Drs. Zarkasyi, M.Pd.I
Pengawas Madrasah Tingkat Menengah Kantor Kemenag Kab. Bondowoso

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Upaya Pengawas Sekolah Untuk Meningkatkan Kinerja Kepala Sekolah Dalam Penyusunan Administrasi Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah (RKAS) Melalui Supervisi Manajerial Di MA Swasta Binaan Kabupaten Bondowoso Tahun 2019 Drs. Zarkasyi, M.Pd.I
Jurnal Ilmiah Pendidikan Visioner (JIPV) Vol 1 No 1 (2020): Volume 1 No.1 Tahun 2020
Publisher : Dinas Pendidikan Kota Madiun bekerjasama dengan PGRI Kota Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rendahnya kinerja kepala sekolah pada standar penyusunan RKAS. Hal tersebut dibuktikan dengan kurang lengkapnya dokumen-dokumen tentang standar penyusunan RKAS oleh 3 (tiga) kepala sekolah Binaan di Kabupaten Bondowoso . Rumusan masalah dalam penelitian tindakan sekolah ini adalah bagaimana upaya dan pelaksanaan Supervisi Manajerial di MA Swasta Binaan dapat meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam Penyusunan Administrasi Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) di Kabupaten Bondowoso Tahun 2019? Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, Untuk mengukur peningkatan kinerja kepala sekolah dilakukan dengan melakukan kegiatan penilaian pada setiap akhir siklus. Hasil penelitian Pada kondisi awal menunjukkan hasil yang kurang baik, hal tersebut ditunjukkan dengan rendahnya kinerja kepala sekolah yang hanya memperoleh angka nilai rata-rata 47,92 dan hanya masuk dalam kualifikasi kurang. Pada pelaksanaan siklus I, melalui penerapan tindakan supervisi manajerial menunjukkan hasil yang meningkat dari keadaan pada kondisi awal. Hasil penilaian terhadap kinerja kepala sekolah menunjukkan hasil angka nilai rata-rata 68,75 dan hanya masuk dalam kualifikasi C atau CUKUP. Dari segi peningkatan kinerja kepala sekolah secara individual menunjukkan peningkatan, karena pada siklus I ada 1 kepala sekolah yang memenuhi kriteria keberhasilan yaitu masuk dalam kategori BAIK atau mendapat nilai minimal 70,83. Pada pelaksanaan siklus II, melalui penerapan tindakan supervisi manajerial menunjukkan hasil yang meningkat dari keadaan pada siklus I. Hasil penilaian terhadap kinerja kepala menunjukkan hasil angka nilai rata-rata 93,75 dan hanya masuk dalam kualifikasi AB atau AMAT BAIK. Secara individual kinerja kepala sekolah juga menunjukkan peningkatan, karena pada siklus II semua kepala sekolah yang memenuhi kriteria keberhasilan yaitu masuk dalam kategori AMAT BAIK. Melihat data perolehan hasil penelitian dalam kegiatan penelitian tindakan sekolah ini, dapat disimpulkan bahwa supervisi manajerial yang dilakukan oleh pengawas sekolah terhadap 3 orang kepala sekolah di MA Swasta Binaan di Kabupaten Bondowoso dinyatakan berhasil meningkatkan meningkatkan kinerja kepala sekolah dalam standar penyusunan RKAS.