Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Peningkatan Hasil belajar IPS melalui Model Contextual Teaching and Learning pada Siswa Kelas IV SDN Babulawan Kab. Simalungun Yuni Mariani Manik; Intan Maulina
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Article Research
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.714 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i1.1012

Abstract

Latarbelakang: Tujuan    dilaksanakan    penelitian    ini    ialah    (1)    untuk    menjelaskan implementasi model CTL dalam meningkatkan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDN Babulawan, dan (2) untuk menjelaskan peningkatan hasil belajar IPS siswa dengan diterapkannya model CTL pada siswa kelas IV SDN Babulawan Kab. Simalungun. Metode penelitian: Metode penelitian yang digunakan yaitu Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan dua siklus yang menerapkan model CTL dengan menggunakan desain model PTK Stephen Kemmis dan Robin Mc Taggartdengan langkah PTK: (1) perencanaan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan (4) refleksi. Teknik analisis data kualitatif dan kuantitatif. Instrumen pengumpulan data yang digunakan berupa observasi, tes, catatan lapangan dan dokumentasi Hasil penelitian: Hasil penelitian siklus I pengelolaan pembelajaran guru mencapai persentase ketuntasan 71,5% dengan kriteria “baik” dan mengalami peningkatan siklus II menjadi 92,5% dengan kriteria “sangat baik”. Hasil belajar IPS siswa ranah kognitif pada siklus I 72,22% dan pada siklus II meningkat menjadi 94,44%. Hasil belajar IPS ranah afektif siswa siklus I mencapai persentase 72,93% dengan kriteria “baik” dan siklus II meningkat menjadi 85,38% dengan kriteria “sangat baik”. Hasil belajar IPS ranah psikomotorik siswa siklus I 71,5% dengan kriteria “sangat baik” dan siklus II meningkat menjadi 86,1% dengan kriteria “sangatbaik”. Kesimpulan: Simpulan pada penelitian ini yakni dengan menggunakan model CTL dapat meningkatkan hasil belajar IPS siswa baik dari ranah kognitif, afektif maupun psikomotorik siswa kelas IV SDN Babulawan Kab. Simalungun. Dalam setiap proses. Siswa hendaknya aktif dalam pembelajaran dan kerjasama diantara siswa dalam kelompok perlu. Diharapkan peneliti yang akan datang diharapkan dapat dijadikan referensi dengan menerapkan model CTL dengan topik pelestarian sumber daya alam dengan materi yang lebih luas.
Pembentukan Karakter Siswa Kelas III SDN 054871 KW. Begumit Melalui Fabel Pendidikan Kewarganegaraan Ficha Aulia Nanda; Intan Maulina
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Article Research
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (282.977 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i1.1002

Abstract

Pendidikan nasional berfungsi sebagai pemelihara nilai-nilai di dalam masyarakat agar terus dapat dilestarikan. Pendidikan karakter merupakan filter bagi hal negatif dalam globalisasi. Untuk menanamkan nlai-nilai pendidikan karakter, tentu tidak cukup hanya sekadar diberikan hafalan atau nilai ujian yang memenuhi standar kelulusan, namun secara keseluruhan haruslah terintegrasi antara kognitif, afektif dan psikomotorik. Dalam penelitian ini, peneliti mengkaji peningkatan karakter siswa kelas 3 SDN 054872 KW.Begumit  melalui fabel Pendidikan Kewarganegaraan . Fabel merupakan cerita binatang yang diajarkan di SD kelas 3. Fabel berisi berbagai nilai yang dapat diajarkan kepada siswa. Banyak nilai pembelajaran yang dapat dieksplorasi dalam fabel yang selanjutnya dapat digunakan sebagai alternatif dalam mengedukasi siswa. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menunjukkan apa saja nilai pendidikan karakter yang dapat diambil dalam fable dan mendeskripsikan bagaimana pembentukan karakter siswa kelas 3 SDN 054871 KW. Begumit melalui Pendidikan kewarganegaraan fabel. Jenis penelitian yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu penelitian kualitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa nilai karakter di dalam fabel yang dapat menjadi suri tauldan untuk siswa Sekolah Dasar Negeri 091320 diantaranya: sikap jujur, sikap tanggung jawab juga sikap rasa ingin menolong dan pembentukkan karakter siswa SDN 054871 KW. Begumit melalui fabel pendidikan kewarganegaraan dilakukan dengan pendekatan buku-buku, komunikasi yang baik, serta implementasi yaitu dengan mengajak siswa berpartisipasi untuk tampil dan guru mengajak siswa untuk mengaplikasikan apa yang mereka dapat dari cerita-cerita fabel yang telah mereka pelajari bersama
Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif tipe Make a Match untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Pokok Bahasan Koloid Hamela Sari Sitompul; Intan Maulina
Edu Cendikia: Jurnal Ilmiah Kependidikan Vol. 1 No. 1 (2021): Article Research
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (410.222 KB) | DOI: 10.47709/educendikia.v1i1.1008

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah hasil belajar kimia siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) lebih tinggi daripada hasil belajar kimia siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Penelitian ini dilakukan di SMA Yapim Taruna Dolok Masihul dengan populasi adalah seluruh siswa kelas XI SMA yang terdiri dari 2 Kelas. Sampel penelitian diambil secara acak berjumlah 2 kelas yang terdiri dari kelas eksperimen dan kelas kontrol. Kelas eksperimen diberi perlakuan dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe mencari pasangan (make a match) sedangkan kelas kontrol diberi perlaukan dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Data yang diamati adalah hasil belajar kimia siswa, yang dikumpulkan melalui tes pilihan berganda sebanyak 20 soal yang terdiri dari 5 option jawaban, yang telah diujicobakan validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran dan daya pembeda tes. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji t, dimana sebelumnya telah diuji normalitas dan homogenitas data. Hasil belajar kelas eksperimen rata-rata pre test (27,81 ± 7,21) dan rata-rata post test (76,88 ± 5,70) dengan peningkatan hasil belajar Gain sebesar 68% sedangkan hasil belajar kelas kontrol rata-rata pre test (22,03 ± 6,70) dan rata-rata post test (70,47 ± 6,00) dengan peningkatan hasil belajar Gain sebesar 62%. Uji hipotesis dilakukan pada taraf signifikansi ? = 0,05 menggunakan uji-t satu pihak yaitu pihak kanan dimana thitung > ttabel (3,05 > 1,667139), yang berarti Ho ditolak dan Ha diterima. Dengan melihat hasil penelitian tersebut dapat disimpulkan bahwa hasil belajar kimia siswa yang diberi perlakuan melalui penerapan model pembelajaran make a match lebih tinggi daripada menggunakan pengajaran konvensional.
Asistensi Penulisan Karya Tulis Ilmiah Terakreditasi Sinta Hantono Hantono; Evan Afri; Intan Maulina; Muhammad Khoiruddin Harahap
Dedikasi Sains dan Teknologi (DST) Vol. 1 No. 2 (2021): Publikasi Volume 1 Nomor 2 Tahun 2021
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1401.336 KB) | DOI: 10.47709/dst.v1i2.1188

Abstract

Penulisan karya tulis ilmiah merupakan keterampilan yang penting untuk dimiliki oleh akademisi, maupun mahasiswa dalam menjalani tugas akhir dimana keterampilan menulis karya ilmiah sangat diperlukan oleh akademisi, maupun mahasiswa dalam menyampaikan gagasan secara ilmiah dan bertanggung jawab. Sayangnya, tidak banyak kampus yang memahami pentingnya keterampilan menulis ilmiah dan cara melaksanakanannya dengan baik, sehingga banyak artikel kena tolak. Publikasi karya ilmiah menjadi agenda penting bagi para akademisi, bukan hanya sebagai prasyarat utk naik kepangkatan dosen dan bukan semata untuk mahasiswa S1 yang mau lulus ujian skripsi, semuanya penuh proses makanya beberapa panitia yang tergabung di dalam tim IT Science berencana untuk melakukan webinar agar mempunyai gambaran yang jelas mengenai penulisan karya tulis terakreditasi sinta sangat cocok untuk mahasiswa, dosen, penulis pemula, dimana webinar ini dilakukan dengan mengkolaborasikan 3 pembicara yang sesuai dengan keahlian masing masing seperti Prof.Dr.Muhammad Zarlis (Penguatan Substansi Karya Ilmiah), Nurul Khairina, S.Kom, M.Kom (Optimalisasi Grammarly, google translate &Paraphrasing) dan Paska Marto Hasugian, S.Kom, M.Kom (Asistensi Penulisan Karya Ilmiah). Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan untuk memberikan tambahan ilmu pengetahuan, meningkatkan keterampilan, memudahkan peserta untuk menentukan asistensi artikel sampai terbit di Jurnal Nasional Terakreditasi Sinta.
Implementation of virtual chemistry laboratory integrated smartphone at advance organizer model to increasing independence and student learning result Salim Efendi; Intan Maulina; Chintani Sihombing
Jurnal Pendidikan Kimia Vol 9, No 2 (2017): Agustus - November
Publisher : Pascasarjana Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (807.036 KB) | DOI: 10.24114/jpkim.v9i2.7623

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui sejauhmana peran implementasi Virtual Chemistry Laboratory terintegrasi smartphone pada model pembelajaran Advance organizer untuk meningkatkan kemandirian dan  hasil belajar siswa. Sampel penelitian ini adalah siswa kelas X semester I SMA Negeri 1 Pematang Raya diambil sebanyak 2 kelas dengan 2 (dua) kelompok perlakuan. Instrumen digunakan tes hasil belajar (r11 = 0,802) dan lembar observasi kemandirian, Teknik analisa data menggunakan uji–T dan uji korelasi. Hasil penelitian diperoleh: (1) Hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan implementasi virtual chemistry laboratory terintegrasi smartphone lebih tinggi dibandingkan hasil belajar siswa yang dibelajarkan tanpa implementasi virtual chemistry laboratory pada model pembelajaran advance organizer (2) Kemandirian siswa yang dibelajarkan dengan implementasi virtual chemistry laboratory terintegrasi smartphone lebih tinggi dibandingkan kemandirian siswa tanpa implementasi virtual chemistry laboratory pada model pembelajaran advance organizer(3) Terdapat hubungan yang signifikan kemandirian dan hasil belajar siswa yang dibelajarkan dengan implementasi virtual chemistry laboratory terintegrasi smartphone.Kata kunci: advance organizer, virtual chemistry laboratory
Analysis of Derivational and Inflectional Morpheme in Song's Lyrics of Adele Album Evan Afri; Intan Maulina
International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Vol. 1 No. 1 (2021): Article Research Volume 1, Issue 1, April 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijeal.v1i1.983

Abstract

This research aims to find the derivative affixes and Inflection affixin "Song Adele Album". This study is a descriptive qualitative study. Researcher tries to find derived words, ending affixes and roots from words in Songs Adele Albums without using statistical calculations. In this study, the author used all words containing prefixes and suffixes as data. The data source is all parts of the word, which are the beginning of the song sung by Adele's album. The result of analyzing the data is that the derived affixes and affixes found in the song Adele album are -er, -en, -ing, -ly, -ment, -ness, -ness as suffixes, and the affixes are -d, -s, -ed, -ing, -es, -er, -est. From the conclusions of this study, the author suggests that in order to improve their vocabulary mastery, readers should apply derived words and affixes by decomposing words into roots and affixes, because they can get the structure of a word from a word , and also discover how words are constructed. By understanding the roots, readers can construct words themselves.
Enhancing Students' Speaking Skills through Debate Techniques Evan Afri; Ely Ezir Marpaung; Intan Maulina
International Journal of English and Applied Linguistics (IJEAL) Vol. 1 No. 2 (2021): Volume 1 Number 2 August 2021
Publisher : ITScience (Information Technology and Science)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/ijeal.v1i2.1121

Abstract

Speaking is considered an essential skill to master. There are some problems with students, lack of communication in class, and lack of vocabulary. The purpose of this study was to improve students' speaking skills through debate techniques. This research method is classroom action research, which is used in two cycles, and each cycle has four steps: planning, action, observing, and reflection. The data presented in this study were obtained from observations, interviews, and students' speaking scores. In this study, the researcher got the result, namely the percentage of speaking. Scores in cycle one 71% passed, and 29% failed; 92% and 8% failed in cycle two. So, the increase in yield in cycle 1 and cycle 2 is 21%. Based on the data above, it can be concluded that learning English, especially speaking through debate techniques, can improve students' speaking skills.