Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengembangan Hasil Budidaya Ubi Jalar Ungu Organik Berbasis Inovasi Produk Di Desa Jujun Trias Novita; Evita Evita; Jasminarni Jasminarni
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2021): Volume 5, Issue 3, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan UMKM Puti Pinang Masak di Desa Jujun sebagai kelompok mitra Program Inovasi Wira Desa adalah minimnya pengetahuan masyarakat umumnya dan kelompok mitra khususnya tentang pengembangan budidaya ubi jalar ungu organik, minimnya inovasi pengembangan berbagai olahan ubi jalar ungu menjadi berbagai produk khas, kemasan dan branding belum ada. Permasalahan ini merupakan masalah yang ditangani dengan solusi dari kegiatan penerapan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun. Kegiatan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra UMKM Puti Pinang Masak melalui penyuluhan, diskusi, pelatihan, demontrasi dan pendampingan tentang pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis inovasi produk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Jujun. Manfaat kegiatan berdasarkan tahapan pelaksanaan kegiatan Inovasi Wira Desa ini dapat bersifat langsung (direct effects) maupun tidak langsung (indirect effects). Manfaat yang bersifat langsung adalah hasilnya langsung dirasakan masyarakat khususnya mitra UMKM Puti Pinang Masak dengan bertambahnya income keluarga, secara tidak langsung dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya. Manfaat umum dapat memberi dampak terhadap perekonomian rumah tangga maupun wilayah sekitarnya. Hasil kegiatan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun dalam pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis inovasi produk dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perekonomian mitra UMKM Puti Pinang Masak khususnya dan masyarakat Desa Jujun umumnya.
Pengembangan Hasil Budidaya Ubi Jalar Ungu Organik Berbasis Inovasi Produk Di Desa Jujun Trias Novita; Evita Evita; Jasminarni Jasminarni
Jurnal Ilmiah Ilmu Terapan Universitas Jambi|JIITUJ| Vol. 5 No. 2 (2021): Volume 5, Issue 2, Desember 2021
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Permasalahan UMKM Puti Pinang Masak di Desa Jujun sebagai kelompok mitra Program Inovasi Wira Desa adalah minimnya pengetahuan masyarakat umumnya dan kelompok mitra khususnya tentang pengembangan budidaya ubi jalar ungu organik, minimnya inovasi pengembangan berbagai olahan ubi jalar ungu menjadi berbagai produk khas, kemasan dan branding belum ada. Permasalahan ini merupakan masalah yang ditangani dengan solusi dari kegiatan penerapan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun.Kegiatan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan mitra UMKM Puti Pinang Masak melalui penyuluhan, diskusi, pelatihan, demontrasi dan pendampingan tentang pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis inovasi produk untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa JujunManfaat kegiatan berdasarkan tahapan pelaksanaan kegiatan Inovasi Wira Desa ini dapat bersifat langsung (direct effects) maupun tidak langsung (indirect effects). Manfaat yang bersifat langsung adalah hasilnya langsung dirasakan masyarakat khususnya mitra UMKM Puti Pinang Masak dengan bertambahnya income keluarga, secara tidak langsung dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya. Manfaat umum dapat memberi dampak terhadap perekonomian rumah tangga maupun wilayah sekitarnya.Hasil kegiatan Inovasi Wira Desa di Desa Jujun dalam pengembangan hasil budidaya ubi jalar ungu organik berbasis inovasi produk dapat meningkatkan pengetahuan, ketrampilan dan perekonomian mitra UMKM Puti Pinang Masak khususnya dan masyarakat Desa Jujun umumnya.
Induksi dan Multiplikasi Tunas Jarak Pagar (Jatropha curcas L.) Secara In Vitro , Lizawati; Trias Novita; Ragapadmi Purnamaningsih
Jurnal Agronomi Indonesia (Indonesian Journal of Agronomy) Vol. 37 No. 1 (2009): Jurnal Agronomi Indonesia
Publisher : Indonesia Society of Agronomy (PERAGI) and Department of Agronomy and Horticulture, Faculty of Agriculture, IPB University, Bogor, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.045 KB) | DOI: 10.24831/jai.v37i1.1398

Abstract

The conventional propagation of physic nut (Jatropha curcas) is difficult, because it requires a high number of mother plant, which is very limited. In vitro culture is an alternative technique to conventional one to solve the problem.  An experiment was done to obtain the best in vitro culture media for shoot induction and multiplication. This research was separated into two steps, (1) in vitro induction of explant growth, and (2) in vitro shoot multiplication.  Results showed that medium of WPM + 2.0 ppm BAP induced shoot and leaf better than the control.  The highest number of leaf axillary's multiplication was obtained from the medium WPM + 2.0 ppm BAP + 0.1 ppm NAA. Various medium formulations for the induction and multiplication of shoots resulted in highly leaf fall.  The use of DKW + 2.0 ppm BAP + 0.4 ppm TDZ + 3.0 ppm AgNO3 medium has effectively induced shoot multiplication and reduction of dehydrated leaf. Meanwhile, the used of DKW medium supplemented with 5 ppm kinetin resulted in the best shoot elongation.   Key words :  Induction, in vitro, Jatropha curcas, shoot, multiplication
Improving Drought Tolerance in Chili Pepper by the Application of Local Microorganisms (LMo) Eliyanti Eliyanti; Zulkarnain Zulkarnain; Budiyati Ichwan; Trias Novita; Janes Sihotang
Jurnal Lahan Suboptimal : Journal of Suboptimal Lands Vol. 11 No. 1 (2022): JLSO
Publisher : Research Center for Sub-optimal Lands (PUR-PLSO), Universitas Sriwijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36706/jlso.11.1.2022.566

Abstract

his study aimed at determining the effect of spraying intervals of local microorganism (MoL) golden apple snails on the improvement of drought tolerance of chili grown under limited water availability. The trial was carried out at greenhouse and Plant Protection Laboratory, Faculty of Agriculture, University of Jambi for 6 months. The study used a Randomized Block Design with 2 factors and 3 replications. The first factor was the chili cultivar consisted of Vitra, Lado and Laris. While the second factor was the spraying interval of MoL golden apple snail consisted of 100% field capacity of soil water without MoL application, 75% field capacity of soil water and spraying intervals once a week, and 75% field capacity of soil water and spraying intervals every two weeks. The results showed that spraying MoL golden apple snail at intervals of either once in 1 or 2 weeks could increase tolerance to drought stress in three chili cutivars grown under 75% field capacity of soil water. Plant growth and yield at 75% field capacity of soil water was the same as that of plants grown under optimum conditions (100 % field capacity of soil water), MoL spray on the cv. Vitra could increase fruit weight per plant by up to 32% over fruit weight of those plants grown under optimum conditions.
Efektivitas Ekstrak Daun Jarak Pagar (Jatropa curcas L.) dalam Menghambat Perkembangan Nematoda Puru Akar Meloidogyne spp. pada Tanaman Tomat Effectiveness ofJatropha curcasLeafExtract L to Inhibits the Development of Meloidogyne spp. Nematodeon Tomato R NOVITA Trias
Biospecies Vol. 5 No. 2 (2012)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRACT.  Synthetic  chemical  based  nematicide  is  a  common  technique  to  control  nematodes  ulcer roots, either as a fumigant or systemic nematicide. However, this synthetic nematicide causes many side effects such as killing soil fauna and releasing organic compounds including N that ultimately decreasing soil  fertility.  An  alternative  technique  that  can  be  done  to  reduce  these  negative  impacts  is  the  use  of organic  nematicide  which  also  relatively  cheap,  widely  available,  and  safe  for  humans  and  the environment.  This  study  aims  to  determine  the  effectiveness  of  Jatropha  leaf  extract  to  inhibit  the development  of Meloidogyne  spp.  nematodes  in  tomato  roots.  The  study  was  conducted  using Completely  Randomized  Design  with  six  treatments  consisting  of  (i)  without  Jatropha  leaf  extract (control),  (ii)  Jatropa  leaf  extract  20%,  (iii)  Jatropa  leaf  extract  30%,  (iv  )  Jatropa  leaf  extract  40%,  (v) Jatropa  leaf  extract  50%,  and  (vi)  the  Jatropa  leaf  extract  60%.  Each  treatment  was  repeated  4  times. Each  experimental  unit  contained  two  plants,  so  the  total  number  of  plants  was  48  plants.  Jatropa  leaf extract is effective to  inhibits thedevelopment ofMeloidogyne spp. nematodes in the  tomato roots for a small ulcer (83.32%) with the extract concentration of 50%.  The effectiveness for controlling big ulcer is 60.18% and for blend ulcer is 100% both at concentration of 40%. Keywords: Jatropa, nematicide, nematode, root ulcer ABSTRAK.  Penggunaan  nematisida  berbahan  kimia  sintetik  merupakan  salah  satu  cara  yang  sering dilakukan untuk mengendalikan nematoda puru akar, baik sebagai fumigan maupun nematisida sistemik. Tetapi  nematisida  sintetik  ini  menimbulkan  banyak  efek  samping  seperti  membunuh  fauna  tanah  dan membebaskan  senyawa  organik,  termasuk  N  sehingga  menurunkan  kesuburan  tanah.  Salah  satu alternatif yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatif tersebut adalah dengan menggunakan nematisida  nabati  yang  relatif  lebih  murah,  mudah  didapat,  aman  bagi  manusia  dan  lingkungan. Penelitian  ini  bertujuan  untuk  mengetahui  efektifitas  ekstrak  daun  jarak  pagar  dalam  menghambat perkembangan  nematoda  puru  akar  oleh Meloidogyne  spp.  pada  tanaman  tomat.    Penelitian  dilakukan menggunakan  Rancangan  Acak  Lengkap  (RAL)  dengan  6  perlakuan  yang  terdiri  dari  (i)  tanpa  ekstrak daun  jarak  (kontrol  tanaman  sakit);  (ii)  konsentrasi    20%    ekstrak  daun  jarak;  (iii)  konsentrasi    30% ekstrak daun jarak; (iv)konsentrasi  40%  ekstrak daun jarak; (v) konsentrasi  50%  ekstrak daun jarak; dan  (vi)  konsentrasi    60%    ekstrak  daun  jarak.  Setiap  perlakuan  diulang  sebanyak  4  kali.  Setiap  unit percobaan terdapat 2 tanaman, sehingga jumlah tanaman keseluruhan sebanyak 48 tanaman. Efektifitas ekstrak daun jarak pagar dalam menghambat perkembangan nematoda puru akar olehmeloidogyne spp. pada  tanaman  tomat  untuk  puru  kecil  sebesar  83,32%  dengan  konsentrasi  ekstrak  50%,  untuk  puru besar sebesar 60,18% dan untuk puru menyatu sebesar 100% keduanya pada konsentrasi 40%. Kata kunci : jarak pagar, nematisida, nematoda, dan puru
Trichoderma sp. dalam Pengendalian Penyakit Layu Fusarium pada Tanaman Tomat Trias Novita
Biospecies Vol. 4 No. 2 (2011)
Publisher : Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran Trichoderma sp dalam pengendalianpenyakit layu fusarium pada tanaman tomat. Penelitian dilaksanakan di Rumah Kaca FakultasPertanian Universitas Jambi, perlakuannya terdiri dari : t0 = tanpa Trichoderma sp; t1 = 25 gTrichoderma sp/8 kg media; t2 = 50 g Trichoderma sp/8 kg media; t3 = 75 g Trichoderma sp/8 kgmedia; dan t4 = 100 g Trichoderma sp /8 kg media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Trichodermasp berperan dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomat. TakaranTrichoderma sp yang paling baik dalam mengendalikan penyakit layu fusarium pada tanaman tomatadalah pada perlakuan 50 g Trichoderma sp/8 kg media.
Aplikasi Berbagai Jenis Plant Growth Promoting Rhizobacteria (PGPR) dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Hasil Cabai Merah Budiyati Ichwan; Trias Novita; Eliyanti Eliyanti; Ella Masita
Jurnal Media Pertanian Vol 6, No 1 (2021): April
Publisher : Universitas Batanghari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33087/jagro.v6i1.111

Abstract

This study aims to examine the effect of PGPR in increasing the growth and yield of red chilies, and to find the type of PGPR that gives the best growth and yield in red chilies. The research was conducted at the Teaching and Research Farm, Faculty of Agriculture, Jambi University, 35 above sea level. The study used a randomized block design with one factor, namely various types of PGPR: without PGPR; PGPR1 (containing Trichoderma sp., Bacillus sp., Pseudomonas sp., 11 essential macro and microelements, as well as natural amino acids); PGPR 2 (containing Pseudomonas fluorescent, Trichoderma sp., Aspergillus niger, Azobacter sp., Azospirilium sp., And Rhizobium sp.); PGPR 3 (containing Trichoderma sp., Pseudomonas sp., And Rhizobium sp.); and PGPR 4 (containing Azosbacteria sp, Aspergillus niger, and Trichoderma harzianum). Each treatment was repeated five times. The results showed that the application of PGPR was able to increase plant growth and yield of red chilies in the form of plant height (2.12% - 9.69%), the total number of branches (5.25% -54.96%), number of fruits (13,55% -51.40%) and fruit weight (54.19% -116.35%). The quality of crop yields has also improved with the application of PGPR. PGPR which contains Pseudomonas fluorescent, Trichoderma sp, Aspergillus niger, Azobacter sp, Azospirilium sp, and Rhizobium sp. is PGPR that provides the best growth and yield of red chilies
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI PEMBUDIDAYAAN DAN PENGOLAHAN MARKISAH BERBASIS POTENSI DAERAH UNTUK MENINGKATKAN PENDAPATAN KELUARGA Jasminarni Jasminarni; Suandi Suandi; Trias Novita dan Evita
Jurnal Layanan Masyarakat (Journal of Public Services) Vol. 3 No. 1 (2019): JURNAL LAYANAN MASYARAKAT
Publisher : Universitas Airlangga

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (148.503 KB) | DOI: 10.20473/jlm.v3i1.2019.47-49

Abstract

Tujuan kegiatan KKN-PPM ini adalah untuk pemberdayaan masyarakat melalui pembudidayaan dan pengolahan markisah berbasis potensi daerah untuk meningkatkan pendapatan keluarga. KKN merupakan mata kuliah wajib di universitas jambi yang harus diikuti oleh setiap mahasiswa sebelum melaksanakan ujian akhir (skripsi) hal ini tertuang pada Peraturan Rektor Nomor: 1223/UN 21/DT/2013, tanggal 19 November 2013. Pelaksanaan program KKN-PPM menggunakan metoda utama berupa pelatihan, demonstrasi dan demplot kepada kelompok sasaran. Mahasiswa yang sudah diberi pembekalan akan mendampingi kelompok sasaran selama pelatihan dan pelaksanaan KKN-PPM. Langkah-langkah operasional yang akan dilakukan selama program KKN-PPM secara terinci adalah sebagai berikut pemilihan anggota masyarakat yang akan dibina pada dua desa, analisispengetahuan masyarakat tentang tanaman markisah dan pengenalan pada mereka usaha budidaya dan pengolahan markisah, pemberian pelatihan manajemen pada masyarakat membuat, mengatur dan menjaga unit budidaya dan pengolahan markisah, pelatihan dan demontrasi pembuatan unit budidaya dan pengolahan markisah dengan memanfaatkan lahan pekarangan yang dilakukan oleh mahasiswa didampingi Dosen Pembimbing Lapangan (DPL). Target kegiatan KKN-PPM adalah metode dan produk: (1) Perbaikan teknik budidaya markisah sehingga dapat menghasilkan produksi yang optimum, sehingga terjadinya peningkatan pendapatan masyarakat. (2) Memanfaatkan lahan pekarangan sebagai lahan budidaya markisah, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai bahanbaku pengolahan panganan yang dapat menambah nilai jual markisah yang dibudidayakan. (3) Terjadinya perbaikan sistem budidaya markisah tanpa mengikuti persyaratan budidaya menjadi mengikuti syarat yang semestinya. (4) Pengolahan aneka panganan berbahan baku markisah sebagai oleh-oleh sehingga dapat menambah pendapatan masyarakat. (5) Terjadinya peningkatan partisifasi masyarakat melalui pembinaan yang dilakukan dan pelatihan pembuatan panganan berbahan baku markisah seperti dodol markisah dan sirup markisah.. Kegiatan KKN-PPM akan dilaksanakan di dua desa di Kecamatan Keliling Danau yaitu Desa Koto Baru dan Desa Koto Agung. Metode kegiatan yang dilakukan dalam pemberdayaan kelompok sasaran adalah metode partisipasif dan aksi yang melibatkan kelompok sasaran dibagi dalam 2 kelompok pengembangan budidaya tanaman markisah dan 2 kelompok pengolahan markisah menjadi berbagai produk penganan. Selainitu, masyarakat secara umum diikutkan dalam kegiatan ini. Mahasiswa bertindak sebagai fasilisator. Materi yang diberikan melalui pembelajaran orang dewasa (andragogi), dengan rasio 30% teori dan 70% praktek.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT TANI DALAM PENINGKATAN PENDAPATAN MELALUI PENGEMBANGAN PADI ORGANIK BERBASIS TRICHOLIMTAN DENGAN SISTEM JAJAR LEGOWO DI KECAMATAN KOTO BARU Evita Evita; Trias Novita; Jul Andayani
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2017): Jurnal Karya Abdi Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.856 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v1i2.4289

Abstract

Koto Baru merupakan salah satu kecamatan di Kota Sungai Penuh dengan mata pencaharian utama penduduknya adalah bertani. Tanaman utama yang diusahakan adalah tanaman pangan yaitu padi sawah. Luas lahan persawahan yang dimiliki adalah sekitar 90 ha dari luas wilayahnya sebesar 115 ha. Petani di wilayah ini dominan mengusahakan tanaman padi sawah yang dibudidayakan secara tradisional dengan sistem yang turun temurun dari petani terdahulu. Pelaksanaan budidayanya masih menggunakan pupuk sintetis dan pengendalian hama penyakit masih menggunakan pestisida sintetis yang berbahan kimia. Sistem budidaya secara tradisional ini mempunyai beberapa kelemahan, diantaranya dalam pemeliharaan yaitu tahap penyiangan susah dilakukan karena lahan ditanam dengan tanpa membuat ruang untuk jalan bagi petani sehingga tanaman padi saat penyiangan banyak yang terpijak. Sistem tanam tradisional ini membuat cahaya matahari tidak optimal menembus sela tanaman karena kerapatan tanaman yang tinggi dengan tanpa ruang sela. Hal tersebut akan menyebabkan biaya produksi tinggi dengan hasil yang kurang optimal bila dibandingkan dengan sistem tanam yang lebih modren. Pemupukan dengan pupuk sintetis, kebutuhannya untuk padi sawah di wilayah ini sudah sangat tinggi karena sudah terjadinya kejenuhan dalam pemupukan. Selain itu pupuk sintetis sudah mulai langka dan harganya sudah cukup mahal. Penggunaan pestisida sintetis juga meningkat karena hama dan penyakit tanaman sudah resisten, sehingga menyebabkan produksi dan kualitas padi sawah menurun dan biaya produksi tinggi, akibatnya pendapatan petani menurun. Kegiatan KKN-PPM ini dilaksanakan di Desa Sri Menanti dan Desa Kampung Tengah Kecamatan Koto Baru. Program KKN-PPM ini dilakukan dengan metode partisifatif dan aksi pada kelompok masyarakat sasaran dengan melibatkan masyarakat setempat dan mahasiswa menjadi fasilitator. Metode yang dilakukan adalah pelatihan, demonstrasi, pembuatan demplot, praktek teknologi dan pendampingan. Program ini merupakan alih teknologi dan pendampingan oleh mahasiswa. Tujuan dan target yang dicapai dari kegiatan Program KKN-PPM ini adalah peningkatan produksi padi, efisiensi biaya, perbaikan sistem, peningkatan partisifasi masyarakat dan peningkatan swadana dan swadaya masyarakat.
IbM Dasa Wisma Budidaya Stroberi Lokal di Kampung Tengah Miranti Sari Fitriani; Jasminarni Jasminarni; Evita Evita; Trias Novita
Jurnal Karya Abdi Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2018): Volume 2, No (Issue) 2, Desember 2018
Publisher : LPPM Universitas Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (187.777 KB) | DOI: 10.22437/jkam.v2i2.6083

Abstract

Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan kelompok dasa wisma lembayung dan kelompok dasa wisma sedap malam di Desa Kampung Tengah melalui pendampingan, penyuluhan dan demontrasi tentang tehnik pembuatan kompos limbah pabrik teh dan perbanyakan stroberi. Tanaman stroberi didaerah ini merupakan tanaman yang tumbuh liar tanpa memperhatikan aspek budidaya yang baik terutama dalam pemeliharaan dan pengendalian hama dan penyakit. Tanaman Stoberi mempunyai potensi ekonomi yang tinggi karena harga jual buah yang dihasilkan cukup mahal, bentuk dan rasa buahnya sangat disukai dan tergolong buah-buahan langka untuk daerah-daerah di sumatera. Buah stroberi ini dapat dikosumsi segar ataupun diolah untuk berbagai industri seperti pembuatan jelly, sirup atau juice dan penambah aroma bahan makanan lainnya. Bahan organik yang dapat dimanfaatkan, salah satunya adalah limbah pabrik teh, yang saat ini kurang dimanfaatkan. Limbah padat industri teh ternyata dapat dimanfaatkan untuk berbagai keperluan antara lain menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik. Ampas teh yang akan dijadikan pupuk tanaman, diproses melalui pengolahan secara termofil. Caranya, ampas teh dari sisa penyeduhan di letakkan pada bak atau tempat khusus yang telah disediakan, kemudian dan didinginkan selama satu hari. Mikroorganisme ditambahkan untuk mempercepat proses penguraian dan dilanjutkan dengan proses pembalikan dalam seminggu sekali. Kompos siap digunakan setelah proses fermentasi berlangsung selama kurang lebih satu bulan. Secara umum target luaran yang akan dicapai akan memberi dampak terhadap Masyarakat umumnya dan kelompok dasa wisma lembayung serta dasa wisma sedap malam khususnya serta masyarakat disekitarnya. Dampak positif yang diharapkan tercapai melalui kegiatan ini dimana tim pengabdiaan akan melakukan pelatihan, demontrasi dan demplot untuk dasa wisma lembayung dan dasa wisma sedap malam dalam hal mengolahan limbah pabrik teh menjadi kompos yang akan dimanfaatkan sebagai media pada perbanyakan stroberi lokal. Dengan cara ini dapat menekan biaya produksi yang harus dikeluarkan , karena untuk pembelian pupuk sudah dapat ditekan dengan pemakaian kompos yang di hasilkan sendiri serta dapat menghindari pencemaran lingkungan dari pemakaian pupuk kimia. Target luaran yang dapat diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya pengetahuan kelompok dasa wisma akan pemanfaatan limbah pabrik teh dan pembudidayaan tanaman stroberi lokal sehingga akan di hasilkan kompos limbah teh dan stroberi lokal organik.