Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search
Journal : Al-Ulum

RELIGIUSITAS DAN KEPERCAYAAN MASYARAKAT BUGIS- MAKASSAR Pabbajah, Mustaqim
Al-Ulum Vol 12, No 2 (2012): Al-Ulum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Sultan Amai Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (426.133 KB)

Abstract

Artikel ini mengulas tentang kepercayaan lama orang Bugis dan Makassar. Kepercayaan yang bentuk dan manifestasinya masih bisa ditelusuri keberadaannya sampai sekarang. Dalam konsep ketuhanan, misalnya, istilah Dewata Seuwa (Bugis) dan Tau ri A’rana (Makassar) masih sering diengar dan diyakini eksistensinya. Demikian pula dalam kehidupan sehari-hari, acara-acara seperti “mappangre galung” dan “maccera tasi” masih sering dilakukan dalam masyarakat petani dan nelayan. Tulisan ini, juga, mengeksplorasi keyakinan masyarakat di Sulawesi Selatan ini, baik sebelum maupun sesudah masuknya Islam. Begitu pula pengaruh agama lokal dan agama baru (Islam) dalam kehidupan sehari-sehari. Dialog yang dinamis antara agama lokal dengan Islam manjadi instisari tulisan ini.------------------------------This article explores the old beliefs of Bugis and Makassar peoples. The old beliefs which still exist and are preserved within community until nowadays. In the concept of god, for example, the terms of “Dewata SeuwwaE” (Bugis) and “Tau ri A’rana” (Makaasar) still can be heard and believed. In the daily lifes, the influence of local beliefs cover rituals such “mappangre galung” (farmer) and “maccera tasi” (fishermen) still conducted in the community. This article also evaluates the old beliefs of South Sulawesi peoples, both before and after the coming of Islam. Also these religions’ influences in the daily lives are highlighted. A dynamic dialogue between the local religions and Islam becomes the core of this paper.