Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

Pengaruh Komitmen Tugas Pimpinan Perusahaan dan Budaya Organisasi Karyawan terhadap Efektivitas Kerja Karyawan pada CV Trikarsa Utama Agung Prasetyo
Reslaj : Religion Education Social Laa Roiba Journal Vol 2 No 1 (2020): RESLAJ: Religion Education Social Laa Roiba Journal
Publisher : LPPM Institut Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (603.42 KB) | DOI: 10.47467/reslaj.v2i1.135

Abstract

This study aims to reveal the influence of the Commitment of Corporate Leadership (X1) and organizational culture (X2) to the effectiveness of employee work (Y). The research method used was a survey method. The sampling technique uses stratified random sampling. The research sample amounted to 48 respondents. The trial results of the research instruments show that the reliability of the Likert scale instrument of organizational culture is 0.917, work motivation is 0.792, and work effectiveness is 0.854. Analysis of the data used is regression analysis. The conclusion of the research results revealed: (1) There is an influence of the Commitment of the Leadership of the Company to the effectiveness of the work of employees. From the analysis results obtained a regression coefficient of 3,336 means that the influence of the Commitment of the Leadership of the Company amounted to 33.36%. (2) There is a positive influence of organizational culture on work effectiveness. From the analysis results obtained a correlation coefficient of 3742 means that there is a positive influence of organizational culture on work effectiveness by 37.42%. (3) There is a positive influence of the Commitment of the Company's Leadership Tasks and organizational culture together on work effectiveness. From the results of the analysis obtained a regression value of 14.58 means that there is a positive influence on the Commitment of the Leadership of the Company and organizational culture together on work effectiveness is 14.58%. Keywords: leadership commitment, organizational culture, work effectiveness, employees
PENGARUH VOLATILITAS HARGA COCOA DUNIA TERHADAP EKSPOR COCOA INDONESIA Prasetyo, Agung; Mahananto, Mahananto
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol 20 No 1 (2020): Januari 2020
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/afp.v20i1.1016

Abstract

Cocoa was one of the commodities, which are crucial to the economy of Indonesia. Cocoaserve as a source of income, driving the development of the region, a provider of employment and agro-industry and foreign exchange earnings, The purpose of this study to analyze the influence of the world cocoa price volatility against Indonesian cocoa exports. This study used ordinary least squares (OLS) to analyze the data. The time interval used was 2013-2017 with monthly data. The results showed that independent variables such as world cocoa prices, consumption and world stocks of cocoa have a significant effect on the Indonesian cocoa exports. World cocoa prices were down led to a decline of Indonesian cocoa exports. Besides that, Government policy states the imposition of export duty on exported goods to guarantee the supply of raw materials for cocoa in the country, OLS also indicates that cocoa production, exchange rate, and world cocoa consumption did not affect the export cocoa of Indonesia.
The Influence of Exchange Rate on CPO Exports of Indonesia Prasetyo, Agung; Marwanti, Sri; ., Darsono
Jurnal Ekonomi Pembangunan: Kajian Masalah Ekonomi dan Pembangunan Vol 18, No 2 (2017): JEP 2017
Publisher : Universitas Muhammdaiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/jep.v18i2.4233

Abstract

This study analyzes the effect of the exchange rate (IDR to US Dollar) on Indonesian CPO exports using Error Correction Model (ECM). The result of ECM analysis showed that exchange rate has a weak effect on Indonesian CPO export. These were due to several things; first, it takes a time to produce CPO. Second, importers are unaware of price changes. Third, policy factors, such as refusal of Indonesian CPO in USA and imposition of high import duty tariff in France. Fourth, price factor of CPO substitution goods and negative issues in the palm oil industry. Fifth, Indonesian exporters were less creative in marketing CPO products than Malaysia. ECM analysis also resulted that CPO production and CPO prices have no effect on Indonesian CPO exports, while the price of soybean oil and CPO production in the previous month has a strong influence on Indonesian CPO exports. Indonesian CPO export is inelastic.
PENGARUH KEGIATAN BERMAIN PERAN MAKRO TERHADAP PENINGKATAN KEMAMPUAN KOMUNIKASI PADAANAK KELOMPOK A DI KB-TK ISLAM DAARUS SALAAM SEMARANG TAHUN AJARAN 2018/2019 Diah Anis Rahmawati; Agung Prasetyo; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 8, No 1 (2019): Paudia : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v8i1.4046

Abstract

ABSTRAKDIAH ANIS RAHMAWATI. NPM 13150054. “Pengaruh Kegiatan Bermain Peran Makro Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Pada Anak Kelompok A di KB-TK Islam Daarus Salaam Semarang”. Skripsi Program Studi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas PGRI Semarang. Universitas PGRI Semarang. 2017.Latar belakang yang mendorong penelitian ini adalah anak hanya menjawab secara singkat dan malu untuk menjawab pertanyaan dari guru, anak kurang berani untuk menyampaikan apa yang diinginkannya, kurangnya kosa kata anak dalam berkomunikasi dilihat dari cara anak berkomunikasi dengan orang lain atau temannya, anak belum berani bercerita secara sederhana tentang pengalaman bermainnya, anak cenderung memilih-milih teman tertentu saat pembelajaran.Permasalahan dalam penelitian ini adalah Adakah Pengaruh Kegiatan Bermain Peran Makro Terhadap Peningkatan Kemampuan Komunikasi Pada Anak Kelompok A Di KB-TK Islam Daarus Salaam Semarang. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar adanya pengaruh kegiatan bermain peran makro terhadap peningkatan kemampuan komunikasi pada anak kelompok A KB-TK Islam Daarus Salam Semarang.Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dalam bentuk Quasi Experimental Design dengan desain penelitian Nonequivalent Control Group Design. Populasi penelitian adalah seluruh TK di wilayah Kota Semarang. Sampel yang diambil adalah sekolah KB-TK Islam Daarus Salaam Semarang berjumlah 17 anak sebagai kelas eksperimen dan 17 anak sebagai kelas kontrol. Dengan menggunakan teknik Non Probability Sampling berbentuk Purposive Sampling. Data dalam penelitian ini diperoleh melalui observasi, angket dan dokumentasi.            Hasil penelitian menunjukkan bahwa uji t diketahui thitung lebih dari ttabel (9,427469698> 1,701). Dari hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa H0 ditolak. Dengan kata lain terdapat pengaruh yang signifikan pada kegiatan bermain peran makro dengan memerankan beberapa tokoh sekaligus dalam cerita terhadap komunikasi pada anak kelompok A di KB-TK Islam Daarus Salaam Semarang.            Berdasarkan hasil penelitianini saran yang dapat disampaikan adalah kegiatan bermain peran makro dengan memerankan beberapa tokoh sekaligus dalam cerita dapat memberikan pengaruh terhadap komunikasi pada anak.Kata Kunci : Bermain Peran Makro, Komunikasi, Anak
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN INOVATIF MELALUI PENDEKATAN IN HOUSE TRAINING BERBASIS KEARIFAN BUDAYA LOKAL Muniroh Munawar; Agung Prasetyo; Ratna Wahyu Pusari
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 1 mei (2013): PAUDIA
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i1 mei.367

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model pembelajaran inovatif di Pos PAUD berbasis kearifan budaya lokal. Penelitian ini difokuskan pada Pos PAUD Binaan KKN IKIP PGRI Semarang di Kota Semarang. Pengembangan model pembelajaran inovatif di Pos PAUD ini diawali dari studi penelitian pendahuluan yang dilakukan selama program KKN berlangsung bahwa banyak permasalahan yang dihadapi oleh para kader/tutor Pos PAUD terkait dengan kualitas pembelajaran, kurangnya dana dan sarana prasarana (alat permainan edukatif). Melalui pendekatan in house training (IHT) pada pos-pos PAUD se Kota Semarang khususnya pos PAUD binaan KKN IKIP PGRI Semarang diharapkan ada keberlanjutan program antara Pos PAUD yang dirintis dengan IKIP PGRI Semarang selaku penggagas rintisan Pos PAUD tersebut. Hal ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab atau konstribusi IKIP PGRI Semarang untuk mencerdaskan masyarakat.Sebagai tindak lanjut program pasca KKN untuk memberikan layanan edukasi pada para kader/tutor pos paud tentang pengembangan model pembelajaran inovatif berbasis kearifan budaya lokal. Adanya penerapan layanan IHT diharapkan dapat meningkatkan kompetensi pedagogis para tutor yang nantinya akan mengarah pada kompetensi profesionalnya sehingga terwujud layanan PAUD yang paling murah, mudah & berkualias. Metode Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (R & D) research) yang menggunakan prosedur kerja dari model Kemmis dan Taggart (1988).Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa adanya meningkatkan kompetensi tutor/pendidik paud dalam merancang model pembelajaran yang inovatif berbasis kearifan budaya lokal, yaitu jika pada siklus I (asesmen awal) mempunyai nilai rata-rata antara 1 s.d 1,9 sedangkan pada siklus II mempunyai nilai rata-rata antara 2,7 s.d 3,6. Hasil nilai rata-rata tersebut menunjukkan bahwa adanya peningkatan kemampuan guru dalam merancang model pembelajaran inovatif berbasis kearifan budaya lokal melalui pendekatan in house training.Peningkatan kemampuan pendidik tersebut secara kualitatif dapat dideskripsikan sebagai berikut: a). Pendidik sudah menentukan tema pembelajaran yang sesuai potensi lokal; b). Tema-tema yang dipilih sudah berbasis kearifan budaya lokal; c) Adanya kesesuaian antara indikator dengan materi pembelajaran; d) Adanya kesesuaian antara tema dengan kegiatan pembelajaran; e) Adanya keterpaduan antara materi pembelajaran dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan anak; f) Media pembelajaran (APE) sudah memanfaatkan potensi budaya lokal.Keyword: model pembelajaran inovatif, IHT, kearifan budaya lokal.
Strategi Pembangunan Infrasuktur Dalam Rangka Memperkuat Ketahanan Wilayah (Studi Kasus Di Kabupaten Cilacap Provinsi Jawa Tengah) Agung Prasetyo
Jurnal Ketahanan Nasional Vol 17, No 1 (2012)
Publisher : Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jkn.22670

Abstract

yangkut hubungan timbal balik antara faktor ekonomi dan non ekonomi untuk dapat meningkatkan pendapatan nasional secara berkelanju tan (Kadiman, 2005:5). Salah satu faktor non ekonomi yang mendukung keberhasilan pembangunan, adalah infrastruktur.Kabupaten Cilacap merupakan kabupaten terluas Provinsi Jawa Ten gah, adanya pendapat bahwa terjadi ketimpangan pembangunan infrastruktur antara Cilacap bagian barat den gun timur yang tak seimbang men gakibatkan roda perekonomian di Cilacap bagian barat berjalan lebih lambat dibanding wilayah timur (Kompas.corn, 2011).Minimnya alokasi anggaran bidang infrastruktur, baik untukpemeliharaan, peningkatan kualitas dan pembangunan infrastruktur baru, ditenggarai sebagai salah faktor terpuruknya kondisi infrastruktur di Kabupaten Cilacap. Ham pir 90 persen Jalan Kabupaten di Kota Industri Cilacap rusak, bahkan dari sekitar 1.010 km panjang ruas jalan, lebih dari 50 persen kondisinya rusak parah, sedan gkan besaran alokasi yang disediakan APBD Cilacap tahun 2010 hanya satu persen atau sekitar Rp 10 miliar dari nilai APBD yang ada (Kompas.com, 2011).
ANALISIS KEUNGGULAN KOMPETITIF CPO INDONESIA AGUNG PRASETYO
JURNAL ILMIAH AGRINECA Vol. 19 No. 2 (2019): JURNAL ILMIAH AGRINECA
Publisher : Fakultas Pertanian, Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (140.069 KB) | DOI: 10.36728/afp.v19i2.898

Abstract

Penurunan permintaan berbagai negara importir CPO selama 2017 menyebabkan kondisi persaingan antar negara eksportir CPO seperti Indonesia, Malaysia, Colombia, Brazil dan Thailand menjadi lebih ketat. Guna memenangkan persaingan dengan pesaing salah satu variabel yang menjadi tolok ukur utama adalah harga barang yang dijual.Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis keunggulan secara kompetitif CPO Indonesia dengan menggunakan konsep Biaya Sumber Daya Domestik dengan analisis CAR (Competitive Advantages Ratio). Hasil penelitian menunjukanIndonesia memiliki keunggulan secara kompetitif dengan nilai CAR 0,3-0,41. Keunggulan kompetitif di Indonesia dicapai dengan penggunaan yang efektif pada biaya yang bersumber dari sumber daya domestik. Keunggulan kompetitif dapat menjadi lebih baik jika Indonesia bisa menghasilkan sendiri berbagai input produksi kelapa sawit seperti pupuk, pestisida dan berbagai mesin dan peralatan budidaya.
Penigkatan Kemampuan Visual Spasial Anak Melalui Bermain Balok pada Kelompok B PAUD Al Azzam Semarang Tahun ajaran 2013/2014 Alya Nur Rahmasari; Agung Prasetyo
PAUDIA : Jurnal Penelitian dalam Bidang Pendidikan Anak Usia Dini Vol 2, No 2 (2013): PAUDIA Vol 2 No 2 Oktober 2013
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/paudia.v2i2.1635

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini dilatar belakangi pentingnya siswa dalam membangun ruang atau bangunan yang sesuai dengan konsep yang diberikan oleh guru sehingga anak mengalami kurangnya kemampuan dalam membangun ruangan seperti yang dikendaki oleh guru, kurangnya ketelitian, keseimbangan, kestabilan, kerjasama serta kreatifitas dalam membangun bangunan. Dalam membangun ruangan maka akan membantu dalam aktivitas pembelajaran untuk mengajak anak bermain,  dan mengeksplorasi dalam sebuah bangunan serta pengetahuannya dalam meningkatkan kemampuan visual spasial anak.  Kurangnya pengalaman secara langsung bagi anak saat membangunakan menghambat imajinasi serta kreativitas anak tentang kemampuan membangun bangunan yang dibuat oleh anak. Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana bermain balok dapat meningkatkan kemampuan visual spasial pada anak. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk meningkatkan kemampuan visual spasial anak, untuk meningkatkan kemampuan visual spasial anak melalui bermain balok pada kelompok B PAUD AL-AZAM Semarang Tahun Ajaran 2013/2014.Permasalahan yang diungkap dalam penelitian ini adalah bagaimana upaya peningkatan kemampuan visual spasial melalui bermain balok. Tujuan yang hendak dicapai dalam penelitian ini adalah untuk peningkatan yang terjadi pada kemampuan visaual spasial melalui bermain balok pada kelompok B PAUD AL-AZAM Semarang Tahun Ajaran 2013/2014.Berdasarkan hasil analisis data penelitian setelah mendapatkan perlakuan menggunakan bermain balok, menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan dari kemampuan visual spasial anak PAUD AL-AZAM Semarang tahun ajaran 2013/2014. Peningkatan rata-rata kemampuan visual spasial pada kelompok B PAUD AL-AZAM Semarang tahun ajaran 2013/2014 dari sebelum treatment adalah sebesar 30,77%, dan sesudah dilakukan treatmentsiklus 1, meningkat menjadi 53.85%, dan dilakukan lagi treatment siklus yang kedua, maka dihasilkan peningkatan kemampuan visual spasial menjadi 84.61%. oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa “Bermain balok dapat meningkatkan kemampuan visual spasial anak kelompok B PAUD AL-AZAM Semarang tahun ajaran 2013/2014.
PENTINGNYA BINTEK (BIMBINGAN TEKNIS) DALAM PENGEMBANGAN KARAKTERISTIK TENAGA PENGAJAR DI POS PAUD SEBAGAI PERWUJUDAN MUTU PENDIDIK PROFESIONAL Agung Prasetyo; Ismatul Khasanah; Mila Karmila; Ellya Rakhmawati
E-Dimas: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 3, No 1 (2012): E-DIMAS
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/e-dimas.v3i1.251

Abstract

Abstract Technical assistance in developing a cadre post in early childhood Pudak Payung Banyumanik Semarang is an activity undertaken in order to provide insight into the implementation of early childhood in every RW Pos in order to realize the City/County Eligible Children. City/County deserve a child is the implementation of child rights in three areas, namely: profisi (meeting the needs of children of love), protection (children's rights in obtaining protection), and participation (involvement of children's rights in decision making). Third child rights will not be fulfilled properly, without a beginning and involving parents, teachers or early childhood educators. This activity aims to provide assistance for citizens in the realization of decent child starts from the family environment. The solutions offered are: (1) provide training and mentoring for teachers/teacher/early childhood in a cadre post bintek to achieve professionalism in the field of early childhood, (2) provide the skills for early childhood cadre post about active learning and creative developmentally appropriate early childhood, (3) provide training and skills in the construction of educational games based waste/scrap materials as a source of learning for AUD; (4) provide assistance in conducting the evaluation of early childhood education at the post, and (5) monitoring the implementation of sustainable results. Therefore, with this activity, is expected to citizens, parents, and children receive the same rights in accordance with the ideals that the realization of decent kids program. Key Words: Guidance, Lecturer, and Educator Quality ?é?áAbstrak Bimbingan Teknis dalam mengembangkan Kader Pos Paud di Pudak Payung Banyumanik Semarang adalah sebuah kegiatan yang dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman tentang pelaksanaan Pos PAUD di setiap RW dalam rangka mewujudkan Kota/ Kabupaten Layak Anak. Kota/Kabupaten layak anak merupakan implementasi hak-hak anak dalam tiga bidang, yakni: profisi (pemenuhan kebutuhan anak yang berupa kasih sayang), proteksi (hak anak dalam mendapatkan perlindungan), dan partisipasi (hak anak dalam keterlibatan pengambilan keputusan). Ketiga hak anak tersebut, tidak akan terpenuhi dengan baik, tanpa dimulai dan melibatkan orang tua, guru ataupun pendidik PAUD. Kegiatan ini bertujuan memberikan pendampingan bagi warga masyarakat dalam merealisasikan kota layak anak dimulai dari lingkungan keluarga. Solusi yang ditawarkan ini adalah: (1) memberikan pelatihan dan pendampingan bagi tenaga pengajar/guru/kader Pos PAUD dalam bintek untuk mewujudkan profesionalisme di bidang PAUD; (2) memberikan keterampilan bagi kader Pos PAUD tentang pembelajaran aktif dan kreatif yang sesuai dengan tahapan perkembangan AUD; (3) memberikan pelatihan dan keterampilan dalam pembuatan alat permainan edukatif berbasis limbah/bahan bekas sebagai sumber belajar bagi AUD; (4) memberikan pendampingan dalam melakukan evaluasi pendidikan di Pos PAUD; dan (5) monitoring hasil pelaksanaan secara berkelanjutan. Dengan kegiatan ini, diharapkan warga masyarakat, orang tua, dan anak memperoleh hak yang sama sesuai dengan cita-cita agar terealisasinya program kota layak anak. Kata Kunci: Bimbingan, Tenaga Pengajar, dan Mutu Pendidik
PENGARUH WAKTU PERENDAMAN SERAT KULIT POHON WARU (Hibiscus Tiliaceus) PADA AIR LAUT TERHADAP STRUKTUR MIKRO DAN KEKUATAN TARIK Agung Prasetyo; Helmy Purwanto; Sri Mulyo Bondan Respati
JURNAL ILMIAH MOMENTUM Vol 12, No 2 (2016)
Publisher : Universitas Wahid Hasyim

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36499/jim.v12i2.1634

Abstract

Serat alam merupakan bahan penguat pada komposit yang ramah lingkngan. Penguat pada komposit dipilih material dengan kekuatan tarik yang optimal. Waru (Hibiscus tiliaceus) adalah tanaman yang pada kulit batangnya yang dapat menghasilkan serat yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan penguat komposit. Tujuan dari studi ini adalah untuk mengetahui pengaruh perendaman serat pohon waru pada air laut terhadap struktur mikro dan kekuatan tarik serat pohon waru. Serat direndam pada air laut pH 6 selama 0 jam, 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Hasil pegamatan mikro menunjukkan bahwa perendaman mengakibatkan timbulnya celah antar sub serat dan semakin lama perendaman jarak antar subcelah semakin tinggi. Perendaman meningkatkan kekuatan tarik tetapi semakin lama perendaman kekuatan tarik semakin menurun. Kekuatan tarik maksimum didapat pada perendaman selama 2 jam yaitu 48,35578 kg/mm2. Kata kunci : serat pohon waru, air laut, pengamatan mikro, uji tarik