Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membaca Pendidikan Islam di Era Disrupsi: Perspektif Strukturalisme Transendental Khairul Umam
Journal of Islamic Education Research Vol. 1 No. 01 (2019): Journal of Islamic Education Research
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (240.308 KB) | DOI: 10.35719/jier.v1i01.15

Abstract

Era disrupsi meniscayakan kehidupan manusia tidak lagi linear dan susah diprediksi. Pilihannya hanya bergerak dengan berinovasi atau diam menjadi penonton. Sebagai salah satu elemen penting Islam, Pendidikan Islam dituntut untuk mampu bertransformasi dan beradaptasi dengan era ini seperti perubahan gaya belajar-mengajar, literasi digital, paradigma berfikir, perilaku pendidik maupun peserta didik hingga manajemen lembaga yang inovatif, liniear dengan dimensi-dimensi teknologi-digital yang tengah terjadi. Problem utamanya adalah upaya tersebut disinyalir akan merubah pendidikan Islam ke arah struktur yang bersifat materialistis. Tulisan ini secara simplifikatif menganalisa pendidikan Islam di era disrupsi dengan menggunakan paradigma strukturalisme transendental yang diperkenalkan oleh Kuntowijoyo. Struktur pendidikan Islam telah memenuhi ciri: 1) totalitas unsur yang dimiliki; 2) perubahan sebagai kekuatan pembentuk struktur, serta; 3) kemandirian sistem.
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga di Masa Pandemi Covid-19 Nur Jannah; Khairul Umam
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 12 No 1 (2021): Maret
Publisher : STAIFAS-Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36835/falasifa.v12i1.460

Abstract

AbstractThis research explains the role that parents should play in the educational process of their children during the Covid-19 pandemic. By using a qualitative descriptive approach to this type of research library, the researchers concluded that the role of parents in the current pandemic is becoming more urgent to develop children's character in a better direction. Three main points need to be internalized to children, namely religious education, social education, and moral education. Religious education is related to the issue of belief in God and all aspects related to Him. Social education is related to the cultivation of the values ​​of social interaction, both those originating from culture and religion and so on which have positive values. Meanwhile, moral education is related to the refraction of moral values, both individually and socially. Individual moral values ​​are related to how to treat oneself, while social moral values ​​are related to how to treat others well. Abstrak Penelitian ini menjelaskan peran yang sewajarnya dan patut untuk dilakanakan oleh orang tua dalam proses pendidikan anak-anak mereka di masa pandemic covid-19. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif jenis library research, peneliti menyimpulkan bahwa peran orang tua di masa pandemi saat ini menjadi lebih urgen dalam rangka menumbuhkembangkan karakter anak ke arah yang lebih baik. Terdapat tiga poin utama yang perlu diinternalisasikan kepada anak, yaitu pendidikan agama, pendidikan sosial dan pendidikan akhlak. Pendidikan agama terkait dengan masalah keyakinan kepada Tuhan dan segala aspek yang berhubungan dengan-Nya. Pendidikan sosial berkaitan dengan penanaman nilai-nilai interaksi sosial, baik yang bersumber dari budaya dan agama dan sebagainya yang bernilai positif. Sementara pendidikan akhlak berkaitan dengan pembiasan nilai-nilai moral, baik individual maupun sosial. Nilai moral individual berkaitan dengan bagaimana memperlakukan diri, sementara nilai moral sosial berkaitan dengan bagaimana memperlakukan orang lain dengan baik. Kata Kunci: Peran Orang Tua, Pendidikan Karakter Berbasis Keluarga, Pandemi Covid-19