.
Fenomena Hubungan Seksual Pada Wanita Premenopause Di Kota Makassar Ramadani, Fitrah; Nurlinda, Andi; Haeruddin, Haeruddin
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 3 (Juli, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.528 KB)

Abstract

Disfungsi seksual pada wanita merupakan masalah kesehatan reproduksi yang penting karena berhubungan dengan kelangsungan fungsi reproduksi seorang wanita dan berperngaruh besar terhadap keharmonisan hubungan suami istri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui Efektivitas Transfer Factor Belle Vie Terhadap Disfungsi Seksual Pada Wanita Premenopouse di Kota Makassar. Metode penelitian adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi.Berdasarkan penelitian didapatkan informan sebanyak 9 orang yang terdiri dari informan biasa 7 orang, informan pendukung 1 orang dan informan kunci 1 orang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi TF belle vie yang digunakan informan sudah sesuai dengan keinginannya masing-masing. Ada juga informan yang mengatakan bahwa TF belle vie baik untuk digunakan khususnya wanita premenopause, namun pada dasarnya semua informan yang menggunakan TF belle vie menerima dengan baik karena yang dulunya mengalami disfungsi seksual sekarang sudah mulai normal seperti biasanya organ reproduksinya juga yang dulunya kering, sekarang seringmi basah-basah. Hubungan seksual yang dialami oleh informan terjadi perbedaan gairah seksual bagi yang menggunakan bellevie dan yang tidak menggunakan bellevie. Hal ini dipertegas oleh 4 informan yang menggunakan bellevie mereka semua mengatakan tidak mengalami masalah apa-apa dalam hubungan seksual sedangkan 3 informan yang tidak menggunakan bellevie mengatakan bahwa dia mengalami masalah dalam melakukan hubungan seksual, Diharapkan kepada petugas kesehatan yang bertugas agar lebih meningkatkan kinerja serta perhatiannya dalam memberikan penyuluhan khususnya mengenai penggunaan TF belle vie
Konsumsi Transfer Factor Belle Vie Pada WUS Dengan Gangguan Menstruasi Di Kota Makassar Novitasari, Kesna Nathasya; Nurlinda, Andi; ahri, Reza aril
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 4 (Oktober, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.712 KB)

Abstract

Wanita usia reproduktif banyak memiliki masalah menstruasi atau haid yang abnormal, seperti sindrom menstruasi dan menstruasi yang tidak teratur. Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengkaji dan menganalisis informasi secara mendalam mengenai efektivitas konsumsi Transfer Factor Belle Vie Terhadap Gangguan Menstruasi Pada wanita usia dini. Metode penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan tekhnik indept interview (wawancara mendalam) serta dokumentasi secara terus menerus selama penelitian berlangsung. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa gangguan menstruasi yang dialami oleh informan bermacam-macam. Yaitu nyeri pada saat menstruasi, darah haid yang terlalu banyak dan ketidak teraturan menstruasi. Pengetahuan informan mengenai gangguan menstruasi jika mengalami ketidakteraturan haid setiap bulan dan haid berkepanjangan dan faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya gangguan haid adalah faktor stress, asupan gizi, pekerjaan, aktivitas fisik, dan obesitas. Cara atau upaya informan dalam mengatasi gangguan menstruasi ada yang segera periksa ke fasilitas kesehatan, diberikan terapi hormon, melakukan papsmear. Bahaya yang bisa ditimbulkan dari gangguan menstruasi bisa kena polip, mioma, kanker  dan tumor. Kebiasaan sehari-hari seperti pola makan, kebiasaan olahraga, aktivitas juga bisa mempengaruhi gangguan menstruasi. TF Bellevie menurut informan cukup efektif dalam mengatasi gangguan menstruasi, dengan keteraturan mengkonsumsi dan sesuai dosis yang dianjurkan. Mengkonsumsi TF Bellevie secara terus-menerus juga tidak menimbulkan efek samping dan dampak buruk terhadap organ reproduksi wanita. Gangguan menstruasi yang dialami oleh wanita usia subur  sebaiknya terlebih dahulu di konsultasikan oleh dokter sehingga dapat menentukan perawatan yang tepat untuk kesehatan reproduksinya meskipun TF Bellevie cukup efektif dalam mengatasi masalah tersebut.
PENGARUH PEMBERIAN KURMA AJWA (Phoenix dactylifera L) TERHADAP STRES PADA IBU HAMIL PREHIPERTENSI DI RSIA MASYITA DAN PUSKESMAS KASSI-KASSI KOTA MAKASSAR A.AS, A.Tensiani; Nurlinda, Andi; Ikhtiar, Muh.
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (403.039 KB)

Abstract

Stres adalah suatu keadaan kompleks yang mencakup kondisi seperti stres ringan, kesusahan, kecemasan dan depresi yang dapat terjadi dari berbagai fenomena termasuk kesibukan sehari-hari, hubungan yang buruk, dan kesulitan. Stres yang terjadi pada ibu hamil mengakibatkan hipertensi gestasional yang berdampak pada tingginya angka kematian dan kesakitan pada ibu dan bayi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemberian kurma ajwa terhadap stress pada ibu hamil prehipertensi di RSIA Masyita dan Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode Quasi Eksperimen dengan menggunakan pre-post tes control design. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Accidental Sampling dengan jumlah sampel sebanyak 40 terbagi atas sampel intervensi 20 dan control 20. Instrumen yang digunakan adalah lembar kuesioner. Data dianalisis menggunakan program SPSS dengan Uji Statistik Uji-T dan tingkat kemaknaan p value < 0,05. Berdasarkan hasil analisis pengaruh pemberian kurma ajwa terhadap stress diperoleh nilai p = 0,000 berarti ada pengaruh pemberian kurma terhadap stress pada ibu hamil prehiprtensi. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah ada pengaruh pemberian kurma ajwa terhadap stress pada ibu hamil prehipertensi di RSIA Masyita dan Puskesmas Kassi-Kassi Kota Makassar. Perlunya mengadakan penyuluhan kesehatan mengenai kehamilan yang sehat dan aman agar tingkat stress pada ibu hamil dapat diturunkan.
PENGARUH PEMBERIAN KURMA AJWA (Phoenix dactilyfera L) TERHADAP PERUBAHAN BERAT BADAN IBU HAMIL PREHIPERTENSI DI RSIA MASYITA DAN PUSKESMAS KASSI-KASSI MAKASSAR Hidayah, Muftihatul; Ikhtiar, Muh.; Nurlinda, Andi
Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis Vol 13 No 5 (2018): Jurnal Ilmiah Kesehatan Diagnosis
Publisher : STIKES Nani Hasanuddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (325.785 KB)

Abstract

Pada usia produktif dengan berat badan kurang sering ditemukan permasalahan kesehatan seperti anemia dan juga defesiensi mikronutrien. Hal ini jika dibiarkan belanjut dalam kehamilan akan menjadi salah satu faktor resiko terjadinya preeklamsia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian kurma ajwa (Phoenix dactilyfera L) terhadap perubahan berat badan ibu hamil prehipertensi. Pengambilan sampel pada penelitian ini data primer yang didapatkan secara Quasy Eksperimental menggunakan analisis statsitik Uji-T sebanyak 40 ibu hamil dimana kelompok intervensi sebanyak 20 ibu hamil dan kelompok kontrol sebanyak 20 ibu hamil. kelompok intervensi sebelum dan setelah diberi perlakuan mengalami perubahan berat badan sebanyak 100% responden dan kelompok kontrol sbelum dan setelah diberi perlakuan sebanyak 90% responden, perbandingan kelompok yang diberi perlakuan berat badannya meningkat sekitar 1-2 kg/bulan dan tidak diberi perlakuan berat badannya menurun sekitar 0,05-1 kg/bulan sebanyak 80% responden, menetap sebanyak 10% responden, dan meningkat sekitar 0,5-0,7 kg/bulan sebanyak 10% responden. Kesimpulan : Pemberian kurma ajwa terhadap berat badan ibu hamil prehipertensi sangat berpengaruh besar karena dengan asupan nutris yang terkandung didalam kurma ajwa dapat memenuhi kebutuhan nutrisi ibu hamil.
SUPLEMENTASI TRANSFER FACTOR® MENINGKATKAN BERAT BADAN DANKETERAMPILAN SOSIAL ANAK GIZI BURUK-KURANG Andi Nurlinda
Media Kesehatan Masyarakat Indonesia Vol. 12 No. 2: JUNI 2016
Publisher : Faculty of Public Health, Hasanuddin University, Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (256.355 KB)

Abstract

Lebih dari 50% anak meninggal di negara berkembang karena infeksi yang disebabkan oleh kekurangan gizi. Menurut laporan kasus dari klinik-klinik dokter anak, Transfer Factor® efektif memperbaiki pertumbuhandan perkembangan anak. Penelitian ini bertujuan mengetahui keefektifanTransfer Factor® terhadap peningkatan berat badan dan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang usia 3-4 tahun. Jenis penelitian ini menggunakan metode eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak yang memiliki status gizi buruk-kurang di Kelurahan Pannampu Kecamatan Tallo, Kota Makassar tahun 2015. Teknik pengambilan sampel, yaitu random sampling dengan jumlah sampel 20 anak. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan. Penelitian ini menemukan bahwa suplementasi Transfer Factor® efektif terhadap peningkatan berat badan anak gizi buruk-kurang (p=0,000<α=0,05). Transfer Factor® juga efektif terhadap perubahan kemampuan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang(p=0,001<α=0,05). Disimpulkan bahwa Transfer Factor® efektif terhadap peningkatan berat badan dan keterampilan sosial anak gizi buruk-kurang umur 3-4 tahun.
Konsumsi Transfer Factor Belle Vie Pada WUS Dengan Gangguan Menstruasi Di Kota Makassar Novitasari, Kesna Nathasya; Nurlinda, Andi; ahri, Reza aril
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 4 (Oktober, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (694.712 KB) | DOI: 10.33368/woh.v1i4.60

Abstract

Reproductive age women having lots of menstrual problems or abnormal menstruation, such as menstrual syndrome and irregular menstruation. This research aims to review and analyze in-depth information regarding the effectiveness of the consumption of the Transfer Factor Belle Vie Against menstrual disorders in women age early. The method of this research is qualitative research using the descriptive analysis. Engineering data collection using the dwarf in-depth interview (in-depth interviews) as well as the documentation continuously as long as the research progresses. The results of this study indicate that menstrual disorders experienced by the informant. That is the pain at the time of menstruation, menstrual blood is too many and manifest irregularities of menses. Knowledge of the informant about menstrual disorders if you have menstrual irregularities each month and menstruation is prolonged and the factors that affect the onset of menstrual disorders are factors of nutrient intake, stress, work, physical activity, and obesity. Way or attempt the informant in tackling menstrual disorders there are soon check into medical facilities, given hormone therapy, conducted a pap smear. The dangers that can be caused by menstrual disorders could hit polyps, myomas, cancer, and tumors. Daily habits such as diet, exercise habits, the activity can also affect the menstrual disorders. TF Bellevie according to informants quite effective in dealing with menstrual disorders, with the regularity of consuming and appropriate recommended dose. Consume TF Bellevie continuously also does not cause any side effects and harm against women's reproductive organs. Menstrual disorders experienced by women of fertile age should advance in advance by a doctor so it can determine the proper care for reproductive health although TF Bellevie quite effective in tackling the problem.
Fenomena Hubungan Seksual Pada Wanita Premenopause Di Kota Makassar Ramadani, Fitrah; Nurlinda, Andi; Haeruddin, Haeruddin
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 1 No. 3 (Juli, 2018)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (634.528 KB) | DOI: 10.33368/woh.v1i3.61

Abstract

Sexual dysfunction in women is an important reproductive health issue as it relates to the survival of a woman's reproductive function and has a major impact on the harmony of marital relationships. The purpose of this study was to determine the effectiveness of Belle Vie Transfer Factor on Sexual Dysfunction in Premenopausal Women in Makassar City. The research method is qualitative with phenomenology approach. Based on the research, there were 6 people who consisted of 4 people The results showed that the sexual dysfunction experienced by the informant did not make the mother to stop consuming TF belle vie because according to the informant although in the use of TF belle vie sometimes make the passion decrease did not dampen his desire to use TF belle vie consumption TF belle vie used informant is in accordance with their wishes -something. There are also informants who say that TF belle vie is good for use especially premenopausal women, but basically, all informants using TF belle vie receive well despite complaints such as sexual dysfunction. It is expected that the health officer in charge to improve the performance and attention in giving counseling especially about the use of TF belle vie
PENGARUH PEMBERIAN KURMA AJWA (Phoenix dactylifera) TERHADAP PERUBAHAN TEKANAN DARAH IBU HAMIL HIPERTENSI Husaidah, Siti; Ikhtiar, Muhammad; Nurlinda, Andi
Window of Health : Jurnal Kesehatan Vol. 2 No. 1 (Januari, 2019)
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (623.588 KB) | DOI: 10.33368/woh.v0i0.128

Abstract

Hypertension is a contributor to the second maternal death in Indonesia after bleeding and is still increasing every year. Hypertension in pregnancy is an increase in blood pressure systole above 140 mmHg and diastole above 90 mmHg on two measurements of five minutes intervals on the same arm in a state of adequate rest. This study aims to analyze the effect of ofDate palm feeding on changes in blood pressure on pregnant women getting hypertension. This study is a quasy experiment with pre-post test control design. The populations in this study were all pregnant women at Masyita Hospital and Kassi-Kassi PublicMedical Center, Makassar. The samples of 40 pregnant women were divided into intervention groups of 20 pregnant women and control of 20 pregnant women. The intervention group was given date palm for 30 days with a dose of 7 grains/day (100 gr/day), while the control group was given nutrition counseling for pregnant women. Data were analyzed using the Paired Samples Test and independent Samples Test. The results of the study on systole blood pressure measurements in the intervention group obtained p = 0,000, which means that there were significant differences before and after giving of Date palm. In the diastole blood pressure measurement in the intervention group, the p-value = 0,000 was obtained, which means that there were significant differences before and after giving of Date palm. Systole and diastole blood pressure in the control group obtained p = 0.163 and p = 0, 330, meaning that there were no significant differences before and after giving the education about the nutrition of pregnancy. It is concluded that there is an effect of Date palm feeding on changes in blood pressure on pregnant women getting hypertension in the Masyita Hospital and Kassi-Kassi Public Medical Center. It is expected that pregnant women routinely consume Date palm to avoid pregnancy hypertension.