Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Solution Estimation of Logistic Growth Model with Ensemble Kalman Filter Method Fitriani, Vianda Nuning; Purnomo, Kosala Dwidja
Jurnal ILMU DASAR Vol 14 No 2 (2013)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1199.64 KB) | DOI: 10.19184/jid.v14i2.514

Abstract

Ensemble Kalman Filter (EnKF) can be applied for linear or nonlinear models. This paper is aimed to estimate the logistic growth of population models using EnKF. The estimation will be compared with the analytical solution. We assume that we can find the analytical solution of the models. The models is in the specific form i.e comparison between the population growth rate and the amount of population is in the parabolic form. The good estimation will be attained by choosing 100 as size of ensembles in EnKF. The result of estimation really so closed to the analytical solution. Keywords : Analytical solution, EnKF, ensemble
Aplikasi Dimensi Fraktal pada BidangBiosains Ratri, Arum Andary; Purnomo, Kosala Dwidja; Riwansia, Rafi’ulfath R
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan fraktal yang sangat dinamis disebabkan oleh kegunaan dari fraktal sendiri yang bisa diterapkan ke banyak lintas bidang, diantaranya adalah biosains. Permasalahan dalam bidang biosains diantaranya adalah analisis pola curah hujan di suatu tempat yang fluktuasinya relatif tinggi dan cara mengidentifikasi seseorang menggunakan telapak tangan. Artikel ini mencoba memberikan gambaran terhadap penggunaan dimensi fraktal dalam bidang biosains. Metode yang digunakan antara lain metode eksponen hurst dan metode box counting.
PEMBANGKITAN SEGITIGA SIERPINSKI DENGAN TRANSFORMASI AFFINE BERBASIS BEBERAPA BENDA GEOMETRIS PURNOMO, KOSALA DWIDJA
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Segitiga Sierpinski dapat dikategorikan sebagai fraktal linier dan mempunyai sifat self-similarity, yaitu dalam hal ini identik sampai pada iterasi tak-hingga. Pembangkitan segitiga Sierpinski dapat dilakukan dengan memanfaatkan transformasi affine pada suatu segitiga. Dalam artikel ini segitiga Sierpinski akan dibangkitkan melalui dilasi dan translasi terhadap benda berbasis segitiga atau benda geometris lainnya. Ada dua algoritma yang akan digunakan. Pertama, algoritma yang bertujuan membangkitkan segitiga berwarna yang ditempatkan pada segitiga kosong. Segitiga Sierpinski yang didapatkan pada suatu iterasi didilasi menjadi setengahnya dan ditempatkan pada satu titik sudut. Hasil dilasi ini ditranslasikan ke kedua titik sudut lainnya sehingga membentuk segitiga Sierpinski pada iterasi berikutnya. Kedua, algoritma yang membangkitkan segitiga kosong dan ditempatkan pada segitiga berwarna. Setiap segitiga kosong pada iterasi berikutnya akan diduplikasi menjadi satu segitiga kosong dari dilasi setengahnya dan dua segitiga kosong yang diperoleh dari translasi hasil dilasi tersebut. Proses seperti ini dilanjutkan pada iterasi berikutnya dan diberlakukan pada semua segitiga kosong yang terbentuk.
PERBANDINGAN SOLUSI MODEL GERAK ROKET DENGAN METODE RUNGE-KUTTA DAN ADAM-BASHFORD KUSBUDIONO, KUSBUDIONO; Purnomo, Kosala Dwidja; AFANDI, NURIL
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Roket merupakan sebuah pesawat sejenis sistem propulsi yang membawa bahan bakar sendiri dan oksigennya dengan memiliki kecepatan yang tinggi. Pada saat terbang di udara, roket banyak mengalami gaya hambat yang disebabkan oleh angin yang terjadi pada bagian sirip dan sayap roket. Selain gaya hambat tersebut, gaya gravitasi juga menghambat gerakan roket untuk mencapai jarak horisontal, ketinggian, dan kecepatan tertentu. Tujuan pertama dari penelitian ini adalah menyelesaikan solusi numerik dengan metode Runge-Kutta orde empat dan Adam-bashford. Tujuan kedua dari penelitian ini adalah membandingkan hasil penyelesaian model gerak roket menggunakan metode Runge-Kutta orde empat dan Adam-bashford. Tujuan ketiga dari penelitian ini adalah menganalisis profil model gerak roket yang diselesaikan dengan metode Runge-Kutta orde empat dan Adam-bashford. Hasil analisis simulasi menunjukkan bahwa metode Runge-Kutta orde empat dan Adam-bashford sama-sama metode yang baik untuk menyelesaikan model gerak roket yang dilihat dari hasil perhitungan yang telah dilakukan. Tetapi dari segi waktu komputasi, metode Runge-Kutta orde empat lebih cepat dari metode Adam-bashford.
PENENTUAN HARGA OPSI PADA MODEL BLACK-SCHOLES MENGGUNAKAN METODE BEDA HINGGA DUFORT-FRANKEL Siswanto, Hadi; Purnomo, Kosala Dwidja; Kusbudiono, Kusbudiono
Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik Vol 1, No 1 (2014): Prosiding Seminar Nasional Matematika 2014
Publisher : Prosiding Seminar Matematika dan Pendidikan Matematik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Opsi merupakan suatu kontrak yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk menjual atau membeli suatu asset keuangan dengan harga tertentu (hargaeksekusi) dan dalam jangka waktu tertentu. Opsi berdasarkan hak pemegangnya dibagi menjad iopsi beli (call option) dan opsi jual (put option). Sedangkan berdasarkan waktu pelaksanaannya terdiri dari opsi tipe Eropa dan opsi tipe Amerika. Pada opsi tipe Eropa pelaksanaan transaksi asset keuangan hanya pada saat waktu jatuh tempo, sedangkan pada opsi tipe Amerika waktu pelaksanaannya sebelum atau saat waktu jatuh tempo. Pemegang opsi tidak dapat menggunakan kontrak opsi setelah waktu jatuh tempo habis. Salah satu cara untuk mencari harga opsi tipeE ropa yaitu dengan menggunakan model Black-Scholes, dimana bentuk model Black-Scholes berupa persamaan diferensial parsial. Selanjutnya, solusi numerik persamaan Black-Scholes dicari dengan menggunakan metode beda hingga Dufort-Frankel. Model Black-Scholes memiliki bentuk solusi analitik sehingga dapat dicari nilai error dari solusi numerik.
Kajian Pembentukan Segitiga Sierpinski Pada Masalah Chaos Game dengan Memanfaatkan Transformasi Affine Purnomo, Kosala Dwidja; Armana, Rere Figurani; Kusno, ,
Jurnal Matematika Vol 6 No 2 (2016)
Publisher : Mathematics Department, Faculty of Mathematics and Natural Sciences, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/JMAT.2016.v06.i02.p71

Abstract

The collection of midpoints in chaos game at early iteration looked like a shapeless or chaos. However, at the thousands of iterations the collection will converge to the Sierpinski triangle pattern. In this article Sierpinski triangle pattern will be discussed by the midpoint formula and affine transformation, that is dilation operation. The starting point taken is not bounded within the equilateral triangle, but also outside of it. This study shows that midpoints plotted always converge at one of vertices of the triangle. The sequence of collection midpoints is on the line segments that form Sierpinski triangle, will always lie on the line segments at any next iteration. Meanwhile, a midpoint that is not on the line segments, in particular iteration will be possible on the line segments that form Sierpinski triangle. In the next iteration these midpoints will always be on the line segment that form Sierpinski triangle. So, the collection of midpoints at thousands of iteration will form Sierpinski triangle pattern.
Kajian Fraktal k-Fibonacci Word Menggunakan Natural Drawing Rule Prastiwi, Ulfi Mega; Purnomo, Kosala Dwidja; Ubaidillah, Firdaus
BERKALA SAINSTEK Vol 6 No 2 (2018)
Publisher : Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/bst.v6i2.9225

Abstract

Fraktal k-Fibonacci Word dapat dibentuk dari suatu barisan khusus dari bilangan biner {0,1}. Barisan ini didefinisikan k secara rekursif sebagai, f =0 , f =0k−1 1 , f untuk n≥2 d a n k≥1 . Pembangkitan k ,0 k ,1 k ,n = f k ,n−1 f k , n−2 fraktal k-Fibonacci word dapat dilakukan dengan cara memodifikasi barisan baru yaitu menggunakan barisan Dense Fibonacci Word untuk menghasilkan kurva fraktal dengan menggunakan tiga digit {0,1,2}, kemudian untuk membangkitkan kurva fraktalnya menggunakan aturan garis sederhana yang disebut natural drawing rule. Tujuan dari penelitian ini adalah bagaimana cara menerapkan natural drawing rule untuk membangkitkan kurva fraktal k-Fibonacci Word dan mengetahui perubahan bentuk kurva generalisasi k genap dan k ganjil. Karakteristik yang diperoleh untuk barisan Dense Fibonacci word generalisasi k ganjil dan k genap berbeda untuk generalisasi k ganjil mempunyai kesamaan kurva F sedangkan untuk k−2 , n generalisasi k genap mempunyai kesamaan kurva yaitu F . k−4 , n Kata Kunci: fraktal k-Fibonacci Word, barisan Dense Fibonacci Word, natural drawing rule
Modification of Chaos Game with Rotation Variation on a Square Purnomo, Kosala Dwidja; Larasati, Indry; Agustin, Ika Hesti; Ubaidillah, Firdaus
CAUCHY Vol 6, No 1 (2019): CAUCHY: Jurnal Matematika Murni dan Aplikasi
Publisher : Mathematics Department, Maulana Malik Ibrahim State Islamic University of Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/ca.v6i1.6936

Abstract

Chaos game is a game of drawing a number of points in a geometric shape using certain rules that are repeated iteratively. Using those rules, a number of points generated and form some pattern. The original chaos game that apply to three vertices yields Sierpinski triangle pattern. Chaos game can be modified by varying a number of rules, such as compression ratio, vertices location, rotation, and many others. In previous studies, modification of chaos games rules have been made on triangles, pentagons, and -facets. Modifications also made in the rule of random or non-random, vertex choosing, and so forth. In this paper we will discuss the chaos game of quadrilateral that are rotated by using an affine transformation with a predetermined compression ratio. Affine transformation is a transformation that uses a matrix to calculate the position of a new object. The compression ratio r used here is 2. It means that the distance of the formation point is  of the fulcrum, that is  = 1/2. Variations of rotation on a square or a quadrilateral in chaos game are done by using several modifications to random and non-random rules with positive and negative angle variations. Finally, results of the formation points in chaos game will be analyzed whether they form a fractal object or not.
PENDETEKSIAN CITRA DAUN TANAMAN MENGGUNAKAN METODE BOX COUNTING Juwitarty, Novita Anggraini; Purnomo, Kosala Dwidja; Santoso, Kiswara Agung
Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika Vol 20 No 1 (2020): Majalah Ilmiah Matematika dan Statistika
Publisher : Jurusan Matematika FMIPA Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/mims.v20i1.17221

Abstract

Different types of plants make identification difficult. Therefore, we need a system that can identify the similarity of the leaves based on a reference leaf. Extraction can be done by taking one part of the plant and the most easily obtained part is the leaf part. Natural objects such as leaves have irregular shapes and are difficult to measure, but this can be overcome by using fractal dimensions. In this research, image detection of plant leaves will be carried out using the box counting method. The box counting method is a method of calculating fractal dimensions by dividing images into small boxes in various sizes. Image detection using fractal dimension values, we know which leaves the match with the reference. In this study,10 species of leave were tested, with each species 10 samples of plant leaves. Image testing of plant leaves uses a variety of r box size, namely 1/2 ,1/4 , 1/8 , 1/16 ,1/32 , 1/64 , 128which obtain an average match accuracy of 44%. Keywords: Box Counting, Fractal dimension
Estimation of Plankton Population Using Ensemble Kalman Filter Purnomo, Kosala Dwidja
Jurnal ILMU DASAR Vol 9 No 1 (2008)
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.994 KB)

Abstract

The objective of this paper is to simulate how the Ensemble Kalman Filter (EnKF) works to estimate plankton in the one-dimensional three components ecosystem model. The analysis has been done separately between nutrition component and plankton component. The simulation demonstrated that the EnKF with 100 ensembles has as good estimation as with 1000 ensembles. It will also be ilustrated that the increasing of ensemble size in EnKF can decrease the norm of error covariance of plankton component.