Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Desain Helm Lipat Untuk Pengendara Sepeda Motor di Perkotaan Ayu Nikola Sari; Hamdan Bahalwan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu sarana transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bepergian dan beraktifitas adalah sepeda motor. Pengendara sepeda motor tentunya membutuhkan suatu benda yaitu helm yang dapat melindungi kepala dari benturan ketika terjadi kecelakaan dan dapat melindungi mata dari debu yang ada di udara. Beberapa pengendara sepeda motor di perkotaan memiliki kendala dengan penempatan helm ketika berhenti disuatu tempat. Selain itu, helm yang beredar di pasaran memiliki beberapa kelemahan seperti helm yang tidak praktis untuk dibawa, volume yang terlalu besar, massanya yang terlalu berat, serta tidak tersedia pengaman yang memadai. Tujuan serta manfaat penelitian ini adalah mendesain helm lipat untuk pengendara sepeda motor di perkotaan, yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan juga dapat dilipat sehingga memudahkan pengendara dalam menyimpan helm. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Melalui analisis material, analisis warna, analisis bentuk, analisis sistem, analisis pewarnaan, analisis aksesoris helm dan analisis antropometri, maka dapat didapatkan sebuah konsep desain geometris. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah produk helm lipat yang memudahkan pengendara sepeda motor di perkotaan dalam menyimpan helm mereka.
PERANCANGAN DESAIN KLOSET UNTUK MALL (STUDI KASUS : KOTA SURABAYA) Bahalwan, Hamdan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.834 KB)

Abstract

Surabaya saat ini menjadi kota yang memiliki pusat perbelanjaan terbrsar nomer dua di Indonesia, setelah kota Jakarta. Setiap sudut perkotaan terdapat beberapa pusat perbelanjaan (Mall). Semakin meningkatnya daya beli masyarakat terhadap suatu produk, mengakibatkan banyak pula produsen yang semakin kencang dalam memproduksi barangnya. Pusat perbelanjaan, menjadi media untuk para penjual menjajakan dagangan tersebut. Fasilitas yang diberikan oleh sebuah pusat perbelanjaan, menjadi sebuah point penting. Salah satunya toilet. Keberadaan toilet di pusat perbelanjaan, sangat dibutuhkan. Dimana naluri manusia mengharuskan untuk menggunakan toilet untuk Buang air besar, atau pun buang air kecil. Budaya masyarakat Surabaya ketika buang air besar adalah dengan jongkok. Ini menjadi sebuah permasalahan baru di setiap pusat perbelanjaan di Surabaya. Banyak dari pusat perbelanjaan menyediakan kloset duduk, sedangkan masyarakat terbiasa melakukan aktifitas di tolet dengan jongkok. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menyelesaikan masalah tersebut dengan pendekatan desain produk. Mendesain sebuah kloset yang bisa digunakan langsung dengan posisi duduk ataupun jongkok. Mengingat budaya masyatakat yang selalu jongkok dalam menggunakan toilet.Kata kunci : pusat perbelanjaan, kloset, jongkok, duduk
Kajian Psikologi Desain, Desain Interface Speedometer Sepeda Motor Metik, Tentang Pengaruh Cara Orang Berkendara Bahalwan, Hamdan
Jurnal IPTEK Vol 22, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (927.374 KB) | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i2.448

Abstract

Seiring bertumbuhnya perekonomian Indonesia, maka tumbuh pula kemampuan daya beli masyarakat. Masyarakat perkotaan, menggunakan kendaraan pribadi untuk menunjang aktifitas mereka. Sepeda motor metik, merupakan salah satu dari beberapa pilihan kendaraan pribadi di perkotaan di Indonesia. Juga mudahnya dalam mendapatkan kendaraan baru, membuat masyarakat berbondong-bondong membeli sepeda motor metik. Dalam setahun, pabrikan sepeda motor dapat menjual dua juta unit kendaraan lebih pada konsumen.Semakin banyaknya kendaraan di Indonesia, tidak diiringi dengan faktor-faktor keselamatan dalam berkendara. Seperti desain speedometer sepeda motor yang tidak memberikan peringatan pada pengendara ketika kendaraan sudah melalui kecepatan batas kota. Desain sepeda motor yang banyak terdapat pertemuan garis lurus yang menciptakan sudut lancip, sehingga membuat psikologi persepsi pengguna, agar memacu kendaraannya dengan kecepatan yang tinggi. Sehingga ketika terjadi kecelakaan banyak diakibatkan karena pengguna sepeda motor, memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sepeda motor metik di Indonesia, dikuasai oleh tiga pabrikan motor, dan tiga model sepeda motor yang berbeda. Ada Honda BeAT, Honda Vario, dan Yamaha Mio M3. Permasalahan yang muncul dengan makin maraknya sepeda motor metik tersebut adalah tidak adanya peringatan kepada pengguna ketika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Warna desain speedometer yang kurang mencolok, sehingga tidak dapat menjadi sebuah pengingat pengguna. Dengan adanya metodologi penelitian menggunakan psikologi desain, maka akan mendapatkan sebuah solusi baru tentang permasalahan yang ada. Dengan adanya permasalahan yang dihadapi tersebut maka, akan ditelaah lebih lanjut korelasi antara speedometer dengan cara orang berkendara. Sehingga dengan didapatkannya hasil tersebut pengguna dapat lebih mengontrol kecepatan ketika berkendara, dan juga dapat menekan jumlah kecelakaan lalu lintas akibat kecepatan sepeda motor yang melebihi batas wajar kecepatan normal. Selain itu pula, diharapkan agar pengguna lebih aware terhadap keselamatan dalam berkendara (safety riding).
Desain Helm Lipat Untuk Pengendara Sepeda Motor di Perkotaan Sari, Ayu Nikola; Bahalwan, Hamdan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.097 KB)

Abstract

Salah satu sarana transportasi yang paling banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk bepergian dan beraktifitas adalah sepeda motor. Pengendara sepeda motor tentunya membutuhkan suatu benda yaitu helm yang dapat melindungi kepala dari benturan ketika terjadi kecelakaan dan dapat melindungi mata dari debu yang ada di udara. Beberapa pengendara sepeda motor di perkotaan memiliki kendala dengan penempatan helm ketika berhenti disuatu tempat. Selain itu, helm yang beredar di pasaran memiliki beberapa kelemahan seperti helm yang tidak praktis untuk dibawa, volume yang terlalu besar, massanya yang terlalu berat, serta tidak tersedia pengaman yang memadai. Tujuan serta manfaat penelitian ini adalah mendesain helm lipat untuk pengendara sepeda motor di perkotaan, yang sesuai dengan Standar Nasional Indonesia (SNI) dan juga dapat dilipat sehingga memudahkan pengendara dalam menyimpan helm. Metode yang digunakan adalah metode kualitatif dan kuantitatif, dengan melakukan observasi, wawancara, dokumentasi dan kuesioner. Melalui analisis material, analisis warna, analisis bentuk, analisis sistem, analisis pewarnaan, analisis aksesoris helm dan analisis antropometri, maka dapat didapatkan sebuah konsep desain geometris. Hasil dari penelitian ini adalah sebuah produk helm lipat yang memudahkan pengendara sepeda motor di perkotaan dalam menyimpan helm mereka.
PEMANFAATAN LIMBAH POTONGAN KULIT IMITASI UNTUK PRODUK ELEMEN INTERIOR Cahyono, Agus Dwi; Bahalwan, Hamdan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan 2019: Menuju Penerapan Teknologi Terbarukan pada Industri 4.0: Perubahan Industri dan Transformasi P
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.462 KB)

Abstract

Produk berbahan kulit merupakan hasil industri yang memiliki nilai ekspor terbesar. Tingginya produk ekspor berbahan kulit menyebabkan jumlah limbah yang dihasilkan oleh pengguna atau pembuatan kerajinan dari bahan kulit semakin tinggi. Gadukan Surabaya merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai pembuatan tas berbahan kulit imitasi. Banyaknya limbah potongan kulit imitasi dari pembutan tas yang tidak dimanfaatkan lagi, dengan demikian limbah potongan dari pembuatan tas dapat dimanfaatkan kembali. Kulit imitasi merupakan bahan pembuatan utama dalam pembutan tas tetapi dapat digunkan sebagai bahan untuk pembuatan peroduk lain, seperti produk elemen interior. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian action research berbasis eksperimen. Hasil dari analisis yang dilakukan oleh peneliti, bahwa potongan kulit imitasi yang tidak dimanfaatkan secara maksimal bisa dijadikan sebagai bahan untuk produk elemen interior. Tahapan eksperimen kulit imitasi yang dapat digunakan diantaranya melewati proses pemilihan bahan, pemanasan, pembentukan pola, dan penjahitan
DESAIN ALAT BANTU FISIOTERAPI BERDIRI, DUDUK DAN BERJALAN UNTUK ANAK PENYANDANG CEREBRAL PALSY SPASTIK TRIPLEGIA Umi Chusnul Mardiyah; Hamdan Bahalwan
PROPORSI : Jurnal Desain, Multimedia dan Industri Kreatif Vol 7, No 1 (2021): PROPORSI November 2021
Publisher : Universitas Potensi Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22303/proporsi.7.1.2021.103-110

Abstract

Cerebral palsy merupakan  kelainan statis non progresif yang disebabkan oleh cedera otak. Cerebral palsy memiliki beberapa kategori jenis salah satunya adalah spastik triplegia, yang merupakan kondisi medis yang ditandai dengan kelumpuhan tiga anggota gerak tubuh. Meskipun tidak ada pola keterlibatan yang khas, hal ini biasanya dikaitkan dengan kelumpuhan kedua kaki dan satu lengan, tetapi juga dapat melibatkan kedua lengan dan satu kaki. Maka diperlukan sebuah desain alat bantu fisioterapi yang berguna untuk melatih anggota gerak tubuh yang memiliki keterbatasan. Alat bantu yang digunakan anak cerebral palsy pada umumnya adalah kursi roda, walker, stading frame, sepatu afo dan lain-lain. Untuk itu peneliti membuat sebuah produk alat bantu fisioterapi yang berguna untuk berlatih berdiri, duduk hingga berjalan, yang didesain dengan sistem keamanan yang memumpuni dan dapat membantu anak cerebral palsy untuk meningkatkan fungsi geraknya. Produk ini juga dapat memudahkan orang tua atau pendamping dalam hal penyimpanan. Penelitian ini menggunakan metode mix method dengan alat analisis SWOT dan desain, untuk mengetahui kelemahan dan kelebihan dari alat bantu fisioterapi. Desain yang dihasilkan mengacu pada analisis desain dan ditentukan dengan cara kuisioner terhadap fisioterapi dan orang tua wali anak cerebral palsy. Dalam proses produksi pada penelitian ini di rancang sesuai dengan kebutuhan anak. Produk yang dihasilkan merupakan produk seperti kursi yang dapat dilipat pada bagian dudukan, agar dapat dibuat untuk berjalan dan memiliki roda yang mudah dibawa saat berjalan, disertai sistem keamanan seperti safety belt dan pengunci roda. Warna yang diterapkan pada produk ini mengambil dari analisis warna anak dan juga ukuran yang digunakan disesuaikan dengan antropometri anak-anak.
REDESAIN TEMPAT TIDUR UNTUK BALITA Saputri, Lidya Ekayana; Bahalwan, Hamdan
JURNAL KREATIF: DESAIN PRODUK INDUSTRI DAN ARSITEKTUR Vol 7 No 2 (2020)
Publisher : Indonesian Society of Applied Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46964/jkdpia.v7i2.10

Abstract

Abstrak Tidur merupakan suatu kondisi istirahat alami yang dialami oleh manusia dan hewan-hewan lainnya, yang sangat penting untuk kesehatan. Di Indonesia, orang tua dan bayi sejak lahir tidur satu ranjang (bed sharing), menyebabkan sindrom kematian mendadak pada bayi atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrom). Alasan dari kebiasaan (bed sharing) adalah permasalahan harga produk yang mahal dan waktu penggunaan yang sebentar. Dengan permasalahan diatas, maka dibutuhkan redesain tempat tidur dengan waktu pengunaan yang panjang dan mengikuti perkembangan usia. Metode yang digunakan dalam pencariaan data adalah mix metode, yaitu metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif (metode penelitian dengan observasi dan wawancara) dan kuantitatif (metode penelitian berdasarkan hasil kuisioner yang menjadi data pendukung untuk penelitian). Tahap analisis meliputi analisis kebutuhan, analisis dimensi produk, analisis ergonomi, analisis material, analisis sistem, analisis bentuk, analisis warna, analisis finishing, analisis pertumbuhan anak. Kemudian didapatkan hasil,dari analisi tersebut berupa rekomendasi tiga desain alternatif. Kata kunci : Redesain, SIDS, Tidur. Abstract Sleep is a natural resting condition experienced by humans and other animals, which is very important for health. In Indonesia, parents and infants from birth to one bed sharing, causing a sudden death syndrome in infants or a Sudden Infant Death Syndrom (SIDS). The reason for a habit (bed sharing) is the problem of expensive product prices and a short time of use. With the above problem, it is necessary to redesign the bed with long use time and follow the age development. The method used in data search is the mix method, which is the method of research using qualitative approach (research method with observation and interview) and quantitative (research method based on the results of the questionnaire that becomes data Support for research). Stage analysis includes needs analysis, Product dimension analysis, ergonomics analysis, material analysis, system analysis, form analysis, color analysis, finishing analysis, child growth analysis. Then obtained results, from the analysis in the form of recommendation three alternative designs. Keywords: redesign, SIDS, sleep.
Kajian Psikologi Desain, Desain Interface Speedometer Sepeda Motor Metik, Tentang Pengaruh Cara Orang Berkendara Hamdan Bahalwan
Jurnal IPTEK Vol 22, No 2 (2018)
Publisher : LPPM Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya (ITATS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31284/j.iptek.2018.v22i2.448

Abstract

Seiring bertumbuhnya perekonomian Indonesia, maka tumbuh pula kemampuan daya beli masyarakat. Masyarakat perkotaan, menggunakan kendaraan pribadi untuk menunjang aktifitas mereka. Sepeda motor metik, merupakan salah satu dari beberapa pilihan kendaraan pribadi di perkotaan di Indonesia. Juga mudahnya dalam mendapatkan kendaraan baru, membuat masyarakat berbondong-bondong membeli sepeda motor metik. Dalam setahun, pabrikan sepeda motor dapat menjual dua juta unit kendaraan lebih pada konsumen.Semakin banyaknya kendaraan di Indonesia, tidak diiringi dengan faktor-faktor keselamatan dalam berkendara. Seperti desain speedometer sepeda motor yang tidak memberikan peringatan pada pengendara ketika kendaraan sudah melalui kecepatan batas kota. Desain sepeda motor yang banyak terdapat pertemuan garis lurus yang menciptakan sudut lancip, sehingga membuat psikologi persepsi pengguna, agar memacu kendaraannya dengan kecepatan yang tinggi. Sehingga ketika terjadi kecelakaan banyak diakibatkan karena pengguna sepeda motor, memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi. Sepeda motor metik di Indonesia, dikuasai oleh tiga pabrikan motor, dan tiga model sepeda motor yang berbeda. Ada Honda BeAT, Honda Vario, dan Yamaha Mio M3. Permasalahan yang muncul dengan makin maraknya sepeda motor metik tersebut adalah tidak adanya peringatan kepada pengguna ketika memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi. Warna desain speedometer yang kurang mencolok, sehingga tidak dapat menjadi sebuah pengingat pengguna. Dengan adanya metodologi penelitian menggunakan psikologi desain, maka akan mendapatkan sebuah solusi baru tentang permasalahan yang ada. Dengan adanya permasalahan yang dihadapi tersebut maka, akan ditelaah lebih lanjut korelasi antara speedometer dengan cara orang berkendara. Sehingga dengan didapatkannya hasil tersebut pengguna dapat lebih mengontrol kecepatan ketika berkendara, dan juga dapat menekan jumlah kecelakaan lalu lintas akibat kecepatan sepeda motor yang melebihi batas wajar kecepatan normal. Selain itu pula, diharapkan agar pengguna lebih aware terhadap keselamatan dalam berkendara (safety riding).
Pengembangan Desain Macrame Untuk Elemen Interior Hamdan Bahalwan; Septiyawan Rosetya Wardhana; Rachmanu Eko Handriyono
Syntax Literate Jurnal Ilmiah Indonesia
Publisher : CV. Syntax Corporation Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (206.598 KB) | DOI: 10.36418/syntax-literate.v7i1.5786

Abstract

Gresik merupakan salah satu kota industri yang berdekatan dengan kota Surabaya. Di kota Gresik juga banyak usaha yang merintis usahanya di berbagai bidang. Bammons art salah satu usaha yang saat ini sedang merintis usaha di bidang macramé. kerajinan macramé, saat ini masih belum banyak masyarakat yang mnegetahui. Oleh karena hal tersebut, maka ada sebuah peluang usaha di bidang macramé. Bammons art juga mengalami beberapa kendala, salah satunya desain yang dihasilkan oleh bammons art hanya satu saja, oleh karena hal tersebut penelitian ini akan coba membantu dan mendampingi bammons art dalam menyelesaikan masalah yang di hadapi. Dengan menggunakan metode kualitatif berupa pendekatan dari hasil wawancara, observasi dan serta identifikasi untuk memberikan solusi yang di hadapi oleh bammons art. Solusi yang diberikan berupa pendampingan pembuatan desain macramé baru, pembuatan prototype macramé baru dengan penggabungan dengan material lain yang lebih inovatif dan kreatif, kemudian pemilihan logo baru agar branding bammons art lebih kuat dan bisa lebih dikenal masyarakat luas, program pendampingan pemasaran online yang kreatif dan inovatif untuk meningkatkan daya saing, dan program pendampingan pemilihan material yang ramah lingkungan. Selain itu, juga di lakukan pendampingan dalam teknik fotografi dengan menggunakan studio fotografi mini untuk produk yang sudah dihasilkan dan siap dipasarkan.
PERANCANGAN DESAIN KLOSET UNTUK MALL (STUDI KASUS : KOTA SURABAYA) Hamdan Bahalwan
Prosiding Seminar Nasional Sains dan Teknologi Terapan Pendekatan Multidisiplin Menuju Teknologi dan Industri yang Berkelanjutan
Publisher : Institut Teknologi Adhi Tama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Surabaya saat ini menjadi kota yang memiliki pusat perbelanjaan terbrsar nomer dua di Indonesia, setelah kota Jakarta. Setiap sudut perkotaan terdapat beberapa pusat perbelanjaan (Mall). Semakin meningkatnya daya beli masyarakat terhadap suatu produk, mengakibatkan banyak pula produsen yang semakin kencang dalam memproduksi barangnya. Pusat perbelanjaan, menjadi media untuk para penjual menjajakan dagangan tersebut. Fasilitas yang diberikan oleh sebuah pusat perbelanjaan, menjadi sebuah point penting. Salah satunya toilet. Keberadaan toilet di pusat perbelanjaan, sangat dibutuhkan. Dimana naluri manusia mengharuskan untuk menggunakan toilet untuk Buang air besar, atau pun buang air kecil. Budaya masyarakat Surabaya ketika buang air besar adalah dengan jongkok. Ini menjadi sebuah permasalahan baru di setiap pusat perbelanjaan di Surabaya. Banyak dari pusat perbelanjaan menyediakan kloset duduk, sedangkan masyarakat terbiasa melakukan aktifitas di tolet dengan jongkok. Dalam penelitian ini, peneliti mencoba menyelesaikan masalah tersebut dengan pendekatan desain produk. Mendesain sebuah kloset yang bisa digunakan langsung dengan posisi duduk ataupun jongkok. Mengingat budaya masyatakat yang selalu jongkok dalam menggunakan toilet.Kata kunci : pusat perbelanjaan, kloset, jongkok, duduk