Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

ANTHEMS AND LOGOS IN MANCHESTER UNITED AND LIVERPOOL: A STUDY OF SOCIAL SEMIOTICS Dina Puspitasari
Humanis Volume 7. No. 3. Juni 2014
Publisher : Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (38.718 KB)

Abstract

Sepakbola merupakan olahraga yang sangat populer di seluruh dunia. Sejarah dunia persepakbolaan Inggris panjang dan sangat terperinci, dan Inggris menjadi tempat dimana olahraga ini berkembang. Penyebarluasan penggunaan symbol dalam sepakbola sebagaimana warna club serta logo sangatlah penting. Semiotik social merupakan semiotic yang menelaah system tanda yang dihasilkan oleh manusia yang berwujud lambing, baik lambing kata maupun lambang rangkaian kata berupa kalimat. Tujuan dari penelitian berjudul “Anthems and Logos in Manchester United and Liverpool: A Study of Social Semiotics” adalah untuk menganalisa symbol atau logo dan makna anthem dari Manchester United dan Liverpool., untuk mengetahui lebih dalam mengenai aspek verbal dan visual, arti dan fungsi, serta hubungannya dalam membentuk karakter klub sepakbola tersebut. Analisa aspek visual menggunakan teori dari Arthur Asa Berger (1984),serta analisa lirik dari anthem menggunakan teori konteks situasi oleh Halliday (1985). Hasil dari studi ini menunjukkan bahwa visual dan verbal aspek dari Manchester United menekankan bahwa Manchester United merupakan klub yang kuat dan memiliki semangat sportivitas yang tinggi. Sedangkan visual dan verbal aspek Liverpool menekankan pada semangat kebersamaan . Anthem dan symbol merupakan atribut untuk membentuk karakter sebuah klub.
SINTESIS PREKURSOR SENYAWA BEAUVERICIN, ASAM (2R)-ASETILOKSIISOVALERAT Taufiqqurahman, Taufiqqurahman; Maharani, Rani; Puspitasari, Dina
Chimica et Natura Acta Vol 3, No 3 (2015)
Publisher : Departemen Kimia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (382.742 KB) | DOI: 10.24198/cna.v3.n3.9217

Abstract

Beauvericin merupakan heksadepsipeptida siklik yang diproduksi oleh berbagai jamur seperti Beauveria bassiana dan Fussarium spp. Penelitian mengenai sintesis senyawa beauvericin telah dilakukan melalui media mikrobiologi, namun sintesis dengan metode sintesis peptida masih belum banyak dilaporkan. Sedikitnya laporan mengenai sintesis senyawa beauvericin disebabkan sulitnya akses terhadap pengadaan material sintesis atau prekursor senyawa yang bersangkutan.Prekursor dari senyawa beauvericin adalah asam amino N-metilfenilalanin dan asam hidroksi isovalerat. Dalam kaitannya dengan sintesis total peptida dalam fase padat yang akan dilakukan, asam hidroksi isovalerat (Hiv) akan sulit ditambahkan ke dalam resin, sehingga senyawa ini harus ditambahkan kedalam resin dalam bentuk depsidipeptida, Fmoc-MePhe-Hiv.Sintesis depsidipeptida ini merupakan rangkaian 4 tahap reaksi, yakni, diazotisasi-perlindungan t-Bu-pelepasan asetiloksi-kopling.Dalam penelitian ini,tahap diazotisasi akan dilaporkan. Asam (2R)-asetiloksiisovalerat disintesis dari D-valin melalui reaksi pembentukan garam diazonium dengan penambahan NaNO2 dan asam asetat.Proses sintesis dikontrol dengan kromatografi lapis dan dimurnikan dengan metode kromatografi kolom terbuka. Produk sintesis dikarakterisasi dengan berbagai teknik spektroskopi meliputi spektrofotometer inframerah, spektroskopi massa (LC-MS),1H-NMR dan 13C-NMR. Senyawa asam (2R)-asetiloksiisovalerat diperoleh dengan rendemen 62,7%.
Pengaruh Kegiatan Bermain Origami Terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Dina Puspitasari; Ari Sofia
Jurnal PG-PAUD Vol 5, No 2 (2019): Jurnal Pendidikan Anak
Publisher : FKIP UNILA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The problem in this study is the fine motor ability of children aged 5-6 years not in accordance with the stage of development. This study aims to determine the effect of origami play activities on children's fine motor skills. The research method used was an experimental method with one group pretest-posttest design. The sample in this study were children aged 5-6 years, totaling 45 children. Data collection techniques used were observation and documentation, while the data analysis used was the Wilcoxon signed rank test. The results showed that children's fine motor skills increased by 23.00% after using origami play activities for three consecutive days. It shows that there is an influence of the use of origami play activities on fine motor skills of children aged 5-6 years. Thus the teacher is expected to use origami play activities as a medium to stimulate the fine motor skills of early childhood. Keywords: early childhood, fine motor skills, origami playing activities Masalah dalam penelitian ini adalah kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun belum sesuai dengan tahap perkembangannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain one grup pretest-posttest. Sampel dalam penelitian ini adalah anak usia 5-6 tahun yang berjumlah 45 anak. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan dokumentasi, sedangkan analisis data yang digunakan adalah uji wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukan bahwa kemampuan motorik halus anak meningkat sebesar 23,00% setelah menggunakan kegiatan bermain origami selama tiga hari berturut-turtut. Hal itu menunjukan bahwa ada pengaruh dari penggunaan kegiatan bermain origami terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5-6 tahun. Dengan demikian guru diharapkan menggunakan kegiatan bermain origami sebagai media untuk menstimulasi kemampuan motorik halus anak usia dini.Kata kunci: anak usia dini, motorik halus, kegiatan bermain origami