Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

UPAYA MENINGKATAN PENANGGULANGAN GAKI PADA ANAK SEKOLAH DI DAERAH GONDOK ENDEMIK BERAT DI KOTA SURABAYA Oktarina, Oktarina
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 12, No 03 (2009)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.449 KB)

Abstract

Background:  Iodine  deficiency  disorder  is  one  of  fourmalnutrition problems in Indonesia. Initial surveys at PrimarySchool  children  in  East  Java  reveal  the  goiter  prevalence  ishigh, the Total Goiter Rate (TGR) 22,9%. The recent study atSurabaya  City,  has  16,93%  of  severely  iodine-deficiencyvillages,  higher  than  normative  value  (less  than  5%).  SinceSurabaya is regarded as the second largest city after Jakarta,the  iodine-deficiency  disorder  have  been  considered  majorproblem.  This  need  to  be  examined  and  analysed  theimplementing programmed after all.Method:  The  purpose  of  this  study  was  a  descriptive  type,done cross sectionally a carried out from Mei to July 2005. Thestudy was conducted to examine the effect of iodine-deficiencydisorder in 7 district area at 10 villages in Surabaya; TambakOso  Wliangun,  Romokalisari  (Benowo),  Sidotopo  Wetan,Tambak Wedi  (Kenjeran),  Manyar  Sabrangan  (Mulyorejo),Kedung Cowek (Bulak), Perak Utara, Nyamplungan (P.Cantikan),Bubutan, and Bangkingan (Lakarsantri).Result: The result show many faktor, such as social economicfactors from the society, the lack of iodine-deficiencies discrderknowledge, low health staff motivation to run the program etc.The  middle  term  and  short  programme  of  iodine-deficiency,planning, organizing, actuating and coordination at the PrimaryHealth Center (Puskesmas) should be taken soon.Conclusion:  The  recommendation  as  follow  promotive,preventive, curative and rehabilitative strategy, by socialization,advocation  salty  iodine  and  knowledge  of  goiter  disease  torelated  cross  sectoral  department,  as  well  as  health  staffs,Primary  Health  Center  staff,  the  society  in  severely  iodine-deficiency, nutrition and food awareness area. Provide overallhealth  services  for  iodine-deficiency  disorder  problems;  dietcounseling, medical treatment, integrated management planning,organizing and actualization. Coordinating and evaluating theprogramme, improve the quality and professionalism in managingthe  iodine-deficiency  disorder  problem  especially  in  PrimaryHealth Center in Surabaya City.Keywords:  iodine-deficiency  disorder  problem,  society  andhealth staff  factors,  management and control
PERMENKES SUNAT KAUM PEREMPUAN: PRO DAN KONTRA ANTARA TRADISI DAN PERLINDUNGAN KEPENTINGAN PEREMPUAN Oktarina, Oktarina
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 14, No 04 (2011)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (51.063 KB)

Abstract

Findings on female circumcision in few areas in Indonesia showthat nearly 88.5% of the field by medical personnel, in PadangPariaman 67.5% also carried out by medical staff, while theremaining non-medical personnel, while in Makassar and bonealmost 100% female circumcision is performed by non-powerhealth or dukun beranak if done by non medical personnel,Kemenkes can not regulate. Female circumcision as a traditionthat must be respected, even if they basically do not agree tosuch practices as viewed from the medical side, female circumcisionis an activity that is not known and is not recommended.To protect the health of women and their infants tofurther strengthen the decision then the health minister issuedregulations Permenkes No.1636/Menkes/Per/XI/2010 femalecircumcision which issued November 2010. In the presence offemale circumcision Permenkes aims to protect women fromillegal life-threatening circumcision and reproductive system,Health Minister also gave authority to certain medical workerssuch as doctors, midwives and nurses to perform female circumcisionprocedure.Keywords: ministerial regulation, Female Genital Cutting, tradition
KAJIAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM RANGKA MAKING PREGNANCY SAFER DI DAERAH MISKIN PEDESAAN Oktarina, Oktarina
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 10, No 03 (2007)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (6608.658 KB)

Abstract

TERSEDIA DALAM FILE
KEBIJAKAN INFORMED CONSENT DALAM PELAYANAN GIGI DI INDONESIA DENTAL CARE INFORMED CONSENT POLICY IN INDONESIA Oktarina, Oktarina
Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan Vol 13, No 01 (2010)
Publisher : Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.417 KB)

Abstract

More than 50% out patients in Puskesmas at Surabaya citycame to the dentist for dental permanent extraction. The targetratio between filling and extraction that government statedwere 1:1, but coveraged in Puskesmas at Surabaya City in2003 were 1:5,9. Informed consent was given to patientsbefore the actions, consisted the diagnoses, procedures, themedical purpose, alternative actions, risks, possiblecomplications and prognoses.In Indonesia, there were not the rules yet that regulated theinformed consent before dental extraction. The law ofIndonesian Medical Practices No. 29/2004 has described theresponsibilities to do the informed consent for the actions thatpurposed on preventive, diagnostic, teurapeutic andrehabilitative. So, a dental extraction which is the teurapeuticprosedured needs the informed consent. After all, the informedconsent should be protect both of patient as a subject anddoctor/paramedic from unpredictable conditions.Keywords: informed consent, dental permanent extraction,policy
RESPON KEDELAI EDAMAME (Glycine max, L Merill) TERHADAP WAKTU APLIKASI DAN KONSENTRASI PESTISIDA NABATI GADUNG Mahendra, Andika Yogi; Oktarina, Oktarina
AGRITROP Vol 15, No 1 (2017): Agritrop : Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (203.925 KB) | DOI: 10.32528/agr.v15i1.792

Abstract

Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui     waktu  dan  konsentrasi  aplikasi pestisida  nabati  gadung  yang  tepat  untuk  pertumbuhan  dan     hasil  kedele edamame.   Penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Jember pada Juni 2015 sampai Agustus 2015 dengan ketinggian tempat ±89 meter di atas permukaan laut. Penelitian dilakukan secara faktorial dengan pola dasar Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari dua faktor yaitu faktor pertama waktu  aplikasi yaitu : W1 : (7 hari ), W2  : (7, 14 hari), W3  : (7, 14, 21 hari), W4  : (7, 14, 21 dan 28 hari ) dan faktor kedua Kosentrasi pestisida nabati gadung yaitu :, K1  : 10 ml/L, K2  : 15 ml/L, K3  : 20 ml/L.   Yang      masing-masing   perlakuan   diulang   3   kali.   Hasil   Penelitian menunjukan bahwa perlakuan waktu aplikasi pestisida nabati gadung memberikan respon terhadap kerusakan dan hasil tanaman kedele edamame. Waktu aplikasi pestisida nabati gadung tiga kali yaitu 7, 14, dan 21 hari setelah tanam, memberikan  hasil  terbaik  terhadap  kerusakan  pada  variabel  intensitas  polong rusak yaitu 10,99 % dan pada intensitas daun terserang 31,67 %. Perlakuan konsentrasi  pestisida  nabati  gadung  memberikan  respon  terhadap  kerusakan dengan respon terbaik pada konsentrasi pestisida nabati gadung 20 ml/ L. pada variabel prosentase polong rusak yaiu 9,88 % dan pada intensits daun terserang30,84 %, sedangkan pada perlakuan waktu aplikasi tidak berpengaruh nyata terhadap hasil kedele edamame. Tidak terdapat interaksi waktu aplikasi dan konsentrasi pestisida nabati gadung terhadap kerusakan dan hasil tanaman kedele edamame. kecuali pada variabel persentase polong sehat dengan respon terbaik waktu aplikasi pestisida nabati   dua kali yaitu 7, 14 hari  setelah tanama dan konsentrasi pestisia nabati gadung 20 ml/ L, yaitu 88,29 %.Kata Kunci  : Waktu aplikasi, Konsentrasi pestisida nabati gadung , TanamanKedele edamame.
SUMBANGAN ILMU ETNOBOTANI DALAM MEMFASILITASI HUBUNGAN MANUSIA DENGAN TUMBUHAN DAN LINGKUNGANNYA [ CONTRIBUTIONS IN SCIENCE ETHNOBOTANY FACILITATE HUMAN RELATIONS WITH PLANTS AND ENVIRONMENT ] Wijaya, Insan; Oktarina, Oktarina
AGRITROP Vol 12, No 1 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.042 KB) | DOI: 10.32528/agr.v12i1.706

Abstract

Ruang lingkup penelitian etnobotani telah dikembangkan untuk lingkup yang lebih luas dari kata berasal etnobotani diciptakan, disiplin ini mencoba untuk menjelaskan hubungan timbal balik yang terjadi antara masyarakat lokal dan dunia alam, masih ada di antara masyarakat lokal dan budaya mereka yang mencerminkan dalam catatan arkeologi. Etnobotani juga sangat erat kaitannya dengan domestikasi tanaman seperti spesies peliharaan, di mana spesies ini domestikasi, tujuan domestikasi, cara, dan status tanaman dijinakkan hari ini. Etnobothany juga menyangkut peran tanaman dalam ekologi, lingkungan dan phytogeography yang dipahami oleh tradisi atau oleh masyarakat setempat. Selain peran tradisionalnya dalam botani ekonomi dan eksplorasi kognisi manusia, penelitian etnobotani telah diterapkan ke daerah-daerah praktis seperti prospeksi keanekaragaman hayati dan pengelolaan vegetasi. Jadi idealnya, etnobotani harus mencakup aturan dan kategorisasi diakui oleh masyarakat setempat. Aturan dan kategorisasi yang digunakan untuk tepat menghadapi situasi sosial sehari-hari dalam mengenali, menafsirkan dan memanfaatkan sumber daya tanaman di lingkungan mereka. Singkatnya, ruang lingkup penelitian dalam etnobotani adalah interdisipliner dan ethnoscience seperti yang disebutkan sebelumnya dan cakupan ini akan menjadi fokus utama pembahasan dalam artikel ini. Secara khusus, dalam hubungannya dengan posisi strategis Indonesia berdasarkan kekayaan, keragaman tanaman, spesies dan ekosistem dan kehidupan sosial budaya. Kata Kunci: Etnobotani, pengetahuan lokal, Kebijaksanaan.
SENSITIVITAS DAYA SAING JERUK LOKAL KABUPATEN JEMBER [SENSITIVITY OF JEMBER LOCAL CITRUS COMPETITIVENESS] Prayuginingsih, Henik; Oktarina, Oktarina
AGRITROP Vol 12, No 2 (2014): Agritrop: Jurnal Ilmu-Ilmu Pertanian
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.808 KB) | DOI: 10.32528/agr.v12i2.719

Abstract

Usahatani Jeruk lokal varietas Siam di Kabupaten Jember sudah menghasilkan keuntungan dan mempunyai daya saing, baik kompetitif maupun komparatatif, saat panen pertama  pada umur tanaman 3 tahun.  Penelitian ini bertujuan  untuk  mengetahui  pada  tingkat  produktivitas  dan  harga  output  berapa  usahatani  tani  mulai  tidak mempunyai  daya  saing,  yang  ditunjukkan dengan  nilai  PCR  dan  DRCR  =1.    Penelitian  dilakukan  di  empat kecamatan penghasil jeruk di Kabupaten Jember, menggunakan metode deskriptif analitik.   Analisis daya saing dilakukan berdasar Matriks  Analisis Kebijakan (Matriks PAM).  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (a) usahatani jeruk lokal mulai tidak mempunyai daya saing, baik kompetitif dan komparatif, jika produktivitas hanya 3.456 kg/ha (turun 66%); (b) hanya  mempunyai daya saing komparatif jika produktivitas tetap (10.169 kg/ha) tetapi harga privat output Rp 2.456/kg (turun 66%)  atau produktivitas turun 50% dan harga privat output turun 32%; (c)  hanya mempunyai daya saing   kompetitif   jika   produktivitas turun 50% dan harga sosial juga turun 32% menjadi Rp5.085kg/ha. Kata Kunci: sensitivitas, daya saing, harga privat, harga sosial, PAM
PENGARUH LATIHAN BARRIER HOPS DAN KNEE TUCK JUMP UNTUK MENINGKATKAN TENDANGAN JARAK JAUH (LONGPASS) SEKOLAH SEPAKBOLA AYOMA U-16 PEDINDANG KABUPATEN BANGKA TENGAH Rizki, Ade; Ulfah, Widati Amalin; Oktarina, Oktarina
SPARTA Vol 2 No 1 (2019): SPARTA (Sport, Pedagogic, Recreation, and Technology)
Publisher : STKIP MBB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.057 KB) | DOI: 10.35438/sparta.v2i1.164

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum maksimalnya tendangan jarak jauh (long pass) pemain Sekolah Sepakbola ayoma U-16. Penelitian ini bertujuan untuk membandingakn pengaruh latihan Barrier Hops  dan Knee Tuck Jump terhadap tendangan jarak jauh (longpass) sekolah sepakbola Ayoma U-16. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif (eksperimen). Metode yang digunakan adalah Pretest-Posttest Control Group Design. Populasi penelitian ini adalah pemain sekolah sepakbola Ayoma U-16 yang berjumlah 24 anak. Pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling sistematis yang teknik penentuan sampelnya berdasarkan jumlah populasi Instrumen yang digunakan adalah tes menendang bola jarak jauh. Setelah semua data dianalisis dengan berbagai tahapan yang dimulai dari uji statistika untuk menentukan mean, median, modus, standar deviasi, varian dan range. Kemudian dilakukan uji normalitas data, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan syarat  > Hasil yang diperoleh yaitu, 3.233>2.074, maka dapat disimpulkan bahwa  diterima dan dapat dinyatakan bahwa terdapat pengaruh latihan Barrier Hops  dan Knee Tuck Jump yang digunakan dalam tendangan jarak jauh (longpass).
PENGARUH LATIHAN KELINCAHAN TERHADAP KEMAMPUAN MENGGIRING BOLA PADA SISWA EKSTRAKURIKULER SEPAKBOLA SMA NEGERI 1 JEBUS Asfanza, Asfanza; Putranto, Dedy; Oktarina, Oktarina
SPARTA Vol 2 No 1 (2019): SPARTA (Sport, Pedagogic, Recreation, and Technology)
Publisher : STKIP MBB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.672 KB) | DOI: 10.35438/sparta.v2i1.165

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi kurangnya kemampuan menggiring bolapada siswa saat melakukan teknik menggiring pada permainan sepakbola belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Jebus. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan metode penelitian eksperimen, desain yang digunakan pada penelitian ini yaitu one grouppretest-postest design, populasi pada penelitian ini adalah seluruh siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Jebus yang berjumlah 30 siswa. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan teknik Sampling jenuh. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes menggiring bola. Untuk analisis data peneliti menggunakan uji normalitas, dan uji hipotesis. Berdasarkanhasil pengujian hipotesis menggunakan uji-t berhubungan diperoleh nilai thitung  > ttabel pada taraf signifikan 0,05 yaitu 11,549 >1,699, sehingga dapat diambil keputusan bahwa Hoditolak dan Ha diterima. Hal ini membuktikan, ada pengaruh signifikan latihan kelincahan terhadap kemampuan menggiring bola pada siswa ekstrakurikuler sepakbola SMA Negeri 1 Jebus.
PENGARUH LATIHAN MEDIA KARET BAN TERHADAP KETERAMPILAN SERVIS BAWAH BOLA VOLI SISWA EKSTRAKURIKULER DI SMP NEGERI 5 PANGKALPINANG Supratio, Bambang; Putranto, Dedy; Oktarina, Oktarina
SPARTA Vol 2 No 1 (2019): SPARTA (Sport, Pedagogic, Recreation, and Technology)
Publisher : STKIP MBB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (320.769 KB) | DOI: 10.35438/sparta.v2i1.166

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengaruh latihan media karet ban terhadap keterampilan servis bawah bola voli siswa ekstrakurikuler di SMP  Negeri 5 Pangkapinang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, metode True Eksperimental Design, dengan bentuk desain penelitian Pretest Posttest Control Group Design dengan 1 macam perlakuan. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan pengukuran. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa yang mengikuti kegiatan ekstrakurikuler di SMP Negeri 5 Pangkalpinang yang berjumlah 24 siswa. Sampel dalam penelitian ini berumlah 24 siswa dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini adalah keterampilan servis bawah bola voli dari Nurhasan. Setelah semua data dianalis dengan berbagai tahapan yang dimulai dengan uji statistika untuk menentukan mean, median, modus, standar deviasi, varian dan range. Kemudian dilakukan uji normalitas data, uji homogenitas dan uji hipotesis dengan syarat thitung lebih besar dari ttabel. Hasil hipotesis menggunakan uji-t, diperoleh hasil thitung lebih besar dari ttabel yaitu thitung 3,548 > ttabel 2,074 yang berarti H0 ditolak dan Ha diterima. Jadi dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh latihan media karet ban terhadap keterampilan servis bola voli siswa ekstrakurikuler di SMP Negeri 5  Pangkalpinang.