Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini

Pemahaman Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematic (STEAM) pada Calon Guru PAUD Avanti Vera Risti Pramudyani; Toni Kus Indratno
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 5 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i5.2261

Abstract

Pendekatan STEAM atau Science, Technology, Engineering, Art dan Mathematic merupakan pendekatan pembelajaran yang dikembangkan pada PAUD. STEAM menajdi pendekatan yang sesuai bagi anak usia dini dikarenakan pendekatan ini mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan menumbuhkan kemampuan problem solving. Tujuan penelitian adalah mendeskripsikan pemahaman calon guru profesional terkait pendekatan STEAM. Penelitian dilakukan dengan survey cross-sectional. Populasi dalam penelitian adalah 1183 mahasiswa. Responden dalam penelitian sejumlah 140 mahasiswa dan diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria mahasiswa PPG DALJAB bidang studi PAUD, aktif selama PPG, menggunakan STEAM. Data diperoleh menggunakan kuesioner melalui Gform, disebarkan dengan aplikasi Whats App Group. Hasil penelitian memperlihatkan pemahaman mahasiswa terkait pendekatan STEAM terdiri dari intepretasi, unsur, contoh, pengembangan, pembuktian menunjukkan pemahaman sangat baik dan tepat terutama pada aspek pengembangan dengan pemanfaatan loose part, salah satu media pembelajaran yang dikembangkan. Namun pada unsur STEAM yaitu technology dan mathematic sebagian kecil mahasiswa memiliki pemahaman sesuai dengan konsep STEAM.
Prototype e-Report PAUD 1.0 untuk Menyusun Laporan Perkembangan Anak Usia Dini Prima Suci Rohmadheny; Intan Puspitasari; Miftahurrahma Rosyda; Avanti Vera Risti Pramudyani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 6, No 4 (2022)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v6i4.1643

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi, laporan perkembangan anak disusun dengan menggunakan aplikasi komputer. Namun, kesiapan guru PAUD dalam hal literasi komputer terbatas pada penggunaan Ms. Office (Ms. Word, Ms. Excel, dan Ms. Power Point) secara sederhana. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang prototype laporan perkembangan anak menggunakan Ms.Excel untuk menunjang pekerjaan guru PAUD. Penelitian dilakukan dengan metode RD modifikasi model Borg Gall sampai pada tahap validasi ahli uji coba terbatas terhadap pengguna. Sebanyak 24 guru PAUD Aisyiyah terlibat dalam uji coba terbatas. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner respon pengguna dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ini adalah prototype produk e-Report PAUD Aisyiyah Versi 1.0 berbasis Ms. Excel memiliki kelayakan segi materi 0,833-1,000 dan 0,5 – 1,000 dari segi teknologi komputer berdasarkan penilaian validasi ahli, sedangkan hasil ujicoba terbatas menunjukkan bahwa produk ini diterima dengan baik, mudah, pratis, dan efisien. Namun, beberapa perbaikan teknis masih terus dilakukan untuk menyempurnakannya
The Effect of Parenting Styles for Childrens Behaviour on Using Gadget at Revolution Industry Avanti Vera Risti Pramudyani
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 1 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i1.520

Abstract

This study aims to know of understanding of authoritative parenting style and affected the children behaviour while using a gadget. This is qualitative with data collection from an interview, observation, and document. Analysis of the data used by Miles and Huberman. The subject is parents and their children lived at Yogyakarta. This result is the parents with authoritative parenting can classify, analyze, comparing, and evaluate their parenting style. With those understanding gives the effect on children when the children used gadget at home such as show discipline and follow the parent's rules; the children have critical thinking and independent using the gadget. Even though authoritative parenting identical with gives freedom, they have to give limit time for children to use a gadget, 6 - 7 hours in a week. Another recommendation does not give the children a gadget even though a gadget is one of the basic need for communication.
Pembelajaran humanistik Maslow dan Rogers: Implikasi SN DIKTI selama Pandemic Covid-19 Avanti Vera Risti Pramudyani; Prima Suci Rohmadheny; Sodiq Aziz Kuntoro
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol 5, No 2 (2021)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v5i2.1117

Abstract

Pembelajaran student center menekankan partisipasi aktif mahasiswa selama proses interaksi, tetapi Pandemic Covid-19 merubah prosesnya menjadi daring. Perubahan bentuk interaksi dan penyesuaian tujuan pembelajaran harus mengutamakan penerapan karakteristik SN DIKTI. Penelitian ini bertujuan memberikan gambaran tentang implementasi karakteristik pembelajaran di Prodi PG PAUD selama pandemic dengan student center. Penelitian survey cross sectional ini melibatkan mahasiswa aktif (n=54). Instrumen pengumpulan data menggunakan kuesioner berbantuan Google Form. Data dianalisis secara kuantitatif dan dideskripsikan secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan mahasiswa penuh kesadaran terlibat aktif bersama dosen merumuskan rencana pembelajaran meliputi capaian, tujuan, metode, indikator, rencana aktivitas pembelajaran, dan prosentase penilaian; serta mahasiswa lebih tertarik untuk menyampaikan gagasan daripada mendengarkan ceramah selama perkuliahan. Aktivitas tersebut belum sepenuhnya pembelajaran aktif, namun merupakan bentuk implementasi dari student center teori pembelajaran humanis menurut Maslow dan Rogers. Pembelajaran student center yang humanis sangat sesuai diterapkan pada masa pandemic karena keterbatasan interaksi langsung, khususnya mengembangkan kemandirian mahasiswa.