Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

COMMUNITY SKILL BUILDING TERHADAP KECENDERUNGAN MENIKAH DINI PADA REMAJA Novi Enis Rosuliana; Robiatul Adawiyah; Dina Fithriana
coba Vol 9 No 1 (2020): Nopember 2020
Publisher : Akademi Keperawatan Dharma Husada Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32831/jik.v9i1.305

Abstract

Pernikahan usia dini masih banyak dijumpai di negara berkembang salah satunya Indonesia. Masyarakat sebagaian besar belum menyadari akan bahaya kehamilan atau melahirkan pada ibu yang menikah pada usia kurang dari 20 tahun. Tinjauan program secara intensif dalam upaya memberdayakan anak perempuan bisa efektif dalam mencegah pernikahan anak lebih cepat. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dampak Community Skill Building terhadap kecenderungan menikah dini pada remaja putri di Pulau Lombok Nusa Tenggara Barat. Desain penelitian yang digunakan adalah kuasi eksperimen dengan pre test post test with control group design. Sampel dalam penelitian ini adalah remaja putri yang terdiri atas kelompok kontrol dan intervensi. Istrumen dalam penelitian ini adalah kuesioner kecenderungan menikah dini yang terdiri atas 47 item pernyataan. Analisa data dalam penelitian ini menggunakan uji Mann Whitney U Test dan uji Wilcoxon Signed Ranks Test. Hasil uji analisa Mann Whitney U Test dengan nilai Asymp. Sig. (2-tailed) 0.024 < nilai α 0,05, menunjukkan bahwa terdapat pengaruh pemberian community skill building pada remaja terhadap kecenderungan menikah dini. Kesimpulan dalam penelitian ini menunjukkan bahwa dengan pemberian community skill building dapat menurunkan kecenderungan menikah dini pada remaja putri. Rekomendasi penelitian adalah terlaksananya program pembinaan pada remaja putri khususnya tentang dampak dari menikah dini. Kata Kunci: Community Skill Building; Menikah dini; remaja putri
A COMPARISON ON THE EFFECTIVENESS OF YOGA AND AROMATHERAPY MASSAGE USING LAVENDER TO DECREASE BLOOD PRESSURE IN ELDERLY Hadi Kusuma Atmaja; Dina Fithriana
Jurnal Kesehatan Prima Vol 11, No 2 (2017): Jurnal Kesehatan Prima
Publisher : poltekkes kemenkes mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (0.272 KB) | DOI: 10.32807/jkp.v11i2.1

Abstract

Abstract: The more a person’s age will affect the physical change. It may cause a change of cardiovascular system. One of ailments caused by cardiovascular change is hypertension. It is a leading cause of death in the world. One of the hypertension management is Yoga that can cause vasodilation of blood vessels and blood flow thus it can lower blood pressure. The purpose in the study was to identify the effectiveness of Yoga gymnastics compared by Aromatherapy massage using Lavender to decrease blood pressure in Nursing Home of Tresna Werda Puspakarma Mataram. The research used pre-experimental design namely two group pretest-posttest designs with sampling technique was purposive sampling. The sample was 20 respondents in each group that in accordance with criteria which have been set. The instrument was observation guideline and data analysis employed t-test. The result of statistical test on 9 respondents in each treatment group indicated there was a significant change of respondents’ blood pressure who were given either Yoga exercises or Aromatherapy massage using Lavender with t-count was higher than t-table (2.26), whereas Aromatherapy massage (t-count = 7.30) was more effective than Yoga activity (t-count = 4.296) to decrease blood pressure in Elderly. It can be concluded that Aromatherapy massage using Lavender is more effective than Yoga activity in decreasing Elderly’s blood pressure in Nursing House of Tresna Werda Puspakarma Mataram. This research is expected to be applied as one of therapy to figure out the increasing of blood pressure especially in Elderly.
PENGARUH BUDAYA SASAK DAN PENGETAHUAN IBU DENGAN STATUS GIZI IBU HAMIL DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS LABUAPI LOMBOK BARAT Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 5, No 1 (2019)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v5i1.132

Abstract

Kasus gizi saat ini menjadi masalah yang menjadi perhatian indonesia. Gizi kurang dan buruk merupakan masalah yang dapat menimbulkan the lost generation. Kualitas bangsa dimasa depan akan sangat dipengaruhi keadaan atau status gizi pada saat ini, terutama pada balita dan ibu. Akibat gizi buruk dan gizi kurang bagi seseorang mempengaruhi kualitas kehidupan kelak (DepKes, 2009). Metode : Rencana penelitian yang digunakan yaitu cross sectional dengan cara pengambilan data yang dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Populasinya adalah semua ibu hamil trimester II dan III di wilayah Kerja Puskesmas Parampuan Labuapi Lombok Barat. Jenis sampel dalam penelitian ini adalah Nonprobability Sampling dengan menggunakan tekhnik pengambilan sampel yaitu Quota Sampling sebanyak 30 responden. Analisa data dalam penelitian ini yaitu menggunakan uji Chi Square. Hasil Penelitian : Hasil penelitian ini adalah Tidak ada pengaruh budaya Sasak dengan status gizi ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Parampuan Labuapi dibuktikan dengan hasil uji statistik Chi Square dengan menggunakan program SPSS versi 20,0 didapatkan hasil p.value sebesar 0.523 dengan taraf signifikans α α. Tidak ada pengaruh pengetahuan ibu dengan status gizi ibu hamil di wilayah Kerja Puskesmas Parampuan Labuapi dibuktikan dengan hasil uji Chi Square yang dilakukan didapatkan nilai p=0.427 dan taraf kesalahan 0,05. p.value < α. Kesimpulan : Kesimpulan dari penelitian ini adalah diharapkan kepada ibu hamil untuk meningkat asupan nutrisi supaya status gizinya lebih baik dan terpenuhi untuk mencapai kesehatan yang optimal.
Perbandingan Pemberian Terapi Relaksasi Autogenik Dan Aroma Terapi Terhadap Penurunan Tingkat Nyeri Haid (Dismenore) Pada Siswi Di Mts Nw Samawa Sumbawa Besar Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 2, No 2 (2016)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v2i2.28

Abstract

Nyeri saat haid menyebabkan ketidaknyamanan dalam aktivitas fisik sehari-hari. Rata-rata lebih dari 50% perempuan di setiap negara mengalami nyeri menstruasi. Sementara di Indonesia angkanya diperkirakan 55% perempuan usia produktif yang tersiksa oleh nyeri selama menstruasi. Dari hasil studi lapangan, di MTs NW Samawa Sumbawa Besar didapatkan cukup banyak siswi yang mengalami nyeri haid dengan skala nyeri bervariasi dan menggunkan obat penghilang nyeri seperti asam mefenamat untuk mengatasi nyeri haidnya. Metode dan teknik yang dapat dilakukan dalam upaya untuk mengatasi nyeri secara non-farmakologis antara lain, distraksi,aroma terapi, teknik relaksasi, dan hipnotis. Teknik relaksasi banyak jenisnya, salah satunya adalah relaksasi autogenik. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisa perbandingan pemberian aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan tingkat nyeri haid (dismenore).Dari 69 siswi didapatkan sampel sebanyak 30 orang dengan menggunakan  teknik accidental sampling. Dengan desain praeksperimental pre-pos test design two group dan instrument penelitian berupa lembar wawancara dan observasi data kemudian dianalisa menggunakan uji t-test dengan  SPSS versi 20.Berdasarkan hasil analisis menggunakan uji t-test didapatkan nilai signifikan < a  (0,00 < 0,05) untuk terapi relaksasi autogenik dan (0,046 < 0,05) untuk pemberian aroma terapi. Hal ini menunjukkan bahwa terapi relaksasi autogenic mempunyai pengaruh yang lebih kuat terhadap penurunan nyeri haid bila dibandingkan dengan pemberian aroma terapi pada reamaja putri di MTs NW Samawa Sumbawa Besar.Penelitian ini dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh terapi aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik terhadap penurunan nyeri haid (dismenore) pada remaja putri di MTs NW Samawa Sumbawa Besar. Penelitian ini diharapkan bagi responden agar tetap menerapkan aroma terapi dan terapi relaksasi autogenik ini sebagai upaya dalam mengatasi nyeri saat menstruasi.
PENGARUH PEMBERIAN REBUSAN AIR SELEDRI TERHADAP HIPERTENSI PADA LANSIA DI BSLU MANDALIKA MATARAM Nia Firdianti Dwiatmojo; Alwan Wijaya; Arif Munandar; Ni Nyoman Santi Tri Ulandari; Dina Fithriana
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 6, No 2 (2022): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v6i2.3047

Abstract

Proses menua dipengaruhi oleh fenomena data hipertensi yang kompleks dan multidimensial dimana tingkat kecepatannya berbeda pada setiap individu. Usia yang semakin bertambah dapat menyebabkan kemunduran beberapa fungsi fisik maupun psikologis yang dialami lansia akibat proses menua (aging process) termasuk dapat menyebabkan masalah kesehatan pada lansia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh pemberian air seledri terhadap hipertensi pada lansia di balai sosial lanjut usia Mandalika Mataram.Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Pre Test-Post Test With Control Design. Sampel yang digunakan dalam penelitian adalah lansia yang berada di BSLU Mandalika Mataram yang berjumlah 36 yang dibagi menjadi kelompok kontrol 18 orang dan perlakuan 18 orang. Tehnik pengambilan sampel yang digunakan Purposive sampling. Instrumen pada penelitian ini adalah Lembar orsevasi Pengukuran Tekanan Darah Spygmomanometer air raksa, stetoskop. Analisa data menggunakan uji wilcoxon dan mann whitney.Hasil penelitian menunjukan bahwa hipertensi pada responden sebelum pemberian rebusan air seledri 18 orang yang hipertensi sedang 10 responden dan 8 responden hipertensi ringan, sesudah pemberian rebusan air seledri sebanyak 16 responden mengalami hipertensi ringan dan 2 responden hipertensi Sedang, dari uji analisa di dapatkan nilai p value 0.000 dengan taraf signifikan 0.05 maka p value < α sehingga H0 di tolak dan Ha di terima.Kesimpulan dalam penelitian ini adalah di dapatkan ada pengaruh pemberian rebusan air seledri terhadap hipertensi pada lansia. Maka dari itu diharapkan dapat memberilan rebusan air seledri pada lansia untuk mengotrol hipertensi pada lansia.
Relaksasi Otot Progresif Kombinasi Terapi Musik Klasik Terhadap Perubahan Tingkat Depresi Lansia. Ni Made Sumartyawati; Erwin Made Septiana; Dina Fithriana
Jurnal PRIMA Vol 7, No 1 (2021)
Publisher : STIKES Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47506/jpri.v7i1.215

Abstract

Pendahuluan: Depresi merupakan gangguan emosional dimana salah satu kelompok yang sering mengalami depresi adalah lansia. 6 dari 10 lanjut usia di BSLU Mandalika Mataram mengatakan bahwa sering merasakan kesepian, kurang dapat melaksanakan peran yang diinginkan.Tujuan: Penelitian ini untuk melihat pengaruh pemberian relaksasi otot progresif kombinasi terapi music klasik terhadap perubahan tingkat depresi.Metode: Merupakan penelitian Pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-postest Design. Populasi penelitian adalah semua lansia yang tinggal di BSLU Mandalika Mataram sebanyak 82 lansia. Sampel ditentukan dengan purposive sampling berdasarkan kriteria yang ditetapkan dan mendapatkan sebanyak 27 sampel. Data depresi pada lansia dikumpulkan menggunakan Geriatric Depresion Scale-15, sedangkan untuk melihat pengaruh pemberian perlakuan digunakan uji Wilcoxon Signed Ranks Test.Hasil: Sebelum diberikan perlakuan depresi lansia berada pada kategori ringan sebanyak 18 lansia. (66,7%), depresi sedang 9 lansia (33,3%), dan normal 0 responden. Setelah diberikan perlakuan sebagian besar berada pada katerogi normal sebanyak 11 lansia (40,7%), depresi ringan 10 lansia (37,1%) dan depresi sedang 6 lansia (22,2%). Nilai sig (2-tailed) = 0.000 dan α = 0.05 maka nilai sig (2-tailed) < α sehingga Ha diterima dan H0 ditolak.Kesimpulan: Hasil penelitian menunjukan ada pengaruh relaksasi otot progresif kombinasi terapi musik klasik terhadap perubahan tingkat depresi pada lanjut usia di BSLU Mandalika Mataram.