Azmatul Khairiah Sari
STIT Ahlusunnah Bukittinggi

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemanfaatan Sarana Prasarana dalam Pelaksanaan Bimbingan Konseling di Sekolah Azmatul Khairiah Sari; Neviyarni Neviyarni; Riska Ahmad; Yarmis Syukur
JURNAL INOVATIF ILMU PENDIDIKAN Vol 3, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Infrastructure facilities are essentially a support in the implementation of an educational process or the implementation of counseling guidance. Without the infrastructure, the implementation of counseling guidance will be constrained and the goals to be achieved are not as expected. If the infrastructure does not exist in an educational institution, it will cause counseling guidance personnel in schools to have difficulty collaborating in the implementation of counseling guidance in schools. From that counseling guidance requires facilities and infrastructure to be used in the implementation of counseling guidance in schools.
IMPLIKASI FILSAFAT KONSTRUKTIVISME DALAM BIMBINGAN DAN KONSELING UNTUK MENGURANGI PERILAKU MEMBOLOS SISWA Azmatul Khairiah Sari
Pamomong: Journal of Islamic Educational Counseling Vol 1, No 1 (2020)
Publisher : Program Studi BKPI IAIN Salatiga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (272.623 KB) | DOI: 10.18326/pamomong.v1i1.40-52

Abstract

Filsafat adalah salah satu cabang ilmu pengetahuan yang mencoba untuk mencari sebuah kebenaran tentang sesuatu. Filsafat sendiri memiliki aliran-aliran yang dihasilkan dari pemikiran yang mendalam dari para ahlinya. Salah satunya adalah aliran konstruktivisme. Aliran-aliran dalam filsafat diterapkan dalam beberapa cabang keilmuan yang bersifat sosial seperti pendidikan, bimbingan dan konseling, psikologi, dan sebagainya. Aliran filsafat bisa diterapkan dalam pelaksanaan konseling. Seperti aliran filsafat rasionalisme juga menjadi dasar konseling rasional, aliran humanisme diterapkan pada konseling humanisme, dan banyak yang lainnya. Walaupun secara spesifik tidak ada penamaan mengenai konseling konstruktivisme, namun aliran filsafat konstruktisme juga mewarnai suasana proses konseling. Dan ini juga bisa diterapkan pada siswa yang memiliki kebiasaan membolos.