Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : JAMAIKA: Jurnal Abdi Masyarakat

SOSIALISASI DAN IMPLEMENTASI GOOGLE CLASSROOM SEBAGAI MEDIA PENUNJANG PEMBELAJARAN PADA SMK DARUL MUIN Joko Riyanto; Bobi Agustian; Maulana Ardiansyah; Heri Haerudin; Muhammad Yaser Arafat
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 1, No 1 (2020): FEBRUARI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (506.224 KB)

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi informasi dan Internet, menjadikan bidang pendidikan pun ikutmengalami perkembangan. Terutama metode pembelajaran yang dilakukan secara online yang biasadisebut dengan e-learning. Salah satunya dengan pemanfaatan aplikasi Google Classroom. Dalampemanfaatan aplikasi Google Classroom menjadikan pembelajaran lebih efektif dan efesien dikarenakanguru dan siswa dapat setiap saat berinteraksi secara online di aplikasi Google Classroom, dimana siswadapat belajar, berdiskusi, mengunduh materi, dan mengirim tugas dari jarak jauh. Oleh karenanya tujuandalam pengabdian kepada masyarakat ini untuk memberikan edukasi mengenai pembelajaran dan sertaworkshop tentang optimalisasi pembelajaran dengan menggunakan Google Classroom di SMK DarulMuin. Diharapkan dengan adanya pengabdian kepada masyarakat ini dapat membantu guru dan siswadalam belajar mengajar menggunakan media aplikasi Google Classroom.
PELATIHAN SOSIAL MEDIA MARKETING DI MASA PENDEMI COVID-19 BERSAMA YAYASAN MULIA KREATIF BERDAYA (MUTIARA) Fajar Septian; Ari Syaripudin; Dimas Abison Punkastyo; Heri Haerudin; Joko Riyanto
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 2, No 2 (2021): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (548.65 KB)

Abstract

Sebagai dampak adanya pandemi virus Covid-19 di Indonesia, terutama di DKI Jakarta terjadinya pergeseran perilaku belanja pada masyarakat. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku koperasi dan UMKM di Jakarta. Sektor bisnis UMKM ini tidak boleh lagi terjebak pada pola-pola lama dalam mengembangkan usahanya. Sayangnya, dari survei yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM beberapa waktu lalu, sekitar 36% pemilik UMKM belum melek komputer dan internet, 12% pemilik UMKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis, dan hanya 6% saja pemilik UMKM yang sukses berbisnis online  . Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan yang ingin dicapai adalah membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan merancang konten media sosial apa yang tepat untuk digunakan oleh pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Selain itu juga membantu UMKM dalam pemberian pelatihan tentang strategi pemasaran produk melalui media sosial di smartphone menggunakan platform WhatsApp for Business, Facebook, dan Instagram. Metode yang digunakan yaitu identifikasi konsumen UMKM, perancangan pemasaran produk, harga, distribusi, promosi, pembuatan konten sosial media whasapp, facebook dan instagram, pelatihan strategi pemasaran di sosial media whatsapp, facebook dan instagram. Media sosial yang digunakan untuk digital marketing tidak hanya tertumpu pada media sosial yang sengaja dibuat untuk UMKM, juga media sosial yang dimiliki oleh pegawai atau karyawan dari UMKM tersebut. Sehingga pemasaran produk memiliki jangkauan yang lebih luas, dan dengan demikian penjualan produk dari UMKM juga meningkat. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan  Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui platform sosial media untuk pemasaran produk; Dapat merancang profile konsumen dan strategi pemasaran product, price, place dan promotion; Serta dapat membuat konten sosial media sebagai alat untuk melakukan pemasaran produk di sosial media.Sebagai dampak adanya pandemi virus Covid-19 di Indonesia, terutama di DKI Jakarta terjadinya pergeseran perilaku belanja pada masyarakat. Hal ini merupakan tantangan sekaligus peluang bagi para pelaku koperasi dan UMKM di Jakarta. Sektor bisnis UMKM ini tidak boleh lagi terjebak pada pola-pola lama dalam mengembangkan usahanya. Sayangnya, dari survei yang dilakukan Kementerian Koperasi dan UMKM beberapa waktu lalu, sekitar 36% pemilik UMKM belum melek komputer dan internet, 12% pemilik UMKM menggunakan komputer dan internet untuk bisnis, dan hanya 6% saja pemilik UMKM yang sukses berbisnis online  . Berdasarkan permasalahan tersebut, tujuan yang ingin dicapai adalah membantu UMKM dalam mengidentifikasi dan merancang konten media sosial apa yang tepat untuk digunakan oleh pelaku UMKM dalam memasarkan produknya. Selain itu juga membantu UMKM dalam pemberian pelatihan tentang strategi pemasaran produk melalui media sosial di smartphone menggunakan platform WhatsApp for Business, Facebook, dan Instagram. Metode yang digunakan yaitu identifikasi konsumen UMKM, perancangan pemasaran produk, harga, distribusi, promosi, pembuatan konten sosial media whasapp, facebook dan instagram, pelatihan strategi pemasaran di sosial media whatsapp, facebook dan instagram. Media sosial yang digunakan untuk digital marketing tidak hanya tertumpu pada media sosial yang sengaja dibuat untuk UMKM, juga media sosial yang dimiliki oleh pegawai atau karyawan dari UMKM tersebut. Sehingga pemasaran produk memiliki jangkauan yang lebih luas, dan dengan demikian penjualan produk dari UMKM juga meningkat. Hasil Pengabdian kepada Masyarakat ini dapat meningkatkan kemampuan dan keterampilan pelaku UMKM dalam memanfaatkan  Teknologi Informasi dan Komunikasi melalui platform sosial media untuk pemasaran produk; Dapat merancang profile konsumen dan strategi pemasaran product, price, place dan promotion; Serta dapat membuat konten sosial media sebagai alat untuk melakukan pemasaran produk di sosial media.
Implementasi Moodle sebagai Media Pembelajaran Daring Sekolah Tinggi Teknologi Informasi NIIT Fajar Septian; Heri Haerudin; Joko Riyanto
JAMAIKA: JURNAL ABDI MASYARAKAT Vol 3, No 2 (2022): JUNI
Publisher : Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Upaya penanggulangan Covid-19 yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk menekan angka pertumbuhan penularan dan penyebaran virus Covid-19 dengan mengeluarkan kebijakan bekerja, beribadah dan belajar dari rumah. Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah tersebut, Ketua Sekolah Tinggi Teknologi Informasi (STTI) NIIT memutuskan untuk menyelengarakan perkuliahan yang semula dilakukan secara tatap muka diubah menjadi pembelajaran daring. Demi menjaga kualitas pembelajaran yang dilaksanakan secara daring STTI NIIT perlu mengembangkan Learning Management System (LMS) sebagai media pembelajaran daring. Moodle merupakan platform LMS yang bersifat open source dan telah banyak digunakan di beberapa perguruan tinggi. Moodle dapat digunakan sebagai media pembelajaran daring secara Asynchronous LearningmaupunSynchronous Learning yang dipadukan dengan Platform Google Meet untuk tatap maya. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PkM) yang kami lakukan adalah membantu pihak STTI NIIT dalam mengimplementasikan LMS Moodle sebagai media pembalajaran daring. Hasil kegiatan PkM ini adalah berupa Web LMS STTI NIIT dengan alamat URL spada.i-tech.ac.id. Dengan adanya web LMS tersebut kegiatan pembelajaran secara daring di STTI NIIT dapat berjalan dengan baik. Tingkat partisipasi mahasiswa dan dosen dalam melaksanakan perkuliahan secara tatap maya terjadi peningkatan.