Luluk Mauluah
UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PEMBELAJARAN MATEMATIKA DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIGENCES UNTUK SISWA SD/MI DI BANTUL LULUK,ENDANG,MOHAMMAD MAULUAH,SULISTYOWATI, AGUNG ROKHIMAWAN
MAGISTRA: Media Pengembangan Ilmu Pendidikan Dasar dan Keislaman Vol 6, No 2 (2015): MAGISTRA
Publisher : Universitas Wahid Hasyim Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31942/mgs.v6i2.1778

Abstract

AbstrakPembelajaran matematika merupakan salah satu pembelajaran yang menjadi momok bagi siswa. Dalam perkembangannya, pembelajaran matematika terus menerus mengalami perkembangan yang pesat. Mulai dari teori belajar, pengembangan strategi, metode maupun produksi alat peraga semakin beragam. Tetapi hal ini belum selaras dengan implementasi pada tataran realita terutama untuk siswa Sekolah Dasar maupun Madrasah Ibtidaiyah. Masih banyak permasalahan yang terjadi pada pembelajaran matematika madrasah maupun pada siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui desain pembelajaran matematika dengan pendekatan multiple intelligences untuk siswa SD/MI di Bantul dan mengetahui respon siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran tersebut. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa desain pembelajaran matematika dengan pendekatan multiple intelligences untuk siswa SD/MI di Bantul dapat meningkatkan respon siswa terhadap pembelajaran matematika, yakni lebih dari 85% yaitu 35 dari 40 peserta sangat menyukai pelaksanaan pembelajaran matematika berbasis multiple intelligences dengan peraga, permainan dan aktivitas serta adventure.Kata kunci: Kecerdasan, majemuk, matematikaAbstractLearning mathematics is one that is a scourge of learning for students. In the process, the learning of mathematics continue to experience rapid growth. Ranging from learning theory, strategy development, and production methods increasingly diverse props. But it is not yet aligned with the implementation at the level of reality, especially for students from elementary schools and Islamic Elementary School. There are still many problems that occur in the madrasah and learning of mathematics in students. This study aims to determine the design of mathematics learning with multiple intelligences approach for students SD/MI in Bantul and knowing the students' response to the implementation of the learning. Based on the results of this research is that the design of mathematics learning with the approach of multiple intelligences for students SD/MI in Bantul can improve students' response to the learning of mathematics, ie more than 85%, ie 35 out of 40 participants really liked the implementation of the mathematics-based multiple intelligences with props, games and activity and adventure.Keywords: intelligence, multiple, mathematics
Elementary Math Learning Design: An Integration with Islamic Environmental Ethics in the First Grade Luluk Mauluah; Marsigit Marsigit; Muhammad Nur Wangid
TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society TARBIYA: JOURNAL OF EDUCATION IN MUSLIM SOCIETY | VOL. 7 NO. 2 2020
Publisher : Faculty of Educational Sciences, Syarif Hidayatullah State Islamic University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/tjems.v7i2.19975

Abstract

AbstractThis research discusses the design of mathematics learning based on   Islamic Environmental Ethics (IEE). The purpose of the research was to discover how to implement IEE in elementary mathematics learning, especially grade 1. This qualitative research method begins with the analysis of condition grade1 to 6. By analyzing the themes of grade 1 to grade 6, then themes are qualified percentage according to the use of terms related to Islamic Environmental Ethics (IEE) and after that,  compiled a matrix containing competencies, classes, activities and assessments to implement it. The results of this study are, the first year has the lowest percentage of 32.5 % of its IEE content so it needs to be developed. From the selection of basic competencies, 3.5, 4.5, 3.6 and 4.6 are selected for their implementation. The implications obtained by the IEE component concerning Islamic concern for the earth, especially those listed in the hadith on cleanliness. Based on the hadith, learning activities are arranged using used goods at worksheet one and worksheet 2. Based on its activities, assessment is prepared through rubrics, performance assessments and questionnaires.                                                                      Abstrak     Penelitian ini membahas tentang desain pembelajaran matematika berbasis Islamic Environmental Ethics (IEE). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana penerapan IEE pada pembelajaran matematika SD khususnya kelas 1. Metode penelitian kualitatif ini diawali dengan analisis kondisi kelas 1 sampai dengan kelas 6. Dengan menganalisis tema dari kelas 1 sampai dengan kelas 6, maka tema tersebut memenuhi syarat. persentase sesuai penggunaan istilah terkait Islamic Environmental Ethics (IEE) dan setelah itu disusun matriks yang berisi kompetensi, kelas, kegiatan dan penilaian untuk mengimplementasikannya. Hasil dari penelitian ini, tahun pertama memiliki persentase terendah yaitu 32,5% konten IEE-nya sehingga perlu dikembangkan. Dari pemilihan kompetensi dasar tersebut dipilih 3.5, 4.5, 3.6 dan 4.6 untuk pelaksanaannya. Implikasi yang diperoleh komponen IEE tentang kepedulian Islam terhadap bumi, terutama yang tercantum dalam hadits tentang kebersihan. Berdasarkan hadits, kegiatan pembelajaran disusun dengan menggunakan barang bekas pada LKS satu dan LKS dua. Berdasarkan kegiatannya disusun penilaian melalui rubrik, penilaian kinerja dan angket.How to Cite:  Mauluah, L., Marsigit, Wangid, M. N. (2020).  Elementary Math Learning Design: An  Integration with Islamic Environmental Ethics in the First Grade. TARBIYA: Journal of Education in Muslim Society, 7(2), 241-251. doi:10.15408/tjems.v7i2.19975.
Implementasi Pendekatan Konstruktivisme pada Pembelajaran Operasi Bilangan Bulat Di PGMI Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 1, No 1 (2009): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v1i1.9

Abstract

Pendekatan   konstruktivisme   merupakan proses  pembelajaran  yang menerangkan  bagaimana  pengetahuan  disusun   dalam  pikiratt  siswa. Implementasi pendekatan konstruktivisme   dapat   dilakukan   dengan prinsip-prinsip PAKEM. Pelaksanaan PAIKEM pada pembelajaran operasi penjumlahan dan pengurangan bilangan bulat dapat dilakukan dengan eksplorasi alat peraga tangga, lantai keramik, garis bilangan dan mainan hewan serta manik-manik dan penyusunan pola matematika. Adapun topik perkalian dan pembagian diimplementasikan dengan eksplorasi pola, konsep lawan bilangan dan konsep I love to hate, I hate to hate.
Pengembangan LKS Matematika Yang Terintegrasi Dengan Nilai-Nilai Islam Di Kelas IV MI Diponegoro Bantul Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 6, No 1 (2014): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v6i1.146

Abstract

 Penelitian ini adalah penelitian R&D yang bertujuan untuk menghasilkan LKS matematika yang terintegrasi dengan nilai-nilai Islam untuk kelas IV SD/MI. Metode penelitian yang digunakan adalah model Borg & Gall. LKS yang dihasilkan memiliki komponen: kompetensi inti, kompetensi dasar, dan indikator. Selain itu ada aikon ide, mari bermain, mari berlatih, diskusikan bersama ternan-ternan dan latihan. Integrasi dilakukan pada 4 ranah:filosoji, materi, strategi dan metodologi. Kompetensi dasar yang dapat diintegrasikan dengan nilai-nilai Islam secara langsung adalah kompetensi dasar 3.4, 3. 7, 3.8, dan 3.11. Efektifitas LKS hanya tercapai menurut ketuntasan individu, dan tidak tercapai secara klasikal.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Melalui Pembentukan Kelompok Belajar Di Madrasah Ibtidaiyah Negeri Ngawen Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 3, No 1 (2011): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v3i1.31

Abstract

Hasil pengamatan yang dilakukan di kelas V MIN Ngawen menunjukkan bahwa selama mengikuti proses kegiatan pembelajaran matematika siswa cenderung pasif, dan mengalami kesulitan dalam menyelesaikan soal cerita matematika. Untuk memperbaiki keadaan tersebut, penulis mengupayakannya dengan melakukan pembentukan kelompok belajar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus. Melalui penelitian ini diharapkan kemampuan siswa dalam menyelesaikan soal cerita matematika akan meningkat. Peningkatan prestasi belajar diukur dari peningkatan nilai pre-test, nilai akhir siklus I, nilai akhir siklus II dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan prestasi belajar siswa, keaktifon siswa, dan proses pembelajaran.
Permainan dan Alat Peraga Pada Pembelajaran Matematika Tingkat SD/MI Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 4, No 2 (2012): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v4i2.38

Abstract

Prinsip NCTM ketiga dari matematika sekolah adalah pembelajaran. Apakah metode yang digunakan telah didasarkan pada bagaimana anak-anak belajar? Dari ini, penulis mencoba menjelaskan teori belajar mengajar dan mencoba untuk menerapkannya pada proses belajar mengajar matematika pada tingkat pendidikan dasar. Dalam artikel ini ditampilkan beberapa contoh tentang bahan manipulatif dan strategi belajar dengan permainan.
RANCANGAN LEMBAR KERJA MATEMATIKA SD BERBASIS ISLAMIC ENVIRONMENTAL ETHICS Luluk Mauluah Mauluah; Marsigit Marsigit; Muhammad Nur Wangid
Muallimuna : Jurnal Madrasah Ibtidaiyah Vol 6, No 2 (2021): April 2021
Publisher : Fakultas Studi Islam UNISKA MAB Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (14.916 KB) | DOI: 10.31602/muallimuna.v6i2.4525

Abstract

Abstrak: Pembelajaran matematika di SD perlu memperkenalkan ketajaman rasa peduli terhadap lingkungan. Sekaligus pembelajaran di madrasah perlu mengenalkan nilai-nilai Islam untuk siswa MI bahwa merawat lingkungan merupakan amal yang saleh. Dengan alasan ini, maka dirancang Lembar Kerja pembelajaran matematika untuk kelas 1 SD/MI berbasis Islamic Environmental Ethics (IEE). Islamic Environmental Ethics memuat kaidah, bagaimana sebaiknya umat Islam memperlakukan tanaman, hewan, air, udara dan  bumi. Penelitian pengembangan ini baru menempuh tahap Define dan Design,  belum sampai ke tahap Develop dan Disseminate. Lembar Kerja yang dirancang memuat komponen-komponen berikut: Kompetensi Dasar, Indikator, Ayat Alqur’an, Hadits, Gambar-gambar, Aktifitas-aktifitas, kolom SAFETY dan Motivasi. Aktifitas yang dilakukan dalam Lembar kerja, menggunakan media di lingkungan peserta didik yaitu tanaman, bebatuan maupun biji-bijian.DESIGNING ELEMENTARY STUDENT MATH WORKSHEET BASED ON ISLAMIC ENVIRONMENTAL ETHICS Abstract: Mathematics learning in elementary school needs to introduce a sharp sense of care for the environment. As well as learning in madrasas, it is necessary to introduce Islamic values to MI students that caring for the environment is a pious charity. For this reason, a mathematics learning worksheet for grade 1 SD / MI based on Islamic Environmental Ethics (IEE) was designed. Islamic Environmental Ethics contains rules, how should Muslims treat plants, animals, water, air and earth. This development research has only gone through the Define and Design stages, not yet at the Develop and Disseminate stages. The worksheets are designed to contain the following components: Basic Competencies, Indicators, Alquran verses, Hadith, Pictures, Activities, SAFETY columns and Motivation. Activities carried out in the worksheet, using media in the environment of students, namely plants, rocks and seeds.
Pengembangan Media Flash Player Pada Pembelajaran Matematika Kelas IV di MI Diponegoro Bantul Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 8, No 1 (2016): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v8i1.92

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran flash player untuk kelas IV SD/MI yang baik dan efektif. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian dan pengembangan (research and development) mengikuti model Borg & Gall. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV MI Diponegoro Bantul yang berjumlah 13 siswa.Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, angket dan tes. Prosedur pengembangan meliputi: pengumpulan informasi, desain flash player awal, ujicoba awal, revisi produk, validasi ahli materi dan ahli media, kemudian revisi produk akhir.Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa media flash player: (1) Memuat komponenkomponen: home, kompetensi, materi, kuis dan pustaka. Materi terdiri dari: sisi, sudut, rusuk dan bangun ruang. Lalu ada jaring-jaring limas segiempat, tabung, kubus, kerucut, balok dan prisma segitiga. Kuis terdiri dari 4 bagian pilihan ganda, yaitu tentang unsur bangun ruang, jaring-jaring, yang bukan jaring-jaring dan jika diketahui alas, maka dapat menentukan tutupnya. Selain itu ada musik intrumentalia Kenny G. yang mengiringi, ada suara benar atau salah sesuai jawaban apa yang dipilih, juga ada skor nilai yang otomatis terhitung sesuai benar atau salahnya jawaban. (2) Kelayakan media flash player pembelajaran matematika untuk kelas IV MI Diponegoro ditinjau dari penilaian ahli materi memenuhi kriteria baik dan menurut penilaian ahli media memenuhi kriteria baik. Efektifitas hanya tercapai menurut ketuntasan individu yaitu nilai rata-rata di atas 60, tercapai 62,6. Adapun secara klasikal tidak terpenuhi karena hanya mencapai 58,1 % dari 80 % yang ditargetkan.
Rancangan Pembelajaran Tematik Terpadu Matematika dan Mata Pelajaran lain Di SD/MI Kelas 1 Berdasar Konsep Islam Sebagai Agama Hijau Luluk Mauluah
Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam Vol 9, No 1 (2017): Al-Bidayah : jurnal pendidikan dasar Islam
Publisher : Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/al-bidayah.v9i1.117

Abstract

Agama Islam disebut agama hijau karena sangat mempunyai perhatian tinggi terhadap kelestarian lingkungan. Dalam Alqur’an banyak ayat tentang pemeliharaan lingkungan yang disebut ayat hijau. Penamaan surah dalam Alqur’an: Al-Baqarah, An-Naml,  An-Nahl,  Al-Ankabut  menggunakan  nama-nama  binatang.  Kemudian hadits-hadits pun banyak yang merekomendasikan umat manusia untuk menjaga alam, menjaga lingkungan baik tanaman, maupun hewan. Hadits tersebut dapat disebut dengan hadits hijau. Konsep Islam sebagai agama hijau dapat digunakan dalam integrasi pembelajaran tematik terpadu. Pada tulisan ini integrasi dirancang untuk kelas 1 tema 7: Benda, Hewan dan Tanaman di Sekitarku. Pada Subtema 2: bacaan “Binatang Peliharaan Beni” dan bacaan “Tempat tinggal Hewan” sangat selaras dengan konsep Islam sebagai agama hijau. Demikian pula untuk subtema 3 dengan bacaan “Merawat Tanaman” sangat cocok dengan konsep Islam sebagai agama hijau. Pembelajaran matematika dengan pembelajaran tematik berdasar konsep Islam agama hijau dapat menggunakan peraga buah-buahan, biji-bijian dan melaksanakan pengukuran panjang pendek menggunakan pohon maupun bagianbagiannya.
Problem of students of elementary school teacher program in creating ethnomathematic-based lesson plan of Kraton Yogyakarta: A case study Luluk Mauluah; Eka Cahya Sari Putra
Ethnomathematics Journal Vol 2, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/ej.v2i2.39995

Abstract

The lesson plan serves as an essential learning guide in the learning implementation. To improve the learning quality, lesson plans are generally developed based on some particular learning models, strategies, media, materials, and philosophies. Ethnomathematics is a recently developed learning model, and thus the development of ethnomathematics-based lesson plans to introduce and encourage cultural awareness is still not widely practiced. This research aims to reveal students' problems and difficulties in preparing ethnomathematics-based lesson plans, and the characteristics of lesson plans related to ethnomathematics. The experience of 10 students of the Elementary School Teacher Education (PGSD) program at Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) about the difficulties in creating an ethnomathematics-based lesson plan is used as a case study. The in-depth interviews revealed the following difficulties of these students in preparing a lesson plan: syntax, methods, and models, with the extent to which ethnomathematics should be presented in the lesson plan being the most essential problem.