Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

PENGEMBANGAN DAN PEMEKARAN USAHA PERTANIAN, INDUSTRI KECIL-MENENGAH, EKONOMI, KOMUNIKASI, SERTA DAYA WISATA DAN BUDAYA DAERAH JAWA BARAT DI ERA GLOBALISASI Suhanda Suhanda; Erwan Komara; R. Didin Kusdian; Biller Pandjaitan; Ony Djogo; Asep Dion Nugraha; Demsi Minar; Yushar Kadir; Djoko Pitoyo; Cecep Deni Mulyadi; Tia Sugiri; Ketut Abimanyu Munastha; Wisnu Wijaya; Rodiah Rodiah; Fitri Syabandyah; Dody Kusmana; Suharjanta Wisnu Pitara; Ivany Syarief; Slamet Risnanto; Hanhan Hanafiah Solihin; Teguh Nurhadi Suharsono; Nunung Sanusi; Roni Tabroni; Triyani Hayati; Tata Zaenal Mutaqin; Didi Supardi; Finny Sri Redjeki; Anita Syafariah; Nenny Hendajany
Jurnal Abdimas Sang Buana Vol 1, No 1 (2020): Jurnal Abdimas Sang Buana - Mei
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (675.825 KB) | DOI: 10.32897/abdimasusb.v1i1.430

Abstract

Desa Sunten Jaya, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, merupakan desa yang memiliki banyak potensi. Namun potensi tersebut belum didukung dengan adanya bimbingan dan pengarahan untuk memaksimalkan potensi tersebut. Dengan menggunakan pendekatan wawancara dan diskusi, kelompok Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Sangga Buana bekerjasama dengan Universitas Kebangsaan mencoba untuk membantu mengembangkan potensi tersebut. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah dengan membuat Website Penjualan untuk memasarkan hasil perkebunan dan industry kecil-menengah Desa Sunten Jaya. Dengan adanya kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini diharapkan dapat membantu masyarakat Desa Sunten Jaya untuk mengelola dan mengembangkan potensi desa mereka.
Kajian Dampak Pembangunan Embung Konservasi Mendekati Zero Run Off Dalam Pengendalian Banjir Kawasan Prasoni Agung; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 12, No 1 (2019): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (619.778 KB) | DOI: 10.32897/techno.2019.12.1.274

Abstract

Embung adalah suatu bangunan konservasi air yang berbentuk kolam yang digunakan untuk menampung air hujan dan air limpasan sekitar untuk keperluan cadangan air pada saat musim kemarau. Tetapi embung dapat juga dikembangkan sebagai sarana kolam retensi untuk pengendalian banjir dalam skala kecil, diharapkan air hujan yang jatuh dikawasan pemukiman tersebut dapat ditampung di embung ini, sehingga kawasan ini dapat disebut sebagai kawasan zero runoff, dimana tidak terdapat limpasan air yang keluar ke hilir dari kawasan ini. DAS Cipamokolan bagian hulu tergolong tidak sering banjir, tetapi kejadian luar biasa terjadi pada bulan Maret 2018, dimana pada saat itu terjadi banjir bandang beserta lumpur yang menerjang pemukiman. DAS Cipamokolan sampai dengan titik tinjau ini  luas DASnya sebesar 6,705 km2, berdasarkan analisa frekuensi curah hujan rencana adalah 10 tahunan sebesar 129,7 mm dengan debit puncak banjir sebesar 32,084 m3/det, Rencana pengendalian banjir Cipamokolan ini adalah dengan membuat embung di hulu sehingga limpasan air ke arah hilir dapat dikurangi. Dan analisa reduksi banjir dihitung dengan menggunakan penelusuran banjir melalui embung/waduk dengan menggunakan software HECHMS 3.5. dan dapat mereduksi puncak debit banjir sebesar 7,60% sampai 34,76% dari debit puncak kondisi eksisting.  Kapasitas alur sungai Cipamokolan di ruas ini adalah sebesar 28,681 m3/det. Dengan kapasitas sebesar ini, maka kondisi dengan adanya embung ini akan dapat menampung debit dengan kala ulang 10 tahun, dimana dengan adanya embung maka debit puncak banjir dari sebesar 32,084 m3/det dapat menjadi sebesar 24,441 m3/det. Sehingga dapat dikatakan bahwa dengan adanya embung ini kondisi zero run off masih belum bisa dicapai, tetapi debit puncak banjir dapat tereduksi, sehingga diharapkan dapat mengurangi dampak banjir yang mungkin terjadi.
OPTIMALISASI PEMANFAATAN SUMBER AIR CIBOLERANG DALAM UPAYA PENINGKATAN KEPUASAN PELANGGAN (STUDI KASUS CABANG BANYURESMI DAN CABANG KARANGPAWITAN PDAM KABUPATEN GARUT) Doni Suryadi; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 14, No 2 (2021): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2021.14.2.663

Abstract

Penelitian ini berlatar belakang dari keterbatasan kapasitas sumber air di Cabang Banyuresmi dan Cabang Karangpawitan. Maka untuk meningkatkan kepuasan pelayanan air minum pada kedua cabang ini diperlukan penambahan debit. Pemerintah Kabupaten Garut telah melakukan pembebasan lahan mata air Cibolerang Cinunuk Wanaraja yang telah disusun didalam RPJMD Kabupaten Garut tahun 2019-2024 dengan tujuan supaya dapat meningkatkan akses yang aman terhadapat air minum serta sanitasi. Pada penelitian ini metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif digunakan untuk menguji apakah terdapat pengaruh kualitas air, kuantitas air, kontinuitas air, dan kualitas pelayanan terhadap kepuasan para pelanggan pada Cabang Banyuresmi Dan Karangpawitan Kabupaten Garut. Adapun teknik yang dilakukan pada penelitian ini, yaitu dengan pengambilan sampel pada suatu populasi menggunakan kuesioner tehadap pelanggan dan wawancara kepada pihak PDAM sebagai instrumen penelitian, maka dalam melakukan penelitian ini diharapkan akan memberikan jawaban terhadap permasalahan dengan cara pengumpulan informasi data di lapangan yang dapat memberikan gambaran beberapa faktor yang ada hubungannya dengan permasalahan yang sedang diteliti. Hasil penelitian menjelaskan kualitas,  kuantitas, kontinuitas dan kualitas pelayanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan pelanggan.
Pengaruh Akumulasi Sedimen Pada Saluran Irigasi Terhadap Prioritas Rehabilitasi Konstruksi (Studi Kasus D.I. Leuwi Kuya Kab. Bandung & Kab. Bandung Barat) Adhitya Dwipayana Raspati; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 14, No 1 (2021): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - April
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32897/techno.2021.14.1.575

Abstract

Akumulasi sedimen salah satu penyebab permasalahan kerusakan saluran irigasi, diperlukan penelitian untuk mengetahui besarnya pengaruh akumulasi sedimen terhadap prioritas rehabilitasi konstruksi jaringan irigasi yang bertujuan untuk mengembalikan pasokan air irigasi ke kondisi optimal. Metoda yang digunakan analisa deskriftif kualitatif dengan observasi langsung, kuesioner kepada petani, para pakar praktisi irigasi dan instansi pengelola, serta analisa regresi berganda dan dilakukan analisa matematis hidrolika saluran pembawa untuk memverifikasi hasil analisa deskriftif kualitatif. Hasil penelitian berupa indikator sedimentasi c = 0,00854 m3/dt, qb = 1,29 m3/dt per lebar saluran, potensi scouring τ0 > τc = 3,546 > 0,02107, qs 2,2 x 10-9 m3/dt per lebar saluran, X = 1,22 x 10-7 mg/m3, Qs = 6,4 x 10-7 Kg/dt = 0,055 Kg/hari. Hasil statistik regresi berganda, pengaruh X1, X2, X3 terhadap Y, yaitu 45,1%, F hit. 6,031 > F tab. 3,05 dan sig. 0,004 < 0,05. Prioritas rehabilitasi konstruksi dimulai dari bagian hulu (perbaikan konstruksi saluran primer, pemeliharaan berkala bendung, pemeliharaan rutin bangunan pelengkap) dilanjutkan ke bagian hilir (perbaikan berat konstruksi bangunan pelengkap sekunder dan saluran sekunder). Item pekerjaan prioritas adalah normalisasi saluran, penggunaan konstruksi pada saluran pembawa dan konservasi lereng bukit sekitar saluran pembawa.
Analisis Pengaruh Pengembangan Irigasi Terhadap Efisiensi Kebutuhan Air Di Lahan Study Kasus Daerah Irigasi Leuwi Goong Mochamad Eka Nur Agung; Bakhtiar Abu Bakar; R. Didin Kusdian
TECHNO-SOCIO EKONOMIKA Vol 12, No 2 (2019): Jurnal Techno-Socio Ekonomika - Oktober
Publisher : LPPM Universitas Sangga Buana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1706.341 KB) | DOI: 10.32897/techno.2019.12.2.285

Abstract

Pengaruh pengembangan irigasi, daerah irigasi luewi Goong berdampak positif terhadap pertanian. Dampak pengembangan irigasi Luewi Goong bertambahnya luas areal lahan dari 3.071 Ha menjadi 5.313 Ha berarti ada penambahan luas areal 2.242 Ha, ada penambahan sumber air yaitu bendung Copong. Sistem jaringan irigasi manjadi irigasi teknis. Pola tanam akan disesuaikan menjadi padi-padi-palawija dalam satu tahun. Serta pengelolaan air akan diatur oleh petugas pemerintah. Secara social efisiensi kebutuhan air dilahan ditinjau dari petani DI luewi Goong mengenai pengaturan debit, Pola tanam, Pengelolaan air. Memberikan dampak positif terlihat dari penelitian dengan menggunakan pengukuran dengan kusioner terhadap petani. Hasil yang diperoleh akan debit bendung copong sekor 96,18%, pola tanam sesuai aturan sekor 91,39 %, Pengelolaan air sesuai aturan 91,71%, efisiensi kebutuhan air petani mau mengikuti kebutuhan air disesuaikan dengan persiapan, penanaman, pertumbuhan tanaman sekor 90,24 %.