Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search
Journal : Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar

Analisis Kesalahan Siswa Dalam Menyelesaikan Soal Cerita Matematika Berdasarkan Teori Newman Topik Jarak dan Kecepatan di Kelas V SDN Jember Lor 03 M Firjoun Asiasi; M Sulthon Masyhud; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (310.963 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v9i1.25763

Abstract

Soal cerita memiliki karakteristik tidak hanya level 1 taksonomi bloom kognitif (C1) tetapi biasanya minimal terdapat lebih dari level C1, Sehingga soal cerita harus dikembangkan dan dibiasakan untuk diberikan kepada siswa, tetapi muncul suatu permasalahan dimana guru kebingungan dalam menentukan soal cerita yang cocok digunakan untuk siswa. Sehingga untuk inovasi tersebut, salah satu dengan mengetahui apa saja kesalahan yang dilakukan oleh siswa. Teori newman menjadi alat untuk mengetahui tahapan kesalahan yang dialami siswa, yaitu meliputi reading error, comprehension error, transformation error, process skill error, dan enconding error. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan jenis kesalahan apa saja yang muncul dan tingkat persentase dalam menyelesaikan soal cerita. Pada penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskirptif. Subjek penelitian ini berjumlah 90 siswa kelas V SDN Jember Lor 03. Pengumpulan data dilakukan dengan tes dan wawancara. Analisis kesalahan terbagi akan 2 jenis yaitu analisis kesalahan rill dan analisis kesalahan relatif dimana keduanya sama-sama memiliki hubungan antara satu dengan yang lainnya diperkuat dengan data hasil wawancara. Hasil dari penelitian ini adalah adalah reading error sebanyak 0%, comprehension error sebanyak 7%, transfromasion error sebanyak 24%, process skillsebanyak 33%, encoding error sebanyak 35%.
Kemampuan Membaca Permulaan Siswa Kelas I SDN Patrang 01 Jember pada Masa Pembelajaran Daring Rizka Damaiyanti; Hari Satrijono; Fajar Surya Hutama; Yuni Fitriyah Ningsih; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8 No 2 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (212.508 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v8i2.24990

Abstract

Membaca permulaan merupakan aspek penting yang perlu dikuasai oleh siswa. Kemampuan membaca yang baik, maka mempermudah siswa dalam memperoleh informasi yang tertuang dalam bentuk tulisan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana kemampuan membaca permulaan siswa dan faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca pada masa pembelajaran daring. Melalui penelitian, diketahui kemampuan membaca permulaan siswa kelas I SDN Patrang 01 pada masa pembelajaran daring termasuk dalam kategori cukup. Kemampuan membaca permulaan dari 28 siswa hanya 2 yang termasuk dalam kategori sangat baik, 5 siswa dengan masuk pada kategori baik, 13 siswa masuk pada kategori cukup, dan 8 siswa masuk pada kategori kurang. Faktor-faktor yang mempengaruhi kemampuan membaca permulaan siswa adalah faktor lingkungan, faktor psikologis, dan faktor intelektual.
Analisis Literasi Matematis Berdasarkan Kemampuan Matematika Siswa Kelas VI SDN 2 Kedunggebang Banyuwangi Ganistya Mareta Putti; Titik Sugiarti; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (17958.832 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v9i1.26359

Abstract

Literasi matematis adalah kapasistas atau potensi siswa secara individual untuk dapat merumuskan, menerapkan konsep serta menginterpretasikan ilmu matematika dalam konteks tertentu. Penelitian ini mengambil jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan deskriptif kualitatif dilakukan untuk menganalisis kemampuan literasi matematis siswa kelas VI SDN 2 Kedunggebang dengan dasar kemampuan matematika yang diklasifikasikan menjadi tiga level yakni level rendah, level sedang, level tinggi. Didapatkan 7 siswa yang memiliki kemampuan matematika rendah, 16 siswa yang memiliki kemampuan sedang dan 5 siswa yang memiliki kemampuan tinggi Didapatkan hasil yakni literasi matematis siswa merupakan representasi dari kemampuan matematika siswa, ditunjukkan oleh kemampuan menyelesaikan literasinya dari soal literasi yang diberikan. Pada kemampuan rendah siswa mampu menyelesaikan dengan runtut dan tepat literasi matematika hanya 1 soal dari 4 soal yang diberikan, sedangkan kemampuan matematika sedang mampu menyelesaikan dengan runtut dan tepat literasi matematika pada 2 soal dari 4 soal yang diberikan, dan kemampuan matematika tinggi mampu menyelesaikan literasi matematika dengan runtut dan tepat pada 3 soal dari 4 soal yang diberikan.
Analisis Literasi Matematika Ditinjau dari Kecerdasan Matematis-Logis Siswa Annisa Fasya Purwanti; Mutrofin Mutrofin; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (959.234 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v8i1.24775

Abstract

Literasi matematika penting dan dibutuhkan dalam kehidupan siswa, akan tetapi hal tersebut belum sejalan dengan penelitian yang telah dilakukan oleh PISA untuk mengetahui kemampuan literasi matematika siswa. Penelitian ini untuk mengetahui perbedaan literasi matematika ditinjau dari kecerdasan matematis-logis siswa tingkat tinggi dan rendah. Selanjutnya, untuk mengetahui literasi matematika ditinjau dari kecerdasan matematis-logis pada tingkat tinggi dan rendah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualititatif. Penelitian ini dilakukan di sekolah dasar dengan subjek sebanyak 26 siswa pada kelas V. Empat siswa diantaranya dipilih secara acak untuk mewakili siswa dengan kecerdasan matematis-logis tinggi dan rendah untuk diwawancarai. Data yang didapat, yaitu melalui angket, tes dan wawancara. Analisis hasil data yang didapat menggunakan uji t-test dan teknik analisis data model Miles dan Huberman. Analisis data dengan model Miles dan Huberman, yaitu reduksi data, penyajian data dan menarik kesimpulan. Reduksi data akan dianalisis menggunakan indikator literasi matematika yang diadopsi dari PISA 2012, yaitu merumuskan masalah, menerapkan konsep dan menafsirkan hasil penyelesaian. Hasil penelitian melalui uji t-test dibuktikan terdapat perbedaan yang signifikan, yaitu sig. (2-tailed) 0,002 < 0,05. Analisis melalui indikator literasi matematika siswa dengan kecerdasan matematis-logis tinggi dapat memenuhi 2 indikator literasi matematika. Siswa dengan kecerdasan matematis-logis rendah belum dapat memenuhi indikator literasi matematika. Kesimpulan pada penelitian ini terdapat perbedaan secara yang signifikan dan kemampuan literasi matematika yang dimiliki oleh siswa dengan kecerdasan matematis-logis tinggi dapat memenuhi 2 indikator literasi matematika, sedangkan siswa dengan kecerdasan matematis-logis rendah belum mampu untuk memenuhi indikator literasi matematika.
Keefektifan Pembelajaran Daring untuk Pembelajaran Volume Bangun Ruang Kubus dan Balok Moh. Alif Dio Utomo; Mutrofin Mutrofin; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (725.867 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v8i1.24731

Abstract

Masa pandemi Covid-19 ini bisa dikatakan sebagai sebuah peluang dalam dunia pendidikan, baik pemanfaatan teknologi seiring dengan industri 4.0, maupun orangtua sebagai mentor. Harapannya, pasca pandemi Covid-19, guru dan peserta didik menjadi terbiasa dengan sistem saat ini sebagai budaya pembelajaran dalam pendidikan. Penelitaian ini bertujuan untuk membandingkan keefektifan pembelajaran daring melalui Whatsapp dan Zoom Meeting dalam pembelajaran matematika di kelas V SDN Sebaung 1 Kabupaten Probolinggo, serta untuk membandingkan hasil pembelajaran antara laki laki dan perempuan dengan metode daring melalui Whatsapp dan Zoom meeting. Respnden penelitian ini adalah siswa kelas VA dan VB SDN Sebaung 1 Probolinggo dengan jumlah 32 siswa. Metode pengumpulan data melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian pretest dan postest menggunakan statitik deskriptif untuk platform Zoom lebih besar dari whatsapp dengan selisih rata rata sebesar 5,31 dan perbedaan hasil belajar berdasarkan gender lebih besar laki laki dari perempuan dengan selisih rata rata sebesar 3,43.
Korelasi antara Gaya Belajar dengan Kemampuan Berpikir Kritis pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV SDN Dabasah 3 Bondowoso Gita Indah Pratiwi; Nuriman Nuriman; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 9 No 1 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (231.691 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v9i1.29443

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan hubungan antara gaya belajar visual, auditori, dan kinestetik dengan kemampuan berpikir kritis siswa SDN Dabasah 3 Bondowoso. Pengumpulan data dilakukan dengan angket dan tes. Responden dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SDN Dabasah 3 Bondowoso yang berjumlah 80. Uji hipotetsis dilakukan dengan analisis korelasi rank spearman dan regresi linear sederhana dengan taraf signifikansi 0.05. Hasil penelitian sebagai berikut. Pertama, terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar visual dengan kemampuan berpikir kritis. Kedua, terdapat hubungan yang signifikan antara gaya belajar auditorial dengan kemampuan berpikir kritis. Ketiga, terdapat hubungan antara gaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kritis. Keempat, terdapat hubungan antara gaya belajar visual, auditorial, kinestetik dengan kemampuan berpikir kritis. Hasil uji signifikansi dan koefisien korelasi masing-masing gaya belajar sebagai berikut. Hubungan gaya belajar visual dengan kemampuan berpikir kritis dengan signifikansi 0.000 memiliki koefisien korelasi sebesar 0.719. Hubungan gaya belajar auditorial dengan kemampuan berpikir kritis dengan signifikansi 0.000 memiliki koefisien korelasi sebesar 0.672. Hubungan gaya belajar kinestetik dengan kemampuan berpikir kritis dengan signifikansi 0.000 memiliki koefisien korelasi sebesar 0.686. Hubungan gaya belajar visual, auditorial, dan kinestetik secara bersama-sama (simultan) dengan kemampuan berpikir kritis dengan signifikansi 0.000 memiliki koefisien korelasi sebesar 0.695.
Pengembangan Media Audio Visual Materi Makna Garuda Pancasila untuk Siswa Sekolah Dasar Yuni Fitriyah Ningsih; Safira Wahyu Isnaini; Satrijono Hari; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (809.561 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v8i1.24853

Abstract

Media audio visual merupakan media yang menampilkan gabungan suara dan gambar yang melibatkan indera pendengaran dan penglihatan siswa saat pembelajaran. Tujuan penelitian ini.untuk mengetahui validitas dan.efektivitas dari media audio visual materi makna lambang negara. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembanganxdengan model.ADDIE (Analyze, Design, Development, Implementation,.Evaluation). Penelitian dilaksanakanxdi kelas III SDN Antirogo 01 Jemberxdengan subjek 28 siswa. Pengumpulan data dilakukan dengan.wawancara, angket, tes hasilnbelajar dan dokumentasi. Teknik analisis data dilakukan melalui lembar validasi, tes hasilxbelajar siswa, dan angket respon siswa..Analisis data hasil penelitian memperoleh skor validasi produk 90,83, tes hasil belajar siswa memperoleh persentase 82,14%, dan angket respon siswa memperoleh persentase 78,57%. Berdasarkan hasil analisis data tersebut kesimpulannya yaitu media audio visual valid dan efektif untuk.digunakan dalam pembelajaran.
Pengembangan Media Pembelajaran Komik Matematika Asik (MASIK) Berbasis Augmented Reality pada Materi Volume Bangun Ruang Fatima tuzzahro; M Sulthon Masyhud; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 8 No 1 (2021): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1421.974 KB) | DOI: 10.19184/jipsd.v8i1.24755

Abstract

Pembelajaran matematika merupakan kegiatan belajar dan mengajar yang memecahakan masalah persoalan matematika dengan kehidupan sehari-hari. Pembelajaran matematika pada anak SD membutuhkan media untuk menyampaikan informasi dengan mudah, menyenangkan, dan inovatif salah satunya yaitu media komik. Media Komik diharapkan dapat meningkatkan belajar, keaktifan, motivasi belajar, dan keefektifan belajar adalah komik. Karena komik MASIK memadukan antara konsep bermain serta belajar volume bangun ruang. Tujuan penelitian ini untuk menghasilkan dan mengetahui keefektifan relatif media komik MASIK berbasis Augmented Reality. Desain penelitian menggunakan model penelitian pengembangan Borg and Gall terdiri dari 10 tahap yaitu penelitian dan pengumpulan data, perencanaan, pengembangan draf produk awal, uji lapangan awal, revisi hasil uji coba, uji lapangan produk utama, revisi produk, uji lapangan skala luas, revisi produk final, dan Deseminasi. Penelitian pengembangan komik MASIK hanya menggunakan 9 tahap dari 10 tahap dikarenakan yang berhak menyebarkan media adalah dinas bersangkutan. Penelitian ini bertempat di MI Unggulan Nuris pada kelas 5, dengan menggunakan 2 kelas yaitu 5A dan 5B. Hasil 2 validator memiliki rerata validitas produk sebesar 92,405 dengan kategori sangat layak dan valid digunkan media tersebut. Hasil dari uji Independent Sample T-test nya menunjukan sig.2 Tailed< 0,05 yaitu ada perbedaan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Hasil angket keterbacaan media, kepraktisan media, dan respon siswa secara berurutan adalah 98,833%, 96,288%, dan 92,963% berkategori sangat layak. Hasil dari keefektifan relatif sebesar 18,522% berkategori sangat rendah,sehingga dapat disimpulkan ada perbedaan keefektifan dari kelompok eksperimen dan kontrol. Kesimpulannya keefektifan relatif berkategori sangat rendah dalam hal ini media bukan satu-satunya faktor dari hasil belajar. Hasil belajar dipengaruhi banyak faktor antara lain kecerdasan IQ siswa, minat siswa, lingkungan sekolah, perekonomian keluarga,dan faktor lainnya.
Analisis Pengaruh Evaluasi Pembelajaran Secara Virtual Menggunakan Quizzes Terhadap Hasil Belajar Siswa Robiatul Adawiyah; Ridho Alfarisi; Rafiantika Megahnia Prihandini
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v9i2.31790

Abstract

Pandemi Covid-19 telah mengubah pola pembelajaran secara masif. Proses pembelajaran yang mestinya dilaksanakan secara tatap muka sekarang berubah menjadi sistem pembelajaran jarak jauh atau daring. Penggunaan teknologi dalam pembelajaraan menjadi bagian penting yang harus dikembangkan oleh guru untuk menghadapi generasi Z. Kecanggihan teknologi yang ada saat ini seharusnya menjadi senjata dan media bagi pendidik dalam menyiapkan generasi masa depan sehingga bisa melahirkan anak-anak yang dapat beradaptasi dengan perkembangan zaman, sekaligus tetap menjaga nilai-nilai moral yang luhur di masyarakat. Permasalahn pokok saat ini yang nyata terjadi di lapangan, khususnya di sekolah yang terletak di desa Pakis, Panti, Kabupaten Jember, masih banyak guru-guru yang minim pengetahuan mengenai pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, khususnya dalam hal melaksanakan evaluasi pembelajaran secara online. Evaluasi merupakan komponen yang sangat penting dalam penyelenggaraan pendidikan. Dengan sistem evaluasi yang baik maka kualitas pembelajaran diharapkan akan meningkat. Pembelajaran secara daring yang ada di Kecamatan Panti hanya dikemas secara konvensional, dimana guru hanya memberi tugas via aplikasi whatssapp. Evaluasi pembelajaran yang dilaksanakan kurang optimal. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendampingan, sosialisasi dan inovasi baru dalam pelakasanaan evaluasi pembelajaran agar tujuan pembelajaran bisa dievaluasi dengan baik, serta meningkatkan performa sekolah dalam memberikan layanan yang terbaik kepada siswa.
Pengaruh Kegiatan Literasi Dasar Terhadap Minat Baca Siswa Kelas V di SDN 5 Genteng Kabupaten Banyuwangi Siti Masruroh; Hari Satrijono; Suhartiningsih Suhartiningsih; Dyah Ayu Puspitaningrum; Ridho Alfarisi
Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar Vol 9 No 2 (2022): Jurnal Ilmu Pendidikan Sekolah Dasar
Publisher : Department of Education Faculty of Teacher and Training Education University of Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19184/jipsd.v9i2.31798

Abstract

Penelitian ini dilaksanakan di kelas V SDN 5 Genteng Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat adakah pengaruh kegiatan literasi dasar terhadap minat baca siswa di kelas V SDN 5 Genteng Kabupaten Banyuwangi. Jenis penelitian ini adalah penelitian pre-eksperimental. Adapun langkah-langkah penelitian yaitu: (1) penelitian pendahuluan; (2) merusmuskan hipotesis; (3) memilih kelas eksperiment; (4) melakukan pre angket; (5) melaksanakan literasi dasar; (6) melakukan post angket; (7) analisis data; (8) menyusun laporan. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan angket. Teknik analisis data menggunakan uji t-test dengan taraf signifikasi 0,05%, diperoleh thitung (18,546) > ttabel (2,179). Hal tersebut juga didukung dari perbedaan nilai rata-rata pre angket sebesar dan post angket atau perbedaan sebelum dilaksanakanya kegiatan literasi dasar dan setelah dilaksanakanya kegiatan literasi dasar. Perolehan nilai rata-rata pada pre angket memperoleh nilai rata-rata sebesar 50,60. Sedangkan nilai yang diperoleh pada post angket memperoleh nilai rata-rata sebesar 83,50. Kesimpulan dalam penelitian ini adalah bahwa ada pengaruh kegiatan literasi dasar terhadap minat membaca siswa kelas V di SDN 5 Genteng Kabupaten Banyuwangi.