Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MOTIVASI IBU MENGIKUTI SENAM HAMIL DI RUMAH BERSALIN CUMA-CUMA MAKASSAR admin LP2M; Sitti Hadriyanti Hamang
Jurnal Berita Kesehatan Vol 14 No 1 (2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Gunung Sari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (546.148 KB) | DOI: 10.58294/jbk.v14i1.45

Abstract

Senam hamil bertujuan mempersiapkan dan melatih otot-otot sehingga dapat berfungsi secara optimal dalam persalinan normal. Senam hamil yang dilakukan secara teratur dan intensif, dapat menjaga kesehatan tubuh dan janin yang dikandung secara optimal. Berdasarkan Data rekam medik bulan Januari-Maret 2014  Rumah Bersalin Cuma-Cuma (RBC) Makassar diperoleh data bahwa jumlah kunjungan ANC sebanyak 52 orang, Trimester I: 6 orang, Trimester II: 22 orang dan Trimester III: 24 orang dengan presentase ibu trimester II dan III yang mengikuti  senam hamil 16 orang atau hanya mencapai 34 %.Jenis penelitian yang dilakukan adalah Deskriptif dan analitik, peneliti melakukan pengukuran variable independen dan dependen, kemudian akan menganalisa data untuk mencari pengaruh antara variable. Penelitian ini menggunakan Cross sectional untuk melihat Faktor- factor yang mempengaruhi motivasi ibu mengikuti senam hamil di Rumah Bersalin Cuma-Cuma Makassar.Hasil penelitian pada 39 responden terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga dengan motivasi ibu mengikuti senam hamil, dan tidak ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan motivasi ibu mengikuti senam hamil. Dimana pada indikator tingkat pengtahuan  p<α 0,000<0,05 serta dukungan keluarga  p<α 0,000<0,05 serta paritas  p>α 0,431>0,05 secara statistik untuk tingkat pengetahuan dan dukungan keluarga artinya ada hubungan dengan motivasi ibu mengikuti senam hamil sedangkan untuk paritas tidak ada hubungan dengan motivasiibu mengikuti senam hamil.Sehingga diharapkan peran tenaga kesehatan khususnya bidan dapat memberikan informasi kepada ibu hamil dan keluarga tentang senam hamil yang aman dilakukan oleh ibu sehingga ibu memahami manfaat senam hamil dan termotivasi untuk mengikuti senam hamil  
Penyuluhan Persiapan ASI Ekslusif pada Ibu Hamil Di Desa Bori Kamase Kecamatan Maros Baru Kabupaten Maros Sitti Nurana; Sitti Hadriyanti Hamang
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 02 (2021): May
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.319 KB) | DOI: 10.53690/ipm.v1i01.37

Abstract

Lactation Preparation In pregnancy is an effective activity to increase exclusive breast milk coverage and early breastfeeding initiation (IMD). Participants are prioritized pregnant women as well as posyandu cadre mothers. The success of exclusive breastfeeding depends heavily on lactation preparation during pregnancy, often found in the field, the fundamental reasons mothers do not give breast milk to their babies are, (1) Breast milk has not come out on the first day, so given Formula Milk while waiting for mother's breast milk, (2) Breast milk is still a little, and (3) Nipples sink. Some of the above reasons can be anticipated in pregnancy at the age of aterm pregnancy, namely by explaining to the mother about the lactation process, the baby's need for breast milk in the early stages of birth and breast care at the age of aterm pregnancy, as well as the provision of knowledge about balanced nutrition that can be consumed during pregnancy to help increase the production of breast milk in the nifas / or lactation period, However, this group is open to others who have similar interests, such as husbands, or families who will support and accompany the mother during pregnancy until the process of breastfeeding later. Through the extension of lactation preparation given, it is expected that pregnant women can prepare the lactation process since pregnancy as an effort to successfully breastfeed exclusively.
PENINGKATAN STATUS KESEHATAN ANAK MELALUI LOMBA BALITA SEHAT Nurhayati Nurhayati; Nurul Husnah; Sitti Hadriyanti Hamang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4, No 2 (2021): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v4i2.687-690

Abstract

Masa Balita merupakan masa paling menentukan dalam perkembangan manusia yang dapat diandalkan, karena Masa Balita merupakan masa paling kritis terutama dari segi aspek tumbuh kembang. Pemberian simulasi pada anak 3 tahun pertama sangat penting bagi kehidupan anak karena merupakan masa dimana otak merupakan organ yang sangat cepat tumbuh dan berkembang. Kegiatan yang dilaksanakan sesuai dengan tujuan dan rencana, kegiatan ini mendapat respon yang baik dan antusias yang tinggi dari para orang tua, balita dan pemerintah daerah dalam lomba balita sehat sebagai upaya peningkatan derajat kesehatan anak. Hasil lomba balita sehat menunjukkan rata-rata anak tumbuh dan berkembang dalam kondisi baik serta tumbuh dan berkembang sesuai usianya Kegiatan lomba balita sehat di Desa Borikamase Kabupaten Maros dilaksanakan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran ibu balita. tentang pentingnya pemantauan tumbuh kembang balita, memotivasi ibu balita dalam meningkatkan status gizi balita.  
Pelaksanaan dan Pendampingan Senam Hamil sebagai Upaya dalam Mempersiapkan Persalinan yang Aman dan Sehat di Desa Bori Kamase, Maros Linda Hardianti Saputri; Nurhayati Nurhayati; Sitti Hadriyanti Hamang
Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat Vol 6 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Mathla'ul Anwar Banten

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30653/002.202161.742

Abstract

IMPLEMENTATION AND ASSISTANCE OF PREGNANCY AS A PREPARATION FOR SAFE AND HEALTHY LABOR IN BORIKAMASE VILLAGE, MAROS. Midwives are recognized as responsible and accountable professionals who work as partners for women to provide support, care and advice during pregnancy. Care that includes prevention, promotion of normal delivery, detection of complications in mother and child and access to medical assistance or other appropriate assistance. Pregnant exercise during pregnancy can increase birth weight and reduce the incidence of preterm and delivery complications. One of the interventions that can be done is physical exercise, because it has a positive effect on the fetus, pregnancy, birth weight and maternal health and reduces labor complications such as prolonged labor and reduces pain levels. One of the physical exercises that can be done during pregnancy is pregnancy exercise. Through the pregnancy exercise training provided, it is hoped that pregnant women can independently practice the practice of pregnancy exercises at home regularly as an effort to prepare for a safe and healthy delivery so as to prevent possible complications that can arise during the labor process. This activity was carried out in Putu Lekoala, Borikamase Village, Maros Baru Subdistrict with the Lecture Method, discussion and direct mentoring for Pregnant Exercise Practices. The results of this activity show the enthusiasm of pregnant women to participate in this activity and practice the pregnancy exercise movements that are taught where pregnant women can re-practice the movements that have been obtained properly and correctly and the enthusiasm of pregnant women is seen in this pregnancy exercise.
PEMBERDAYAAN KESEHATAN REMAJA KARANG TARUNA DESA KAPITA MELALUI PELATIHAN PIJAT ENDORPHINE ATASI DISMENORHEA REMAJA DI DESA KAPITA KEC. BANGKALA KAB. JENEPONTO Nia Karuniawati; Sitti Hadriyanti Hamang; Nurhayati Nurhayati
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 4 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i4.1229-1233

Abstract

Salah satu tanda keremajaan wanita secara biologis dimulianya remaja mengalami menstruasi. Menstruasi dimulai saat pubertas dan kemampuan seorang wanita untuk mengandug anak atu masa reproduksi. Ketika menstruasi tiba, ada kalanya terdapat kelainan atau gangguan yang ada hubungannya dengan menstruasi diantaranya premenstrual tension ( ketegangan sebelum haid), mastodinia, mittelschmerz (rasa nyeri saat ovulasi) dan dismenorhea yaitu rasa yang nyeri pada saat menstruasi. Dismenorhea merupakan gangguan menstruasi yang sering dialami oleh remaja putri yang ditandai dengan nyeri perut bagian bawah dan dapat disertai dengan gejala lain. Sebahagian besar besar nyeri haid terjadi saat usia remaja dan dapat menimbulkan dampak konflik emosional, ketegangan dan kegelisahan. Akibat dismenore mereka bahkan tidak dapat pergi kesekolah, aktivitas belajar dalam pembelajaran terganggu, konsentrasi menjadi menurun bahkan tidak ada dalam pembelajaran terganggu, konsentrasi menjadi menurun bahkan tidak ada sehingga materi yang diberikan selama pembelajaran yang berlangsung tidak bisa ditangkap oleh remaja yang sedang mengalami dismenorea. Salah satu cara untuk mengatasi dismenorea yaitu dengan manajemen sentuhan yaitu pijat endorphine. Pijat endorphine merupakan sebuah terapi pijatan ringan yang cukup penting diberikan pada wanita yang mengalami nyeri. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu untuk pemberdayaan Kesehatan Remaja Putri Karang Taruna Desa Kapita melalui Pijat Endorphine.Melalui pemberdayaan Kesehatan Remaja Putri Karang Taruna  maka sangat menjadi peluang besar sebagai pusat informasi remaja putri di Desa Kapita sehingga manfaatnya lebih dekat karena informasi bisa mereka dapat langsung melalui peran para remaja yang terlibat dalam Karang Taruna.
Peningkatan Pemahaman Pasangan Usia Subur Melalui Penyuluhan Keluarga Berencana: Peningkatan Pemahaman Pasangan Usia Subur Melalui Penyuluhan Keluarga Berencana Andi Masnilawati; Nia Karuniawati; Sitti Hadriyanti Hamang
Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2022): Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Ahmad Mansyur Nasirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (662.905 KB) | DOI: 10.53770/amjpm.v1i2.69

Abstract

The use of contraceptives, if not supported by good and consistent family planning knowledge, will have a negative impact on unwanted pregnancies which can eventually lead to abortion. Therefore, it is necessary to have a strong and consistent understanding of contraceptive methods in the selection and use of contraception. Long-term contraceptive methods have proven to be the most effective in reducing pregnancy rates. However, until now long-term contraceptive methods are still not an option for most couples of childbearing age in Indonesia. According to data from Taeng Village, Gantarang Village, where family planning was developed in 2021, the number of registered couples of childbearing age was 378 active family planning with details of 7.93% injections, 2.38% pills, 1.32% IUD/IUD and implants. . 2.11%. Data shows that the use of long-term contraceptive methods is lower than short-term contraceptive methods, while long-term contraceptive methods are more effective than short-term contraceptive methods. The purpose of this community service is to increase the knowledge and understanding of couples of childbearing age about birth control through socialization and increasing types of contraceptives and their long-term use in Taeng Village, Kec. Pallangga, kab. Gowa. The method used in this service is the delivery of material about types of contraception and long-term contraceptive methods in the form of lectures, discussions and answers using powerpoints and leaflets for married couples as many as 14 people. The resulting coverage is an increase in community knowledge in Taeng Village with good knowledge (86%), sufficient (14%) and no more lack of knowledge about contraception. With the implementation of education through socialization and family planning counseling to enrich human life in Taeng Village, District. Pallangga, Gowa Regency, can increase the use of contraceptives in the community by introducing the mother's age, the number of children desired, and the mother's main health condition during the COVID-19 pandemic.
Faktor-Faktor yang Berpengaruh pada Gangguan Pemenuhan Istirahat Tidur Ibu Nifas Sitti Hadriyanti Hamang; Nurhayati Nurhayati
Proceedings Series on Health & Medical Sciences Vol. 4 (2023): Proceedings of the Midwifery Conference on Collaborative Maternity Care (DYNAMIC)
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pshms.v4i.566

Abstract

Istirahat yang cukup bagi ibu yang baru melahirkan salah satu masalah yang penting untuk diperhatikan walaupun tidak mudah untuk mencapainya, Dari hasil Survei Demografi dan kesehatan indonesia (SDKI) menyebutkan bahwa sekitar 460/100.000 kelahiran hidup terdapat ibu yang mengalami gangguan istirahat tidur (Depkes RI, 2007). Penelitian ini dilaksanakan dengan tujuan diketahuinya faktor yang berhubungan dengan gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah Makassar 2015. Jenis penelitian ini adalah penelitian non experiment dengan menggunakan desain survei analitik dengan pendekatan cross sectional yaitu dimana peneliti melakukan pengukuran variabel dependen dan independen pada saat yang bersamaan, yang tujuannya adalah untuk mendapatkan gambaran yang jelas tentang faktor-faktor gangguan pemenuhan kebutuhan istirahat tidur pada ibu nifas. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu postpartum yang dirawat di ruang Nifas RSKDIA Siti Fatimah Makassar. Teknik pengambilan sampel yaitu non probability dengan teknik purposive sampling yaitu menetapan sampel dengan cara memilih sampel diantara populasi sesuai yang dikehendaki peneliti sehingga sampel tersebut dapat mewakili karakteristik populasi berdasarkan kriteria inklusi yang telah ditetapkan. jumlah sampel sebanyak 52 orang. Berdasarkan hasil penelitian dari hasil uji Chi-Square diperoleh bahwa Ada hubungan antara nyeri nifas dengan gangguan pemenuhan istirahat tidur ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dengan nilai p= 0,008 (p<?= 0,05). Ada hubungan antara kecemasan dengan gangguan pemenuhan istirahat tidur ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dengan nilai p= 0,010 (p<?= 0,05). Ada hubungan antara peran ibu baru dengan gangguan pemenuhan istirahat tidur ibu nifas di RSKDIA Siti Fatimah Makassar dengan nilai p= 0,018 (p<?= 0,05). Saran dalam penelitian ini adalah bagi ibu nifas sebaiknya dapat mengetahui tentang gangguan pemenuhan istirahat tidur ibu post partum dan lebih maksimal mempersiapkan diri menjadi seorang ibu sehingga tidak terjadi gangguan pada pemenuhan istirahat tidur. Untuk nyeri nifas dan kecemasan ibu nifas diharapkan para petugas kesehatan dapat memberikan penyuluhan cara mengurai nyeri dengan teknik relaksasi, masase, distraksi, dan informasi cara merawat diri dan bayi.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN MELALUI PEMAHAMAN METODE KONTRASEPSI DALAM MENINGKATKAN KUALITAS HIDUP KELUARGA DI DESA TELLUMPOCCOE KEC. MARUSU KAB. MAROS Sitti Hadriyanti Hamang; Andi Masnilawati; Nia Karuniawati; Nurhayati Nurhayati
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT CAHAYA MANDALIKA (ABDIMANDALIKA) e-ISSN 2722-824X Vol. 3 No. 2 DESEMBER (2022)
Publisher : Institut Penelitian dan Pengembangan Mandalika Indonesia (IP2MI)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The importance of using family planning contraceptives is that government programs aim to control population growth, limit birth rates and regulate birth spacing so as to create healthy and prosperous families. This program is also expected to reduce maternal and infant mortality due to unwanted pregnancies or birth spacing that is too close. Efforts to support the program are using contraceptives to delay pregnancy and space or space births. One of the main points in the National Family Planning program is to gather and invite all community potentials to actively participate in institutionalizing and cultivating the Small Happy and Prosperous Family Norm in order to improve the quality of Indonesian human resources. The method used to realize the Small Happy and Prosperous Family Norm is to regulate the spacing of children's births by using a contraceptive device (Wiknjosastro, 2005). Long-term contraceptive method (MKJP) has proven to be the most effective in reducing pregnancy rates. However, until now MKJP is still not the choice of the majority of couples of childbearing age in Indonesia. Types of MKJP such as IUDs, IUDs, and sterilization in the form of vasectomy and tubectomy have been scientifically proven to be the most effective methods of spacing pregnancies. However, MKJP users in Indonesia are still very low. The purpose of this service is to disseminate and provide family planning counseling by empowering women about long-term contraceptive methods and non-long-term contraceptive methods where this is in line with government programs, namely the recommendation to use these methods.
Asuhan Kebidanan Bayi Baru Lahir pada Bayi Ny. S dengan Inisiasi Menyusu Dini Fida Harsia; Azrida M; Sitti Hadriyanti Hamang
Window of Midwifery Journal Vol. 3 No. 2 (Desember, 2022)
Publisher : Pusat Kajian dan Pengelola Jurnal FKM UMI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/wom.vi.197

Abstract

Data WHO (World Health Organization) menunjukkan angka kematian ibu di dunia dari tahun 2000 hingga 2017 mengalami penurunan sebesar 38%. Penyebab angka kematian utama ibu di Indonesia adalah perdarahan. Salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi perdarahan adalah dengan memberikan ASI sedini mungkin, yang dikenal dengan istilah IMD. Berdasarkan data yang di peroleh dari hasil penelitian, pelaporan dan pencatatan di PMB Dewi Suriyani jumlah angka kelahiran hidup pada tahun 2020 yaitu sebanyak 111 bayi dan terdapat bayi IMD dengan jumlah 111 BBL, pada tahun 2021 angka kelahiran hidup yaitu 66 BBL dan terdapat bayi dengan IMD 66 BBL. Tujuan disusunnya studi kasus ini adalah untuk mengetahui Asuhan Kebidanan BBL pada Bayi Ny. S dengan IMD di PMB Dewi Suriyani dengan penerapan manajeman asuhan kebidanan sesuai dengan kewenangan bidan. IMD adalah suatu kesempatan yang diberikan kepada bayi untuk dapat menyusu secara alami segera setelah bayi dilahirkan dengan cara meletakkan bayi di atas perut ibu. Pasien yang dikaji dalam studi kasus ini adalah bayi Ny. S umur bayi 0 hari, lahir pada tanggal 26 April 2021 pukul 10.15 WITA, jenis kelamin perempuan, anak ke dua. Berdasarkan studi kasus pada bayi Ny. S dengan IMD ditemukan tidak ada kesenjangan antara teori dan kasus. Setelah penulis mempelajari teori dan pengalaman praktek langsung di lahan tentang asuhan kebidanan bayi baru lahir pada bayi Ny. S di PMB Dewi Suriyani Makassar maka penulis mengambil kesimpulan keadaan umum bayi baik, TTV dalam batas normal, IMD terlaksana dengan baik.
PELATIHAN SENAM MARYAM BAGI KADER KESEHATAN MENUJU PROSES PERSALINAN YANG NYAMAN DAN AMAN DI DESA TONASA KEC. SANROBONE KAB. TAKALAR Sitti Nurana; Sitti Hadriyanti Hamang
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 11 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i11.4016-4020

Abstract

Persalinan merupakan rangkaian proses yang diawali dengan kontraksi dan diakhiri dengan pengeluaran hasil konsepsi dimana proses ini ditandai oleh perubahan progresif pada mulut rahim dan diakhiri dengan kelahiran uri (1). Umumnya wanita hamil takut melahirkan karena rasa nyeri  mengakibatkann rasa takut dan khawatir. Hal ini dapat menyebabkan ketegangan mental dan tubuh yang pada akhirnya menyebabkan kekakuan otot dan  persendian yang tidak lzim. Stres atau selama proses kehamilan dan persalinan. Intervensi yang dapat dilakukan salah satunya adalah dengan melakukan senam ringan selama antenatal dianjurkan dilakuka  ibu hamil yang tidak memiliki  resiko contohnya kurang darah, tekanan darah tinggi dan penyakit paru, plasenta letak rendah, pecahnya ketuban dan pre eklamsia. wanita hamil bisa berolahraga ringan  minimal 20-30 menit setiap hari karena hal ini memberikan manfaat signifikan. senam prenatal dapat mengurangi resiko komplikasi dan memberikan dampak positif. Menurut  salah satu Penelitian tentang olahraga ringan  pada antenatal terbukti mengurangi lamanya persalinan secara menyeluruh dan bmemberikan dampak positif pada Berat Badan Lahir pada Bayi (4) . Senam Maryam dapat bermanfaat untuk wanita hamil utamanya bagi yang  ibu hamil trimester tiga, dengan rutin melakukan peregangan dan melatih teknik pernapasan akan sangat membantu di masa persalinan.  Metode senam ini adalah adopsi dari kelompok ibu hamil yang mengutamakan nilai keislaman di dalam amalannya anatara lain makan kurma , mendengarkan ayat suci alquran ,dan gerakan senam hamil dengan menyerupai gerakan sholat. Senam  Maryam adalah metode  senam dasar ibu hamil selanjutnya dikembangkan  seperti posisi dalam sholat diiringi dzikir.