Philipus Keban
Departemen Administrasi, Fakultas Ilmu Sosial Dan Politik, Universitas Airlangga

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PEMBUATAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS TIK UNTUK PENGEMBANGAN E-LEARNING SISTEM BAGI GURU: STUDI PADA GURU-GURU SMP MUHAMMADIYAH 14 PACIRAN LAMONGAN Philipus Keban; Yayan Sakti Suryandaru; Nanang Haryono
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 5 No. 1 (2021): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20473/jlm.v5i1.2021.84-94

Abstract

Learning media is an important part of the distance learning process, especially in the midst of the Covid-19 pandemic. Online learning implemented in the midst of a pandemic demands innovation. The process of learning media innovation with the use of information technology is a big part of the progress of education. E-learning as a learning model in education provides a big role and function for the world of education. E-learning as a distance learning model in the education sector provides a big function and role for the world of education, especially since the Indonesian Government since March 2, 2020 (kompas.com) is facing the Covid-19 outbreak where all students at all levels are studying at home. Teachers at all levels of education as the spearhead of the implementation of education need to be empowered by providing knowledge and skills in making innovative learning media using technology. Community service that has been carried out aims to empower teachers in making technology-based learning media. This is based on the special problems faced by teacher partners (SMP Muhammadiyah 14 Paciran), the difficulty in making innovative learning media using technology. After empowerment through lectures on the importance of e-learning, followed by training on innovative learning media with movavi, and direct assistance and use of zoom, it was concluded that (a) teacher partners of SMP Muhammadiyah 14 Pondok Pesantren Karangasem Lamongan have increased knowledge (b) Teachers are capable converting PPT into visual learning media using Movavi software, (c) The teacher is able to take pictures, edit using Movavi on a smartphone. (d) At this stage the teachers are able to make learning media starting from planning by selecting important materials, taking pictures, editing learning media, to rendering so as to produce learning media that attracts students. abstrakMedia pembelajaran menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran jarak jauh terlebih ditengah pandemi covid-19. Pembelajaran daring yang diimplementasi ditengah pandemi menuntut inovasi. Proses inovasi media pembelajaran dengan penggunakaan teknologi informasi bagian besar untuk kemajuan Pendidikan. E-learning sebagai model pembelajaran dalam pendidikan memberikan peran dan fungsi yang besar bagi dunia pendidikan. E-learning sebagai model pembelajaran jarak jauh sektor pendidikan memberikan fungsi dan peran yang besar bagi dunia pendidikan lebih-lebih saat ini Pemerintah Indonesia sejak 2 Maret 2020 (kompas.com) menghadapi wabah covid-19 dimana semua siswa pada semua jenjang belajar dirumah. Guru pada semua jenjang pendidikan sebagai ujung tombak pada pelaksanaan Pendidikan perlu diberdayakan dengan memberi bekal pengetahuan, ketrampilan dalam membeuat media pembelajaran yang inovatif dengan pemanfaatan teknologi. Pengabdian masyarakat yang telah dilaksankaan bertujuan untuk pemberdayaan guru dalam membuat media pembelajaran berbasis teknologi. Hal tersebut didasari permasalahan khusus yang dihadapi mitra guru (SMP Muhammadiyah 14 Paciran) kesulitan dalam pembuatan media pembelajaran inovatif dengan penggunaan teknologi. Setelah dilaksankaan pemberdayaan melalui ceramah pentingnya pembelajaran e-learning, dilanjutkan dengan pelatihan inovasi pembaatan media pembelajaran dengan movavi, dan pendampingan baik melalui langsung dan penggunaan zoom disimpulkan (a)  mitra guru SMP Muhammadiyah 14 Pondok Pesantren Karangasem Lamongan  telah bertambah pengetahuannya (b) Guru mampu mengubah PPT menjadi media pembelajaran visual dengan menggunakan software movavi, (c) Guru mampu untuk pengambilan gambar, editing menggunakan movavi pada smartphone. (d) Pada tahap ini guru-guru mampu membuat media pembelajaran mulai dari perencanaan dengan memilih materi penting, pengambilan gambar, melaksanakan editing media pembelajaran, sampai rendering sehingga menghasilkan media pembelajaran menarik siswa.
E-LEARNING BAGI GURU-GURU DI MA NEGERI 1 GRESIK DAN SMA ASSA’ADAH GRESIK UNTUK MEWUJUDKAN KONSEP SEKOLAH BERBASIS TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMPUTER Philipus Keban; Taufik Taufik
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 1 No. 1 (2017): Jurnal Layanan Masyarakat
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (890.653 KB) | DOI: 10.20473/jlm.v1i1.2017.26-31

Abstract

Innovative e-learning learning is a new learning model in education in Indonesia which provides a great role and function for education. This is to answer the weaknesses and weaknesses of conventional education such as the limitations of space and time in the conventional education process. Information technology that has a standard Internet platform can be a solution to the problem because of the nature of the internet that allows everything connected, cheap, simple and open so that the internet can be used by anyone, anywhere, anytime, and free to use. The characteristics of information technology when applied to the world of education through e-learning is very positive because students can learn anywhere and anytime. Science and technology for the community proposed is the transfer of e-learning method based on information technology. Science and technology for this community based on special problems faced by the partner of SMA Assa’adah Bungah Gresik and MAN Bungah Gresik is the need to increase the human resources of teachers in the development of e-learning to realize the concept of school-based information and communication technology. This thinking departs from the demands of the development of traditional learning systems towards the utilization of information technology. Problem solving needs of partners is done with three strategies namely lecture information on the importance of e-learning learning; E-learning training for teachers and students and e-learning facilitation for teachers and students. AbstrakInovasi pembelajaran e-learning merupakan model pembelajaran baru di Indonesia dalam pendidikan dimana memberikan peran dan fungsi yang besar bagi dunia pendidikan. Hal ini untuk menjawab kekurangan dan kelemahan pendidikan konvensional (pendidikan pada umumnya) diantaranya adalah keterbatasan ruang dan waktu dalam proses pendidikan konvensional. Teknologi informasi yang mempunyai standar platform internet bisa menjadi solusi permasalahan tersebut karena sifat dari internet yaitu memungkinkan segala sesuatu saling terhubung, murah, sederhana dan terbuka sehingga internet bisa digunakan oleh siapa saja (everyone), dimana saja (everywhere), kapan saja (everytime) dan bebas digunakan (available to every one). Karakteristik ICT apabila diterapkan pada dunia pendidikan melalui e-learning sangat positif karena siswa dapat belajar dimana saja dan kapan saja. IbM yang diajukan adalah transfer metode e-learning berbasis ICT. IbM ini didasari permasalahan khusus yang dihadapi mitra (SMA Assa’adah Bungah Gresik dan MAN Bungah Gresik) adalah perlunya peningkatan SDM Guru dalam pengembangan e-learning untuk mewujudkan konsep sekolah berbasis teknologi informasi dan komunikasi. Pemikiran ini berangkat dari tuntutan pengembangan sistem pembelajaran tradisional menuju pemanfaatan ICT. Penyelesaian masalah kebutuhan mitra dilakukan dengan tiga strategi yaitu ceramah informasi pentingnya pembelajaran e-learning; Pelatihan e-learning untuk guru dan siswa dan pendampingan e-learning untuk guru dan siswa.