Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Buku Cerita Rakyat Sumbawa: “Lalu Dia Lala Jinis” Dalam Mata Pelajaran Bahasa Indonesia Sunia Tri Putri; Moh. Irawan Zain; Safruddin
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1665

Abstract

This research and development was carried out against the background of the reality on the ground that there were no local wisdom-based textbooks, especially Sumbawa folklore, which were in accordance with the competencies to be achieved. In the conditions of people's lives that are experiencing a moral crisis, literature can actually be used as a 'helper' because learning literature besides being able to help students love to read and write, can also be used as a means to improve students' personalities. This study aims to describe the validity of the Sumbawa folklore book model "Lalu Dia Lala Jinis", determine the legibility of Sumbawa folklore books, and determine the feasibility of the Sumabawa folklore book "Lalu Dia Lala Jinis" in class students at SDN Brang Biji. The research method used in the research is research and R&D (Research and Development) with the ADDIE development model design. The steps for developing the ADDIE model include the stages of Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation. Data collection methods used in the form of questionnaires and study documentation. The subject of this research is the fifth grade students of SDN Brang Biji, Sumbawa Regency. The validity test of folklore books was carried out by two media experts and material experts. The legibility test of folklore books was carried out by fifth graders at SDN Brang Biji. The results showed that the Sumbawa folklore book "Then Dia Lala Jinis" was feasible and effective to be used as a learning medium, as seen from the results of media expert validation getting a percentage of 92%, material expert validation getting a percentage of 82%, and student responses to the use of the book getting percentage 98%.
Pengembangan Media Pembelajaran Big Book Berbasis Dongeng Monyet Dan Kura-Kura Mata Pelajaran PPKN Dion Saputra; Muhammad Makki; Moh. Irawan Zain
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 2 (2022): Mei
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i2.1692

Abstract

Guru masih jarang menggembangkan serta menggunakan media dalam pembelajaran. Media sangat dibuthkan sesuai dengan tuntunan perkembangan IPTEK yang mengahruskan guru dan siswa melek teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk berupa media pembelajaran big book berbasis dongeng monyet dan kura-kura. Jenis penelitian ini adalah Research and Development (R&D) menggunakan model ADDIE yang terdiri dari 5 tahapan yaitu analysis (analisis), design (perancangan), development (pengembangan), implementation (implementasi) dan evaluation (evaluasi). Penelitian ini dilakukan di SDN 25 Ampenan Kecematan Sekarbela Kota Mataram. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara dan angket. Data angket validasi ahli dan tanggapan siswa akan di analisis untuk mengukur tingkat kelayakan media dengan menggunakan rumus persen kelayakan. Berdasarkan penilaian dari validator ahli media diperoleh nilai presentase 81,6% dikategorikan sangat baik, penilaian dari validator ahli materi diperoleh nilai presentase 91,6% dikategorikan sangat baik. Hasil uji coba kelompok kecil mendapatkan nilai presentase 86,6%. Hasil seluruh penilaian menunjukkan bahwa media dinyatakan sangat valid dan sangat layak untuk digunakan.
PELATIHAN PENINGKATAN KOMPETENSI SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DAN GURU PAMONG DALAM PENDAMPINGAN PPL MAHASISWA PGSD FKIP UNIVERSITAS MATARAM DI GUGUS 2 KOTA MATARAM Moh. Irawan Zain; Sudirman Sudirman; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (262.436 KB) | DOI: 10.29303/interaktif.v1i1.5

Abstract

The purpose of this activity is to provide supervision provisions for school principals and tutors so that tutors in particular are able to provide correct and measurable assistance to PGSD FKIP students who carry out PPL in elementary schools. The problem in this service is the lack of maximum assistance carried out by civil servant teachers to PPL students in Mataram District. The method applied in this counseling is multi-method, namely the lecture method, question and answer method, and demonstration method as well as the assignment method. The training was held at SDN 19 Mataram with a total of 34 teachers. It should be stated that this service was quite successful because 80% of all participants who were targeted for the training managed to complete the given training tasks. The number of participants who took part in the training was 34 of the 30 people planned, this result was due to the request of the principal from cluster 2 of Mataram District on average asking for additional participants, this means that the implementation of this service has met the previously desired standards.
Penyuluhan Tentang Pengembangan Literasi Baca Dan Numerasi Melalui Media Pop Up Box di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Praya Lombok Tengah Ida Bagus Kade Gunayasa; Moh. Irawan Zain; Ketut Sri Kusuma Wardani; Fitri Puji Astria
Jurnal Interaktif: Warta Pengabdian Pendidikan Vol 1 No 2 (2021): Edisi Desember 2021
Publisher : Jurusan Ilmu Pendidikan, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (691.329 KB) | DOI: 10.29303/interaktif.v1i2.11

Abstract

In this era of modernization, the growth of reading and numeracy literacy is expected and required. Nevertheless, significant training is required to use pop-up box media to promote reading and numeracy literacy in a novel way. This community service activity takes the form of counseling and training, which can be divided into two categories: public lectures and guided exercises. Preparation, supplying tools and materials, implementation, and assessment are the processes that will be carried out in this activity in detail. Based on the outcomes of the activities, the implementation of this counseling activity proceeded successfully, and the activities were completed according to the timetable. Preparation, provision of tools and resources, implementation, and evaluation all went off without a hitch. The community service team supplied a response questionnaire relating to the activity's implementation to gauge the success of the activity, with the results of the activity's execution being excellent.
ANALISIS KESULITAN GURU DALAM MENYUSUN PERANGKAT PEMBELAJARAN DI SDN 32 CAKRANEGARA TAHUN AJARAN 2020/2021 Millah Kurnia; Moh. Irawan Zain; Abdul Kadir Jaelani
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 4 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/jime.v7i4.2462

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam merencanakan pembelajaran dan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam melaksanakan pembelajaran. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk mendeskripsikan kesulitan guru dalam melakukan evaluasi pembelajaran di SD Negeri 32 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri 32 Cakranegara tahun ajaran 2020/2021. Subjek dalam penelitian ini adalah guru kelas tinggi di SD Negeri 32 Cakranegara yang berjumlah 3 orang guru, yaitu guru kelas IV, V, dan VI. Cara pengambilan subjek penelitian dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen pedoman Observasi, Dokumentasi dan Pedoman Wawancara. Teknik analisis data dilakukan dengan melalui tiga tahapan, yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Pengujian keabsahan data yang digunakan adalah triangulasi metode dan triangulasi sumber. Hasil penelitian yang ditemukan di lokasi penelitian menunjukkan bahwa pada proses penyusunan perangkat pembelajaran, guru masih menjumpai beberapa kesulitan. Kesulitan-kesulitan tersebut di antaranya pada tahap perencanaan pembelajaran, terletak pada pertimbangan pemahaman peserta didik yang akan diajar menggunakan media pembelajaran. Pada tahap pelaksanaan pembelajaran, ditemukan beberapa kesulitan di antaranya terletak pada tingkat kevalidan LKPD yang dibuat, kurang fokusnya siswa dalam memperhatikan penjelasan guru, serta alokasi waktu yang terasa kurang. Selanjutnya pada tahap evaluasi pembelajaran, beberapa kesulitan yang ditemukan di antaranya terletak pada jenjang/ tingkat kesulitan soal yang akan dibuat serta Jumlah siswa yang terlampau banyak, sehingga tidak memungkinkan guru dalam melakukan penilaian sikap secara kontinyu.
NILAI-NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM CERITA BERKEARIFAN LOKAL MASYARAKAT SUMBAWA Reta Yunita; I Nyoman Karma; Moh. Irawan Zain
Renjana Pendidikan Dasar Vol 1 No 4 (2021): Edisi November 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan nilai pendidikan karater yang terdapat dalam cerita ‘Batu Nganga’ dan ‘Petung Mampes’. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah dokumentasi dan studi literatur. Analisis data yang digunakan adalah teknik analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukannya beberapa nilai karakter dalam dua cerita tersebut. Pada cerita ‘Batu Nganga’ ditemukan 12 nilai pendidikan karakter, yakni karakter cinta damai, religius, kerja keras, disiplin, mandiri, tanggung jawab, toleransi, rasa ingin tahu, peduli sosial, peduli lingkungan, bersahabat/berkomunikatif, dan jujur. Pada cerita ‘Petung Mampes’ ditemukan 11 nilai pendidikan karakter, yakni karakter bersahabat/berkomunikatif, peduli sosial, peduli lingkungan, cinta damai, jujur, rasa ingin tahu, menghargai prestasi, kreatif, toleransi, gemar membaca, dan religius. Kesimpulannya adalah pada cerita ‘Batu Nganga’ nilai pendidikan karakter yang paling dominan yaitu pendidikan karakter religius. Pesan cerita ini tentang pentingnya beragama bagi para pembacanya. Prosentase tertinggi nilai pendidikan pendidikan karakter dalam cerita ‘Batu Nganga’ adalah karakter religius yaitu 33,3%. Kemudian pada cerita ‘Petung Mampes’ nilai pendidikan karakter yang paling dominan yaitu pendidikan karakter bersahabat/berkomunikatif. Pesan cerita ini adalah tentang caranya berkomunikasi atau bergaul dengan orang lain dengan tutur kata yang sopan dan santun. Prosentase tertinggi nilai pendidikan karakter dalam cerita ‘Petung Mampes’ adalah karakter bersahabat/berkomunikatif yaitu 47,3%. Kedua cerita ini sangat bagus untuk mengembangkan nilai karakter anak, sehingga sangat cocok dibaca oleh anak-anak sekolah dasar pada khususnya kelas tinggi.
Gerakan Penanaman Pakcoy Dan Sawi Sebagai Alternatif Pemanfaatan Pekarangan Masyarakat Desa Surabaya Utara Kadar Riansyah; Kirana Isma Amelia; Ayu Irawan Dari; Aulia Rahmawati Puspiana; Hastika; Bayu Taruna Negara; Moh. Irawan Zain
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1526

Abstract

Optimalisasi pemanfaatan pekarangan dengan menanami berbagai jenis tanaman dapat memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, juga meningkatkan pendapatan masyarakat. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan teknologi masyarakat dalam budidaya tanaman pekarangan, sehingga setiap keluarga dapat memperkuat pangan. Tanaman hortikultura adalah tanaman yang biasanya ditanam dikebun-kebun atau pekarangan rumah, seperti sayur-sayuran. Tanaman sawi dan pakcoy merupakan jenis sayuran family kubis-kubisan (Brassicaceae) yang berasal dari China dan telah dibudidayakan secara luas. sayuran hortikultura jenis sawi dan pakcoy digemari banyak kalangan masyarakat karena selain rasanya enak, sayuran ini juga memiliki kandungan nilai gizi tinggi yang dibutuhkan oleh tubuh seperti protein, karbohidrat, lemak, serat, kalsium, fosfor, besi, kalium, vitamin A, vitamin C dan vitamin B6. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini diawali dengan observasi setelah itu dilakukan kegiatan penanaman tanaman sawi dan pakcoy, setelah tanaman tumbuh dilaukan sosialisasi mengenai manfaat serta cara pengolahan tanaman sehingga memiliki nilai ekonomi lebih tinggi sekaligus dilakukan pembagian tanaman kepada masyarakat. Kesimpulan yang dapat diambil dari kegiatan ini adalah tanaman pakcoy dan sawi merupakan tanaman yang berpotensi ditanaman di perkarangan rumah. Oleh karena itu, perkarangan warga yang sebelumnya tidak dimanfaatkan secara produktif menjadi lebih dimanfaatkan dan menghasilkan produk yang nantinya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Upaya Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga Sebagai Alternatif Pupuk Organik Untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan di Desa Surabaya Utara, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat Melya Vega; Ferlina Atika Ningrum; Moh. Afriansyah; Nur Annisya Maharani; Reza Syahbana; Moh Irawan Zain; M Isra’din
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 5 No 2 (2022): April-Juni
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v5i2.1527

Abstract

Aktivitas rumah tangga yang tidak dikelola dengan bijak dan berakhir di tempat pembuangan sampah sering kali menimbulkan dampak terhadap beberapa aspek kehidupan, diantaranya aspek kesehatan, aspek lingkungan, dan aspek estetika. Pupuk organik cair adalah larutan dari hasil pembusukkan bahan-bahan organik yang berasal dari sisa tanaman, kotoran hewan, dan manusia yang kandungan unsur haranya lebih dari satu unsur. Kelebihan dari pupuk organik cair ini adalah dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat.Tujuan dari artikel ini salah satunya adalah mengenalkan pemanfaatan sampah yang mudah dan dapat dilakukan oleh masyarakat dan Mahasiswa KKN di desa Surabaya Utara yang menjadi target luaran dengan cara fermentasi karena teknologi yang digunakan sangat sederhana yaitu pengolahan limbah rumah tangga untuk menghasilkan Mikroorganisme Lokal (MOL) menjadi Pupuk Organik Cair (POC). Pembuatan pupuk organik cair khususnya dari sampah organik rumah tangga dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms) bertujuan untuk mengurangi pencemaran lingkungan dan memanfaatkan limbah rumah tangga pupuk organik cair ini dapat secara cepat mengatasi defesiensi hara, tidak bermasalah dalam pencucian hara, dan mampu menyediakan hara secara cepat. Pembuatan POC ini dapat menghasilkan Pupuk Organik Cair yang bagus sesuai dengan kriteria dan memiliki manfaat untuk tanaman.
RESULTS OF LEARNING SCIENCE CLASS 3 WITH DISCUSSION METHOD HELPED MEDIA GREAT IMAGES Izzaturrahmah Izzaturrahmah; Ahmad Harjono; Moh. Irawan Zain
PROGRES PENDIDIKAN Vol. 3 No. 1 (2022): January 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/prospek.v3i1.121

Abstract

This research is aim to know the effect of discussion method by using serial image media toward study result of science class III cluster III subdistrict of Sekarbela lesson year 2019/2020. This research using Quasi Experiental Design type Nonequivalent Control Group Design. The sample ethnic that used is Purposive Sampling, one of the researcher opinion of using this sample type because the average of study result of science students are same, that was taken from placement test. Total of this sample are 58 students. Students result data tested is normalization using kolmogorov smirnov formula said that it has normal distribution then later tested homogenitation using levene statistic formula said it has varian homogen by using SPSS 21 for windows, at the end the tested shows that the data has normal distribution and tested homogen. Then tested hypothesis using independent sample t-test formula got t-hitung 1,013 as bis as and t-table as big as 3,172 with standart of significant are 5%. The explanation above show that t-hitung > t-table so it can conclude that Haaccepted and H0rejected. This case shows that there is effect of discussion method by using serial image media toward study result of science class III cluster III subdistrict of Sekarbela lesson year 2019/2020.
Pengaruh Strategi Pembelajaran Ekspositori Terhadap Kemampuan Bercerita Siswa Rusmiati Rusmiati; Ida Bagus Kade Gunaya; Moh. Irawan Zain
Journal of Classroom Action Research Vol. 4 No. 1 (2022): February
Publisher : Program Studi Magister Pendidikan IPA, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jcar.v4i1.1468

Abstract

This research aims to find out the influence of expository learning strategies on the storytelling ability of students of grade IV SDN 32 Cakranegara. This study is an experimental study to look for the influence of expository learning strategies on storytelling skills. This type of research is a type of quantitative research that is by using Quasi design experiments. The experimental design form used in this study was a nonequivalent control group design. This method of data collection uses tests. This method of data analysis is Descriptive Statistical Analysis which describes the implementation of learning syntax. In the data collection of this study, there are prerequisites for data analysis, namely by conducting data normality tests using the Kolmogorov Smirnov test, homogeneity test using Levene, and hypothesis test using independent sample T-test. The hypothesis results in this study are sig 2-tailed < 0.05 which is 0,000 < 0.05 at a significant level of 0.05 in accordance with the hypothesis testing criteria that sig 2 tailed < 0.05 then the alternative hypothesis (Ha) is accepted while hypothesis zero (H0) is rejected. This means that there is a significant difference in storytelling skills between the students of the experimental group and the control group. Thus, it is stated that expository learning strategies can be applied to improve the storytelling skills of grade IV elementary school students.