Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Analisis faktor Potensi Pengembangan Industri Pengolahan Gula Merah Lontar di Kabupaten Jeneponto Syahmidarni Al Islamiyah
Journal Of Agritech Science (JASc) Vol 4 No 1 (2020): Journal of Agritech Science (JASc) - Mei
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian, Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (534.582 KB) | DOI: 10.30869/jasc.v4i1.555

Abstract

Industri pengolahan gula merah lontar di Kabupaten Jeneponto adalah usaha pengolahan pangan yang dikelolah oleh masyarakat. Data dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Jeneponto pada tahun 2014 produk gula merah lontar berkisar Rp. 14.442.831 atau mencapai 16,437 ton. Usaha ini menjadi sumber pendapatan daerah dan Jeneponto menjadi penyuplai gula merah di Sulawesi Selatan. Potensi ini merupakan salah satu faktor kunci pengembangan agroindustri. Pengembangan suatu agroindustri dipengaruhi beberapa faktor. Penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor potensi yang mempengaruhi pengembangan industri gula merah lontar di Kabupaten Jeneponto. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode IFE (Internal Factor Evaluation), EFE (Eksternal Factor Evaluation), dan Matrik IE (Internal Eksternal). Berdasarkan hasil analisis IFE, kekuatan terbesar adalah ketersediaan bahan baku (0,688) dan kelemahan terkecil adalah teknologi pengolahan yang masih sederhana (0,077). Hasil analisis EFE menunjukkan peluang terbesarnya adalah dukungan pemerintah (0,423) dan ancaman utamanya adalah masih adanya produksi nira menjadi tuak (0,123). Hasil evaluasi matrik IE menunjukkan posisi industri berada di koordinat positif (+2,407 ; +0,1090). Hal ini menggambarkan kondisi lingkungan industri didominasi oleh faktor internal. Titik koordinat positif ini berada pada kuadran I menandakan bahwa situasi industri pengolahan gula merah lontar sangat menguntungkan untuk digunakan dalam pengembangan ke depan. Kata Kunci : gula merah lontar, Jeneponto, analisis faktor potensi
Jurnal Review : Kesesuaian Mutu Ikan Roa (Hemirhampus sp.) Asap dengan Metode Pengasapan Tradisional dan Metode Asap Cair Syahmidarni Al Islamiyah
JASATHP: Jurnal Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Vol 1 No 2 (2021): November
Publisher : Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Sains dan Teknologi Hasil Pertanian Universitas Muhammadiyah Sidenreng Rappang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.619 KB)

Abstract

Pengasapan ikan bertujuan untuk mengawetkan ikan yang merupakan bahan irreversible, penambah cita rasa, warna, aroma khas pada ikan. Penggunaan metode pengasapan baik secara tradisional maupun metode asap cair yang sudah banyak dilakukan dan diteliti memberikan pengaruh terhadap mutu ikan roa baik mutu organoleptik, mutu kimia, dan mutu mikrobiologi. Kesesuaian mutu dengan standar yang telah ditetapkan merupakan salah satu faktor pendukung yang penting dalam meningkatkan daya saing produk. Tujuan penelitian ini untuk melihat kesesuaian mutu ikan roa asap dari beberapa penelitian yang telah dilakukan dengan standar SNI ikan asap No. 2691.1-2009 yang telah ditetapkan. Berdasarkan hasil penelitian mutu ikan asap dari beberapa penelitian yang dikaji baik dengan metode pengasapan tradisional maupun metode asap cair menunjukkan telah memenuhi standar SNI ikan asap No. 2691.1-2009 ikan asap baik mutu organoleptik, mutu kimia, dan mutu mikrobiologi.
SOSIALISASI DAN PELATIHAN PEMBUATAN MINUMAN FUNGSIONAL (MUFIRA) REMPAH READY TO DRINK DI KELURAHAN TANJUNG KRAMAT KOTA GORONTALO Syahmidarni Al Islamiyah; Rosdiani Azis; Satria Wati Pade
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 3 No 2 (2020): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), November 2020
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v3i2.610

Abstract

Dunia sedang digemparkan dengan merebaknya wabah virus corona yang mematikan. Provinsi Gorontalo merupakan salah satu daerah yang terjangkiti virus ini. Pemerintah Provinsi Gorontalo memberlakukan protokol pencegahan sesuai anjuran WHO. Salah satunya dengan mengkonsumsi makanan/minuman yang membantu meningkatkan daya tahan tubuh seperti rempah-rempah. Oleh karena itu, tim pengabdian Politeknik Gorontalo melakukan kegiatan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat tentang pembuatan produk minuman fungsional siap minum (ready to drink) berbahan dasar rempah. Tujuannya untuk memberi pengetahuan dan skill kepada masyarakat sehingga dapat diaplikasikan di rumah. Pengabdian ini dilakukan di Kelurahan Tanjung Kramat. Metode pelaksanaan dilakukan secara daring dengan menggunakan aplikasi zoom. Hasil dari kegiatan pengabdian ini antara lain tercapainya kerjasama yang sinergis antara pemerintah, akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan immunitas guna mencegah penyebaran virus covid-19, masyarakat mengetahui dan memiliki keterampilan mengolah rempah menjadi minuman fungsional sehingga terwujud masyarakat yang sehat dan daya tahan tubuh yang baik dan meningkatnya peran serta masyarakat dan akademisi dalam membantu upaya pemerintah mencegah penyebaran virus covid-19 di Provinsi Gorontalo.
EFEKTIVITAS PENAMBAHAN EKSTRAK KURMA TERHADAP KARAKTERISTIK GIZI FRUITGHURT Desi Arisanti; Syahmidarni Al Islamiyah
Jurnal Technopreneur (JTech) Vol 8 No 2 (2020): JURNAL TECHNOPRENEUR (November)
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jtech.v8i2.598

Abstract

Penambahan ekstrak kurma sebagai penstabil sekaligus pemanis alami, sehingga dapat memperbaiki sifat organoleptik dan gizi fruitghurt yang dihasilkan terutama protein. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan nilai gizi minuman probiotik fruitgurt dari sari kacang hijau dan kulit semangka, dan untuk mengetahui karakteristik fruitgurt yang dihasilkan. Penelitian ini menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga perlakuan yaitu konsentrasi ekstrak kurma dengan yaitu S1= 5%, S2 =15%, S3 = 25%. Parameter pengamatan penelitian terdiri dari kadar vitamin C, kadar protein dan kadar total asam laktat. Hasil penelitian menunjukkan penambahan ekstrak kurma yang berbeda-beda menghasilkan fruitghurt dengan kandungan gizi berupa vitamin C, protein dan total asam laktat yang berbeda-beda pula. Penambahan ekstrak kurma dengan konsentrasi yang berbeda-beda memberikan pengaruh nyata terhadap karakteristik gizi pada fruitghurt yang dihasilkan baik pada kadar vitamin C, kadar protein dan kadar total asam laktat. Karakteristik gizi fruitghurt terbaik berdasarkan kadar tertinggi baik vitamin C dan kadar protein adalah dengan penambahan ekstrak kurma 25% (S3). Berdasarkan kadar total asam laktat, perlakuan terbaik adalah penambahan ekstrak kurma 15% (S2).
PELATIHAN PENGOLAHAN RUMPUT LAUT MENJADI SELAI DI KELURAHAN SONGKA KECAMANTAN WARA SELATAN KOTA PALOPO Syahmidarni Al Islamiyah; Firman Shanty Galung
Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG) Vol 3 No 1 (2020): Jurnal Abdimas Gorontalo (JAG), Mei 2020
Publisher : UPPM Politeknik Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30869/jag.v3i1.548

Abstract

Kota Palopo merupakan salah satu daerah di Sulawesi Selatan yang memiliki sumber daya perairan terutama rumput laut. Umumnya, masyarakat masih mengolah dan memasarkan dalam bentuk rumput laut kering dan basah. Salah satu daerah penghasil rumput laut di Kota Palopo adalah Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan. Hal ini dapat dilihat dari pola mata pencaharian penduduk di Kelurahan Songka yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan budidaya rumput laut. Permasalahan yang dihadapi adalah masih kurangnya pemahaman tentang pengolahan, pengemasan dan teknik penyimpanan yang baik guna memperpanjang masa simpan produk. Oleh karena itu, pengabdian ini sangat tepat dilakukan dalam rangka memberikan pengetahuan dan keterampilan diversifikasi olahan rumput laut. Adapun masyarakat sasaran pengabdian ini adalah ibu rumah tangga dalam hal ini ibu PKK. Tahapan pelaksanaannya terdiri dari identifikasi masalah dan cara pemecahannya, observasi dan sosialisasi, persiapan tim dan teknis pelatihan, penyuluhan dan pelatihan teknik pengolahan, diskusi interaktif, tinjauan dan evaluasi kegiatan. Teknis pelaksanaan kegiatan pengabdian terdiri dari penyuluhan, pelatihan pengolahan selai rumput laut dan diskusi interaktif. Hasil kegiatan pengabdian ini sangat memuaskan. Hal ini terlihat dari sikap penerimaan pihak pemerintah Kelurahan Songka, antusiasme peserta dan ikut terlibat dalam proses pengolahan selama kegiatan. Kekurangan yang dirasakan oleh tim selama pengabdian adalah pemilihan metode penyajian materi yang kurang tepat dengan bahasa materi yang kurang sederhana sehingga peserta kurang mudah memahami. Pengabdian di Kelurahan Songka ini menjadi jembatan terjalinnya kerjasama yang sinergis antara pemerintah, akademisi dan masyarakat dalam meningkatkan sumber daya manusia dan sumber daya alam lokal serta pendapatan rumah tangga di Kota Palopo.