Claim Missing Document
Check
Articles

USULAN PENINGKATANOVERALL EQUIPMENT EFFECTIVENESS (OEE) PADA MESINTAPPING MANUAL DENGAN MEMINIMUMKAN SIX BIG LOSSES Alvira, Dianra; Helianty, Yanti; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (602.783 KB)

Abstract

Makalah ini membahas mengenai overall equipment effectiveness. OEE ini ialah pengukuran tingkat efektivitas pemakaian suatu mesin/peralatan dengan menghitung ketersediaan mesin, performansi dan kualitas produk yang dihasilkan. Berdasarkan ketiga faktor diatas jika nilai OEE berada di bawah nilai standar sebesar 84% maka perlu dilakukan analisis six big losses untuk mengetahui kerugian yang mengakibatkan rendahnya nilai OEE. Penelitian dilakukan pada bulan Februari-Maret 2015, dari perhitungan didapatkan  rata-rata nilai OEE yaitu sebesar 55,192%. Nilai tersebut berada di bawah nilai standar sehingga perlu dilakukan perbaikan sistem yang dapat meningkatkan faktor-faktor nilai OEE. Kata kunci:Overall Equipment Effectiveness (OEE), Ketersediaan,Performansi, Kualitas Produk, Enam Kerugian Terbesar   ABSTRACT This paper discusses the overall equipment effectiveness. The OEE is the measurement of the effectiveness of the use of a machine / equipment with counting machine availability, performance and quality of the products produced. Based on the three factors above if the OEE value is below the standard value of 84% it is necessary to analyze the six big losses to determine the losses that resulted in low OEE value. The study was conducted in February-March 2015, from the calculation, the average value that is equal to 55.192% OEE. This value is below the standard value so it is necessary to repair a system that can improve the factors of OEE values. Keywords: Overall Equipment Effectiveness (OEE), Availability,Performance Efficiency, Quality Product, Six Big Losses
RANCANGAN SISTEM PENGENDALIAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU SANDAL DENGAN MENGGUNAKAN METODE SINGLE ITEM SINGLE SUPPLIER DAN MULTI ITEM SINGLE SUPPLIER (STUDI KASUS DI PT CAT STYLE) Rusli, Eflin Oktavia; Prassetiyo, Hendro; Fitria, Lisye
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (337.993 KB)

Abstract

Penelitian ini membahas sistem pengendalian persediaan bahan baku sandal dengan metode Single Item Single Supplier dan Multi Item Single Supplier. Metode Single Item Single Supplier digunakan untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku, frekuensi pemesanan, interval pemesanan, dan total biaya persediaan untuk satu bahan baku dari satu supplier. Metode Multi Item Single Supplier digunakan untuk mengetahui jumlah pemesanan bahan baku, frekuensi pemesanan, interval pemesanan dan total biaya persediaan untuk beberapa bahan baku dari satu supplier. Kedua metode ini digunakan untuk meminimumkan total biaya persediaan yang dikeluarkan perusahaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa perusahaan dapat menurunkan total biaya persediaan sebesar 0,003% hingga 0,96% dibandingkan dengan total biaya persediaan sebelumnya. Kata kunci: Persediaan, Single Item Single Supplier, Multi Item Single Supplier   ABSTRACT This research is examining about inventory controlling system for sandal raw material with Single Item Single Supplier and Multiple Items Single Supplier methods. Single Item Single Supplier method is being used to get the data about raw material order, order frequencies, order interval, and inventory total cost for one raw material from one supplier. Multiple Item Single Supplier method is being used to get the data about raw material order, order frequencies, order interval, and inventory total cost for some raw materials from one supplier. Both of this methods could be used to minimize the inventory total cost that the company usually spends. This research shows that the company can decrease the inventory total cost from 0,003% to 0,96% compared to the inventory total cost before. Keywords: Inventory, Single Item Single Supplier, Multi Item Single Supplier
USULAN PENINGKATAN PRESTASI AKADEMIK BERDASARKAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA (STUDI KASUS: FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN ITENAS BANDUNG Iryanti, Meisya Nur; Desrianty, Arie; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 2, No 4 (2014): Edisi Kedelapan
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.147 KB)

Abstract

Mahasiswa yang memiliki IPK lebih dari 3 diasumsikan memiliki prestasi akademik yang baik dan dapat menguntungkan mahasiswa, salah satu contohnya adalah mempermudah dalam mendapatkan pekerjaan. Faktor yang mempengaruhi prestasi akademik antara lain adalah faktor sebelum masa perkuliahan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan usulan peningkatan nilai IPK mahasiswa ITENAS sebelum masa perkuliahan. Metode yang digunakan adalah Structural Equational Modeling (SEM) yang merupakan metode yang terdiri atas regresi berganda, analisis jalur, dan analisis faktor. Berdasarkan hasil pengolahan data pernyataan tertutup variabel yang memiliki pengaruh terbesar adalah variabel psikologi dan variabel sekolah sedangkan untuk pernyataan terbuka yang memiliki hasil terdapat perbedaan yang signifikan antar variabel adalah variabel jalur masuk Kata kunci: model Structural Equational Modeling, prestasi akademik, faktor yang mempengaruhi prestasi akademik ABSTRACT Students with GPA more than 3 are assumed to have a good academic record and can benefit students, one example is the ease in getting a job. Factors affecting academic achievement among other factors before the lecture. This research aims to propose an increase in student GPA ITENAS before the lecture. The method used is Structural Equational Modeling (SEM) is a method that consists of multiple regression, path analysis, and factor analysis. Based on the results of data processing enclosed statement variables that have the greatest impact is the psychological variables and school variables while for an open statement that has result there are significant differences between variables are variables pathway. Keywords: Structural Equational Modeling model, academic achievement, factors influencing academic achievement
PENINGKATAN KEANDALAN PRODUK MELALUI DESAIN ULANG KOMPONEN PRODUKYANG DIJUAL DENGAN GARANSI Prastiani, Indri; Helianty, Yanty; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 1, No 4 (2013): Edisi Keempat
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (733.448 KB)

Abstract

Penelitian ini mencoba mengaplikasikan model Helianty (2007) mengenai model peningkatan reliabilitas untuk produk yang dijual dengan garansi. Dalam model Helianty (2007) masih sebatas pada pengembangan model secara umum, untuk itu penellitian ini menggunakan produk food processor untuk diaplikasikan kedalam model tersebut. Keandalan dari produk tersebut dipengaruhi oleh keandalan komponen-komponennya, komponen yang paling berpengaruh yaitu motor dan pisau. Agar kerusakan produk dan klaim dari konsumen dapat dikurangi maka keandalan produk harus ditingkatkan, salah satu cara untuk meningkatkan keandalan komponen pembentuk produk tersebut yaitu dengan cara menentukan parameter desain yang direpresentasikan kedalam bentuk safety factor. Peningkatan reliabilitas dapat memberikan keuntungan yaitu penghematan ongkos garansi, akan tetapi dari peningkatan reliabilitas tersebut mengakibatkan peningkatan ongkos investasi dan ongkos produksi. Parameter desain yang optimal diperoleh dengan memaksimumkan penghematan total ongkos yang merupakan selisih antara penurunan ongkos garansi dengan penambahan ongkos investasi dan ongkos produksi untuk peningkatan keandalan. Kata kunci: Garansi, Food Processor, Safety Factor, Reliability improvement. ABSTRACT This research attempted to apply the model of Helianty (2007) pertaining to increase of reliability for guaranteed sold product. The model of Helianty (2007) was solely developed in general, thus this research used food processor product to apply into the model. The reliability of this product was influenced by its component reliability, one of which influencing was motor and blade. To decrease the damage and claim of consumer, the reliability of this product must be increased. One of ways was by determining design parameter represented into form of safety factor. The increase of reliability could give advantage, namely economizing guarantee cost, however this reliability increase caused the increase of investment and production cost as well. The optimal design parameter was obtained by optimizing the economizing of total cost which was the difference between the decrease of guarantee cost and the increase of investment cost plus production cost to increase the reliability. Keywords: Warranty, Food Processor, Safety Factor, Reliability improvement.
USULAN MEKANISME PENYUSUNAN RENCANA STRATEGIS PERGURUAN TINGGI X Megantari, Fithri Hidayani; Arijanto, Sugih; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 4, No 1 (2016): Edisi Ketigabelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.6 KB)

Abstract

Sebagai salah satu perguruan tinggi swasta di Bandung, Perguruan Tinggi X bersaing dengan perguruan tinggi swasta lainnya. Dengan persaingan yang semakin ketat serta tuntutan masyarakat yang semakin tinggi maka Itenas harus mampu meningkatkan mutu dan keunggulannya. Saat ini Perguruan Tinggi X sedang menyusun perencanaan strategis Tahun 2016-2020 dengan tahap-tahap yang sudah memenuhi teori Strategic Planning. Penelitian ini dilakukan untuk mengukur dan memeriksa kelengkapan atau keseuaian penyusuan perencanaan strategis Perguruan Tinggi X Tahun 2016-2020 yang sudah dirancang berdasarkan Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence (MBCfPE) pada kategori perencanaan strategis. Pada penelitian ini hasil identifikasi mengenai kelengkapan Renstra pada Perguruan Tinggi X yang belum memenuhi kriteria Malcolm Baldrige terdapat pada bagian pengembangan pengembangan strategi dan implementasi strategi. Kata Kunci: perencanaan strategis, implementasi strategi, Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence (MBCfPE)   ABSTRACT As one of the private universities in Bandung, the X universities compete with other private colleges. With an increasingly tight competition and the demands of society that the higher the X universities should be able to improve the quality and superiority. The X universitiesis currently working on a strategic plan 2016-2020 which stages already meet the theory of Strategic Planning. This research was conducted to measure and check the completeness or suitability of the strategic planning 2016-2020 the X universities which has been designed based onthe Malcolm Baldrige Criteria for Performance Excellence(MBCfPE) in the category of strategic planning. In this research, the identification about the completeness of the Strategic Planningat the X universities which do not meet the criteria of the Malcolm Baldrige found on the strategy development and strategy implementation. Keywords: strategic planning, implementation strategy, Malcolm Baldrige Criteria For Performance Excellence (MBCfPE)
RANCANGAN FIXTURE MILLING UNTUK PROSES FACING PEMBUATAN KOMPONEN REM FRONT PAGE BREAK PADA MOBIL Syahda, Fajar Fitra; Prassetiyo, Hendro; Rispianda, Rispianda
REKA INTEGRA Vol 2, No 3 (2014): Edisi Ketujuh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu produk yang membutuhkan alat bantu dalam pengerjaan nya adalah komponen pada mobil yaitu front page break. Pada produk front page break berasal dari bahan baku berupa plat besi yang memiliki tebal 4 mm dan panjang 90 mm. Pada pengerjaan produk terdapat kendala pada proses penipisan ketebalan benda kerja. Hal tersebut terjadi karena benda kerja sulit untuk diposisikan menjadi rigid sehingga membuat waktu setup menjadi lama. Perancangan dilakukan dengan tahapan perancangan landasan, set block, lokator, dan clamping. Rancangan dibuat agar benda kerja yang dapat diproses menjadi lebih dari satu untuk sekali produksi. Selain dari itu, rancangan dibuat agar dapat menjamin penahanan gaya yang bekerja pada benda kerja dengan dilakukannya perhitungan matriks kesetimbangan gaya pada titik lokator. Sehingga didapat suatu rancangan yang kuat dengan produktifitas pengerjaan yang optimal. Kata kunci: Setup, Fixture, Rigid ABSTRACT One product that requires a tool in his workmanship is a component of the car is front page breaks. On the product front page breaks derived from raw materials such as iron plate which has a thickness of 4 mm and a length of 90 mm​​. There are constraints on product workmanship on the depletion process workpiece thickness. This happens because the workpiece is difficult to be positioned so as to make a rigid setup time becomes longer. The design is done by grounding the design stage, block sets, a locator, and clamping. The design is made so that the workpiece can be processed into more than one to one production. Aside from that, the design is made in order to ensure containment forces acting on the workpiece with a force equilibrium matrix calculations done on a locator point. In order to get a robust design with optimal work productivity. Keywords: Setup, Fixture, Rigid
RANCANGAN PENERAPAN TOTAL PRODUCTIVE MAINTENANCE (TPM) DI BAGIAN PRESS II PT. XYZ Nurfaizah, Ulfi; Adianto, Hari; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 2, No 1 (2014): Edisi Kelima
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (701.887 KB)

Abstract

ABSTRAK Mesin/peralatan yang digunakan perlu dijaga kondisinya agar terhindar dari kerusakan paling tidak mengurangi waktu kerusakan. PT. XYZ adalah perusahaan yang memproduksi alat-alat listrik. Bagian Press II merupakan bagian produksi yang memiliki kerusakan tertinggi. Sistem perawatan periodik saat ini tidak berjalan sesuai rencana sehingga perawatan tetap dilakukan secara corrective. Penelitian ini menentukan rancangan penerapan Total Productive Maintenance (TPM) untuk dapat menghilangkan six big losses dan meningkatkan Overall Equipment Effectiveness (OEE). Hasil penelitian pada mesin Dobby 50 No.4, ISIS 40 No.1, menggunakan jadwal perawatan sehingga dapat meminimasi downtime. Melakukan perawatan terhadap item yang dapat menyebabkan six big losses tertinggi. Rata-rata nilai OEE meningkat setelah menerapkan rancangan TPM dalam melakukan perawatan. Kata kunci: Perawatan, (Total Productive Maintenance) TPM, Six Big Losses, OEE   ABSTRACT The condition of machines need to be maintained to avoid failure or at least reduce the failure time. PT. XYZ is company that produces electrical appliances. The machine that has high frequency of failure is found at Press II section. However, maintenance system didn’t go according to plan, so maintenence is still conducted in a corrective maintenance. This research determine the implementation Design of Total Productive Maintenance (TPM) to be eliminate of six big losses and improve Overalls Equipment Effectiveness (OEE). The result of this research to Dobby 50 no.4, ISIS 40 no 1, using maintenance schedule to minimization downtime. Applying maintenance to the item that could caus six big losses. Can increase OEE value with applying TPM in maintenance. Keywords: Maintenance, (Total Productive Maintenance) TPM , Six Big Losses, OEE
RANCANGAN USULAN PERBAIKAN PADA PROSES PRODUKSI UNTUK MENGURANGI PEMBOROSAN DENGAN LEAN MANUFACTURING Saputra, Muhamad Gilang; Prassetiyo, Hendro; Kurniawan, Dwi
REKA INTEGRA Vol 3, No 2 (2015): Edisi Kesepuluh
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (699.018 KB)

Abstract

PT. Wahana Interfood Nusantara merupakan suatu perusahaan yang bergerak di bidang manufaktur. Perusahaan ini memproduksi berbagai jenis produk coklat. Dalam menjalankan produksinya perusahaan ini belum efisien dikarenakan masih banyak ditemukan pemborosan yang terjadi dilantai produksinya. Pemborosan yang terjadi tersebut merupakan aktifitas yang tidak memberi nilai tambah atau non value adding activities (NVA). Permasalahan tersebut dapat diminimisasi dengan menggunakan lean manufacturing. Lean manufacturing mengidentifikasi dan menghilangkan pemborosan (waste) yang diakibatkan non value adding activities. Pada kasus ini, rancangan perbaikan untuk mengurangi pemborosan berupa alat bantu serta perbaikan prosedur dan metode kerja. Dengan rancangan perbaikan ini, non value adding activities yang terjadi berkurang dari 126 menit menjadi 86.5 menit.   Kata kunci: Lean manufacturing, non value adding activities, waste ABSTRACT PT. Wahana Interfood Nusantara is a company engaged in manufacturing industry. The company produces various types of chocolate products. In running the production the company has not been efficient because there are still many wastes that occur in the production floor. The wastes are non value adding activities (NVA). That problem can be minimized by using lean manufacturing. Lean manufacturing identify and eliminate wastes caused by non value adding activities. In this case, proposed improvement to reduce waste is a material handling and procedure and work method improvement. By this improvement, non value adding activities is reduced from 126 minutes to 86.5 minutes. Keywords: Lean manufacturing, non value adding activities, waste
RANCANGAN MESIN BRIKET BIOMASSA TENAGA DIESEL DI PT HIDRO DAYA KINEJA Mardika, Lakrisman S; Prassetiyo, Hendro; Yuniar, Yuniar
REKA INTEGRA Vol 3, No 3 (2015): Edisi Kesebelas
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.021 KB)

Abstract

Mesin briket biomassa adalah sebuah mesin penghasil briket dengan menggunakan bahan baku dasar ampas gergaji. Untuk mengoperasikan mesin ini dibutuhkan daya energi listrik sebesar 20.000 watt/jam. Konsumen terbanyak mesin bricket biomassa ini berada pada di Lampung Selatan, Provinsi Lampung dan daerah Sampit, Kalimantan Tengah. Namun, daerah ini masih belum mendapatkan pasokan sumber energi listrik dari PT. PLN PERSERO dengan daya yang besar. Daya yang dibutuhkan untuk daerah lampung selatan sekitar 15,92 MW, sedangkan daya yang terpasang sekitar 13,85 MW dan untuk daerah Sampit kebutuhan listrik sekitar 12,88 MW dengan daya terpasang 8,90 MW. Pada penelitian ini perusahaan mencoba merekaya mesin briket biomassa yang asalnya bertenaga listrik menjadi mesin briket biomassa tenaga diesel. Dengan kondisi seperti ini maka perusahaan akan mencoba meneliti bahan bakar diesel sebagai pengganti energi listrik yang diharapkan akan lebih murah dari energi listrik. Kata kunci: Briket Biomassa, Mesin Briket Biomassa Tenaga Listrik, Mesin Briket Biomassa Tenaga Diesel   ABSTRACT Briquette machine is a machine producing biomass briquette using basic raw material pulp saws. To operate this machine is needed electrical energy power of 20,000 watts / hour. Most consumers biomass bricket machine is located in South Lampung, Lampung and Sampit Distric, Central Kalimantan. However, this region is still not getting supply source of electrical energy from PT. PLN Persero with great power. The power needed for the area around the southern Lampung 15.92 MW, while installed power of about 13.85 MW and for the Sampit area electricity needs of about 12.88 MW with an installed power of 8.90 MW. In this study, the company tries to design biomass briquette machine originally powered electricity into biomass briquette machine diesel power. With these conditions, the company will try to examine diesel fuel as a substitute for electrical energy is expected to be more cheaper than electricity. Keywords: Biomass Briquettes, Briquette Biomass Machine with Electricity Power, Biomass Briquette Machine with Diesel Power
ANALISIS KELAYAKAN BISNIS PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN CIKANCUNG KABUPATEN BANDUNG Praharsa, Erlangga; Bakar, Abu; Prassetiyo, Hendro
REKA INTEGRA Vol 2, No 2 (2014): Edisi Keenam
Publisher : REKA INTEGRA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (398.693 KB)

Abstract

Kurangnya supply daging sapi dalam segi kualitas dan kuantitas di Indonesia menjadi sebuah peluang untuk mendirikan peternakan sapi potong. Dilihat dari besarnya biaya investasi yang harus dikeluarkan dan keterbatasan lahan dalam pembangunan peternakan sapi potong, maka dibutuhkan sebuah studi mengenai analisis kelayakan bisnis. Dalam melakukan analisis kelayakan bisnis, perlu dilakukan analisis aspek pasar, aspek teknis, aspek legal dan lingkungan, aspek sumber daya manusia, serta aspek finansial. Berdasarkan hasil analisis kelima aspek tersebut, peternakan sapi potong di Kecamatan Cikancung, Kabupaten Bandung layak untuk diimplementasikan. Payback Period selama 5 tahun 2 bulan, Net Present Value  sebesar Rp 14.178.415.428,-, dan Internal Rate of Return sebesar 24,61%. Kata Kunci: Peternakan Sapi Potong, Analisis Kelayakan, Investasi Abstract Lack of supply beef in terms of quality and quantity in Indonesia become an opportunity to construct a beef cattle farm. Judging from the magnitude of the investment costs to be incurred in the construction and land constraints beef cattle, it takes a study on the feasibility analysis. In conducting business feasibility analysis, it is necessary to analyze aspects of the market, technical, legal and environmental aspects, aspects of human resources, as well as financial aspects. Based on the analysis of the fifth aspect, beef cattle farms in the Subdistrict Cikancung, Bandung District feasible to implement. 5-year payback period for 2 months, the Net Present Value of Rp 14,178,415,428,-, and Internal Rate of Return of 24.61%. Keywords: Livestock Beef Cattle, Feasibility Analysis, Investment
Co-Authors Abu Bakar Adhisty Damayantie, Adhisty Adik Satria Permadi, Adik Satria Afif Yunaldi Alex Saleh Alrizka Valent R. Putra, Alrizka Valent R. Anisa Renggayanti Ari Bagus Wibisono ARI KURNIAWAN Ari Wibowo Arie Desrianty Arie Desrianty Arie Desrianty Arif Imran Azka Nur Aufar Berliana Annisa Dery Cahyadi Nugraha Cepty Nur Falah, Cepty Nur Dianra Alvira, Dianra DICKY IRAWAN Dini Maisarah, Dini Dwi Kurniawan, Dwi DZIKRI ARBAWAN RAHMATULLAH Edo Prasetyo Eflin Oktavia Rusli Egi Febriansyah Emsosfi Zaini Erlangga Praharsa Fadhli Nishfi Fajar Fitra Syahda Fifi Herni Mustofa Fithri Hidayani Megantari, Fithri Hidayani GEA WINNA DWI AYUNINGTYAS Hari Adianto Haris Adanda Hariz Fauzan Indri Prastiani Irma Yolanda Irwan Yulianto Kusmaningrum Leksananto Ladzwina Mahardini Lakrisman S Mardika, Lakrisman S Lauditta Irianti Lisye Fitria Lisye Fitria Luthfi Abdul Aziz, Luthfi Abdul Meisya Nur Iryanti Muhamad Gilang Saputra, Muhamad Gilang Muhammad Abell Amanda Muhammad Atras Paradhyo MUHAMMAD BARIED YULIAR Muhammad Ryan Wirakusuma, Muhammad Ryan NISSA MARDIANI Pagitha Permatasari, Pagitha Puspita Dewi Puspita Dewi, Puspita Rispianda Rispianda Rispianda Rispianda Rizal Wahyu Fadlilah Rommy Hudallah Ramadlan, Rommy Hudallah Rr Anisha E. Fitriani, Rr Anisha E. SASHA AZIZA SATRIA MEGANTARA ROHANDI SILMA BUDIAWATI Sugih Arijanto Susy Susanty Taziri Noor Fadli, Taziri Noor Tria Nur Azizah Ulfi Nurfaizah Wisw Ellhasya Yanti - Yanti Helianty Yudhistira Yudhistira Yulia Indah Pratiwi, Yulia Indah Yuniar Yuniar ~ Rispianda ~ Rispianda, ~