Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PELATIHAN TATA KELOLA KEUANGAN UMKM Elly Rahayu; Risnawati Risnawati; Nurul Rahmadani
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2021): Volume 2 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v2i2.1710

Abstract

KOOWE merupakan Usaha Mikro l milik bapak Herry Armansyah dan ibu Risna Oncu yang berlokasi di dusun 2B desa Silom-Lom Kecamatan Simpang Empat Kabupaten Asahan Sumatera Utara. Berdiri sejak tahun 2020. Dengan jenis usaha adalah pembuatan makanan ringan, diantaranya adalah Roket (Roti Ketawa) sebagai icon produk UMKM Koowe. Ada juga aneka Bolu, namun Roket menjadi produk andalan dari usaha ‘KOOWE’. Dimulai dengan modal sendiri sebab masa itu belum dapat mengakses sumber permodalan dari perbankan.Usaha ini berjalan dengan order dari pelanggan, sejak berdiri pada tahun 2019, pelanggan tetap dari usaha KOOWE sudah mencapai 100 toko dan restoran. Di Kota Kisaran. Rata-Rata produsi Roket.± 150 Kg produksi. Karena Orderan yang terus meningkat dari bulan ke bulan, tambahan modalpun menjadi faktor yang perlu dipertimbangkan. Jika awal berdirinya pekerja adalah pemilik sendiri, kini pemilik usaha juga mempekerjaan ibu-ibu di sekitar rumah produksi sebagai pekerja harian. Jumlah pekerja saat ini 7 orang. Untuk mengakses permodalan ataupun pinjaman dari lembaga keuangan, tentunya pemilik harus mulai memiliki pencatatan keuangan meskipun masih sederhana, karena umumnya salah satu syarat administrasi adalah pengelolaan keuangan. Permasalahan usaha KOOWE adalah belum adanya pengelolaan keuangan yang baik. Oleh karenanya tujuan dari kegiatan PkM ini memberikan pengetauan tentang Tata Kelola Keuangan. Jenis kegiatannya adalah pelatihan dengan metode ceramah dan praktek/ simulasi pengelolaan secara langsung kepada pemiliki, yang sekaligus sebagai pengelola keuangan usaha KOOWE. Sehingga Usaha KOOWE ini kelak memiliki pencatata keuangan meskipun masih sederhana sehingga suatu saat dapat mengakses permodalan dari lembaga keuangaan
IMPLEMENTATION OF EMPLOYEE DISCIPLINE CLUSTERING AT GOTTING SIDODADI VILLAGE OFFICE BANDAR PASIR MANDOGE USING K-MEANS ALGORITHM Dewi Murni; Bachtiar Efendi; Nurul Rahmadani
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 3 No. 2 (2022): JUTIF Volume 3, Number 2, April 2022
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20884/1.jutif.2022.3.2.236

Abstract

Discipline is the key to the success of an organization in achieving its goals, because discipline is an operative function of human resource management which is very important and will create quality employees. Employee discipline can be seen through employee attendance. The importance of evaluating employee discipline levels to improve services to the community and make it easier for leaders to find out the level of discipline of Gotting Sidodadi Village office employees, Bandar Pasir Mandoge currently has not grouped the level of employee discipline because there is no system that can assist in the process. The grouping of employees' discipline levels is used the K-Means Clustering method in this study. The application of the K-means Clustering method is implemented in an application made with 3 clusters of 14 data samples, and not absent from home. The data used is attendance data for 14 employees from 2018 to 2021. The results of this study are that the k-means algorithm is able to classify the data with the highest level of discipline. medium and low with the existence of this application system, it is hoped that the leadership can easily find out the level of discipline of employees at the Gotting Sidodadi Village Office so that they can provide bonuses for employees with high levels of discipline, and sanctions for employees with low levels of discipline.
K-MEANS CLUSTERING AREAS PRONE TO TRAFFIC ACCIDENTS IN ASAHAN REGENCY Nurul Rahmadani; Elly Rahayu; Ayu Lestari
JITK (Jurnal Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Komputer) Vol 6 No 2 (2021): JITK Issue February 2021
Publisher : LPPM Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1382.878 KB) | DOI: 10.33480/jitk.v6i2.1519

Abstract

Traffic accidents on the highway still contribute to the high mortality rate in Indonesia, so it is of particular concern to the police in this country. Accidents occur in various places with different time events, this makes it difficult to determine which areas have a high level of traffic accident vulnerability. Information about traffic accident-prone areas is needed by the community and law enforcement. This information can be taken into consideration for supervision and anticipatory action, especially for the police. The initial stage of traffic accident prevention is to know the factors that cause traffic accidents obtained through traffic accident data analysis. The information system in this study analyzed traffic accident-prone areas in Asahan Regency. The analysis can be done with data mining, namely K-Means Clustering which can group data into several groups according to the characteristics of the data. The results of this study are the Asahan District Police Satlantas can find out the accident-prone areas in the most vulnerable categories, quite vulnerable and not vulnerable.
Implementasi Metode K-Means Clustering Tunggakan Rekening Listrik pada PT. PLN (Persero) Gardu Induk Kisaran Nurul Rahmadani; Edi Kurniawan
Jurnal Teknologi Sistem Informasi dan Sistem Komputer TGD Vol 3, No 1 (2020): J SISKO TECH EDISI JANUARI
Publisher : STMIK Triguna Dharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53513/jsk.v3i1.201

Abstract

Tunggakan rekening listrik masih menjadi piutang yang besar bagi bangsa Indonesia, sehingga harus lebih ditingkatkan lagi kualitas pelayanan dari PT. PLN (Persero). Termasuk PT. PLN (Persero) Gardu Induk Kisaran terkhusus di Kecamatan Air Batu, dengan total tunggakan rekening listrik mencapai 10,5 miliar dari 12 desa dengan jumlah penduduk 41.873 jiwa. Banyak faktor yang mempengaruhi besarnya tunggakan, seperti kurangnya pelayanan, pencatatan meteran yang sering salah, serta ketidaktahuan masyarakat mengenai pentingnya bayar rekening listrik tepat waktu. Salah satu cara dalam menangani hal tersebut adalah dilakukannya sosialisasi terhadap masyarakat akan pentingnya bayar listrik tepat waktu. Akan tetapi, dana menjadi penghambat untuk melakukan sosialisasi ini di semua desa. Oleh karena itu, pengelompokan tunggakan listrik dapat membantu pihak PT. PLN (Persero) Gardu Induk Kisaran dalam mengambil keputusan yang tepat dalam memilih desa dengan tunggakan terbesardengan menggunakan metode K-Means Clustering. Pada penelitian ini, penerapan metode K-Means Clustering diimplementasikan pada aplikasi yang dibuat dengan 3 cluster dari 12 sampel data. Data yang digunakan dalam perhitungan algoritma k-means adalah jumlah penduduk yang menunggak, tarif daya, dan jumlah tunggakan. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa algoritma k-means mampu mengelompokan data tunggakan terbesar, sedang, dan terendah.dalam pembuatan dokumen penjualan tiket pesawat dan juga memberikan keamanananya.
Pengembangan Aplikasi Kamus Bergambar Untuk Pembelajaran Anak Berbasis Android Suri Adliani; Fauriatun Helmiah; Nurul Rahmadani
J-Com (Journal of Computer) Vol 1, No 1 (2021): Maret 2021
Publisher : LPPM STMIK Royal Kisaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.333 KB) | DOI: 10.33330/j-com.v1i1.1068

Abstract

Abstract: In the world of education, a learning medium is needed, especially in an era that is all technological, it is hoped that students from TK Kemala Bhayangkari 08 Kisaran have a learning medium that is easier to understand and can be applied, for example by applying English learning using Android-based media, The system is designed using Adobe Flash CS6 and Action Script 3.0 Android Air Pugin for Adoobe Flash CS6 as a tool for making scripts on Android which aree displayed in the form of language and attractive images and sounds, so that children can easily learn basic English and better understand with the presence of images and sound. This application should be able to develop both emotional and spiritual intelligence of children and increase children’s insight in speaking English which was previously through independent learning or with other assistance for learning with Android-based English education, including images and sounds. Keywords: Android,  Learning Media, Picture Dictionary  Abstrak: Dalam dunia Pendidikan sangat dibutuhkan sebuah media belajar, apalagi di zaman yang sudah serba teknologi maka diharapkan murid dari TK Kemala Bhayangkari 08 Kisaran memiliki suatu media belajar yang lebih mudah  dipahami dan dapat diterapkan, adapun contohnya dengan mengaplikasi kan pembelajaran bahasa Inggris menggunakan media berbasis Android,  sistem yang dirancang menggunakan Adobe Flash CS6 dan Action Script 3.0 Android Air Pugin for Adobe Flash CS6 sebagai bahan bantu pembuatan script  pada Android yang ditampilkan dalam bentuk bahasa serta gambar yang menarik dan suara, agar anak lebih mudah dalam mempelajari bahasa Inggris dasar serta lebih memahami dengan adanya gambar dan suara. Aplikasi ini harusnya dapat mengembangkan kecerdasan baik emosional dan spiritual anak dan menambah wawasan anak dalam mengucapkan bahasa Inggris, yang tadinya dengan cara belajar mandiri atau dengan pendampingan lain untuk pembelajaran dengan edukasi bahasa Inggris yang berbasis Android disertakan gambar dan suara. Kata Kunci : Android, Kamus Bergambar, Media Pembelajaran
PENERAPAN FUZZY MULTI CRITERIA DECISION MAKING UNTUK PEMILIHAN BIBIT CABAI UNGGUL Edi Kurniawan; Nurul Rahmadani
JURTEKSI (Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi) Vol 6, No 3 (2020): August 2020
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurteksi.v6i3.674

Abstract

Abstract: chili is a plant that many of us have encountered in Indonesia, usually used as a cooking spice and flavor enhancer in food. Chili includes members of the genus Capsicum. The high number of chili enthusiasts has made the need for chili higher in Indonesia while chili is used in various fields such as medicine, cooking spices, and the food industry. Based on data from the Central Statistics Agency (BPS) in July the first 2019, retail red chili prices are set at Rp 62,099 per kilogram. This price increased by 21.76 percent when compared to the average price of chili in June 2019. In recent months the price of chili has increased very high, this is due to the reduced yields of chili farmers. Increasing the supply of chili is reduced and can not meet market needs. To control the soaring chili prices, the government is making important imports from India. The problem experienced by local farmers is the selection of superior chili seeds. The process of selecting chili seeds carried out so far by farmers is still by manual and traditional methods. Because this adds to the knowledge that is qualified to choose superior chili seeds based on certain criteria and which choices of chili seeds are suitable for cultivation. The process of cultivating chili seeds becomes more complete with maximum results. The technology used is using the Fuzzy Multi-Criteria Decision Making Method in determining superior chili seeds. From this method, it is expected to provide a solution to the chili farmers about the alternative selection of superior chili seeds. Keywords: Chili Seeds; Decision Support System; Fuzzy Multi Criteria Decision Making Abstrak: cabai merupakan tanaman yang banyak kita jumpai di Indonesia, biasanya digunakan sebagai bumbu masakan dan penguat rasa pada makanan. Cabai termasuk anggota genus Capsium. Banyaknya peminat cabai membuat kebutuhan akan cabai semakin tinggi di Indonesia  cabai digunakan dalam berbagai bidang seperti obat-obatan, bumbu masakan dan industri makanan. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) pada bulan juli pecan pertama 2019, harga cabai merah eceran tercatat Rp 62.099 per kilogram. Harga tersebut mengalami kenaikan sebesar 21,76 persen jika dibandingkan rata-rata harga cabai pada juni 2019. Beberapa bulan terakhir ini harga cabai mengalami lonjakan yang sangat tinggi hal tersebut karena berkurangnya hasil panen para petani cabai. Sehingga pasokan cabai berkurang dan tidak bisa memenuhi kebutuhan pasar. Dalam rangka mengendalikan harga cabai yang melonjak tinggi pemerintah melakukan impor cabai dari India. Masalah yang dialami oleh para petani lokal yaitu pemilihan bibit cabai unggul. Proses pemilihan bibit cabai yang dilakukan selama ini oleh petani masih dengan cara manual dan tradisional. Hal tersebut mereka lakukan Karena kurangnya pengetahuan yang mumpuni untuk memilih bibit cabai unggul berdasarkan kriteria-kriteria tertentu dan beberapa pilihan alternatif bibit cabai mana yang cocok untuk dibudidayakan. Sehingga dengan demikian proses pembudidayaan  bibit cabai menjadi lebih singkat waktunya dengan hasil yang maksimal. Teknologi yang digunakan yaitu menggunakan metode Fuzzy Multi Criteria Decision Making dalam menetukan bibit cabai unggul. Dari metode tersebut diharapkan dapat memberikan solusi kepada para petani cabai mengenai alternatif pemilihan bibit cabai unggul. Kata Kunci: Bibit Cabai; Fuzzy Multi Criteria Decision Making; sistem pendukung keputusan
PEMANFAATAN E-COMMERCE BAGI GENERASI MILENIAL Nurul Rahmadani; Masitah Handayani; Rohminatin Rohminatin; Pristiyanilicia Putri
Jurdimas (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat) Royal Vol 3, No 2 (2020): Juli 2020
Publisher : STMIK Royal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33330/jurdimas.v3i2.505

Abstract

Abstract: The growth of the e-commerce market in Indonesia is very high and is one of the largest in the world. As a country whose population is dominated by a mid-level economy, e-commerce is very positively welcomed by the Indonesian population, especially the millennial generation. The millennial generation is a generation of young people today who are currently in the age range of 15-34 years. This generation is the biggest consumer in utilizing the internet in many ways, such as social media and e-commerce. The method used in this service is a simulation using one e-commerce application, namely Shopee. The purpose of this Community Service activity is to utilize e-commerce, especially for millennials so that they can use it in positive terms. The result of this activity was the implementation of Community Service activities attended by 30 students at SMA Negeri 2 Tanjungbalai. Keywords: e-commerce; millennial generation  Abstrak: Pertumbuhan pasar e-commerce di Indonesia sangat tinggi dan merupakan salah satu yang terbesar di dunia. Sebagai negara yang penduduknya didominasi oleh ekonomi tingkat menengah, e-commerce sangat disambut positif bagi penduduk Indonesia, terutama generasi milenial. Generasi milenial merupakan generarasi muda masa kini yang saat ini berusia dalam rentang usia15-34 tahun. Generasi ini merupakan konsumen terbesar dalam memanfaatkan internet dalam banyak hal, seperti sosial media maupun e-commerce. Metode yang digunakan dalam pengabdian ini ialah simulasi menggunakan salah satu aplikasi e-commerce, yaitu Shopee. Tujuan dilakukannya kegiatan Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk memanfaatkan e-commerce terutama bagi generasi milenial sehingga dapat memanfaatkannya dalam hal positif. Hasil kegiatan ini ialah terlaksananya kegiatan Pengabdian Masyarakat yang dihadiri siswa-siswi SMA Negeri 2 Tanjungbalai sebanyak 30 orang. Kata kunci: e-commerce; generasi milenial
APLIKASI SMART CITY PENGADUAN PENCULIKAN PPENCURIAN DAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA (P3K) Ruri Ashari Dalimunthe; Nurul Rahmadani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 3, No 1 (2020): February 2020
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (966.674 KB) | DOI: 10.54314/jssr.v3i1.364

Abstract

Maraknya kasus pencurian, penculikan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) baik di media sosial maupun di lingkungan masyarakat Desa Gambus Laut Batu Bara khusunya sering terjadi kejahatan-kejahatan yang sama sehingga mengakibatkan keresahan, kegaduhan serta ketidaknyamanan pada warga Desa Gambus Laut khusunya. Setiap keluarga pada awalnya selalu mendambakan kehidupan rumah tangga yang aman, nyaman, dan membahagiakan. Secara fitrah perbedaan individual dan lingkungan sosial budaya berpotensi untuk menimbulkan konflik. Bila konflik sekecil apapun tidak segera dapat diatasi, sangatlah mungkin berkembang menjadi KDRT dan kejahatan yang lain-lain. Kejadian ini dapat terwujud dalam bentuk yang ringan sampai berat, bahkan dapat menimbulkan korban kematian, sesuatu yang seharusnya dihindari dan dilakukan pencegahannya. Oleh karena itu korban pencurian, penculikan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) harus mendapat perlindungan secara maksimal. Aplikasi ini dirancang untuk mengatasi kasus pencurian, penculikan dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang terjadi di Kantor Kepala Desa Gambus laut Batu Bara sebagai penunjang kebutuhan pada masyarakat Desa Gambus laut Batu Bara.
IMPLEMENTASI MENENTUKAN MINAT BELAJAR MAHASISWA DENGAN MENGGUNAKAN METODE SAW (SIMPLE ADDITIVE WEIGHTING) Nurul Rahmadani; Ruri Ashari Dalimunthe
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 2, No 2 (2019): August 2019
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (640.902 KB) | DOI: 10.54314/jssr.v2i2.357

Abstract

Setiap mahasiswa pasti memiliki minat belajar dalam setiap perkuliahan, matakuliah yang banyak membuat mahasiswa/i bingung atau mengalami kendala dalam memilih minta belajar yang di pahami dan dimengerti pada setiap mahasiswa. Minat belajar pada mahasiswa/i sangat diperlukan sebagai tolak ukur tujuan dari pencapaian penyusunan Tugas akhir nantinya yang harus diselesaikan oleh mahasiswa/i itu sendiri. Untuk menentukan minat belajar mahasiswa dapat kita tentukan sesuai dengan minatnya dengan menggunakan Metode SAW (Simple Additive Weighting). Pada penelitian ini akan ditentukan minat belajar mahasiswa dengan menghitung berdasarkan kriteria dari sejumlah mahasiswa/i AMIK Royal yang mendapat kesempatan dalam kasus penelitian ini.
IMPLEMENTASI METODE K-MEANS CLUSTERING TUNGGAKAN UANG KULIAH PADA STMIK ROYAL KISARAN Risnawati Risnawati; Nurul Rahmadani
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 5, No 1 (2022): February 2022
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v5i1.827

Abstract

Uang kuliah adalah biaya kuliah yang perlu dibayarkan oleh mahasiswa setiap semesternya secara mandiri, lebih tepatnya di sebut dengan SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan). STMIK Royal adalah perguruan tinggi swasta yang bergerak dibidang komputer yang memiliki jumlah mahasiswa lebih kurang  2535 mahasiswa yang aktif, yang memiliki tunggakan kuliah sebesar Rp. 399.720.500 untuk semester 1 program studi sistem informasi. Hal tersebut mengakibatkan bagian administrasi kesulitan untuk membuat laporan tunggakan uang kuliah berdasarkan kelas dan semesternya. Pada penelitian ini metode yang digunakan adalah K-Means Clustering diambil dari 17 kelas semester 1 dengan menghitung tunggakan uang kuliah dari termin 1, termin 2, termin 3, dan termin 4 untuk dilakukan pengelompolan data dengan ketentuan 3 cluster yaitu tunggakan tertinggi, tunggakan sedang, dan tunggakan terendah. Hasil dari penelitian dan pengelompokan data dengan metode K-Means Clustering dari 3 cluster yang ditentukan terdapat 3 kelas dengan tunggakan tertinggi, 9 kelas tunggakan sedang, dan 2 kelas tunggakan terendah.