Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENINGKATAN PEREKONOMIAN MASYARAKAT MELALUI PELATIHAN PEMANFAATAN KULIT BUAH NAGA SEBAGAI NATA DE DRAGON FRUITS SKIN Harlis Harlis; Retni S Budiarti; Mia Aina; Muswita Muswita; Agus Subagyo
JPM: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 2 (2020): Juli-Desember 2020
Publisher : Pusat Pengabdian Masyarakat (PPM) Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (536.922 KB)

Abstract

Kabupaten Muaro Jambi adalah Kabupaten di Provinsi Jambi yang memiliki 11 Kecamatan, 5 Kelurahan dan 150 Desa. Kecamatan Sungai Gelam merupakan pemekaran dari Kecamatan Jambi Luar Kota dan Kumpe Hulu, yang memiliki 15 desa. Hasil observasi dari Desa Sungai Gelam dan Desa Parit masyarakatnya berkerja sebagai petani, berkebun kelapa sawit dan karet, pedagang dan sebagian PNS. Selain itu masyarakat juga memanfatkan halaman rumah untuk berkebun buah naga. Di desa tersebut juga terdapat 2 perkebunan buah naga yangcukup luas yang dikelola dengan baik. Hasil wawancara didapatkan bahwa harga buah naga jatuh dari harga biasa, sehingga banyak yang membusuk. Satu alternatif solusi yang dapat dilakukan adalah dengan memanfaatkan kulit buah naga. Hasil observasi di desa Sungai Gelam dan desa Parit didapatkan informasi belum adanya pemanfaatan lebih lanjut dari buah-buah yang gagal panen, atau tidak terjual karena melimpahnya buah naga yang dihasilkan. Untuk itu Tim Pengabdian Pada Mayarakat dalam hal ini adalah staf pengajar Program Studi Pendidikan Biologi merencanakan untuk mengaplikasikan bidang keilmuannya ditengah-tengah masyarakat. Melalui Teknologi Fermentasi dan uji Lab Laboratorium Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi menggunakan jasa mikroba (Acetobacter xylinum) dapat mengubah kulit buah naga menjadi makanan bergizi dan memiliki harga jual tinggi “nata de dragon fruits Skin”.
Efektifitas Media Booklet Terhadap Pengetahuan Jenis Tumbuhan Paku Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi: (The Effectiveness of Booklet Media on Knowledge Types of Ferns in Students Biology Education Study Program) Muswita Muswita; Upik Yelianti; Pinta Murni
BIODIK Vol. 7 No. 2 (2021): June 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v7i2.12328

Abstract

One of the obstacles faced by students in studying plant taxonomy is the difficulty of recognizing various types of ferns. The purpose of the study was to develop a media booklet on knowledge of fern species in Biology Education study program students. The research method is a quasi experimental design (Pretest-Posttest Control Group Design). The instrument is a written test sheet in the form of multiple choice. The pretest and posttest data were analyzed using SPSS using the paired sample t-test, then continued with the independent sample t-test. Test data independent sample t test obtained Sig. (2-tailed) of 0.000 < 0.05. N-Gain Score, shows the average value of N for the experimental class is 69.79 which is included in the "fairly effective" category. With a minimum N-gain score of 50% and a maximum of 87%. While the average value of the N-gain score in the control class is 55.05% which is included in the "less effective" category. With a minimum N-gain score of 33% and a maximum of 75%. The conclusion is that the use of booklets is more effective in learning to increase students' knowledge of the introduction of fern species. Abstrak. Salah satu kendala yang dihadapi mahasiswa dalam pempelajaran taksonomi tumbuhan adala  kesulitan   mengenal berbagai jenis tumbuhan paku.   Tujuan penelitian adalah mengembangkan Media booklet terhadap pengetahuan  jenis tumbuhan paku pada mahasiswa program studi Pendidikan Biologi. Metode penelitian adalah quasi experimental design (Pretest-Posttest Control Group Design). Instrumen berupa lembar tes tertulis berbentuk pilihan ganda. Data pretest dan  posttest  dianalisis  menggunakan SPSS dengan menggunakan uji paired sample t-test, kemudian dilanjutkan dengan uji independent sample t-test. Data Uji independent sample t test diperoleh Sig. (2-tailed) sebesar 0,000 < 0,05. N-Gain Score, menunjukkan  nilai rata-rata N untuk kelas eksperimen adalah  69,79 termasuk dalam kategori “cukup efektif”. Dengan nilai N-gain score minimal 50% dan maksimal 87%. Sedangkan nilai rata-rata N-gain score pada kelas kontrol adalah sebesar 55,05% termasuk dalam kategori “kurang efektif”. Dengan nilai N-gain score minimal 33% dan  maksimal 75%.  Simpulannya  adalah penggunaan  booklet lebih efektif digunakan dalam pembelajaran untuk meningkatkan pengetahuan mahasiswa terhadap pengenalan  jenis tumbuhan paku.  
Pengembangan Booklet Tumbuhan Paku di Taman Hutan Raya Sultan Thaha Syaifuddin Sebagai Bahan Pengayaan Mata Kuliah Taksonomi Tumbuhan : The Development of Booklet on the Subject Matter of Ferns (Pteridophytes) from the Sultan Thaha Syaifuddin's Forest Park as Enrichment Material of Plant Taxonomy Course Muswita Muswita; Upik Yelianti; Lia Kusuma; Amita Intan
BIODIK Vol. 6 No. 1 (2020): March 2020
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v6i1.8642

Abstract

T The research aims to develop and determine the feasibility of Ferns booklets in Tahura STS. This type of research is Research and Development research using ADDIE learning design models. The booklet that was developed contains 42 types of Ferns that grow in Tahura STS, consisting of 14 types of epipitic Ferns and 28 types of terrestrial Ferns. The booklet that was developed contains scientific names, pictures, classifications and descriptions of ferns that grow in Tahura STS. Validation of media experts was carried out twice with a final score of 85.71% with the category "Very Good". Content expert validation was carried out twice with a final score of 92.8% in the "Very Good" category. Thus the product developed is worth testing. The percentage of small group trials on booklets was 89.6% in the "very good" category. The percentage of large group trials on booklet results was 90.9% in the "very good" category. The lecturer's response to the booklet of Ferns in Tahura STS was 83.9% in the "very good" category. Based on the validation of the experts and the results of small and large group trials and lecturer responses it can be concluded that the booklet of Ferns in Tahura STS is suitable to use as an enrichment for Plant Taxonomy courses. Keywords: booklet, enrichment material, Ferns. Abstrak. Penelitian bertujuan untuk mengembangkan dan mengetahui kelayakan booklet tumbuhan paku di tahura STS. Jenis penelitian adalah penelitian Research and Development dengan menggunakan model desain pembelajaran ADDIE. Booklet yang dikembangkan memuat 42 jenis paku yang tumbuh di Tahura STS, terdiri dari 14 jenis paku epipit dan 28 jenis paku teresterial. Booklet yang dikembangkan memuat nama ilmiah, gambar, klasifikasi dan deskripsi dari tumbuhan paku yang tumbuh di Tahura STS. Validasi ahli media dilakukan sebanyak dua kali dengan nilai akhir 85,71% dengan kategori “Sangat Baik”. Validasi ahli materi dilakukan sebanyak dua kali dengan nilai akhir 92.8% dengan kategori “Sangat Baik”. Dengan demikian produk yang dikembangkan layak untuk diujicobakan. Persentase ujicoba kelompok kecil terhadap booklet sebesar 89,6% dengan kategori “sangat baik”. Persentase ujicoba kelompok besar terhadap booklet hasil sebesar 90,9% dengan kategori “sangat baik”. Respon dosen terhadap booklet tumbuhan paku di Tahura STS sebesar 83,9% dengan kategori “sangat baik”. Berdasarkan validasi ahli media dan hasil ujicoba kelompok kecil dan besar serta respon dosen dapat disimpulkan booklet tumbuhan paku di Tahura STS layak digunakan sebagai vahan pengayaan mata kuliah taksonomi tumbuhan. Kata kunci: booklet, bahan pengayaan, tumbuhan paku.
Development of Electronic Learning Media Based 3D Pageflip on Subject Matter of Photosynthetis in Plant Physiology Course Upik Yelianti; Muswita Muswita; M Erick Sanjaya
BIODIK Vol. 4 No. 2 (2018): Desember 2018
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (769.258 KB) | DOI: 10.22437/bio.v4i2.5858

Abstract

The aim of this research is to develop the electronic learning media on the subject matter Plant Physiology based 3D pageflip. The 3 D Pageflip is the software that can display the learning material, like: power point, text, pictures, photos, animation, student’s worksheet and videos are integrated in one packaging. This research was designed in ADDIE’s model which have five steps, namely: Analyze, Design, Develop, Implement, and Evaluate. This media was validated by design expert and content expert. The qualitative data from expert suggession used to revise this media, while the qualitative data got from the student’s response to this media. This media was validated by design expert twice and got the last score about 44 (91.67%) with very good criteria. Then, the media also validated by content expert and obtanied the score about 36 (80%) with very good criteria. After validated, the electronic learning media trial to the biology student for the small group test with 9 students as a repondent and obtained the score about 48.87 with very good criteria, while the big group trial test with 15 student as a respondent, got the score about 49.87 with very good criteria. In conclussion, this electronic learning media on subject matter Photosynthesis for Plant Physiology course is very good to use in classroom and also individually. Keywords: electronic media, 3D pageflip, photosynthesis, plant physiology Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran elektronik berbasis 3D Pageflip pada materi fotosintesis mata kuliah Fisiologi Tumbuhan. 3D pageflip ini merupakan software yang dapat menyajikan perangkat pembelajaran seperti: PPT, teks, gambar, foto, LKPD, lagu, animasi, dan video yang terintegrasi dalam satu paket. Media ini dirancang dengan model ADDIE yang memiliki 5 tahapan, yaitu: Analisis, Desain, Develop, Implementasi, dan Evaluasi. Media elektronik ini divalidasi oleh ahli desain media dan ahli. Data kualitatif berupa saran diperoleh dari ahli desain dan ahli materi digunakan untuk merevisi media. Setelah media dinyatakan layak maka dilanjutkan dengan uji kelompok kecil dan besar untuk melihat repons mahasiswa biologi. Validasi desain media elektrnoik berbasis 3D pageflip dilakukan sebanyak 2 kali dan diperoleh skor akhir sebesar 44 (91.67%) dengan kriteria sangat baik. Kemudian media divalidasi oleh ahli materi juga sebanyak 2 kali dan diperoleh skor akhir sebesar 36 (80%) dengan kriteria sangat baik. Hasil ujicoba kelompok kecil dengan 9 orang mahasiswa pendidikan biologi sebagai responden dan diperoleh skor sebesar 48.87 dengan kriteria sangat baik/sangat setuju. Selanjutnya hasil ujicoba kelompok besar dengan jumlah mahasiswa sebanyak 15 orang diperoleh skor sebesar 49.87 dengan kriteria juga sangat baik. Dapat disimpulkan bahwa media pembelajaran elektronik berbasis 3D pageflip pada materi fotosintesis mata kuliah Fisiologi Tumbuhan sangat layak digunakan dalam pembelajaran di kelas maupun secara individu. Kata kunci: media elektronik, 3D pageflip, fisiologi tumbuhan
Pengembangan video mengenai mangrove sebagai media pembelajaran di Sekolah Menengah Atas (SMA) dan masyarakat di pesisir Jambi Endah Puspita; Bambang Hariyadi; Muswita Muswita
JURNAL BIOEDUKATIKA Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (583.61 KB) | DOI: 10.26555/bioedukatika.v6i2.8844

Abstract

Penelitian ini bertujuan menghasilkan media pembelajaran berupa video mengenai mangrove yang dapat digunakan oleh siswa SMA serta masyarakat, khususnya yang tinggal di kawasan pesisir. Pengembangan media dilakukan menggunakan model ADDIE. Data yang dikumpulkan meliputi data kualitatif dan kuantitatif. Pengumpulan data menggunakan instrumen berupa lembar validasi untuk ahli materi dan ahli media, serta angket yang diberikan kepada siswa dan masyarakat. Ujicoba produk dilakukan pada 12 siswa di SMAN 6 Tanjung Jabung Timur Provinsi Jambi serta 9 kelompok masyarakat di Desa Sungai Itik, Kecamatan Sadu, Tanjung Jabung Timur. Hasil validasi produk oleh ahli materi diperoleh penilaian sebesar 85% (kategori sangat layak) dan hasil validasi produk oleh ahli media diperoleh nilai sebesar 80% (kategori layak). Ujicoba pada siswa SMA menunjukkan adanya tanggapan yang sangat baik (85,4%) terhadap video yang dihasilkan. Demikian pula halnya dengan ujicoba pada kelompok masyarakat yang memberikan nilai 84,8% (kategori sangat baik). Berdasarkan hasil tersebut, video mengenai mangrove layak dan baik digunakan dalam membelajarkan mengenai mangrove, baik dari segi kualitas materi maupun media. Video pembelajaran mengenai mangrove dapat dimanfaatkan sebagai alternatif media pembelajaran untuk menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.The development of mangrove video instructional media for high school students and societies in the coastal areas of Jambi. This study aims to produce video learning media about mangrove. The media development used the ADDIE model. Data in this research include qualitative and quantitative data, collected by means of research instruments in the form of validation sheets for material and media expert. In addition questionnaires were filled in by students  of SMAN 6 East Tanjung Jabung as well as 9 community groups in the Sungai Itik Village, East Tanjung Jabung to assess the feasibility of the media. Video validation by material expert obtained value of 85% (very good category) , where as validation by media expert indicate value of 80% (good category). Students' responses to the videos are categorized as excellent (85,4%). Product trial with the community of Sungai Itik obtained public response of 84,8% (very good category). Based on the results obtained from the expert team, as well as responses from students and the community, the mangrove learning video is considered feasible in terms of both material and the media quality. The video can be used as a learning medium for mangrove learning either for students or for community.
Pengembangan E-kamus Biologi Materi Klasifikasi Tumbuhan Dicotyledoneae Pada Kelas X SMA Negeri 4 Muaro Jambi: (Development of an E-Dictionary of Biology for Classification of Dicotyledoneae Plants in Class X SMA Negeri 4 Muaro Jambi) Wuryan T Indriyani; Muswita Muswita; M. Erick Sanjaya
BIODIK Vol. 8 No. 2 (2022): June 2022
Publisher : Program Studi Pendidikan Biologi FKIP Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22437/bio.v8i2.17809

Abstract

This study aims to develop an e-dictionary as a medium for learning material classification of living things that has been feasible according to experts, and to find out the perceptions of teachers and students of class X SMA after using the developed media. Development research by referring to the 4D (Four-D) model with the stages of Define, Design, Develop and Disseminate due to time constraints, the research was only carried out until the develop stage. The product developed was validated by material experts and media experts, then assessed by a biology subject teacher for class X MIA SMA N 4 Muaro Jambi. The data used are qualitative and quantitative data, obtained from the results of the analysis of the calculation of questionnaires and interviews. Material expert validation was carried out three times with the percentage of the first stage obtained 46.87% included in the "not good" category, the second stage with a percentage of 71.87% in the "good" category and the third stage obtained a percentage of 76.56% in the category "very good". The media expert validation was also carried out three times, with the percentage of the first stage getting 53.12%, the second stage getting a percentage of 62.5% included in the "good" category, and the last stage the percentage obtained as much as 87.5% in the "very good" category. good". From the results obtained, it can be concluded that the e-dictionary media for the classification of Dicotyledoneae plants that has been developed is feasible to be used as an auxiliary media in the learning process of the classification of living things. Key words: e-dictionary, Website, plant classification Dicotyledoneae Abstrak  Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan e-kamus sebagai media pembelajaran materi klasifikasi makhluk hidup yang telah layak menurut para ahli, serta mengetahui persepsi guru dan peserta didik kelas X SMA setelah menggunakan media yang dikembangkan. Penelitian pengembangan dengan mengacu pada model 4D (Four-D) dengan tahapan Define (pendefinisian), Design (perancangan), Develop (pengembangan), dan Disseminate (penyebaran) karena keterbatasan waktu  maka penelitian hanya dilakukan sampai pada tahap develop (pengembangan). Produk yang dikembangkan divalidasi oleh ahli materi dan ahli media, kemudian dilakukan penilaian oleh guru mata belajaran biologi kelas X MIA SMA N 4 Muaro Jambi. Data yang digunakan ialah data kualitatif dan kuantitatif, yang diperoleh dari hasil analisis perhitungan angket dan wawancara. Validasi ahli materi dilakukan sebanyak tiga kali dengan persentase  tahap pertama  diperoleh 46,87% termasuk dalam kategori “tidak baik” tahap ke-2 dengan persentase 71,87% kategori “baik” dan tahap ke-3 didapatkan persentase sebesar 76,56% kategori “sangat baik”. Validasi ahli media juga dilakukan sebanyak tiga kali, dengan persentase tahap pertama didapatkan 53,12%, tahap ke-2 diperoleh persentase 62,5% termasuk kedalam kategori “baik”, dan tahap terakhir persentase yang diperoleh sebanyak 87,5% kategori “sangat baik”. Dari hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwasannya media e-kamus materi klasifikasi tumbuhan Dicotyledoneae yang dikembangkan telah layak untuk digunakan sebagai media pembantu dalam proses pembelajaran klasifikasi makhluk hidup Kata kunci:e-kamus, website, klasifikasi tumbuhan, Dicotyledoneae