Syamsul Alam Paturusi
Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONFLIK KERUANGAN DI WILAYAH PESISIR GILI TRAWANGAN, LOMBOK, NUSA TENGGARA BARAT Krisna, Bayu Aji; Paturusi, Syamsul Alam; Wirawibawa, Ida Bagus Gde
Jurnal Arsitektur dan Perencanaan (JUARA) Vol 4, No 1 (2021): Februari (Jurnal Arsitektur dan Perencanaan)
Publisher : Universitas Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31101/juara.v4i1.1307

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam bagaimana terjadinya konflik keruangan dan implikasinya terhadap pemanfaatan wilayah pesisir di Gili Trawangan. Melalui penerapan metodologi riset kualitatif dan analisis data bersifat induktif, studi ini diawali dengan mengidentifikasi kelompok kepentingan dalam pemanfaatan wilayah pesisir di Gili Trawangan. Selanjutnya, dilakukan analisis bentuk konflik antar kepentingan dan tempat-tempat yang rentan mengalami konflik keruangan. Pada akhirnya, studi ini menemukan bahwa konflik keruangan di wilayah pesisir Gili Trawangan berkenaan dengan pemenuhan kebutuhan dan penguasaan akses terhadap sumberdaya alam pesisir. Peningkatan aktivitas kepariwisataan di wilayah pesisir Gili Trawangan, diikuti dengan peningkatan eskalasi kepentingan didalamnya. Hal ini terutama terjadi antara kepentingan pariwisata dengan kepentingan permukiman nelayan. Situasi ini menyebabkan konflik antar kelompok kepentingan dalam pemanfaatan wilayah pesisirnya. Secara rinci, konflik keruangan yang ditemukan adalah adanya saling klaim kepemilikan lahan antar masyarakat dengan pengusaha, privatisasi lahan terutama di wilayah pesisir untuk kepentingan akomodasi pariwisata, serta terjadinya segregasi sosial dan munculnya fenomena disparitas sosial antar aktivitas pariwisata dengan aktivitas permukiman nelayan di kawasan pesisir Gili Trawangan. 
Perubahan Nilai Tanah Zonasi Kawasan di Desa Kutuh Sejak Berkembangnya Obyek Daya Tarik Wisata Pantai Pandawa Nuharta, I Gede Kurnia; Muktibowo, Antonius Karel; Paturusi, Syamsul Alam
Jurnal Geospasial Indonesia Vol 3, No 2 (2020): December
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jgise.60475

Abstract

Tanah sangat penting bagi kehidupan manusia karena tanah merupakan tempat utama dari semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia. Sebagai sumber kesejateraan dan kemakmuran, tanah memiliki nilai berdasarkan kemampuannya secara ekonomis dalam hubungannya dengan produktifitas dan strategi ekonomisnya. Salah satu faktor yang mempengaruhi nilai tanah adalah faktor permintaan dan faktor penawaran sangat terkait dengan jumlah persediaan tanah dan kebutuhan tanah. Sejalan dengan itu perkembangan pariwisata akan membawa berbagai dampak perubahan. Salah satu dampak sosial ekonomi masyarakat dari perkembangan pariwisata diantaranya adalah perubahan nilai lahan. Berdasarkan latar belakang fenomena diatas sangat menarik untuk dikaji dampak perkembangan obyek daya tarik pariwisata Pantai Pandawa terhadap perubahan nilai tanah di Desa Kutuh. Adapun tujuan dari penelitian menganalisis perubahan nilai tanah zonasi kawasan yang hasilnya dapat digunakan sebagai pengetahuan pendukung dalam penataan ruang wilayah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan pendekatan spasial melalui teknik analisis spasial yaitu timpang susun (overlay) peta menggunakan Sistem Informasi Geografis (SIG) dan analisis statistik deskriptif untuk menganalisis perubahan nila tanah zonasi kawasan dan menyajikan hasil analisis dalam bentuk tabel dan grafik. Hasil dari penelitian terjadi perubahan nilai tanah di Desa Kutuh dengan peningkatan nilai tanah rata-rata zonasi kawasan sejak tahun 2012 sampai dengan 2018 pada zona pariwisata sebesar 7.08 %; zona perdagangan jasa 10.65 %; zona perkantoran 7.18 %;  zona pertanian 5.02%; zona perumahan 4.45%; zona peruntukan lainya 4.95 % dan zona sarana pelayanan umum 10.78%. Berdasarkan hasil analsis perubahan nilai tanah rata-rata zonasi kawasan di Desa Kutuh diperoleh bahwa zonasi pelayanan umum yang berada dikawasan obyek daya tarik obyek wisata Pantai Pandawa memiliki peningkatan nilai tanah zonasi rata-rata kawasan tertinggi dengan demikian bahwa dampak perkembangan obyek daya tarik pariwisata Pantai Pandawa mengakibatkan naiknya nilai tanah di Desa Kutuh.